Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

5 Kepala Daerah Fokus Kelola Anggaran Pembangunan Infrastruktur Destinasi Super Prioritas Rp9,35 Triliun

Bonifasius Sedu Beribe

5 Kepala Daerah Fokus Kelola Anggaran Pembangunan Infrastruktur Destinasi Super Prioritas Rp9,35 Triliun

Rapat Koordinasi (Rakornas) Pariwisata III 2019 yang berlangsung di Swissotel Jakarta PIK Avenue, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Rabu, (11/9) | Dok. Kemenpar

AKURAT.CO, Anggaran bagi pembangunan infrastruktur dan utilitas di 5 destinasi super prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang senilai Rp 9,35 triliun dan akan diselesaikan pada 2020.

Sementara, program dan kegiatan lintas kementerian/lembaga untuk pengembangan unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) akan ditingkatkan secara terintegrasi.

Demikian hasil kesimpulan dan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata III 2019 di Swissotel Jakarta PIK Avenue, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, yang berakhir pada Rabu sore (11/9).

baca juga:

Dalam kesimpulan tersebut, disebutkan dukungan dana pembangunan infrastruktur di 5 destinasi pariwisata super prioritas (DSP) sebesar Rp9,35 triliun dialokasikan dari anggaran lintas kementerian/lembaga (K/L) untuk tahun anggaran 2020. 

Sejumlah program kegiatan antara lain peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pariwisata, pemberdayaan masyarakat, dan daya saing industri pariwisata di 5 DSP tetap dilanjutkan dan ditingkatkan secara terpadu. 

Selain itu, program kegiatan pengembangan pemasaran dan promosi di 5 DSP juga tetap dilanjutkan dan ditingkatkan secara terintegrasi.

Sementara itu, sebagai tindak lanjut dari hasil Rakornaspar tersebut akan dilaksanakan rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga untuk memastikan rencana aksi kegiatan dan penganggaran masing-masing dalam mendukung pengembangan 5 DSP. 

Selain itu juga  dibentuk tim monitoring dan evaluasi terpadu lintas kementerian/lembaga untuk memastikan pembangunan infrastruktur dan utilitas dasar pariwisata di 5 DSP dilakukan oleh seluruh pihak (lintas sektor), kemudian perkembangan pelaksanaannya secara periodik per 3 bulan akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, mengapresiasi pelaksanaan Rakornas Pariwisata III 2019 yang berlangsung selama dua hari (10-11/9/2019). Acara ini dihadiri perwakilan dari seluruh kementerian/lembaga terkait serta para kepala daerah (gubernur dan bupati) dari 5 DSP.

Rapat menghasilkan rumusan kesimpulan dan tindak lanjut untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur dan utilitas serta program pendukungan pada tahun depan.

Menpar Arief Yahya menyatakan, pengintegrasian dukungan kementerian/lembaga dalam pengembangan DSP termasuk peningkatan daya saing SDM, masyarakat dan industri pariwisata menjadi fokus bahasan dalam Rakornaspar.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, Kemenpar bersama berbagai instansi terkait mulai menjalankan instruksi presiden terkait pengembangan 5 DSP di antaranya di Danau Toba telah dibangun The Kaldera Toba Nomadic Escape di atas lahan Zona Otorita Kabupaten Toba Samosir. 

Kawasan itu akan diresmikan peletakan batu pertamanya (groundbreaking) pada 10 Oktober 2019. 

Sementara di DSP Borobudur, pemerintah telah membangun Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo. Hingga Oktober 2019 bandara ini telah melayani 66 penerbangan dengan kapasitas bandara mencapai 3 juta penumpang.

Kemudian di Mandalika, proses pengukuran topografi dan konstruksi untuk pembangunan Sirkuit MotoGP akan dimulai pada Oktober 2019 dan ditargetkan selesai pada 2020. 

Sementara di Labuan Bajo, proses pembangunan saat ini telah mencapai tahap finalisasi pembangunan hotel, marina, area komersial, dan pelabuhan feri. 

Pada Oktober 2019 pemerintah menargetkan percepatan penetapan Peraturan Pemerintah (PP) perihal KEK Pariwisata Likupang yang telah disepakati pada rapat kabinet pada 27 Agustus 2019.

Menpar Arief Yahya mengatakan, Presiden Joko Widodo menginginkan pembangunan infrastruktur di kawasan DSP dipercepat sehingga bisa dipromosikan pada 2020. 

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah telah menganggarkan Rp6,5 triliun untuk 4 destinasi super prioritas dengan rincian; Danau Toba Rp2,2 triliun, Borobudur Rp2,1 triliun, Labuan Bajo Rp6,3 triliun, dan Mandalika Rp1,9 triliun. 

Pengembangan kawasan DSP juga membutuhkan komitmen para kepala daerah untuk mempercepat pembangunan dan mendukung tercapainya target pemerintah dalam menumbuhkan sektor pariwisata dan devisa negara.

Untuk pembangunan wilayah Danau Toba, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menyampaikan salah fokus pembangunan Sumut yaitu menyangkut sektor pariwisata. 

Sementara itu, data wisatawan per Januari-Juli 2019 menunjukkan kunjungan wisman ke Sumut mencapai 137 ribu, pada 2018 mencapai 231 ribu wisman, dengan wisman terbanyak berasal dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, Jerman, dan Australia.

"Yang akan kami lakukan adalah branding Sumut sebagai destinasi wisata, penyelenggaraan event bertaraf internasional, peningkatan wisata melalui mapping kebutuhan wisatawan, dan menyediakan aplikasi digital untuk mempermudah aktivitas wisata pengunjung," jelasnya, dalam keterangan tertulis Kemenpar kepada AkuratTravel, Kamis, (12/9).

Kepala daerah lain yang juga fokus terhadap pengembangan DSP yakni Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

Ia menjelaskan, 4 kawasan strategis Jawa Tengah yang sedang dikembangkan meliputi Borobudur, Karimunjawa, Sangiran, dan Dataran Tinggi Dieng. 

"Tugas provinsi yaitu melakukan penetapan lokasi dan menciptakan event yang lebih banyak lagi. Beberapa di antaranya adalah Borobudur Marathon dengan target menjadi Marathon terbaik di Indonesia, Solo International Performing Art (SIPA), Dieng Cultural Festival, Festival Payung, dan Solo Batik Carnival," ujarnya.

Selanjutnya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan D.I. Yogyakarta, Trisaktiyana, menjelaskan dukungan pemerintah DIY terhadap kemajuan pariwisata, salah satunya dengan melakukan pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA) di perbatasan Purworejo, Jawa Tengah (Jateng). Hal ini dilakukan agar efek pembangunan bandara bisa terbagi dua bagi Jateng dan Yogyakarta. 

"Kami juga sudah membuat akses jalan Temon-Borobudur, akses jalan Prambanan-Gading, dan jalan lintas Selatan," paparnya.

Lebih lanjut, Trisaktiyana pun menjelaskan beberapa tugas lagi yang masih harus dilakukan, antara lain mengenai ketersediaan air bersih yang lebih banyak serta pembangunan dalam sistem kebersihan kota.

“Untuk segi kebersihan, Pemda sudah membangun TPA Piyungan Bantul yang lebih modern," jelasnya.

Menambahkan komitmen Kepala Daerah, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalilah, menyampaikan untuk pengembangan wisata Lombok, Pemda setempat menetapkan target desa wisata sebanyak 99 desa pada 2023. 

Saat ini, Desa Wisata jumlahnya masih jauh di bawah itu. Untuk itu, Pemda akan mendorong pembangunan desa wisata lain sehingga target tersebut dapat tercapai. 

"Jenisnya bermacam-macam, antara lain desa wisata yang mengedepankan alam, budaya, dan lain-lain. Selain itu, Pemda juga menyiapkan Gili Meno sebagai daerah wisata keluarga," paparnya.

Selanjutnya, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, mengatakan, pihaknya optimistis dengan peningkatan jumlah wisman ke Sulut. Sama seperti daerah lain, Sulut pun terus melakukan perbaikan pada sejumlah aspek yang dapat mendukung peningkatan jumlah wisatawan, seperti memperbanyak penyelenggaraan event tahunan, serta mendorong penambahan ketersediaan fasilitas penginapan dan kemudahan akses wisata. 

"Jumlah wisman yang datang ke Sulut pada 2018 yakni 127.879 wisman, sementara hingga Juli 2019 sudah ada 100.000 wisman yang berkunjung. Bila melihat angka ini, kami optimistis, jumlah wisatawan yang datang ke Sulut akan lebih banyak dari tahun kemarin," ujarnya.

Mengenai pertumbuhan pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata NTT, Wayan Darmawa, menyampaikan bahwa pertumbuhan pariwisata di NTT dalam beberapa tahun terakhir sangat pesat.

Daya tarik alam dan budayanya mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke sana. Tercatat pertumbuhan perekonomian di NTT mencapai 6,3 persen.

“Hal ini membuktikan bahwa pariwisata berkontribusi terhadap pergerakan perekonomian di NTT. Angka pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen merupakan hal yang sangat baik. Hal ini akan terus kami tingkatkan," sambungnya.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Hari Pariwisata Sedunia, Momentum Perkuat Protokol Kesehatan

Image

Gaya Hidup

Cara Mudah Pelaku Parekraf Dapat Modal

Image

Gaya Hidup

Derawan Rebound Bisa Pulihkan Pariwisata Kaltim

Image

Gaya Hidup

Angela Tanoe Minta UMKM Go Online

Image

Gaya Hidup

Menparekraf: Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif

Image

Gaya Hidup

Inilah 6 Finalis Lomba Rayakan Kemerdekaan 2020, Juaranya dari Surabaya

Image

Gaya Hidup

Adaptasi Kebiasaan Baru, BISA Kini Sampai Lampung

Image

Gaya Hidup

Virtual Festival Indonesia Perth Kuatkan Citra Pariwisata Indonesia

Image

Gaya Hidup

DKI Terapkan PSBB, Menparekraf: Pelaku Parekraf Harus Tetap Mendapat Ruang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Bunda dan Bayi

Cara Simpel Bersihkan Selaput Putih pada Mulut Bayi

Bisa jadi karena bakteri atau jamur

Image
Gaya Hidup
Masak Yuk!

Amunisi Tambahan, Yuk Bikin Bandrek Jahe Homemade

Perlu amunisi tambahan untuk memperkuat daya tahan tubuh

Image
Gaya Hidup

Suami Kecantol Gadis Club Malam yang Jago di Ranjang

Kini Bang Akur sudah punya gadis langganan yang menemaninya di club malam

Image
Gaya Hidup

Bangkit Ditengah Pandemi, Malang Rilis 15 Festival Kampung Tematik

Event ini difasilitasi oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Malang

Image
Gaya Hidup
Bunda dan Bayi

Panduan IDAI soal Screen Time Anak di Rumah

Hindarkan anak dari konten kekerasan

Image
Gaya Hidup

Petani Gunungkidul Pakai Kartu Tani untuk Tebus Pupuk Bersubsidi

Dengan Kartu Tani, pendistribusian pupuk lebih maksimal

Image
Gaya Hidup
Bunda dan Bayi

Mengapa Lidah dan Mulut Bayi Sering Ada Selaput Putih?

Apakah si kecil minum ASI atau susu formula?

Image
Gaya Hidup

5 Rekomendasi Angkringan di Jogja, Enak dan Murah!

Image
Gaya Hidup
Masak Yuk!

Akhir Pekan, Yuk Masak Tumis Teri Rawit Asam

Caranya gampang banget, kok!

Image
Gaya Hidup

Hari Pariwisata Sedunia, Momentum Perkuat Protokol Kesehatan

Hari Pariwisata Sedunia tahun ini mengusung "Tourism and Rural Development"

terpopuler

  1. Tunda Pergi Haji Demi Temani Valentino Rossi, Komeng: Dia Itu Anak Tongkrongan

  2. Viral, Foto KTP Wanita Ini Sukses Bikin Iri Warganet karena Kelewat Cantik

  3. Wabup Mabuk dan Tabrak Polwan Hingga Tewas, Fahira Idris: Hancur Hati Ini

  4. Polling Soal Vaksin Covid-19, Netizen: Saya Ingin Sehat, Halal-Haram Biar Urusan Saya dan Tuhan

  5. Niat Jadikan Kawasan Hijau, Hutan Mini di Apartemen China Justru Jadi Ladang Nyamuk

  6. Napi Asal China Lapas Tangerang Kabur, Kapolda : Kita Akan Kejar

  7. Telah Bercerai, Song Hye Kyo Diduga Masih Rayakan Ulang Tahun Song Joong Ki

  8. Ferdinand ke Tengku Zulkarnain: Jangan Identikkan Kadrun dengan Umat Islam

  9. Ariel NOAH Didoakan Tambah Soleh oleh Putrinya, Alleia Anata

  10. Emosinya Kembali Meledak, Novak Djokovic: Saya Bukan Manusia Sempurna

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!