image
Login / Sign Up

Jarang Dibahas, Begini Penanganan Penyakit Aneurisma Otak

Winnie Fatmawati

Image

Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp. BS, Ph. D | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO Mulai dari stroke, kecacatan, hingga kematian mendadak, penyakit Aneurisma Otak memang tidak bisa dianggap sepele. Karena sering tak bergejala, maka penting untuk Kamu yang memiliki faktor risiko Aneurisma Otak untuk melakukan brain check up demi mendapatkan memastikan.

Dokter dari Rumah Sakit Pondok Indah, Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp. BS, Ph. D, mengatakan, Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Magnetic Resonance Angiography (MRA) menjadi salah satu lini pertama skrining untuk penyakit silent killer ini.

Jika ada kecurigaan dari hasil MRA tersebut, dokter Jo, panggilan akrabnya, menyarankan untuk ditindaklanjuti dengan Digital Subtraction Angiography (DSA) atau CTA. Jika hasilnya positif, ada tiga penanganan yang penting dilakukan.

baca juga:

Pertama, penanganan konservatif, yaitu konsumsi obat, menjaga pola hidup sehat, mengontrol hipertensi, dan lainnya yang tidak memperburuk keadaan.

Di mana penanganan ini menjadi pilihan yang rasional untuk pasien yang berusia lanjut, atau pada pasien dengan penyakit serius lain yang tidak bisa diberikan penanganan pembedahan.

Penanganan selanjutnya adalah dengan kliping, yaitu jenis pembedahan yang sudah digunakan sejak 65 tahun lalu dengan kemajuan saat ini minim invasive.

Dengan kliping ini prosesnya menjepit dasar kantung aneurisma dengan klip, sehingga kantung tersebut tidak akan terisi lagi oleh darah, dan akhirnya oendarahan akibat pecahnya kantung aneurisma bisa dihindari. Kelebihannya dari penanganan ini, 99 persen aneurismanya tidak tumbuh lagi.

Kemudian selanjutnya penanganan dengan kateterisasi, yaitu memasuk selang khusus ke dalam, lalu kawat menjadi media untuk menyumbat sampai pendarahannya berhenti.

"Kalau kekurangan kateterisasi, dalam lima tahun, 30 persen bisa tumbuh lagi, kemungkinan. Disumpel lagi. Tiga dari 10 orang kambuh. Tapi memang gak ada luka, kayak bekas infus aja," jelasnya kepada AkuratHealth, di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, (24/9).

Dari ketiga penanganan ini, Dokter Jo menegaskan, bahwa ketiganya bukan hadir untuk bersaing, tapi saling melengkapi. Karena pemeilihan penanganan disesuaikan kebutuhan si pasien. 

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Biasa Terjadi pada Orangtua, Tapi Aneurisma Otak Juga Intai Anak Muda

Image

Gaya Hidup

Sering Sakit Kepala? Waspada Derita Penyakit Aneurisma Otak

Image

Gaya Hidup

Bukan Hanya Sakit Paru-paru, Perokok Juga Diintai Aneurisma Otak

Image

Gaya Hidup

Mengenal Aneurisma Otak, Penyakit Mematikan yang Jarang Diketahui

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Mencukur Bulu Kemaluan, Baik atau Buruk?

Sebentar, apakah kamu tahu bahwa bulu di area kemaluan ternyata memiliki banyak manfaat?

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Stresor Interpersonal Terkait Isolasi Diri Dapat Tingkatkan Kerentanan Terhadap COVID-19

Berada di rumah ternyata dapat memengaruhi secara psikologis, dan pada akhirnya dapat meningkatkan risiko banyak penyakit.

Image
Gaya Hidup

Doyan Pedas? Coba 4 Makanan Pedas Ini di Bandung

Dijamin, lidahmu akan 'kebakaran'.

Image
Gaya Hidup

Dekat dengan Jakarta, 4 Tempat Wisata yang Wajib Kamu Kunjungi di Bogor

Wilayah Bogor, Jawa Barat menjadi tujuan banyak wisawatan, apalagi saat hari libur tiba.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Kasus Positif COVID-19 Masih Bertambah, Pasien Sembuh Hari ini 1.190 Orang

Penambahan kasus positif per hari ini yaitu 1.671 orang.

Image
Gaya Hidup

Hati-hati! Ini yang Terjadi Pada Tubuhmu Jika Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Terlepas dari fungsinya yang penting, menelan terlalu banyak garam dapat memiliki efek yang tidak baik.

Image
Gaya Hidup

5 Cara Tentukan Siapa Orang yang Dapat Kamu Percaya

Memutuskan siapa yang bisa dipercaya dalam hidupmu bisa menjadi salah satu keputusan paling sulit.

Image
Gaya Hidup

5 Vila Ala Ubud Bali di Jogja, Wajib Masuk List Wisatamu setelah Pandemi Berakhir

Siapa yang sudah kangen piknik?

Image
Gaya Hidup

4 Tempat Nongkrong Ini Bikin Betah Berlama-lama di Bandung

Bandung tidak pernah kehabisan tempat kekinian untuk hang out bersama sahabat.

Image
Gaya Hidup

Pacar Terakhir hingga Kesehatan Mental, 4 Hal yang Wajib Dibicarakan dengan Pacar Barumu

Hal ini dilakukan agar Kamu dan pasangan dapat lebih saling memahami dan menghargai satu sama lain.

terpopuler

  1. Ketum Muhammadiyah: Jangan Terjebak Pemikiran Konspirasi, Umat Islam Jadilah Solusi Saat Pandemi

  2. PDIP Dukung Keponakan Prabowo Maju Pilwalkot Tangsel, Ini Sikap Gerindra

  3. 4 Pilihan Tempat Wisata yang Sudah Kembali Buka di Puncak Bogor

  4. Ungkap Tewasnya Editor Metro TV, Polisi Periksa Obrolan Terakhir di HP Prabowo

  5. Ingin Nikah di GBK, Aurel Hermansyah Pusing Pikirkan Keluarga Atta Halilintar Masih di Luar Negeri

  6. Bapemperda DKI Ungkap Anies Kerap Ganti Istilah yang Berbeda dengan Gubernur Pendahulunya

  7. Pesan Menohok KIARA ke Anies: Isu Agama dan Lingkungan Jangan Dimodifikasi

  8. Masih Diselidiki, Polisi Belum Pastikan Yodi Prabowo Dibunuh Sesama Karyawan Metro TV

  9. Bank Dunia Naikkan Status RI, Faisal Basri: Kemungkinan Besar Akan Turun Lagi Tahun Ini

  10. Erick Angkat Mantan Dirut Perum Perindo Jadi Bos Baru Perinus

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Bak Pasangan Muda, 6 Momen Kebersamaan Menag Fachrul Razi dan Istri

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun