Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Jangan Mudah Percaya, Penggunaan Kacamata Ion Tak Dapat Sembuhkan Penyakit Mata

Abdul Haris

Jangan Mudah Percaya, Penggunaan Kacamata Ion Tak Dapat Sembuhkan Penyakit Mata

media gathering Optik Tunggal 90th Anniversary 'Benarkah Kacamata Ion Mampu Menyembuhkan Penyakit Mata Anda' di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019). | AKURAT.CO/Abdul Haris

AKURAT.CO Salah satu fenomena sehat cara instan yang banyak dibicarakan akhir-akhir ini adalah penggunaan kacamata ion. Jika Kamu mencari ”kacamata ion” di mesin pencarian Google, maka akan banyak bermunculan website dan link market place yang menjual kacamata ion secara online

Secara percaya diri kacamata ion memproklamirkan diri sebagai alat kesehatan mata yang mampu mengeluarkan gelombang ion dan sinar infra merah gelombang jauh yang bermanfaat bagi kesehatan mata, apalagi jika dipakai selama 8 jam sehari. 

Kondisi medis yang diklaim dapat diobati dengan kacamata ion adalah kelainan refraksi seperti mata minus atau plus, silinder, mata kering, buta warna, diabetik retinopati, glaukoma, hingga katarak. Namun benarkah?

baca juga:

Menghadapai banyaknya masyarakat yang terlanjur percaya dengan manfaat kacamata ion, dr. Gitalisa Andayani. Sp.M (K) meluruskan berita yang tidak jelas kebenarannya tersebut.

Dokter Gita mengatakan bahwa penyakit mata seperti katarak terjadi pada anatomi mata, sedangkan untuk buta warna adalah penyakit kongenital atau bawaan lahir. Oleh sebab itu, penggunaan kacamata ion tidak bisa memberikan kesembuhan pada mata yang mengalami kerusakan.

Hal tersebut disampaikannya dalam media gathering Optik Tunggal 90th Anniversary 'Benarkah Kacamata Ion Mampu Menyembuhkan Penyakit Mata Anda' di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (18/11).

"Sebetulnya secara logika penggunaan kacamata ion ini tidak akan mampu merubah anatomi mata sehingga mampu menyembuhkan penyakit mata. Kedua tidak ada laporan ilmiah yang kuat, Kami di bidang kedokteran kalau ada sebuah terapi untuk mata harus ada trialnya untuk uji kebenaran, dua unsur tadi saja tidak ada," jelasnya.

Dr. Gitalisa Andayani, Sp.M (K) juga menyarankan apabila sudah terdeteksi memiliki penyakit mata, sebaiknya lakukan pemeriksaan dengan dokter mata sedangkan untuk miopi atau hipermetropi harus diperiksa di optic dan diberi alat bantu penglihatan seperti kacamata. 

Menanggapi pemberitaan mengenai maraknya kacamata ion, Alexander F. Kurniawan, chairman of Optik Tunggal juga menyanyangkan terjadinya fenomena ini. Beliau menyebutkan seharusnya masyarakat Iebih bijak lagi dalam menghadapi penyakit mata. 

"Jika terjadi katarak, glaukoma, diabetik retinopati hanya bisa diobati melalui tindakan medis dan obat-obatan. Namun kelainan mata seperti minus atau plus, harus memakai kacamata, soft lens atau ortho-K maupun tindakan lasik," ungkap Alex dalam kesempatan yang sama.

Lebih lanjut dr. Gita menambahkan bahwa kacamata ion bukanlah jawaban untuk penyakit mata yang beragam. Namun, Ia tidak menutup kemungkinan ada sedikit manfaat dari kacamata ion untuk mencegah mata kering karena adanya efek anti UV.

"Mungkin saja si ada manfaat mengurangi mata kering, tapi belum ada penelitian secara mendalam. Jadi sudah seharusnya gangguan dan penyakit mata ditangani sesuai dengan kondisi dan penyebabnya. Masyarakat perlu peka dan perlu menanyakan ke dokter atau optik yang terpercaya untuk kebenaran klaim tersebut," tutup dr. Gita.

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Optik Ezia Tawarkan Kacamata Bayar Seiklasnya

Image

Iptek

AS Kenalkan Kacamata AR untuk Anjing Tempur, Bisa Beri Perintah dari Jarak Jauh

Image

Iptek

Wabah Corona

Petugas Medis Wajib Punya, Kacamata Pengukur Suhu Tubuh

Image

Iptek

Wabah Corona

Startup Tiongkok Tawarkan Kacamata Pendeteksi COVID-19 ke AS

Image

Gaya Hidup

Benarkah Tak Pakai Kacamata Bikin Minus Makin Bertambah?

Image

Iptek

Gerhana Matahari

Kacamata ND5, Kurangi 1/100.000 Kekuatan Matahari

Image

Gaya Hidup

Jangan Khawatir, Kacamata Lensa Murah Tetap Aman Tuk Dipakai

Image

Gaya Hidup

Himpunan Dokter Mata Imbau Masyarakat Tak Percayai Klaim Kacamata Ion

Image

Gaya Hidup

Di Jepang, Pekerjaan Ini Larang Wanita Memakai Kacamata

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Klik, dan Kamu Akan Tahu Alasan Mengapa Wanita Mendesah

Kamu pasti makin bersemangat. Huh!

Image
Gaya Hidup

Cara Melatih Wanita Agar Mudah Orgasme

Harusnya, wanita lebih bisa orgasme karena memiliki 3 area sumber rangsangan

Image
Gaya Hidup

Apakah Wanita Orgasme Harus Teriak-teriak?

Mulai dari gerakan meremas yang biasa sampai yang paling kuat

Image
Gaya Hidup

Wanita Harus Lakukan Ini Jika Sudah Lama Bertempur tapi Tak Orgasme Juga

Zoya Amirin: Lu mau gue apain?

Image
Gaya Hidup

Teknologi Kini Perkuat Eksistensi Kopi dari Tanah Kerinci

Blue Korintji Coffee lahir sebagai startup food & beverage pertama

Image
Gaya Hidup

Dokter: Nebulizer Efektif Untuk Pengobatan Pernapasan Anak

Lebih dari dua anak meninggal setiap jamnya karena pneumonia

Image
Gaya Hidup

Jalur Pendakian Ditutup Akibat Erupsi, Intip Destinasi Wisata di Kaki Gunung Semeru

Danau yang tak boleh dilewatkan di sekitaran Gunung Semeru adalah Ranu Regulo

Image
Gaya Hidup

OMRON Luncurkan Produk Nebulizer, Bantu Pernapasan Anak Indonesia

Infeksi saluran pernafasan selalu menempati urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita

Image
Gaya Hidup
Lawan Covid-19

Hasil Swab PCR dan Swab Antigen Cenderung Berbeda, Mengapa?

Perbedaan tes PCR dan swab antigen terletak pada teknik dan teknologi yang digunakan

Image
Gaya Hidup

Resep Membuat Degan Jelly yang Lagi Hits, Enak dan Menyegarkan

Segarnya ga nahan!

terpopuler

  1. Rizieq Shihab Dikabarkan Dijemput Paksa Satgas Covid-19

  2. Putus Penyebaran COVID-19, Pemkot Surakarta Tutup Pasar Gede Solo

  3. Dedek Prayudi: Pembantaian Keluarga Kristiani oleh Teroris Buat Saya Malu sebagai Seorang Muslim

  4. Amalan Dibaca Setelah Salat Subuh, Agar Diberi Ilmu Manfaat dan Amal yang Diterima

  5. 5 Meme Superlucu Arsenal yang Bikin Ketawa Ngakak tapi Kasihan

  6. Wisuda Online Didampingi Orang Tua ‘Palsu’, Warganet: Emaknya Waxing Dulu!

  7. MG Resmikan Outlet Baru di Makassar

  8. Moderna Umumkan Hasil Uji Coba, Vaksin Coronanya 100 Persen Ampuh Lawan COVID-19 Parah

  9. Media Asing Soroti Aksi Teroris yang Bunuh 1 Keluarga di Sigi, Disebut Bukan Masalah Agama

  10. IHSG Terancam Terkoreksi, Ini Saham-saham Bikin Untung Investor!

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan