image
Login / Sign Up

Orang NTT Masih Diskriminasi Penderita Gangguan Jiwa

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Kedua orang diduga alami gangguan jiwa. | Istimewa

AKURAT.CO, Direktur Rumah Sakit Jiwa Tipe C Kupang, Nusa Tenggara Timur, dr.Dikson Lego, mengatakan, diskriminasi terhadap orang dengan gangguan jiwa masih terjadi di daerah ini karena banyak penderita ganguan kejiwaan yang dibiarkan di rumah tanpa pengobatan dan terapi secara maksimal.

"Masih ada diskriminasi dilakukan masyarakat seperti adanya sebutan orang gila. Kami menyebut para pasien sebagai orang dengan gangguan jiwa sebagai upaya untuk menghapus stigma di masyarakat," kata dr. Dikson Lego di kota Kupang, Sabtu, (12/10).

Rumah Sakit Jiwa tipe C Kupang mengelar kegiatan jalan santai dan pameran lukisan karya para penderita gangguan jiwa di kawasan car free day guna memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia sekaligus sebagai bentuk edukasi tentang pentingnya perlindungan terhadap penderita ganguan kejiwaan.

baca juga:

Ia mengatakan, pameran lukisan dan kegiatan jalan santai bersama dilakukan Rumah Sakit Jiwa Kupang untuk menghapus stigma di masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa di provinsi berbasis kepulauan ini.

Menurut Dikson, masih adanya pandangan masyarakat bahwa apabila berobat ke Rumah Sakit Jiwa berarti penderita sudah divonis sebagai penderita gangguan jiwa.

"Pemikiran seperti itu adalah keliru. Berobat ke Rumah Sakit Jiwa adalah untuk pemulihan kesehatan," tegasnya.

Menurut dia, terjadinya gangguan jiwa pada penderita pada umumnya disebabkan beberapa faktor seperti keturunan, tekanan ekonomi, masalah pekerjaan, persoalan rumah tangga hingga memicu terjadinya stres dialami para penderita.

"Apabila ada anggota keluarga yang mengalami perubahan prilaku seperti sebelumnya, segera menjalani pengobatan dan terapi pada Rumah Sakit Jiwa Kupang sehingga kondisi penderita tidak terlalu berat," tegasnya.

Ia mengatakan, apabila pengobatan dan terapi bagi penderita gangguan jiwa dilakukan lebih cepat, maka proses penanganannya akan lebih mudah.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Bisa Dia Adalah Orang Terdekat, Sudah Tahu Gejala Psikopat?

Image

Gaya Hidup

Hasil Tes Kepribadian Bisa Efektif, Asalkan...

Image

Gaya Hidup

Mengenal Skizofrenia, Gangguan Jiwa yang Bisa Terjadi pada Siapa Saja

Image

Gaya Hidup

Poli Jiwa RSUD Wonosari Siap Tampung Caleg Stres

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

5 Kata yang Membuyarkan Momen Ciuman dengan Istri

Jangan sampai kamu singgung tentang Corona saat berciuman, ya!

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Kasus Meninggal Akibat Corona Telah Merata di 34 Provinsi

Kasus meninggal karena Corona di Indonesia masih berada di atas rata-rata global

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Bertambah 1.209, 11 Provinsi di Indonesia Tak Miliki Kasus Baru COVID-19 per 6 Juli

Dari 64.958 kasus, ada sebanyak 29.919 pasien COVID-19 berhasil sembuh dan lepas dari perawatan.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

4 Minuman Ini Dapat Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Menjadi penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh di tengah pandemi COVID-19.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Hilangkan Gabut Anak Saat Masa Pandemi dengan Kegiatan Seru Ini

Banyak kegiatan yang dapat orangtua lakukan, salah satunya menggali hobi anak.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Ilmuwan Anggap WHO Sepelekan Kemungkinan Penyebaran Virus Corona Melalui Udara

Sebanyak 239 ilmuwan di 32 negara menguraikan bukti yang menunjukkan partikel yang lebih kecil dapat menginfeksi manusia.

Image
Gaya Hidup

Cara Romantis Bangunkan Pasangan di Pagi Hari

Menjadi romantis bisa dengan cara membangunkan pasangan di pagi hari.

Image
Gaya Hidup

Tingkah Chef Gordon Ramsay Saat Membuat Kue Bika di Sumatera Barat

Gordon Ramsay menjadi buah bibir masyarakat Tanah Air setelah ia diketahui pernah berkunjung ke Indonesia, tepatnya Sumatera Barat.

Image
Gaya Hidup

Tak Mau Rugikan Orang Lain! 5 Shio Ini Cenderung Paling Taati Peraturan

Apakah kamu termasuk?

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Anak Penyandang Disabilitas Perlu Pendampingan Optimal di Masa Pandemi

Sebanyak 70 persen penyandang disabilitas belum memahami protokol kesehatan terkait pandemi COVID-19.

terpopuler

  1. Kasus Sarang Burung Walet, Gus Sholeh: Bersalah Atau Tidak Baiknya Novel Buktikan di Pengadilan

  2. Empat Jam Berselang, Polres Jakarta Pusat Masih Tutup Lokasi Ledakan di Menteng

  3. Polisi Periksa CCTV di Sekitar Lokasi Ledakan di Menteng

  4. Pengakuan Saksi Ledakan di Menteng: Ada Orang Ngelempar Plastik ke Arah Mobil Pajero, Kemudian Dwuarrrr... Meledak

  5. Polisi Pastikan Ledakan di Menteng Tak Terkait Aksi Terorisme

  6. Tanggapi Pelaporan Terhadap Denny Siregar, Mustofa: Sekali-kali Orang Kayak Gini Diborgol di Depan Juru Foto Media, Biar Kapok!

  7. Datangi Lokasi Ledakan di Menteng, Kapolres Jakpus: Itu Hanya Petasan, Buktinya Gak Ada Korban

  8. Warga Temukan Tengkorak Manusia di Pura Bias Aud Saat Hendak Sembahyang Hari Raya Saraswati

  9. Ayu Ting Ting Ungkap Status Hubungannya dengan Didi Riyadi

  10. Ancaman Amuba Pemakan Otak Bayangi AS, Warga Dilarang Basuh Hidung Pakai Air Keran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

Terseret Kasus Bank Bali hingga Jadi Buronan, 5 Fakta Penting Djoko Tjandra

Image
News

Terjun ke Dunia Bisnis, 7 Potret Terkini Putra BTP Nicholas Sean Purnama

Image
News

Jadi Pengusaha Daging, 6 Potret Terbaru Mantan Istri BTP Veronica Tan