image
Login / Sign Up

Kematian di Amerika Dipastikan karena Ganja, Bukan Vape

Bonifasius Sedu Beribe

Image

vape varian kayu manis dapat merusak paru-paru | SOHA.VN

AKURAT.CO, Tengah bulan ini, masyarakat perokok dihebohkan dengan korban yang berjatuhan di Amerika Serikat. Yang berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sebagaimana yang dirilis The Sun, 215 orang yang dilarikan ke rumah sakit itu diketahui sebagai vapers, atau pemakai rokok elektrik. Mereka menderita penyakit paru-paru.

Badan perlindungan kesehatan Amerika Serikat, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) lalu mengeluarkan pernyataan bahwa vape sangat berbahaya.

Membantah diagnosa ini, Action on Smoking and Health (ASH) dari Inggris mengeluarkan hasil riset panjangnya bahwa vape sudah dipastikan oleh lembaga mereka sebagai solusi terang untuk menekan angka perokok konvensional.

baca juga:

Bantahan ini sudah diberitakan AkuratHealth pada halaman sebelumnya. ASH mencurigai kejadian di Amerika Serikat bukan murni dari vape, tapi karena penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Akhirnya, otoritas kesehatan di Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa kasus kematian terkait rokok elektrik (vape) ini benar merupakan penyalahgunaan narkotika akibat transaksi di pasar gelap.

Menyambut pengakuan ini, Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) meminta semua pihak untuk lebih objektif terhadap produk yang di banyak negara sudah mulai diakui sebagai solusi untuk mengurangi jumlah perokok aktif itu.

Hal ini disampaikan Ketua APVI, Aryo Andrianto, dalam keterangan tertulisnya kepada AkuratHealth, bahwa produk cairan yang digunakan sampai menyebabkan kerusakan paru dan kematian adalah liquid yang mengandung ganja. 

”Dan itu sudah dijelaskan di media-media di AS. Sudah jelas itu penggunaannya itu yang mengandung liquid ganja. Itu yang jadi masalahnya dan tidak banyak diungkap media-media di Indonesia,” ungkapnya, Senin, (30/09).

Mengonsumsi liquid ganja atau ganja cair dipastikan akan menimbulkan penyakit, hal yang tak diinginkan para produsen vape di seluruh dunia. Vaping dengan ganja cair juga sangat disayangkan bisa beredar bebas di pasar AS yang tentu lebih ketat.

”Sedangkan di Indonesia, liquid yang mengandung ganja itu memang dilarang,” tegasnya.

Dari latar belakang inilah, APVI meminta kepada semua pihak yang selama ini gencar menyalahkan vape agar berhentilah.

"Sama halnya dengan botol air mineral. Botol air mineral bisa disalahgunakan jadi alat bantu untuk menghisap narkoba,” demikian ia menganalogikan.

Sikap ini sejalan dengan fakta baru yang dirilis oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di AS pada Jumat, (28/9) lalu.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat itu mengumumkan bahwa investigator di negara bagian Illinois dan Wisconsin telah menemukan beberapa petunjuk usai mewawancarai dengan rinci 86 pasien yang sebagian besar adalah laki-laki muda. 66% dari mereka mengatakan, telah menguapkan produk THC (bahan psikoaktif dalam ganja) menggunakan Dank Vapes.

Dank Vapes merupakan merek paling menonjol namun sebagian besar palsu. Dengan kemasan umum yang mudah tersedia secara online, produk vape ini digunakan oleh distributor untuk memasarkan kartrid yang mengandung THC.

Kini, CDC telah mengingatkan kepada para pengguna vape agar tidak membeli produk di pasar illegal lagi. Parahnya, produk ini disebut bahkan dijual di pinggir jalan.

"Produk berbasis THC paling sering diperoleh dari sumber-sumber informal seperti dari teman atau dari dealer," kata Jennifer Layden dari Departemen Kesehatan Masyarakat Illinois.

Maka saat ini, para penyelidik di AS fokus pada dampak THC terkait dengan penyakit yang ditimbulkannya, dan merekomendasikan untuk tidak menggunakan vape yang mengandung THC, karena ada ganja yang sangat berbahaya bagi kesehatan.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Vape Diyakini Jadi Jembatan untuk Berhenti Merokok

Image

Gaya Hidup

Asosiasi Vape Ingin Pemberitaan Negatif Harus Berdasarkan Penelitian

Image

Gaya Hidup

Regulasi dan Perhatian dari Pemerintah Jadi Harapan Para Asosiasi Industri Vape

Image

Gaya Hidup

Vape Bukan Tuk Dicoba-coba Oleh yang Bukan Perokok

Image

Gaya Hidup

Kematian Akibat Vape di Amerika Tak Mungkin Terjadi di Indonesia

Image

Gaya Hidup

Terus Diserang, Asosiasi Perusahaan Vape Buka Suara

Image

Gaya Hidup

Pengguna Rokok Elektronik Bisa Lebih Cepat Meninggal Dibandingkan Konvensional

Image

Gaya Hidup

Bantah Amerika, Inggris Pastikan Vape Ampuh Tekan Jumlah Perokok Bakar

Image

Iptek

Penderita Sakit Paru-paru Meningkat, Trump Serukan Larangan Vape

komentar

Image

1 komentar

Image
Achmad Fauzi

owh gegara ganja toh

terkini

Image
Gaya Hidup

Krisdayanti Senang dengan Riasan Lipstik Ombre 3 Warna

"Kalau sehari-hari, KD cuma pakai lipstik satu warna saja yang coral"

Image
Gaya Hidup

Ke Kaltim, Jangan Lewatkan 5 Destinasi Zaman Now di Balikpapan

Pernah ke Pantai Melawai?

Image
Gaya Hidup

Yudhistira dalam Keindahan Tenun Baduy yang Kharismatik

Dominan merah tua hingga hitam

Image
Gaya Hidup

Olahraga Tak Butuh Alat Keren, Yuk Manfaatkan Fasilitas Umum!

Bisa bersepeda di taman

Image
Gaya Hidup

Andhika Pratama: Indonesia Kalahkan Barcelona dan Prancis Soal Pantai

"Sekarang favoritkan Bangka Belitung, Tanjung Puting dan Pangkalan Bun"

Image
Gaya Hidup

Es Batu Tak Disarankan Atasi Kram Ketika Kram

Gabung komunitas tetapi yang ada coach-nya

Image
Gaya Hidup

Awas! Sering Tahan Kencing Picu Batu Ginjal

"Ngapain juga kan nahan-nahan gitu?"

Image
Gaya Hidup

Keripik Kentang Pimpin Industri Snack

Rasanya mudah ditetima semua lidah

Image
Gaya Hidup

Terlalu Lama Main Gawai, Anak Bisa Osteoporosis

Batasi waktunya!

Image
Gaya Hidup

Konsumsi Obat-obatan Jangka Panjang Bisa Ganggu Ginjal?

Bukan karena obat, tapi karena orangnya biasanya bandel

trending topics

terpopuler

  1. UU KPK Berlaku Besok, Ichsanuddin Noorsy: Jokowi Dalam Posisi Gerakan Partai

  2. Sertifikasi Halal Bukan di MUI, Permadi Arya: Pantesan Ayah Naen Nyinyir, Ga Ada Sabetan Amplop

  3. Said Didu Sarankan Semua ASN, TNI, Polri dan Pegawai BUMN Ditugaskan Jadi Buzzer Pemerintah

  4. Akan Ada Menteri Usia di Bawah 30 Tahun? Mpu Jaya Prema: Gibran atau Kaesang, Nggak Mungkin Jan Ethes

  5. Polling Haikal Hassan '2 Tahun Anies Memimpin', 96 Persen Jakarta Lebih Baik

  6. Besok Revisi UU KPK Berlaku, Ferdinand: Tak Ada Kewenangan KPK yang Dipreteli

  7. Dua Kali Gagal Punya Anak, Gilang Dirga Berhenti Jalani Program Bayi Tabung

  8. Tak Dilibatkan dalam Penyusunan Kabinet Jokowi, PDIP: KPK Tak Perlu Kepo

  9. Vicky Nitinegoro Bebas, Billy Syahputra: Alhamdulilah Tak Bersalah

  10. Mantan Wapres AS: Trump Presiden Paling Korup dalam Sejarah

fokus

Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Masa Lansia
Kisah dari Cilincing

kolom

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Wawancara

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Image
Hiburan

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Sosok

Image
Ekonomi

Pernah Hampir Dibuang Ayahnya, ini 10 Fakta Menarik Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos

Image
News

5 Capaian Menlu Retno Marsudi, Pulangkan 1.000 WNI di Yaman hingga Pimpin Sidang DK PBB

Image
News

Masa Bakti Segera Habis, 5 Fakta Sepak Terjang Susi Pudjiastuti