image
Login / Sign Up

Soal Kemahiran Bahasa Inggris, Indonesia Cuma Peringkat 61 Dunia

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Mastering English to Unlock the World oleh EF Education First | AKURAT.CO/Bonifasius Sedu Beribe

AKURAT.CO, Bahasa Inggris kian penting fungsinya dalam kehidupan moderen saat ini. Karena, media bahasa adalah salah satu alat utama untuk bisa melakukan komunikasi lintas negara, dalam era yang makin terbuka ini.

Tapi perlu dicatat bahwa belajar bahasa Inggris bukan berarti meninggalkan bahasa Indonesia dan bahasa daerah sebagai warisan negeri. Bahasa Inggris akan memperkaya itu semua.

Lalu bagaimana level kemahiran orang Indonesia soal bahasa Inggris ini?

baca juga:

Indonesia sebenarnya mengalami penurunan skor dari 51,58 pada 2018 menjadi 50,06 pada 2019 ini, dan duduk di peringkat ke-61 dunia. Angka 50,06 adalah angka dibawah rata-rata kecakapan bahasa Inggris orang Asia yang berada pada poin 53,00.

Alhasil, Indonesia harus ada di urutan ke-5 di Asia Tenggara, berada di belakang Singapura dengan skor (66,82), Filipina (60,04), dan Malaysia (58,55). Ketiga negara ini masuk kategori kecakapan Sangat Tinggi, dan juga di bawah Vietnam (51,57) yang memiliki tingkat kecakapan Menengah.

Lalu jika ditelusuri per provinsi, Jogjakarta duduk di peringkat pertama dengan peningkatan skor kemampuan bahasa Inggris tertinggi. Bandung menyusul di belakangnya, meninggalkan 23 provinsi Indonesia lainnya.

Peringkat ini didapat dari EF English Proficiency Index (EF EPI) yang dilakukan oleh EF Education First, untuk edisi ke ke-9 pada 2019 ini. Mereka mengukur tingkat kemahiran berbahasa Inggris dari orang dewasa di 100 negara dunia.

EF Education First mengikutsertakan 2,3 juta orang yang berpartisipasi dalam tes online EF Standard English Test (EFSET). Bentuk tes ini dilakukan sebagaimana tes TOEIC, TOEFL atau IELTS yang sudah didesain oleh para ahli bahasa Inggris yang menemukan keakurasian yang lebih baik dalam menentukan indeks kemampuan bahasa yang lebih tepat.

Tes ini jelas sangat akurat karena sudah diujicobakan bertahun-tahun kepada ratusan ribu pelajar di dunia pada semua tingkat Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) sehingga panduan tes ini sudah disetujui Dewan Eropa dan diakui sebagai standar internasional.

Dari hasil tes ini, Dr. Minh Tran, Executive Director of Academic Affairs & Partnership EF Education First memaparkan beberapa temuan EF EPI edisi ke-9 ini dihadapan awak media termasuk AkuratTren pada Rabu, (11/12) di Greenhouse Coworking & Office Space, Multivision Tower, Kuningan, Jakarta Selatan.

Diketahui bahwa rata-rata skor kecakapan bahasa Inggris di seluruh dunia cendrung stabil. Namun, empat negara mengalami penurunan yang jauh, dan 11 negara lainnya mengalami peningkatan sangat signifikan (lebih dari dua poin). Sehingga tahun ini, jumlah negara yang masuk kategori ‘Kecakapan Sangat Tinggi’ menjadi lebih banyak ketimbang tahun lalu.

 “Jumlah peserta EF Standard English Test (EFSET) tahun ini naik 77 persen dibanding tahun lalu. Ada delapan negara partisipan baru yakni Bahrain, Pantai Gading, Kenya, Kirgizstan, Maladewa, Nepal, Paraguay dan Sudan,” jelas Minh.

Peningkatan peminat pada bahasa Inggris ini tentu datang dari berbagai manfaat positifnya menguasai salah satu bahasa internasional ini.

Minh mencontohkan bahwa beberapa dekade terakhir ini, Asia memegang peranan penting sebagai motor ekonomi global. Hubungan internasional yang digalang para pemimpin negara-negara di Asia menghasilkan efek yang sangat besar. Ditambah, tak sedikit perusahaan multinasional yang berbasis di Asia. Ini adalah kesempatan yang terbuka lebar, karena semua perusahaan raksasa itu membutuhkan SDM berkualitas, dan bahasa Inggris sebagai salah satu aspek dasarnya.

“Kita punya peluang mengakses berbagai ide, studi kasus, koneksi atau jaringan yang lebih luas. Selain itu, kemampuan ini juga memungkinkan setiap orang bisa mengejar peluang karir lainnya sesuai dengan perubahan yang terjadi dalam perekonomian atau kehidupan individu itu sendiri,” demikian Minh.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Iptek

Tidak Perlu Kursus, Kini Belajar Bahasa Asing Bisa Lewat 5 Aplikasi Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Najwa Shibab Bawa Perpusnas Rangkul Generasi Muda Cinta Literasi

Syarif Bando menyinggung tentang pentingnya literasi untuk generasi muda

Image
Gaya Hidup
Virus

Mulai dari Flu, Ini Beberapa Gejala Virus Corona yang Harus Kamu Ketahui

Sudah 17 orang di China meninggal karena virus corona

Image
Gaya Hidup
Virus

Dirut BRI: Tidak Benar Karyawan di Gedung BRI Kena Virus Corona

"Sekali lagi berita tentang di BRI ada virus corona, tidak benar"

Image
Gaya Hidup
Virus

Pernyataan Resmi Bank BRI Terkait Karyawan yang Diduga Kena Virus Corona

BRI telah melakukan pengendalian risiko keselamatan bagi para pekerja BRI dengan memberikan masker

Image
Gaya Hidup

Lebih Suka Kegiatan Indoor, 4 Zodiak Ini Nggak Suka Alam Terbuka

Apakah kamu termasuk?

Image
Gaya Hidup

5 Jembatan Mengerikan di Dunia, Ada yang Terbuat dari Batu

Sungai Mekong membentang luas melintasi China, Myanmar, Thailand, Los, Kamboja, dan Vietnam

Image
Gaya Hidup

Mengapa Nasi Sushi di Jepang Lebih Lembut dan Pulen?

Di Sushi Groove, sebagai pengganti saus vinegar, mereka pakai sari lemon

Image
Gaya Hidup

6 Alasan Mengapa Triphala Baik untuk Kesehatanmu

Triphala bekerja luar biasa sebagai pengobatan yang efektif dan bantuan pencegahan untuk berbagai kondisi klinis.

Image
Gaya Hidup

Unik! Sushigroove Hadirkan Sushi Berbentuk Taco

Sushigroove kali ini menghadirkan sushi yang dibentuk mirip dengan hidangan khas Meksiko

Image
Gaya Hidup

Tingkatkan Kualitas, NTB Targetkan 4,5 Kujungan Wisatawan

Dengan kualitas kelas dunia, tentu tak sedikit wisatawan mancanegara yang akan spending lebih banyak di Indonesia

terpopuler

  1. Dari Cleaning Service hingga Jadi Artis Terkenal, 5 Fakta Perjalanan Karier Dede Sunandar

  2. Bule ini Bilang Bubur Ayam Sarapan Terenak di Dunia, Warganet Indonesia Malah Ribut

  3. Usia Pernikahan 30 Tahun, ini 10 Potret Romantis Tantowi Yahya dan Dewi Handayani

  4. Dibuka Lowongan Kerja untuk Tinggal di Irlandia Gratis, Ini Syaratnya

  5. Dikritik Gegara Gunduli Monas, Anies Baswedan: Itu Ramai di Twitter Saja

  6. Dilatih Ade Rai, Aria Permana Remaja yang Dulu Berbobot 193 Kg Kini Bikin Pangling

  7. Pembunuh Sadis Pelajar Astrid Aprilia Terungkap, Ternyata Supir Angkot Langganannya

  8. Kronologi Penganiayaan Nenek di Pasar Jogja dan Pengakuan Pelaku yang Tersulut Emosinya

  9. Kerap Habiskan Waktu Bersama, 10 Potret Dirut Baru Garuda Irfan Setiaputra bareng Keluarga

  10. Pelajar Bunuh Begal, Ombudsman: Polisi dan Jaksa Terkesan Buang Badan

fokus

Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Gaya Hidup

Najwa Shibab Bawa Perpusnas Rangkul Generasi Muda Cinta Literasi

Image
News

Pilih Jadi Seniman daripada Politisi, 5 Fakta Menarik Putri Bungsu Gus Dur Inayah Wahid

Image
News

Kenakan Seragam TNI, 6 Potret Kivlan Zen saat Jalani Sidang Kepemilikan Senjata Api Ilegal