image
Login / Sign Up

Petani Tembakau Curigai KPAI Disokong Asing untuk Hantam Djarum

Afrizal Abdul Rahman

Image

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Agus Parmuji (tengah) dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Temanggung Masrik Amin (kanan) saat diskusi 'Selamatkan Petani Tembakau, Selamatkan Indonesia' di Cagar Budaya Tuk Budoyo, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (28/5/2019). Diskusi 'Selamatkan Petani Tembakau, Selamatkan Indonesia' memperbincangkan nilai positif dari penjualan tembakau di Indonesia. Acara ini pun turut dihadiri para petani tembakau di Desa Losari, Kabupaten Temanggung. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Masih hangat berita tentang PB Djarum yang menghentikan audisi pencari bakat pebulutangkis muda mulai tahun 2020. Hal ini membuat sebagian besar masyarakat menyesalkan keputusan tersebut. 

Menyikapi kasus ini, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Agus Pramuji, angkat bicara.

Polemik yang berawal dari laporan Yayasan Lentera Anak (YLA) kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), bahwa telah terjadi eksploitasi anak dalam audisi bulutangkis ini membuatnya kecewa.

baca juga:

"Kalau saya melihat, mereka berpegang teguh terhadap Peraturan Pemerintah (PP) 109 tahun 2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat Adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan," katanya saat dihubungi AkuratTren, Rabu, (11/9). 

APTI menilai, KPAI harus mempertegas dan menunjuk secara rinci kerusakan akibat eksploitasi anak yang dilakukan PB Djarum ini. Harus dipertegas apa bentuknya, sebab yang dilakukan oleh PB Djarum adalah murni untuk audisi, bukan perekrutan untuk memicu anak merokok.

"Selama ini bukutangis bisa bicara hingga internasional, bahkan mereka lahir dari PB Djarum," lanjutnya menyayangkan.

Menurut pandangan APTI, KPAI dan Yayasan Lentera Anak dalam hal ini tidak tulus dari hati dalam menangani kasus ini. Seperti ada sesuatu yang mendorong agar terjadi kemelut atau perpecahan pada tubuh industri tembakau, mulai dari petani sampai industri. 

Hal tersebut terlihat dari desakan yang dilakukan tanpa adanya solusi terbaik untuk memperjuangkan bibit atlet Indonesia. 

"Ini dorongan yang tidak murni dari mereka. Ada kekuatan besar di belakangnya. Saya mencurigai dan menghawatirkan di belakang ini bukan dari Indonesia. Bisa jadi gelombang asing untuk menguasai bisnis nikotin atau rokok di Indonesia," tandasnya. 

Untuk itu, APTI mencurigai adanya kekuatan dalam gelombang besar asing yang ada dibelakang KPAI dan YLA untuk menghantam Djarum.

"Orang Indonesia tidak pernah berperang, maka hal wajar ini seperti ingin dikuasi asing, " tuturnya.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Asosiasi Petani Tembakau Indonesia Siap Dukung Djarum Kembali ke Bulutangkis

Image

Gaya Hidup

Djarum Mundur, Lentera Anak Bilang Masyarakat Salah Alamat

Image

Gaya Hidup

Yayasan Lentera Anak Pastikan Mereka Tak Sendirian Menggonggong Djarum

Image

Gaya Hidup

KPAI Pastikan Anak-anak Tahu Djarum adalah Rokok, Bukan Bulutangkis

Image

Gaya Hidup

Djarum Pamit dari Audisi Bulutangkis, Menteri Yohanna: Mereka Sudah Langgar Hak Anak

Image

Olahraga

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019

24 Atlet Belia Raih Tiket ke Final Audisi di Kudus

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Rich Moisturizer Pada Skincare Luar Negeri Tak Cocok dengan Kulit orang Indonesia

Sayangnya, banyak orang Indonesia, khususnya wanita yang tak paham ini.

Image
Gaya Hidup

Baru Pertama Kali Merokok Langsung Coba Vape? Ini yang Akan Terjadi

Hadirnya rokok elektrik yang terbilang sangat praktis membuat seseorang yang ingin mencoba merokok langsung, dan berpikir aman.

Image
Gaya Hidup

Mudah, Yuk Bahagiakan Orang yang Kamu Sayang

Kebahagiaan adalah emosi yang indah yang memberi keberanian dan kepositifan untuk bergerak maju.

Image
Gaya Hidup

Bercocok Tanam hingga Olahraga, Cara Ampuh Tinggalkan Rokok

Rokok konvensional dengan rokok elektrik tentu tidak baik untuk kesehatan, karena bisa menyebabkan beberapa penyakit berbahaya

Image
Gaya Hidup

Pentingnya Cek Kulit Ketika Beli Skincare Luar Negeri dari Jastip

Ada cara supaya bisa mengetahui produk itu memiliki kandungan yang baik atau tidak di kulit.

Image
Gaya Hidup

Cukup Populer, Tapi Saran tentang Bercinta Ini Keliru

Sedihnya, tidak semua trik dan kiat seks berhasil.

Image
Gaya Hidup

Agar Tak Terjadi Kasus Kematian Akibat Vape, Perlu Ada Regulasi Pemerintah

Milenial salah satu pasar yang terbilang cukup banyak menggunakan rokok elektrik.

Image
Gaya Hidup

Mengenal Kriteria Penyakit Paru Akibat Vape yang Sebabkan Kematian

Banyaknya korban dari penggunaan rokok elektrik (vape) yang akhirnya mendorong tenaga medis di Amerika Serikat mengeluarkan peringatan.

Image
Gaya Hidup

Usia Menjadi Faktor Penting dalam Pembekuan Sel Telur

Secara umum diyakini bahwa membekukan telur bekerja paling baik jika berada di tahun-tahun utama Anda, antara 20-27.

Image
Gaya Hidup

Akibat Jastip Skincare, Kulit Bisa Iritasi dan Alergi

Sebelum itu terjadi maka, perlu diketahui perbedaan antara iritasi dan juga alergi yang dialami oleh seseorang.

trending topics

terpopuler

  1. Akhirnya, Bebby Fey Ungkap Identitas Sang YouTuber

  2. Lolos Ke Senayan, Mulan Jameela Dapat Mobil, Rumah Dinas Dan Tunjangan Hingga Rp40 Juta

  3. Terungkap, Segini Harga Operasi Payudara dan Kelamin Gebby Vesta

  4. Warganet Bikin Puisi Serang Fisik Fadli Zon, Gerindra: Hati-hati Body Shaming Sudah Masuk Kategori Pidana

  5. Lebih Cepat dari Barbie Kumalasari, Arief Muhammad Ngaku Bisa ke Amerika Hanya dalam 3 Jam

  6. Sindir Jokowi Soal Bantuan Negeri Jiran, Ustaz Tengku Dibully Habis-habisan

  7. Jubir Prabowo Pertanyakan Sikap Jokowi yang Hanya Perintahkan Tunda RKUHP

  8. Dedek Prayudi: Ada Lho Ustaz yang Nyinyir dengan Salatnya Orang Lain

  9. 5 Fakta Menarik Benny Gantz, 38 Tahun Berkarier di Militer hingga Sinyal Rekonsiliasi dengan Palestina

  10. Jaksa Agung Sebut Pemberantasan Korupsi Makin Kuat hingga PSI Ucap Terima Kasih ke Jokowi

fokus

Bencana Lingkungan
Abortus
BJ Habibie Tutup Usia

kolom

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

8 Potret Hangat Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri bersama Keluarga, Ayah Idaman!

Image
News

Jadi Plt Menpora Gantikan Imam Nahrawi, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Hanif Dhakiri

Image
News

Siap Uji Materi UU KPK yang Baru, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Ketua MK Anwar Usman