image
Login / Sign Up
Image

Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Erizky Bagus

Image

Puluhan Kapal pinisi bersandar di dermaga pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (11/6/2019). Aktivitas bongkar muat di pelabuhan Sunda Kelapa selama libur Idulfitri masih belum terlihat. Para pekerja pun masih belum beraktivitas karena belum adanya pasokan barang yang masuk kedalam pelabuhan ini. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Pelabuhan Sunda Kelapa. Namanya memang sudah tak asing lagi. Pelabuhan tertua di Indonesia ini, keberadaannya sudah ada sejak abad ke-5, masa Kerajaan Sunda. Dulu pelabuhan ini memiliki nilai strategis. Bahkan, aktifitasnya sebagai pusat perdagangan rempah-rempah terbesar di Asia benar-benar marak. Namun sayang kejayaannya tidak berlangsung lama.

Sejarah mencatat, sekitar tahun 1859 Pelabuhan Sunda Kelapa mulai tampak sepi dari akitifitas perdagangan. Ini terjadi akibat pendangkalan air di sekitar pelabuhan yang membuat kapal-kapal kesulitan bersandar. Hingga akhirnya, pintu utama perdagangan dipindah ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Setelah itu Pelabuhan Sunda Kelapa hanya melayani pengiriman antarpulau dan hingga kini sifatnya sebagai pelabuhan muat saja. Jadi kapal-kapal yang datang relatif kosong kecuali beberapa komoditi saja.

baca juga:

Guna mengenang kejayaannya, wisatawan mulai berdatangan ke Pelabuhan Sunda Kelapa. Meski jumlah kunjungan wisatawan ke Pelabuhan Sunda Kelapa masih sangat rendah. Namun dilihat dari potensi untuk menjadi daya tarik wisata, sangat luar biasa. Bahkan jika dikembangkan secara serius, Pelabuhan Sunda Kelapa akan menjadi Cultural Tourism khususnya historical and heritage tourism. Apalagi, ditambah beragam keunikan yang dimiliki Pelabuhan Sunda Kelapa yang masuk wilayah operasional PT Pelindo II (IPC).

IPC sendiri yang memiliki wilayah operasi mulai Sumatera Barat, Lampung, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat sangat mendukung pengembangan pariwisata Indonesia. Dari jangkauan wilayah operasi itu, yang bisa dikembangkan adalah DKI Jakarta dengan Pelabuhan Tanjung Priok yang sudah disinggahi kapal pesiar serta Pelabuhan Sunda Kelapa yang menjadi daya tarik wisata.

Apalagi Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi salah satu destinasi dari 12 tujuan wisata di DKI Jakarta, itu merupakan pelabuhan yang memiliki nilai sejarah panjang yang erat kaitannya dengan unsur budaya. Dimana moda transportasi laut berbahan dasar kayu (kapal pinisi) hingga kini masih beroperasi di pelabuhan itu.

Pelabuhan Sunda Kelapa Masih Sepi Dari Bongkar Mua. AKURAT.CO/Sopian

Keunikan ini membuat animo wisatawan terhadap Pelabuhan Sunda Kelapa hingga kini masih tinggi. Ini terlihat dari terus meningkatnya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Bahkan posisi Pelabuhan Sunda Kelapa berada dalam satu jalur destinasi wisata dengan wisata Kota Tua (Museum Fatahilah dan Museum Bahari) serta Wisata Kepulauan Seribu, yang saling menunjang dan sangat strategis.

Selain itu, keunikan Pelabuhan Sunda Kelapa juga dimanfaatkan oleh para pelajar dan mahasiswa untuk mempelajari sejarah kepelabuhanan dan maritime. Serta banyak juga dimanfaatkan untuk kegiatan komersil seperti pengambilan foto dan film.

Pelabuhan Sunda Kelapa yang merupakan pelabuhan bagi kapal-kapal dagang sejak masa Kerajaan Padjajaran hingga kini masih aktif digunakan sebagai tempat bersandar kapal, termasuk kapal kayu. Salah satu jenis kapal yang masih dapat dilihat di Pelabuhan Sunda Kelapa adalah kapal pinisi.

"Saya menilai sebagai  tempat wisata masih belum tergambar dengan baik bahkan belum ditangani secara profesional. Hal ini bisa jadi terkait dengan fungsi Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan pelabuhan aktif di bawah naungan PT Pelindo II (IPC), sehingga fungsi Pelabuhan Sunda  Kelapa sebagai kawasan wisata  masih belum diprioritaskan," papar Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Prof. Azril Azahari PhD di Jakarta, Rabu (13/11).

Apabila hal ini terus berlanjut, sambung Azahari, bisa jadi Pelabuhan Sunda Kelapa lama-kelamaan kehilangan fungsinya sebagai tempat wisata bersejarah yang ada di Jakarta.

"Ini harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk PT Pelindo II dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menetapkan Kepulauan Seribu dan Jakarta menjadi destinasi prioritas untuk dikembangkan," ungkapnya.

Ditambah lagi, Pelabuhan Sunda Kelapa ditetapkan sebagai heritage port atau pelabuhan warisan. Pencanangan Pelabuhan Sunda Kelapa, sebagai heritage port  diresmikan Menteri BUMN Rini Soemarno saat mengunjungi Pelabuhan Sunda Kelapa, pada Mei 2017 silam, seharusnya mendapat perhatian khusus dengan mengemas secara profesional termasuk paket perjalanan wisata.

"Kita ini kalah dengan Thailand yang mampu mengemas secara bagus sehingga turis asing tertarik datang," tandas Azahari.

Menurut Azahari, kelemahan pariwisata Indonesia, termasuk mengemas Pelabuhan Sunda Kelapa bukan karena kurangnya promosi. Mengingat Pemerintah sudah fokus dengan promosi dan branding. Namun daya tarik destinasinya tak pernah dikemas dengan bagus, dan professional.

Pelabuhan Sunda Kelapa Masih Sepi Dari Bongkar Mua. AKURAT.CO/Sopian

Terkait dijadikannya Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi heritage port, General Manager Pelabuhan Sunda Kelapa  Kartiko Yuwono menilai sebenarnya program itu inline atau sejalan dengan program Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI.

“Jadi pemprov DKI ingin melestarikan situs-situs peninggalan sejarah dalam satu benang merah yang terkait. Mulai Museum Bahari, Sunda Kelapa, termasuk Masjid Luar Batang,” papar Kartiko.

Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai heritage port, karena pemprov DKI menilai Sunda Kelapa mempunyai nilai historis, sebagai pelabuhan pelayaran rakyat.

“Hampir setiap hari ada wisatawan lokal, nasional dan internastional yang berkunjung. Mungkin mereka melihat ada eksotisme tertentu dari kapal yang bersandar di sini (Pelabuhan Sunda Kelapa),” lontar Kartiko.

Wisatawan maupun penggemar fotografi yang datang, biasanya melihat kapal-kapal kayu yang eksotis untuk menjadi latar belakang dari sebuah foto atau mengabadikan momen kegiatan di sekitar pelabuhan. Kartiko mengusulkan agar Pelabuhan Sunda Kelapa disinergikan antara heritage port dengan fungsi komersialnya.

"Akan sangat indah kalau Pelabuhan Sunda Kelapa bisa menjadi sebuah pelabuhan yang mensinergikan fungsi heritage port dan fungsi pelabuhan komersial sebagai bongkar muat barang," harapnya.

Terkait dengan Heritage Port, bagi Pelindo II (Persero) atau IPC tidak hanya sekedar membalikkan tangan. Namun dibutuhkan langkah strategis untuk mewujudkan agar hasilnya lebih bagus, lebih memiliki daya tarik wisata, juga lebih bermakna. Salah satu strategi yang diterapkan dengan "menyulap" Lahan Kampung Bengek Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, sebagai heritage port.

"Kami ingin heritage port di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa bisa transformasi menjadi area tourism," ujar Direktur Utama Pelindo II (IPC), Elvyn G Masassya, di Grand Mercure Kemayoran, September lalu.

Elvyn mengatakan, IPC Cabang Pelabuhan Sunda Kelapa yang sudah rutin melakukan pendataan terakhir pada Juli 2019, mencatat setidaknya ada 180 Kepala Keluarga (KK) di daerah tersebut.

"Lahan tersebut memang belum kita gunakan. Kami mendapatkan laporan bahwa lahan tersebut dimasuki masyarakat sekitar. Tentu penanganannya harus memperhatikan berbagai aspek. Setelah jelas peruntukannya sebagai heritage port, kami akan tangani dengan baik kepada semua pihak," jelas Elvyn.

Perihal penanganan lahan yang dihuni oleh penghuni, pihaknya akan melakukan pembenahan yang dilakukan secara bersamaan saat proses implementasi heritage port terlaksana di lokasi tersebut.

"Terkait koordinasi penanganan konteks masyarakat setempat maupun pembersihan lingkungan maupun sampah dengan pemerintah daerah tidak ada masalah karena memang tempat tersebut akan menjadi heritage port sebagai destinasi wisata," kata Elvyn.[]

Editor: Erizky Bagus

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Quality Time Unik ala Ayudia Bing Slamet: Nyuci Bareng Anak

Ayudia Bing Slamet: Ini sebagai salah satu cara mengajak anak lebih mandiri

Image
Gaya Hidup

Menjanjikan, Ceruk Pasar Busana Muslin di Eropa Makin Besar

Data; 15 juta penduduk di London, 1 jutanya Muslim

Image
Gaya Hidup

Jangan Kudet! Ini Panduan Tren Potongan Rambut Wanita dan Pria 2020

"Di Indonesia cenderung dengan rambut yang agak sedikit panjang"

Image
Gaya Hidup

Cara Tenangkan Diri Usai Putus Cinta

Kamu bisa pergi berlibur untuk mendaptkan me time untuk diri sendiri, agar melupakan masalah yang terjadi

Image
Gaya Hidup

Melatih Sensorik, Yuk Ajak Anak Traveling!

Akhir tahun ini, ayah dan bunda akan mengajak si kecil liburan ke mana?

Image
Gaya Hidup

Menkes Terawan: Alokasi Anggaran Program Kemenkes 2020 Capai Rp57,4 Triliun

Pos untuk belanja pegawai dan operasional cukup kecil, hanya sebesar 12,13 persen

Image
Gaya Hidup

5 Langkah Tangani Pasangan yang Malas

Coba ke psikolog jika masih malas juga

Image
Gaya Hidup

Jawhara Syari Wakili Indonesia dalam Amsterdam Modest Fashion Week

Melenggang ke panggung internasional merupakan kali kelima bagi Jawhara Syari dalam Modest Fashion Week

Image
Gaya Hidup

Limbah Kopi di McDonald's Disulap Jadi Suku Cadang Kendaraan

Ini adalah penemuan yang luar biasa dan tentunya dapat melindungi lingkungan

Image
Gaya Hidup

5 Pikiran Negatif yang Bisa Rusaki Hubungan

Kamu harus berpikir positif dalam hal apapun. Ketika merasa janggal, kamu bisa menanyakan dengan baik, untuk menemukan jalan keluar

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Jokowi: Mau Masuk Perguruan Tinggi, Mentang-mentang Bapaknya Pejabat, Nggak Pakai Aturan Main Langsung Diterima, Itu Nggak Boleh

  2. Tinjau Latihan Pomal hingga Dampingi Menhan Prabowo, 10 Potret Gagah KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji saat Jalankan Tugas

  3. Rocky Gerung Diancam Dipolisikan, Rachland Nashidik: Saya Ingatkan Pada Kawan-kawan PDIP, Roda Berputar

  4. Erick Thohir jadi Tukang Bakso, ini 10 Potret Seru Menteri Jokowi Main Drama #PrestasiTanpaKorupsi

  5. 10 Adu Gaya Seleb saat Hadiri Pernikahan Rezky Adhitya dan Citra Kirana, Hits Abis!

  6. Anggota DPRD DKI Sepakat Laporkan Anthony ke BK, Uki: Hapus Aja Fungsi Budgeting Sekalian

  7. Saat Masih Menikah, Angel Lelga Sebut Vicky Prasetyo Pernah ke Panti Pijat Plus-plus

  8. Mengaku sebagai Lesbian di Ajang Miss Universe, 5 Fakta Menarik Miss Myanmar Swe Zin Htet

  9. Hadiri Pernikahan Citra Kirana, Andi Arsyl Malah Ditagih Hal Ini oleh Warganet

  10. Digilas Filipina, Timnas Basket Putra Indonesia Gagal Raih Emas

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Relasi Pemilu dengan Kinerja Elit Politik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Image
Siswanto Rusdi

Arah Bisnis Pelayaran Nasional

Image
Achsanul Qosasi

Beban Berat BUMN Perbankan

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
Sea Games

Maria Natalia Londa

Emas (Terakhir) dan Senjakala Maria Londa di Clark City

Image
News

Harta Kekayaan Mencapai Rp78 Miliar, 5 Fakta Menarik Royke Tumilaar Bos Baru Bank Mandiri

Image
News

Tinjau Latihan Pomal hingga Dampingi Menhan Prabowo, 10 Potret Gagah KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji saat Jalankan Tugas