image
Login / Sign Up

Takengon Tarik Perhatian Wisatawan dengan Pacuan Kuda

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Pacuan kuda Gayo di Takengon | lintasgayo.co

AKURAT.CO, Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Aceh Tengah menyatakan, pacuan kuda tradisional Gayo yang digelar mulai 26 Agustus hingga 1 September 2019 akan mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke Takengon.

"Pacuan kuda ini sudah ada sejak zaman Belanda di Aceh Tengah. Ini kuda tradisional Gayo. Dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, minimal dongkrak kunjungan wisatawan," ujar Kepala Disparpora Aceh Tengah, Jumadil Enka, di Takengon, Kamis, (22/8).

Lomba pacuan kuda tersebut bakal diikuti khusus kuda lokal dengan tinggi mencapai 1,35 meter berasal dari tiga daerah serumpun, yakni Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara.

baca juga:

Kegiatan tersebut bakal akan diselenggarakan di Arena Pacuan Kuda Haji Muhammad Hasan Gayo di Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.

Pihaknya juga telah mengundang Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) sejumlah daerah di Aceh, supaya mengirimkan kuda-kuda terbaiknya.

"Untuk peserta terutama dari tiga kabupaten di dataran tinggi Gayo, setiap tahun terus bertambah. Kita perkirakan untuk tahun ini sekitar 230 ekor kuda pacu, bakal ikut event pacuan kuda tradisional Gayo," katanya.

Ia mengaku, pacuan kuda tradisional Gayo telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni memperingati HUT Aceh Tengah pada Februari dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia setiap Agustus.

Selama pelaksanaan, pihaknya bakal mengadakan festival mobil kopi Gayo di sekitar lapangan pacuan kuda agar lebih meriah.

"Ada 12 kelas yang kita pertandingkan, baik dari usia dan tinggi badan sebagai kriteria kita tentukan. Kalau mobil kopi akan dinilai tim juri, seperti rasa kopi, pelayanan, dan beberapa kategori lainnya," ungkap Jumadil.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah tetap melestarikan dan menjaga populasi kuda asal Gayo guna mempertahankan budaya asli yang dimiliki daerah setempat.

"Perkawinan silang dengan kuda dari daerah lainnya, seperti Australia, penting dilakukan agar banyak kuda-kuda kita yang bisa mengikuti ajang tingkat profesional dan mempertahankan populasi kuda Gayo juga penting," kata Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah setempat akan terus mempertahankan populasi dan atraksi pacuan kuda tradisional Gayo dengan joki cilik menunggangi kuda tanpa pelana sebagai budaya asli yang memiliki nilai dan daya tarik.

Pihaknya berjanji merawat tradisi itu dengan melibatkan beberapa daerah agar berpartisipasi dan menyemarakkan lomba pacuan kuda tradisional yang diselenggarakan di daerah dataran tinggi penghasil kopi arabika terbaik tersebut.

"Kita berharap pacuan kuda tradisional Gayo masuk dalam agenda pariwisata Aceh setiap tahunnya, dan bisa masuk dalam kalender wisata nasional," katanya.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Primadona Pesisir, Pulau Banyak dan Pulau Rubiah Rekomendasi Wisata Aceh

Image

Gaya Hidup

Tak Perlu ke Belanda, Mari Nikmati Keindahan Taman Bunga Celosia di Aceh Jaya

Image

Gaya Hidup

Makin Ramai Pengunjung, Kemenpar Mau Sabang Punya Bandara Baru

Image

Gaya Hidup

Pariwisata Makin Oke, Warga Aceh Tengah Diminta Sulap Rumah Jadi Homestay

Image

Gaya Hidup

Keindahan Pulau Rubiah dengan Kisah Karamnya Kapal Jemaah Haji

Image

Gaya Hidup

Blang Kolam, Sang Penyejuk di Aceh Utara

Image

Gaya Hidup

Damai di Pantai Anoi Itam Aceh

Image

Gaya Hidup

Yang Teduh dan Besar, Takengon Punya Danau Laut Tawar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Tak Hanya Tuk Lingkungan, Melakukan Plogging Juga Baik Tuk Kesehatan Tubuh

Plogging merupakan kegiatan joging yang disertai dengan memungut sampah.

Image
Gaya Hidup

Anang Hermansyah Kembali jadi Juri, Ini 5 Fakta Menarik Indonesian Idol X

DIjamin bikin kamu

Image
Gaya Hidup

Latihan Ketat Dijalani Para Pelari 5 CSRun to Inspire Summit Women

Ada latihan khusus yang memang disiapkan untuk mendapatkan kesehatan tubuh yang baik.

Image
Gaya Hidup

5 Wanita Tangguh Siap Taklukkan 5 Gunung Sekaligus

Mereka akan ke Gunung Selamet, Sindoro, Sumbing, Merbabu, dan Lawu

Image
Gaya Hidup

Jika Pakai 3 Jurus Ini, Pariwisata Papua Barat Makin Moncer

Nomadic tourism cocok diterapkan di Papua Barat

Image
Gaya Hidup

Mengenal Jenis-jenis Ganguan Jiwa Skizofrenia

Ada juga skizofrenia residual dan simpleks

Image
Gaya Hidup

Beeswax Foodwarap dari Sarang Lebah, Alternatif Baru Tekan Sampah Plastik

Salah satu bahan dasarnya adalah sarang lebah

Image
Gaya Hidup

NTB dan 2 Provinsi Lain Jadi Proyek Percontohan Manajemen Krisis Kepariwisataan

Riau sudah identik dengan kabut asap

Image
Gaya Hidup

Begini Cara Psikeater Mendiagnosa Gangguan Jiwa

Tidak menjawab pertanyaan saja sudah masuk kategori gangguan

Image
Gaya Hidup

Penting Jujur Pada Diri Sendiri Saat Karier Mandek di Usia 40 Tahun 

"Kita perlu bijak untuk memahami kekurangan kita tapi bukan berarti itu jadi bikin kita down"

Banner Mandiri

trending topics

terpopuler

  1. 5 Potret Nikita Willy Liburan ke Namibia, Bersuka Ria dengan Anak-anak Suku Himba

  2. Tak Diusung PDIP, Gerindra Nyatakan Siap Antarkan Gibran Rakabuming Maju Pilwalkot Solo

  3. Penyakit Ini Intai Kamu yang Kebiasaan Makan Berlebihan

  4. Kekayaan Pengusaha AS Ini Bertambah Rp28,2 Triliun Tiap Hari Karena Kisruh Minyak

  5. Pernah Jadi Artis dengan Bayaran Tertinggi hingga Meninggal Penuh Misteri, Ini 5 Fakta Sridevi

  6. Dapur Menyatu dengan Toilet! Gambaran Kesenjangan Ekonomi di Hong Kong

  7. 10 Potret Harmonis Afdhal Yusman dan Keluarga yang Jarang Terekspos

  8. Jarang Tersorot, 10 Potret Mesra Mumuk Gomez dan Kekasih yang Bikin Gemas

  9. UU KPK Hasil Revisi, Pimpinan KPK bukan Lagi Penyidik dan Penuntut Umum

  10. Tayang 19 September 2019, 5 Fakta Tentang Film 'Hayya: The Power of Love 2'

fokus

Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Lindungi Perempuan

kolom

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Image
Abdul Aziz SR

Perempuan dan Jabatan Publik

Image
Mujamin Jassin

Bamsoet dan Agenda Modernisasi Golkar

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Tanahnya Dipakai Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Rekam Jejak Sukanto Tanoto

Image
Ekonomi

Mengenal Sukanto Tanoto, Sang Penguasa Lahan HTI Ibu Kota Baru

Image
News

Wilayahnya Diserbu Asap Malah ke Kanada, Ini 4 Fakta Wali Kota Pekanbaru Firdaus