breaking news: 97 Pedagang Pasar Cempaka Putih Jalani Swab Test, 41 Positif Corona

image
Login / Sign Up

Duh, Kebisingan di Tempat Kerja Dapat Ganggu Pencernaan hingga Jantung

Winnie Fatmawati

Image

Ilustrasi bekerja remote | Pexels

AKURAT.CO, Sebuah studi baru menyelidiki hubungan antara gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan akibat pekerjaan dan tekanan darah.

Laporan terbaru secara global menunjukkan lebih dari 600 juta orang terpapar kebisingan tingkat tinggi di tempat kerja. Hal tersebut tidak hanya berbahaya bagi pendengaran, tetapi juga terhadap kesehatan jantung hingga pencernaan.

Dilansir AkuratHealth dari Medicalnewstoday, sebuah studi yang dilaporkan dalam PLOS ONE, peneliti menganalisis hubungan antara kebisingan tingkat tinggi dengan hipertensi.

baca juga:

Studi sebelumnya telah menyelidiki hubungan antara paparan kebisingan dan hipertensi, tetapi sejauh ini, temuan ini tidak konsisten. Para penulis studi saat ini percaya bahwa ini sebagian karena sulit untuk mengukur paparan kebisingan total selama beberapa dekade.

Peneliti menggunakan data lebih dari 21.403 ribu pekerja yang terpapar kebisingan di tempat kerja dengan usia rata-rata 40 tahun di Chengdu, Provinsi Sichuan, China.

Agar mudah mendeteksi, peneliti menggunakan gangguan pendengaran sebagai penanda paparan kebisingan. Seperti yang diprediksi, prevalensi gangguan pendengaran meningkat seiring dengan jumlah tahun yang dihabiskan pekerja di tempat kerja mereka yang bising.

"Penelitian ini menunjukkan paparan kebisingan di tempat kerja berhubungan positif dengan tingkat tekanan darah dan risiko hipertensi," tulis penulis.

Secara keseluruhan, peneliti menemukan pekerja dengan gangguan pendengaran akibat bising (GPAB) ringan dan tinggi memiliki peningkatan risiko hipertensi, dengan masing-masing 34% dan 281%.

Mereka juga menemukan hubungan hipertensi dengan GPAB ditemukan lebih banyak pada laki-laki. Menurut peneliti, kemungkinan ini terjadi karena intensitas pekerja laki-laki terpapar kebisingan lebih tinggi di tempat kerja mereka dibandingkan dengan perempuan.

Meski begitu, peneliti menjelaskan studi ini masih memiliki kekurangan. Salah satunya adalah tidak ada penjelasan beberapa variabel yang memengaruhi risiko hipertensi.

Ini termasuk Body Massa Index (BMI) atau indeks massa tubuh pekerja, status pekerja sebagai perokok atau tidak, asupan alkohol dan faktor psikologis. Oleh karena itu, masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait hubungan hipertensi dengan paparan kebisingan tingkat tinggi.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Siapa Bilang Tuli Bawaan Lahir Tidak Bisa Sembuh?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Kemenparekraf

Hotel dan Resto yang Abai Protokol Kesehatan Akan Rugi Sendiri

Wisatawan lebih pilih hotel dan resto dengan protokol kesehatan ketat

Image
Gaya Hidup
Kemenparekraf

Gaes, Mari Intip Suasana Normal Baru di Candi Borobudur dan Ratu Boko

Pengelola kawasan sudah melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan sejak 1 Juli 2020

Image
Gaya Hidup

Awas, Media Sosial Bisa Bikin Orang Bunuh Diri

Perilaku hedon selebritis bisa jadi pelajaran buruk

Image
Gaya Hidup

Jadi UNESCO Global Geopark, Ini 4 Air Terjun Cantik Punya Danau Toba

Air Terjun Situmurun menghujam dari ketinggian 70 meter dengan 7 tingkatan

Image
Gaya Hidup

Bada Tipis Gejala Serangan Jantung dan Sakit Maag

Ada pasien jantung umurnya baru 34 tahun

Image
Gaya Hidup

Puasa Media Sosial, Cara Tak Jadi Hedon yang Kebablasan

Kamu gak bakal kuat dengan semua unggahan hedon para publik figur

Image
Gaya Hidup

Petani Deli Serdang Andalkan Pupuk Organik untuk Tingkatkan Produktivitas

Pengaplikasian pupuk organik juga ramah lingkungan.

Image
Gaya Hidup

5 Bangunan Horor di Jakarta yang Kuat Aura Mistis

Ada sosok manusia berseragam tentara yang berlumuran darah

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tak Jadi Ladang Bisnis, Alasan Kemenkes Batasi Tarif Rapid Test

Itu sudah termasuk untuk keseluruhan pemeriksaan

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

10 Provinsi dengan Kasus Baru Corona Terbanyak

DKI Jakarta juara 1 lagi

terpopuler

  1. Diduga Artis HH yang Terlibat Prostitusi, Ini Unggahan Terakhir Hana Hanifah

  2. 7 Potret Cantik Hana Hanifah, Sosok yang Sedang Jadi Perbincangan Warganet

  3. Natalius Pigai: Hagia Sophia dari Gereja ke Masjid, Itu Dirampas!

  4. Susunan Klasemen Liga Primer Inggris Setelah Kekalahan yang Diterima Leicester dan Arsenal

  5. Anies Ditantang Alihkan Anggaran Ormas Rp2,8 Triliun untuk Penanganan Covid-19

  6. Setelah Masvidal, Kamaru Usman Sebut Beberapa Calon Penantang Potensial

  7. Tatap Sedih Jenazah Ayahanda, Ivan Gunawan: Dad, We Love You

  8. Jadi Biang Kesialan Ferrari, Leclerc: Saya Tahu, Maaf Saja Tidak Cukup

  9. Kasus Corona Jakarta Meroket, Anggota DPRD DKI: Anies Terlalu Banyak Cengengesan

  10. Keuangan Makmur! 6 Zodiak Ini Lagi Mujur Banget di Bulan Juli 2020

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Ketua DPRD hingga Jadi Pengasuh Pondok Pesantren, 4 Fakta Penting Gus Kamil

Image
News

Gagah! 5 Momen Menhan Prabowo Jajal Rantis Bernama 'Maung'

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi