image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Ganggu Kesehatan Emosional, Jangan Marahi Anakmu di Depan Umum dan Kerabat

Abdul Haris

Image

Ilustrasi anak yang dimarahi | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Memarahi Anak di depan umum dan orang-orang dekat merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan untuk dilakukan oleh Orangtua, sekalipun tujuannya untuk mencintai dan merawat mereka agar tumbuh dengan benar.

Saat Orangtua merasa bahwa memarahi dan mempermalukan anak di depan umum maupun kerabat adalah tindakan normal, maka itu akan sangat berisiko terhadap mental dan perasaan anak. 

Jadi, jika kamu mencoba-coba Memarahi Anak di depan umum ataupun kerabat, maka ketahui akibatnya yang berdampak pada anakmu sendiri. Teruskan membaca mengapa ayah dan ibu tidak boleh mempermalukan anak di depan umum atau kerabat.

baca juga:

Hal tersebut sebagai penghinaan 

Bukan hanya orang dewasa saja yang mengerti apa itu penghinaan, anak kecil pun juga demikian. Ketika ayah atau ibu memarahi hingga berkata keras kepada anak-anak, mereka menganggapnya sebagai hal yang memalukan.

Oleh karena itu, ayah dan ibu hanya perlu berkomunikasi dengan baik dengan anak-anak jika ingin mengajarkan mereka disiplin ketika berbuat hal yang tak sesuai.

Memengaruhi kesehatan emosional anak

Ketika ayah atau ibu Memarahi Anak-anak di depan umum dan di hadapan kerabat, anak-anak mungkin merasa terluka. Memarahi terus-menerus bisa membuat mereka merasa ditolak, sekalipun kamu sangat mencintainya.

Perasaan yang sudah terluka bisa membuat anak-anak merasa buruk dan menyesal dengan diri mereka sendiri. Daripada memarahi mereka, lebih baik menjelaskan perbedaan antara kebiasaan baik dan buruk dengan cara yang sopan.

Ada kemungkinan mengembangkan emosi negatif 

Begitu ayah atau ibu Memarahi Anak-anak di depan umum dan depan kerabat dengan keras, ada kemungkinan besar hal itu akan menanamkan rasa takut dan negatif pada mereka.

Anak-anakmu mungkin tumbuh dalam ketakutan dan merasa rendah diri di depan orang lain selain anggota keluarga mereka. Selain itu anakmu mungkin ragu-ragu dan menemukan diri mereka dikelilingi oleh hal-hal negatif.

Anak menjadi agresif 

Memarahi dan mempermalukan anak-anak di depan umum dan kerabat dapat membuat anak-anak jadi agresif. Mereka dapat menerapkan perilaku yang sama dengan anggota keluarga, teman, atau pasangan mereka sendiri ketika mereka dewasa. 

Omelan dan penghinaan dapat melahirkan beberapa konflik antara ayah maupun ibu dengan anak-anak. Mereka mungkin menganggapmu sebagai Orangtua yang menyebalkan.

Dapat menjadi suara batin anakmu

Anak-anak belajar dari apa yang Orangtua mereka praktikkan. Jadi ketika kamu memarahi dan menghina anak-anakmu di depan orang lain, mereka akan belajar hal yang sama. Mereka mungkin tumbuh dan melakukan hal yang sama dengan teman sebaya mereka, saudara kandung dan sepupu mereka. Perilaku yang sama ini akan mulai tampak normal bagi mereka.

Keyakinan rendah bagi anak

Memarahi Anak dengan keras, terlebih di depan umum atau kerabat, dapat membuat mereka merasa rendah diri dan mungkin sulit mengembangkan harga diri yang rendah ketika mereka tumbuh dewasa. Mereka akan menjadi ragu-ragu dan dalam situasi sulit, mereka mungkin tidak dapat menyatukan diri.

Ada kemungkinan anak mengembangkan kebencian kepada kerabat

Karena kamu telah Memarahi Anak-anakmu di depan kerabat, mereka mungkin mulai membenci kerabat tersebut. Anak-anak mungkin menganggap mereka sebagai alasan di balik menerima omelan dari orang tua mereka dan itu dapat menimbulkan kesalahpahaman yang besar.

Kebencian tersebut mungkin berlangsung seumur hidup dan sebagai hasilnya mungkin memengaruhi kemampuan berpikir positif untuk orang lain pada anak-anakmu.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Tindakan Orangtua Saat Bayi Jatuh dari Tempat Tidur

Image

Gaya Hidup

Cara Simpel Agar Anak Mau Dengar Orangtua

Image

Gaya Hidup

Penting Dilakukan, Begini Tahapan Tuk Ajarkan Anak Makan Sendiri

Image

Gaya Hidup

Jangan Biarkan Anak Makan Lebih Dari 30 Menit

Image

Gaya Hidup

Jalan Tuk Membuat Buah Hati Menjadi Disiplin

Image

Gaya Hidup

Cara Rachel Vennya Agar Xabiru tak Cemburu Saat Punya Adik

Image

Gaya Hidup

Cara Kontrol Diri Agar Tak Berteriak pada Anak

Image

Gaya Hidup

Beberapa Perilaku yang Menandakan Seorang Balita Mengalami Stres

Image

Gaya Hidup

Tantangan Terbesar Ibu Saat si Kecil Berusia 1-5 Tahun

komentar

Image

1 komentar

Image
Hera Wati

bner banget ituu

terkini

Image
Gaya Hidup

Cara Memoles Lipstik Liquid Agar Lebih Natural

Salah satu tipsnya, jangan memoleskan liquid lipstik berkali-kali.

Image
Gaya Hidup

Kata Ahli Soal Kiat Aman Minum Boba Namun Tetap Sehat

Mereka yang sering mengonsumsi minuman boba ini memiliki risiko obesitas dan juga diabetes.

Image
Gaya Hidup

Semangat Geopark Belitong Tembus UNESCO Global Geopark

Geopark Belitong akan menjadi tempat pertama penyelenggaraan GRS 2020 ini.

Image
Gaya Hidup

Buba Soul, Minuman Boba Kekinian yang Berbahan dari Rempah Indonesia

Bahkan, jumlah kalorinya pun relatif rendah sekitar 100 hingga 300.

Image
Gaya Hidup

Ini Cara Air Lemon Bantu Turunkan Berat Badanmu

Dari sekian banyak cara melunturkan lemak di tubuh, konsumsi air lemon disebut-sebut menjadi salah satu yang banyak dipilih.

Image
Gaya Hidup

Cara Ampuh Tenangkan Diri Ketika Kamu Penuh Emosi

Banjir emosional akan membuat seseorang merasa kewalahan.

Image
Gaya Hidup

Ladies, Jangan Pakai Sabun Mandi Tuk Bersihkan Vagina

Pembersihan area kewanitaan menggunakan sabun biasa dapat membuat miss V terkena infeksi, iritasi

Image
Gaya Hidup

Benarkah Anak Bisa Kena Maag?

Stres akan menyebabkan kadar hormon kortisol meningkat dalam darah

Image
Gaya Hidup

Mengenal Perawatan Kulit Dengan Lendir Siput Asal Korea

Manfaat lainnya lendir siput juga membantu dalam merawat salah satu masalah kulit seperti jerawat

Image
Gaya Hidup

Betadine Hadirkan Rangkaian Perawatan Terbaru dari Kebaikan Alam Tuk Perlindungan Tubuh Menyeluruh

Madu manuka dikenal sebagai madu terbaik di seluruh dunia

terpopuler

  1. Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan

  2. Ini Alasan Pemilik Mobil Pukul Sopir Ambulan

  3. Pengamat: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Itu Gampang, Yang Sulit itu Jika Tidak Ada Kemauan

  4. Ratusan Karyawan BUMN Geruduk Kantor Erick Thohir, Mau Apa?

  5. Pilih Melukai daripada Terlukai, 5 Zodiak Ini Cenderung Miliki Karakter Tak Setia

  6. Amien Rais Minta Pemerintah Tidak Sahkan Kepengurusan PAN Periode 2020-2025

  7. Perayaan Pra-Paskah: Paus Imbau Warga Dunia Berhenti Menghina Orang Lain di Medsos

  8. Ingin Tebus Dosa, Tiga Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman Tolak Penangguhan Penahanan

  9. Batu Alam di Monas Rusak karena Pengaspalan Formula E, Jakpro: Nanti Diperbaiki Lagi

  10. Setiap Malam Jumat Ahli Kubur Pulang ke Rumah, Benarkah Demikian?

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan