image
Login / Sign Up

Menengok Koeboeran Soekoen, Situs Makam Belanda yang Terlupa

Bonifasius Sedu Beribe

HUT ke-72 RI

Image

TPU Sukun Nasrani, Malang | Dok. KBP

AKURAT.CO, Bangunan kuno itu nampak angkuh, menjulang tinggi dengan gagahnya. Arsitektur bergaya Eropa yang konon dirancang oleh Thomas Herman Karsten, seorang arsitek Belanda yang bertangan dingin.

Gedung yang menjadi koridor, pintu masuk menuju Komplek Pemakaman Sukun memiliki keunikan tersendiri. Tidak semua Komplek makam Belanda memiliki gedung yang merangkap sebagai sebuah perkantoran.

Karsten merancang bangunan ini dengan begitu indahnya. Bagian tengah nampak tinggi dari bangunan kiri kanannya, dapat diumpamakan sebagai sayap yang menonjolkan bangunan tengah sebagai focus interest yaitu kekuatan sebuah bangunan untuk menjadi pusat perhatian.

baca juga:

Selain berfungsi sebagai pintu gerbang, kontruksi ini juga berguna sebagai akses lalu lalang mobil jenasah atau peziarah yang akan berkunjung ke Koeboeran Soekoen atau saat ini disebut TPU Sukun Nasrani.

Pada awal pembangunannya, tempat pemakaman yang berada di Jalan S. Supriadi ini difungsikan sebagai tempat peristirahatan terakhir kaum Eropa yang berada di Kota Malang.

Europese Begraafplaats Soekoen te Malang (kuburan orang Eropa di Malang) itulah sebutan yang disematkan pada perkuburan yang memiliki luas lahan 120.000 m2 ini untuk pertama kalinya saat pembangunan pada masa Bouwplant III yakni pada masa pemerintahan Walikota Malang pertama, H I Bussemakaer (1919-1929).

Bukan tanpa alasan, pihak Dewan Kota (Gemeenteraad) memilih wilayah Sukun yang terdapat di sebelah tenggara Kota Malang ini. Hal ini dimaksudkan untuk membuka geliat wilayah Sukun yang saat itu masih terisolasi karena terbelah oleh Sungai Sukun.

Alasan lain karena terjadi protes penduduk saat dicoba daerah Lowokwaru, Buring dan Kauman sebagai area pemakaman. Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah wilayah Sukun merupakan pintu masuk ke Kota Malang dari arah Blitar.

TPU Sukun Nasrani, Malang. Dok. KBP

Komplek Pemakaman Sukun memang diperuntukkan bagi golongan Eropa yang berstrata sosial tinggi. Bangunan makam yang indah dilengkapi jirat, prasasti, patung malaikat bahkan tak jarang ada yang menyematkan puisi diatas marmer yang harganya selangit.

Tidak mengherankan jika dulu warga pribumi menyebutnya dengan istilah "Bong Londo". Sebutan Bong diambil dari makam-makam China. Sebut saja Bong Pay yang artinya istana terakhir.

Koeboeran Soekoen atau Koeboeran Londa sudah berusia seabad dan mengalami 3 (tiga) masa yakni Era Kolonial Belanda, Era Pendudukan Jepang dan Era Kemerdekaan.

Menariknya, saat masa Kolonial Belanda, bentuk bangunan makam (style) begitu indah, artistik dan menyimpan sejarah. Cungkupnya, pilar, patung maupun jirat memiliki karakteristik tersendiri.

Saat ini, di Era Kemerdekaan. Tentu saja pada periode ini mengalami pergeseran dari waktu ke waktu. Baik dari bentuk makam, luas bangunan maupun perhiasan makam. Meskipun begitu, bangunan makam Belanda ini harus tetap dipertahankan, agar sejarah tidak tergerus.

Koeboeran Soekoen dengan segala eksotis makam Londonya yang hanya tinggal puluhan saja, karena adanya penjarahan atau tangan-tangan jahil merupakan cagar budaya yang harus terus dibudidayakan. Kalau bukan kita, siapa lagi?

Mari, selamatkan situs budaya![]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Jelajah Koeboeran Londo, Makam Belanda yang Bikin Bulu Kuduk Bergidik

Image

Gaya Hidup

Glintung Water Street Kini Jadi Model 40 Kampung Tematik di Malang

Image

Gaya Hidup

Storyline Sejarah Kayutangan, Gambaran Epik Wisata Kota Malang

Image

Gaya Hidup

5 Destinasi Wisata Keluarga Ramah Anak di Malang

Image

Gaya Hidup

Punya Kopi Tulang, Kuburan Belanda di Malang Segera Jadi Destinasi Heritage

Image

Gaya Hidup

Serunya Siswa Belajar Bikin Keramik di Kampung Dinoyo

komentar

Image

2 komentar

Image
ica juniyanti

udah 3 abad, serem kali ya wkwk

Image
Hera Wati

bangunannya seperti bangunan makan orang chaines ya.. bagus2 gitu

terkini

Image
Gaya Hidup

5 Fakta Menarik Penis, Hati-hati Bisa Patah Lho!

Rata-rata penis orang Indonesia memiliki ukuran 10,5-12,9 sentimeter dan masuk ke urutan 78 dari 88 sampel.

Image
Gaya Hidup

4 Zodiak Paling Eksperimental di Atas Ranjang, Adrenalin Tinggi hingga Berfantasi Liar!

Zodiak ini mungkin terlihat tertutup, tapi mereka bisa sangat eksperimental di atas ranjang

Image
Gaya Hidup

Jelajah Koeboeran Londo, Makam Belanda yang Bikin Bulu Kuduk Bergidik

Ada Makam Freemason yang perlu ditelisik

Image
Gaya Hidup

Dari Kasus The Connell Twins, Ketahui Penyakit Akibat Incest

The Connell Twins terlibat incest?

Image
Gaya Hidup

Warak Kayu, Daya Tarik Wisata Baru Wisata Semarang

Lokasinya strategis di pusat kota, tepatnya di Taman Kasmaran

Image
Gaya Hidup

Kenali Incest, Typo The Connell Twins yang Jadi Viral

Apa sebenarnya incest?

Image
Gaya Hidup

Tak Suka Daging Kodok? Yuk, Coba Bikin Swike dengan Daging Ayam

Selamat mencoba!

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Rentan Kena Corona, Penyandang Diabetes Wajib Pastikan Gula Darah Aman

Protokol kesehatan Covid-19 juga wajib ketat dipatuhi

Image
Gaya Hidup

Resep Es Cuing Khas Cirebon yang Segarnya Bikin Ketagihan

Dijamin bikin siangmu segar banget nih!

Image
Gaya Hidup

Rela Batalkan Janji, 5 Shio ini Lebih Pentingkan Teman daripada Pacar

Ada shio pacar kamu nggak nih?

terpopuler

  1. 5 Orang Biasa yang Wajahnya Mirip Bintang Sepak Bola, Ada yang Dipenjara karena Ganggu Ketertiban

  2. Hasil Liga Europa: Wolves Menghadapi Sevilla di 8 Besar

  3. Rizal Ramli: Rakyat Sudah Resesi, Kalau Pejabat Mah Kebal Resesi!

  4. Siapa Bilang Meroket? Ekonomi Indonesia Sudah Alami Tren Penurunan Sejak 2018

  5. Sosok Ini yang Berperan Bikin Performa Rossi Bisa Kembali Moncer

  6. 5 Editan Foto Keren Kala Pesepakbola jadi Superhero, Siapa yang Paling Pas?

  7. Kocak Abis, 5 Salah Ketik Info di Televisi ini Bikin Nggak Bisa Mingkem

  8. Polisi: Tersangka Pencemaran Nama Baik Ahok Sempat Berusaha Hilangkan Jejak

  9. Jawaban 'Kocak' Kaesang Ketika Ditanya Soal Investasi Saham, Bikin Warganet Ngakak!

  10. Ekonomi Indonesia Anjlok, Rustam: Paling Parah DKI Jakarta Minus 8,22 Persen

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid