image
Login / Sign Up

Ikatan Apoteker di Lampung Himbau Penyebaran Obat dengan NDMA Dihentikan

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Ilustrasi obat ranitidin | perbidkes

AKURAT.CO, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PDIAI) Lampung, Ardiyansyah, S.S.,M.H.,Apt, meminta anggotanya untuk sementara tidak menyebarluaskan produk obat yang diduga tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA).

"Kita sudah menghimbau seluruh apoteker untuk menghentikan pembelian dan penyebarannya di semua apotik produk-produk yang diduga oleh BBPOM Bandarlampung tercemar NDMA lebih dari ambang batas tersebut," kata Ardiansyah, di Bandarlampung, Rabu, (9/10).

Menurut dia, produk yang diduga mengandung NDMA itu merupakan obat yang diperuntukkan untuk lambung dan berdasarkan penelitian BBPOM cemaran itu memang ada namun masih dalam batas toleransi.

baca juga:

Dikatakannya, pihaknya selalu menjaga tiga hal yang menjadi prinsip dasar sebagai apoteker yakni safety, evikasi, dan quality sehingga apabila memang BBPOM Bandarlampung menginstruksikan penarikan obat tersebut pihaknya tidak akan mengambil resiko dengan masih menyebarluaskannya.

"Kita akan menunggu informasi lebih lanjut dari pihak BBPOM. Tentunya mereka juga akan meng-update apakah benar US Food and Drug Administration (US FDA) dan European Medicien Agency (EMA) telah mengeluarkan rilis soal penarikan produk yang terkontaminasi NDMA," jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BBPOM Bandar Lampung, Tri Suryanto, mengatakan, penarikan produk yang tercemar NDMA di semua apotik berdasarkan peringatan dari US FDA dan EMA pada tanggal 13 September 2019, tentang adanya temuan cemaran NDMA dalam jumlah yang relatif kecil pada sampel produk Ranitidin.

"Maka dengan keluarnya peringatan tersebut, kami tengah memantau peredaran produk obat tersebut ke distributornya guna mencegah penyebaran Raniditin dengan jumlah cemaran NDMA melebihi nilai ambang batas," kata dia.

Ia mengatakan bahwa dalam mengawal keamanan obat di Indonesia terutama Provinsi Lampung memperbolehkan penyebaran produk obat yang tercemar NDMA dengan nilai ambang batas 9 mg per hari.

"Adapun sejumlah produk obat yang kami tarik distribusinya secara langsung yaitu diantaranya Zantac, Rinadin, Indoran dan Ranitidin. Namun masyarakat tidak perlu cemas, dan jika memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi apoteker, dokter dan tenaga kesehatan," kata dia.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Soal Penarikan Ranitidin, Bangka Tengah Tunggu Kejelasan BPOM

Image

Gaya Hidup

Benarkah Kisruh Penarikan Ranitidin Hanya Gegara Persaingan Pasar?

Image

Gaya Hidup

Palangka Raya Gerak Cepat Tarik Peredaran Ranitidin

Image

Gaya Hidup

Heboh Obat Maag Picu Kanker, Ini Kata Ahli

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

RSPAD Banjir Karangan Bunga untuk Menkes Baru

Dokter Terawan adalah direktur rumah sakit milik TNI ini

Image
Gaya Hidup

Kerja Sama Bisnis Kuliner Bareng Anak Presiden, Chef Arnold Merasa Salut

Kaesang dan Chef Arnold diketahui pertama kali kenal melalui media sosial Twitter.

Image
Gaya Hidup

Tips Mengolah Iga Sapi Agar Empuk dan Juicy

Proses pengolahan iga sapi yang benar jadi kunci utama, agar sajian iga mudah untuk dimakan atau tidak alot.

Image
Gaya Hidup

Beberapa Makanan Ini Bantu Produksi Kolagen Secara Alami

Ada beberapa makanan yang ternyata mengandung kolagen, sehingga dapat menjadi salah satu alternatif.

Image
Gaya Hidup

Hobi Main Golf, Intip Destinasi Wisata Favorit Main Golf Ala Bam Mastro

Di sela-sela kesibukannya, ia pun menyempatkan bermain golf sampai ke Bali.

Image
Gaya Hidup

Masih Akan Hits pada 2020, Simak Tips Make Up Natural Agar Tidak Pucat

Mendapatkan hasil make up yang terlihat natural tak sesimpel kelihatannya.

Image
Gaya Hidup

Monopoly Dreams, Permainan Monopoli di Dunia Nyata

Cara bermainnya, setiap pemain harus menguasai semua petak.

Image
Gaya Hidup

Benarkah Sering Minum Kopi Picu Gangguan Ginjal?

Sebuah penelitian pada 2004 membuktikan adanya peningkatan kadar kalsium di urine

Image
Gaya Hidup

Asupan Karbohidrat Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Begini Caranya

Cara karbohidrat dicerna menjadikannya sangat berisiko ketika Kamu mencoba menurunkan berat badan.

Image
Gaya Hidup

7 Hotel Paling Unik di Dunia, Ada Sensasi Menginap dalam Penjara

Tertarik mencoba?

trending topics

terpopuler

  1. Paranormal: Terima Kasih Pak Prabowo

  2. Sikapi Kabinet Baru Jokowi, Presiden PKS Keluarkan Maklumat: Ketahuilah Ini Bukan Pilihan Ideal, Bahkan Pilihan Berat

  3. Prabowo Jadi Menhan, Nong Darol: Pak Presiden Sengaja Permalukan Dia?

  4. Sudah Miliki Lahan 16 Tahun, Warga Ini Tiba-tiba Kaget Karena Ini

  5. Tak Terpilih Jadi Menteri, Mantan Menkeu Ini Beri Ucapan Ke Sri Mulyani

  6. Yang Dipanggil Belum Tentu Jadi Menteri, Jokowi Biasa Lakukan Hal-hal Tak Biasa pada Injury Time

  7. Tokoh Papua: Terimakasih Pak Jokowi, Kabinet Jilid II Tak Ada Keterwakilan Orang Asli Papua

  8. Prostitusi Online di Margonda Residence II Kembali Terungkap, Mucikarinya Mantan Petugas Kebersihan

  9. Kadernya Tak Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Demokrat Pasrah

  10. Hendak Foto Prewedding, William Dipalak Rp750.000 oleh Petugas Taman Lapangan Banteng

fokus

Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Menunggu Eksekusi
Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Berharap Kepada Parlemen Daerah

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Sosok

Image
News

5 Menteri Muda Kabinet Indonesia Maju, Ada yang Baru Berusia 35 Tahun

Image
News

Pesona Istri 5 Menteri Muda Kabinet Indonesia Maju Jokowi dan Ma'aruf

Image
News

5 Momen Menteri Susi Pudjiastuti Saat Jadi Menteri, Dirindukan Warganet