image
Login / Sign Up

Kalah Canggihkah Pengobatan Kanker di Indonesia?

Winnie Fatmawati

Image

dr. Danche Andry Theno, Sp. P, FISR | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO, Tak bisa dipungkiri, penyakit kanker masih menjadi momok yang sangat menakutkan. Sebagai salah satu negera dengan prevalensi penderita kanker tinggi dan juga angka penderitanya terus meningkat, bagaimana sebenarnya kemajuan pengobatan kanker di Indonesia?

Di depan mata kita, tak sedikit tokoh publik yang melakukan pengobatan hingga ke luar negeri. Seperti yang baru saja dilakukan Ustad Arifin Ilham ke Malaysia, Ibu Ani Yudhoyono ke Singapura, hingga yang terbaru Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data dan Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang melakukan pengobatan hingga ke negeri China. Sayangnya, ketiga tokoh diatas kembali ke Tanah Air diiringi tangisan duka jutaan orang Indonesia. Mereka tak bisa selamat.

Padahal, dr. Danche Theno, Sp.P, mengatakan, pengobatan di Indonesia sebenarnya sudah sama dengan di luar negeri. Cuma, hukum alam berlaku. Analoginya, kamu yang perekonomiannya sangat baik dan tinggal di daerah perkampungan Banyuwangi, tidak heran bila ingin berobat ke Surabaya.

baca juga:

"Nah, begitu juga orang dari Surabaya, memiliki keinginan berobat ke Jakarta, dan orang Jakarta pastinya mau berobat ke Singapura, dan orang Singapura pasti ingin berobat ke Amerika, begitu terus kira-kira polanya," katanya, kepada AkuratHealth secara eksklusif, di Rumah Sakit Siloam Kebun Jeruk, Jakarta Barat, baru-baru ini.

"Pengobatan, pengetahuan kita, sudah sama. Cuma dalam hal kemoterapi itu, memang perlu jam terbang. Karena mengerjakan kemotrapi itu seperti orang memasak. Makin sering melayani kemoterapi, makin mantap. Karena bersifat seperti meracik ramuan dan setiap orang berbeda-beda. Semakin tinggi jam terbangnya, racikanya semakin pas," jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, pengobatan kanker tergantung jenisnya. Apakah small cell, ataupun non small cell. Kalau small cell maka pengobatanya masih bisa dengan operasi. Kalau non small cell, terapinya dengan radiasi, kemoterapi. Dan yang sekarang paling baru adalah imonoterapi. Ini juga sudah ada di Indonesia.

"Yang terbaru imonoterapi. Kalau kemo, orang itu biasanya langsung loyo, drop. Kalau imonoterapi, dia cuma menaikkan imunsistem, dan imunsistem yang akan makan sel kanker itu. Jadi orang tidak terasa apa-apa habis jalani imonoterapi. Caranya dengan infus, tapi mahal sekali. Hampir 200 juta sekali infus dan biasanya kita coba empat kali setiap bulan. Kalau hasilnya bagus, satu tahun sekali," ujarnya.

"Kalau Pak Sutopo ke China, kemungkinan besar untuk jalani pengobatan tachi. Ini semacam memasukan suatu radioterapi ke dalam tumor, kemudian didinginkan, tumor langsung menciut. Di Indonesia tachi ini juga ada. Tapi asal ilmunya ini memang dari negara China," tutupnya.

Untuk melakukan pengobatan tachi, dokter Dache mengatakan, akan efisien penindakannya bila besarnya tumor kurang dari dua centimeter. Jika tumornya besar, akan dibutuhkan pengerjaan hingga berulang kali. Jadi biasanya, prososes pada tumor yang sudah besar ditangani dengan kemoterapi terlebih dahulu. Ketika tinggal sedikit, baru menggunakan tachi.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Berhenti Merokok atau Tidak Sama-sama Berisiko Kanker Paru, Ini Kata Ahli

Image

Gaya Hidup

Awas, Atap dari Asbes Bisa Picu Kanker Paru

Image

Gaya Hidup

Duh, Pasien Kanker Paru Meningkat 10 Kali Lipat

Image

Gaya Hidup

Support Penyintas Kanker, Watsons Gelar 'Beauty in Love'

Image

Gaya Hidup

Mengapa Pasien Kanker Bisa Alami Kekambuhan?

Image

Gaya Hidup

Pentingnya Peran Pendamping Bagi Penyintas Kanker

Image

Gaya Hidup

Hari Kanker Sedunia, From God Lakukan Kegiatan Ini Bersama Anak Penderita

Image

Gaya Hidup

Benarkah Prebiotik Cegah Risiko Kanker Saluran Pencernaan?

Image

Gaya Hidup

Kenali Kanker Kolon yang Serang Saluran Pencernaan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Ala Pandemi, Yuk 17-an Seru Bareng Umma

75 Tahun Kemerdekaan RI kali ini dirayakan dalam suasana pandemi Corona

Image
Gaya Hidup

Five Ve Cerita Perawatan Tubuh Wanita Seksi yang Berhijrah

Five Ve: Karena Allah itu menyukai hal-hal yang indah

Image
Gaya Hidup

Yuk, Cegah Stunting dan Anemia dengan Produk Makanan Laut

Riset juga menjelaskan bahwa 48,9% ibu hamil di Indonesia menderita anemia. Angka tersebut tertinggi di dunia.

Image
Gaya Hidup

Merdeka! Kedai Kopi di Jaksel Gelar Balap Karung hingga Panjat Pinang

Balap karung dilakukan di kolam renang

Image
Gaya Hidup

Saat Yogyakarta 'Ditawarkan' ke Pasar Jerman

Penerbangan langaung Jerman-Indonesia sedang diusahakan

Image
Gaya Hidup

Resep Nasi Goreng Cumi Hitam, Enaknya Nampol!

Siap mencoba?

Image
Gaya Hidup

Ramalan Asmara Zodiak Sabtu 15 Agustus 2020: Kecurigaan Taurus Tak Pernah Terbukti!

Bagaimana asmaramu hari ini?

Image
Gaya Hidup

4 Rekomendasi Posisi Seks di Pagi Hari, Bikin Puas dan Nagih!

Posisi cowgirl membuat istri 'mengambil' sesi permainan seksual, di mana wanita duduk di atas sedang sang pria telentang di bawahnya.

Image
Gaya Hidup

Bro, Punya Nyali Besar Jadi Menantu Fahri Hamzah? Ini Syaratnya

Fahri Hamzah adalah sosok ayah yang bijak dan demokratis terhadap keluarganya.

Image
Gaya Hidup

Yuk Mengenal Kopi Revolusi, Bisnis Fahri Hamzah di Luar Politik

Dilihat dari produknya, Kopi Revolusi memiliki gambar foto Fahri Hamzah dengan siluet hitam putih.

terpopuler

  1. Ingin Habisi Semua Anggota Keluarga, Pria India Nekat Campuri Es Krim Buatan Ibu dengan Racun Tikus

  2. Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

  3. Wujudkan Impian Ibunda, Putra Kedua Mendiang Omaswati Siap Jadi Pelawak

  4. Kasus Keributan dalam Pesawat, Musni Umar: Jangan Bawa-bawa Amien Rais

  5. Polling Tengku Zulkarnain, Habib Rizieq - UAS vs Puan - Gibran, Siapa Menang?

  6. Dituding Gelapkan Dana Nasabah Rp58 Miliar, Pemilik dan Direksi PT Kreshna Dilaporkan ke Polisi

  7. Viral Seorang Mahasiswa Bayar UKT di Bank Pakai Uang Receh, Senilai Rp3,5 Juta!

  8. Ustaz Hilmi Ngaku Diserang Buzzer Gegara Komentari Logo HUT RI

  9. 4 Rekomendasi Posisi Seks di Pagi Hari, Bikin Puas dan Nagih!

  10. Gandeng AS, Inggris Borong 60 Juta Dosis Vaksin Corona dari Novavax

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Rival Aqma Rianda

75 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Bonus Demografi dan Transformasi Zaman

Image
UJANG KOMARUDIN

Merindukan Kemerdekaan Sejati

Image
Afriadi, S.Fil.I, M.IKom

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Image
Arli Aditya Parikesit

Jadilah Insan Cemerlang dalam Menghadapi COVID-19

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain