image
Login / Sign Up

Bantah Amerika, Inggris Pastikan Vape Ampuh Tekan Jumlah Perokok Bakar

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Pengguna Rokok Elektrik (Vape), Rizki Hidayat | Dokumentasi

AKURAT.CO, Badan perlindungan kesehatan Amerika Serikat, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) baru-baru ini mengeluarkan sebuah pernyataan tegas bahwa vape sangat membahayakan, karena tak sedikit penggunanya yang tumbang akibat rokok elektrik ini.

Dari keterangan yang dirilis The Sun, tercatat 215 kasus penyakit paru-paru di 25 negara bagian AS yang ditengarahi karena aktivitas vaping.

Merebaknya masalah vaping ini lalu mendunia, sampai ke Indonesia.

baca juga:

Hingga sebuah penelitian di Inggris menemukan bahwa vape mampu kurangi bahkan membantu perokok meninggalkan kebiasaan merokok konvensional. Temuan ini adalah hasil riset panjang dari Action on Smoking and Health (ASH), yang dirilis pada 24 September lalu.

ASH menyandingkan data pusat statistik nasional Inggris bahwa 7,2 juta orang Inggris pada 2018 adalah perokok. Setahun setelahnya, mereka menemukan bahwa 3,6 juta orang di Inggris merupakan pengguna vape.

Dari total pengguna rokok elektrik itu, 54,1 persen diantaranya adalah mantan perokok konvensional.

31 persen dari mereka mengaku bahwa vape membantu mereka berhenti akrab dengan rokok bakar. 20 persen lainnya memakai vape untuk mencegah kambuhnya keinginan merokok, sedangkan mereka yang menjadi vapers tanpa menjadi perokok bakar hanya sebesar 0,8 persen.

”Survei ASH Smokefree GB (Great Britain) adalah survei penggunaan e-cig (vape) terpanjang yang berjalan. Memberikan bukti paling mutakhir yang tersedia tentang bagaimana vaping berkembang di Inggris,” ungkap Ann McNeill, Profesor Kecanduan Tembakau di King's College London, dalam keterangan tertulis yang dimuat di laman resmi ASH, dikutip AkuratHealth, Kamis, (26/9).

Jika pada tahun 2014 saat vape baru mulai dikenal para perokok, porsi mereka yang bermigrasi dari rokok bakar hanya sepertiga bagian, namun pada tahun ini, angka itu cukup serius yakni lebih dari setengah populasi.

Angka ini menggembirakan, karena vape dianggap mampu membuat banyak orang berhenti merokok.

"Jika tidak, mereka masih terpapar risiko penyakit serius dan kecacatan yang disebabkan oleh merokok,” katanya.

McNeill memastikan bahwa hampir 100 ribu orang meninggal dunia tiap tahun di Inggris akibat merokok. Bahaya vape memang ada, tapi tentu tak sesadis itu.

ASH didanai oleh Cancer Research UK dan British Heart Foundation, dan bergerak sebagai sebagai badan amal kesehatan yang bekerja untuk menghilangkan bahaya tembakau. Mereka juga meriset beragam alasan mengapa orang meninggalkan rokok dan beralih ke vape.

Diketahui, pengguna ganda rokok dan vape di Inggris sebanyak 39,8 persen. 21 persen diantaranya melakukan ini untuk menekan kuantitas rokok bakar mereka. Sisanya, ada 16 persen pengguna ganda yang melakukannya untuk menghemat uang, dan 14 persen diantaranya dalam proses peralihan untuk berhenti merokok. Deborah Arnott, Kepala Eksekutif ASH, mengatakan bahwa sepertiga perokok belum pernah mencoba vape.

”Rokok elektrik sekarang merupakan bantuan berhenti merokok yang paling populer. Rokok elektrik telah terbukti menjadi bantuan yang sangat efektif bagi perokok yang mencoba berhenti,” ungkapnya memastikan.

Maka kejadian di Amerika Serikat yang akhirnya membuat seluruh dunia khawatir soal bahaya vape itu menghawatirkan Deborah dan timnya. Pemberitaan negatif tentang vape akan membuat jumlah perokok bakar akan kembali meninggi.

Ia menuding bahwa kejadian di AS bisa terjadi karena para vepers menyalahgunakan rokok elektrik dengan obat-obatan terlarang.

”Tampaknya terkait dengan penyalahgunaan rokok elektrik dengan menggunakan obat terlarang. Tidak ada yang seperti ini yang terlihat di Inggris sampai saat ini,” tegasnya.

Inggris tidak begitu karena vape diatur oleh peraturan Medicines and Healthcare products Regulatory Agency (MHRA- Badan POM di Inngris) yang memonitor dampak vaping melalui sistem mereka.

Sampai saat ini, belum ada temuan masalah pernafasan serius di Inggris seperti yang terjadi di Amerika yang menghebohkan itu.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Vape Diyakini Jadi Jembatan untuk Berhenti Merokok

Image

Gaya Hidup

Asosiasi Vape Ingin Pemberitaan Negatif Harus Berdasarkan Penelitian

Image

Gaya Hidup

Regulasi dan Perhatian dari Pemerintah Jadi Harapan Para Asosiasi Industri Vape

Image

Gaya Hidup

Vape Bukan Tuk Dicoba-coba Oleh yang Bukan Perokok

Image

Gaya Hidup

Kematian Akibat Vape di Amerika Tak Mungkin Terjadi di Indonesia

Image

Gaya Hidup

Terus Diserang, Asosiasi Perusahaan Vape Buka Suara

Image

Gaya Hidup

Kematian di Amerika Dipastikan karena Ganja, Bukan Vape

Image

Gaya Hidup

Pengguna Rokok Elektronik Bisa Lebih Cepat Meninggal Dibandingkan Konvensional

Image

Iptek

Penderita Sakit Paru-paru Meningkat, Trump Serukan Larangan Vape

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Krisdayanti Senang dengan Riasan Lipstik Ombre 3 Warna

"Kalau sehari-hari, KD cuma pakai lipstik satu warna saja yang coral"

Image
Gaya Hidup

Ke Kaltim, Jangan Lewatkan 5 Destinasi Zaman Now di Balikpapan

Pernah ke Pantai Melawai?

Image
Gaya Hidup

Yudhistira dalam Keindahan Tenun Baduy yang Kharismatik

Dominan merah tua hingga hitam

Image
Gaya Hidup

Olahraga Tak Butuh Alat Keren, Yuk Manfaatkan Fasilitas Umum!

Bisa bersepeda di taman

Image
Gaya Hidup

Andhika Pratama: Indonesia Kalahkan Barcelona dan Prancis Soal Pantai

"Sekarang favoritkan Bangka Belitung, Tanjung Puting dan Pangkalan Bun"

Image
Gaya Hidup

Es Batu Tak Disarankan Atasi Kram Ketika Kram

Gabung komunitas tetapi yang ada coach-nya

Image
Gaya Hidup

Awas! Sering Tahan Kencing Picu Batu Ginjal

"Ngapain juga kan nahan-nahan gitu?"

Image
Gaya Hidup

Keripik Kentang Pimpin Industri Snack

Rasanya mudah ditetima semua lidah

Image
Gaya Hidup

Terlalu Lama Main Gawai, Anak Bisa Osteoporosis

Batasi waktunya!

Image
Gaya Hidup

Konsumsi Obat-obatan Jangka Panjang Bisa Ganggu Ginjal?

Bukan karena obat, tapi karena orangnya biasanya bandel

trending topics

terpopuler

  1. Sertifikasi Halal Bukan di MUI, Permadi Arya: Pantesan Ayah Naen Nyinyir, Ga Ada Sabetan Amplop

  2. Said Didu Sarankan Semua ASN, TNI, Polri dan Pegawai BUMN Ditugaskan Jadi Buzzer Pemerintah

  3. Akan Ada Menteri Usia di Bawah 30 Tahun? Mpu Jaya Prema: Gibran atau Kaesang, Nggak Mungkin Jan Ethes

  4. Polling Haikal Hassan '2 Tahun Anies Memimpin', 96 Persen Jakarta Lebih Baik

  5. Dua Kali Gagal Punya Anak, Gilang Dirga Berhenti Jalani Program Bayi Tabung

  6. Tak Dilibatkan dalam Penyusunan Kabinet Jokowi, PDIP: KPK Tak Perlu Kepo

  7. Vicky Nitinegoro Bebas, Billy Syahputra: Alhamdulilah Tak Bersalah

  8. Mantan Wapres AS: Trump Presiden Paling Korup dalam Sejarah

  9. Anies Klaim Sudah Sebulan Lakukan Persiapan Pendukung Pelantikan Presiden

  10. Ulah Tetangga Jahil, Sertifikat dan Rumah Nenek Arpah Terancam Pindah Tangan

fokus

Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Masa Lansia
Kisah dari Cilincing

kolom

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Wawancara

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Image
Hiburan

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Sosok

Image
Ekonomi

Pernah Hampir Dibuang Ayahnya, ini 10 Fakta Menarik Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos

Image
News

5 Capaian Menlu Retno Marsudi, Pulangkan 1.000 WNI di Yaman hingga Pimpin Sidang DK PBB

Image
News

Masa Bakti Segera Habis, 5 Fakta Sepak Terjang Susi Pudjiastuti