Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Biasa Terjadi pada Orangtua, Tapi Aneurisma Otak Juga Intai Anak Muda

Winnie Fatmawati

Biasa Terjadi pada Orangtua, Tapi Aneurisma Otak Juga Intai Anak Muda

Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp. BS, Ph. D | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO Banyaknya penyakit yang banyak diderita orangtua, namun juga ditemukan pada anak-anak, seperti aneurisma otak.

Dokter dari Rumah Sakit Pondok Indah, Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp. BS, Ph. D, mengatakan, pernah bertemu dengan pasien aneurisma otak yang masih berusia 13 tahun. Padahal, penyakit ini merupakan yang umum ditemukan pada usia 40 tahun keatas. Pertanyaanya, bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

"Jadi kalau aneurisma yang timbul pada usia muda itu lebih dipercaya bahwa di situ faktor genetik yg lebih berperan," katanya kepada AkuratHealth di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/9).

baca juga:

Bawaan atau genetik tersebut membuat kondisi lemah pada dinding pembuluh darah pada anak, yang akhirnya membuat terjadinya aneurisma bisa terjadi pada anak-anak.

Banyak penelitian juga telah membuktikan, faktor genetik berperan dalam memicu aneurisma yang pecah hingga terjadi pendarahan. Sekitar 10 persen kasus pendarahan otak akibat aneurisma pecah memiliki riwayat keluarga yang positif mengalami aneurisma.

"Kalo orangtua sudah sadar ada faktor keturunan, paling tidak kita lebih aware aja kalo suatu saat anak ini berkembang dewasa, artinya anak memiliki risiko untuk memiliki aneurisma, itu harus disadari terlebih dahulu," ujarnya.

"Apalagi, anak ini memiliki dua atau tiga faktor risiko lainnya selain genetik, makan jangan menunda, tidak ada salahnya langsung melakukan skrining. Hanya untuk menambah awareness anak ini saja, jangan sampai terjadi pecah aneurisma terlebih dahulu, dan berisiko besar pada kematian mendadak,," tutupnya. 

Yang perlu digarisbawahi, sebenarnya, kombinasi dari beberapa faktor menjadi lebih penting dalam memicu terjadinya aneurisma, dibandingkan seseorang yang hanya memiliki satu faktor risiko saja, seperti dari genetik saja. 

Seseorang yang sudah memiliki genetik untuk terjadi aneurisma persentasenya akan lebih besar, bila diperparah oleh kebiasaan merokok, hingga memiliki penyakit darah tinggi. 

Pada intinya, kenali faktor risikonya, dan jangan ragu lakukan skrining sebagai salah satu upaya pencegahan pecahnyanya aneurisma bila hasil skrining positif. 

Salam sehat!

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Sering Sakit Kepala? Waspada Derita Penyakit Aneurisma Otak

Image

Gaya Hidup

Jarang Dibahas, Begini Penanganan Penyakit Aneurisma Otak

Image

Gaya Hidup

Bukan Hanya Sakit Paru-paru, Perokok Juga Diintai Aneurisma Otak

Image

Gaya Hidup

Mengenal Aneurisma Otak, Penyakit Mematikan yang Jarang Diketahui

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Jika Wanita Sulit Orgasme, Coba Kondom Bergerigi

Jika kondom thin kurang tokcer

Image
Gaya Hidup

Karya Kreatif Lokal di Labuan Bajo Kembali Dikembangkan

Komunitas nanti bisa showcase dan berinteraksi dengan wisatawan

Image
Gaya Hidup

Sunat vs Tidak, Mana Lebih Jago Soal Urusan Ranjang?

Penis yang disunat jadi tak sensitif

Image
Gaya Hidup

Makan Daging Kambing Bikin Pria Makin Bergairah, Benarkah?

Kandungan zat besi dalam daging kambing dipercaya mampu meningkatkan produksi testosteron

Image
Gaya Hidup
Literasi

Selamat, Pustakawan Terbaik Indonesia Sudah Terpilih

Biasanya lomba diadakan pada Agustus

Image
Gaya Hidup

Yuk Ikutan Challenge Your K-FOOD by aT

aT bekerja sama dengan 10 influencer ternama dari Indonesia, Singapura dan Malaysia.

Image
Gaya Hidup

SGB Gelar Program Mizuiku, Peran Guru Jadi Salah Satu Kunci Keberhasilannya

Mizuiku - Aku Cinta Air Bersih adalah program berkelanjutan dari Suntory Jepang untuk mempromosikan kesadaran dan pentingnya air bersih.

Image
Gaya Hidup

Mengintip Cisauk Point, Hunian Berskala Internasional yang Bernilai Sejarah

Semakin Digandrungi, Cisauk Point menjadi hunian yang terintegrasi dengan moda transportasi massal

Image
Gaya Hidup

Penting Kontrol Asupan Garam Tuk Hindari Hipertensi dan Perkuat Imun Tubuh

Ada banyak cara untuk mengurangi risiko hipertensi.

Image
Gaya Hidup

Osteoporosis Tak Hanya Pada Manula, CDR Kampanyekan 3S Tuk Jaga Kesehatan Tulang

Osteoporosis yang seringkali dikaitkan dengan orang-orang berusia lanjut, nyatanya bisa menyerang siapa saja, bahkan di usia muda sekalipun.

terpopuler

  1. Dinikahi Sule 15 November, Nathalie Holscher: Aku Beruntung

  2. Dulu Hanya Dibayar Rp5 Juta, Kini Iko Uwais Bisa Dapat Rp14 Miliar dalam Satu Main Film

  3. Begini Pesan Rasulullah Agar Tidak Mudah Sakit Hati

  4. Gronya Somerville Foto di Kamar Mandi, Netizen Indonesia: Fokus Kaca

  5. Kisah Tunawisma Yaman yang Jasadnya Ditemani Anjing-anjing Telantar

  6. Keputusan Honda Pindahkan Alex Marquez ke LCR Mulai Dipertanyakan

  7. Pergantian Nama Stadion Lukas Enembe Dipersoalkan karena Hak Ulayat

  8. Praktisi Hukum Nilai Tuntutan Penjara Seumur Hidup Atas Benny Tjokro Sudah Proporsional

  9. Ria Ricis Alami Insiden Memalukan, Jilbabnya Ditarik Orang dari Belakang

  10. Lucu Abis, 7 Potret Adu Gaya Kamar Anak Irish Bella dan Citra Kirana

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Kekayaan 5 Biliuner China ini Terus Melesat Meski Pandemi, Ada yang Capai Rp700 Triliun!

Image
Ekonomi

Dirut Pertamina Nicke Widyawati Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

5 Fakta Menarik Rocky Gerung, Pernah Jadi Dosen Pembimbing Skripsi Dian Sastro