image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Marak Bisnis Jual Beli Organ Manusia, KPCDI: Bentuk Lembaga Donor Organ!

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Ketua umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Tony Richard Samosir saat berbincang di kawasan Patal Senayan, Jakarta, Kamis (25/10/2018). KPCDI adalah perkumpulan berbasis gerakan sosial pasien gagal ginjal, yang mengedukasi dan mengkampanyekan kesehatan ginjal serta memperjuangkan hak-hak pasien. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO, Bisnis perdagangan jual beli organ manusia di Indonesia untuk keperluan transplantasi semakin meningkat. Meski Undang-Undang Kesehatan melarang praktik tersebut, faktanya, semakin banyak orang yang berani mengiklankan dirinya untuk menjual organnya dengan berbagai alasan.

Jumlah pasien gagal ginjal meningkat tiap tahunnya. Diperkirakan lebih dari 200.000 orang pasien ginjal yang sudah melakukan dialisis (cuci darah) rutin di Indonesia.

Tentunya, tindak kejahatan bisnis jual beli organ untuk tindakan transplantasi semakin merajalela di media sosial. Kenapa? Karena transplantasi menjadi pilihan ideal untuk menghasilkan rehabilitasi yang baik bagi si pasien. Mereka bisa hidup nomal layaknya orang sehat, tanpa harus cuci darah seumur hidupnya. Sayangnya, belum ada pengaturan yang terperinci tentang cara mendapatkan organ untuk ditransplantasikan.

baca juga:

Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa tentang transplantasi organ dan atau jaringan tubuh dari pendonor hidup untuk orang lain. Dalam fatwa tersebut dikatakan transplantasi organ diperbolehkan jika bersifat untuk tolong menolong, tidak untuk komersial.

Komunitas Pasien cuci darah Indonesia (KPCDI) pun menyanyangkan bila sampai hari ini di Indonesia tidak ada payung hukum dalam menjalankan tindakan transplantasi organ, termasuk transplantasi ginjal.

"Undang-Undang (UU) Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 tidak secara rinci mengatur tindakan transplantasi organ. Padahal, didalam Pasal 65 Ayat 3 UU tersebut mengamanatkan kepada Pemerintah untuk membuat Peraturan Pemerintah (PP) mengenai syarat dan tata cara yang jelas. Dengan adanya PP yang dimaksud, tindakan transplantasi organ akan diatur secara komprehesif," ungkap Tony Samosir, Ketua Umum KPCDI melalui pernyataan sikap tertulis kepada AkuratHelath, Kamis, (4/7).

Lebih lanjut, Tony Samosir mengatakan tiadanya payung hukum menyebabkan para pasien cuci darah mengalami kesulitan untuk memperoleh kesempatan melakukan transplantasi ginjal (dan organ lainnya), mereka yang sehat dan ingin mendonasikan organnya dengan sukarela, tidak tahu harus kemana.

"Di Indonesia belum ada bank donor termasuk melegalisasi donor hidup dan mati (cadaver). Kalau hanya mengandalkan donor hidup, akan sedikit pasien gagal ginjal yang mempunyai kesempatan transplantasi ginjal. Sedangkan donor mati bisa menjadi pilihan karena tingginya angka kematian yang disebabkan oleh trauma, kecelakaan dan bencana alam di Indonesia," tegasnya.

Selain itu, ia mengungkapkan, pemerintah juga harus menjelaskan definisi "tujuan komersial" secara rinci seperti yang ditegaskan UU itu.

"Jangan sampai orang memberikan air mineral pun sebagai tanda terima kasih langsung kena pidana. Jadi, UU tersebut tidak menjelaskan lebih rinci tentang apa yang dimaksud organ tubuh manusia dan cara mendapatkannya", sesalnya.

Tony Samosir, yang sudah melakukan cangkok ginjal ini, menyanyangkan di Pemerintah SBY dan Jokowi tidak menjalankan amanat UU Kesehatan ini.

"Kami juga mengkritik DPR RI, khususnya Komisi IX yang telah gagal mengawasi pemerintah dalam menjalankan tugasnya sebagai pelaksana UU. UU Kesehatan tentang transplantasi sudah ada sejak tahun 1992 dan diperbaharui tahun 2009. Sudah sembilan tahun sejak UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 tentang transplantasi organ ditetapkan. Namun sampai saat ini, belum ada PP yang mengatur transplantasi organ tersebut," kecam Tony.

KPCDI sebagai sebuah organisasi yang anggotanya paling banyak pasien cuci darah ini berharap, melalui PP tersebut berdiri Lembaga Donor Organ.

"Lembaga ini yang nantinya mengatur penyelenggaraan transplantasi organ, termasuk ginjal. Dengan lembaga ini dibentuk akan semakin banyak jumlah donor. Lembaga ini yang nantinya akan dapat mengatasi persoalan jual beli organ. Dan akan memberi kesempatan luas bagi pasien miskin untuk mendapatkan kesempatan transplantasi organ," pungkasnya.[]

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Terlalu Banyak Minum Air Putih, Ginjalmu Terancam!

Image

Gaya Hidup

Benarkah Malas Minum Air Putih Berisiko Gagal Ginjal?

Image

Gaya Hidup

Bolak-balik Kamar Mandi Malam Hari, Ada Tanda Penyakit

Image

Gaya Hidup

Konsumsi Obat-obatan Jangka Panjang Bisa Ganggu Ginjal?

Image

Gaya Hidup

Yuk Kelola Hipertensi yang Picu Penyakit Ginjal

Image

Gaya Hidup

Kebiasan yang Merusak Ginjal

Image

Gaya Hidup

Sistem Rujukan Berjenjang Rugikan Pasien Gagal Ginjal, KPCDI Somasi BPJS Kesehatan

Image

Gaya Hidup

Pasien Ginjal Kronis Minta Kualitas Dialisis Ditingkatkan

Image

Gaya Hidup

Catat! Diabetes dan Hipertensi Biang Kerusakan Ginjal

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Insecure Tingkat Tinggi! 5 Shio Ini Paling Sulit Berkomitmen dengan Pasangannya

Keinginan untuk mendapat yang terbaik sudah seperti obsesi bagi shio Naga. Maka tak heran jika ia kerap kali mengelak saat diajak komitmen.

Image
Gaya Hidup

Gen Ayah Berperan Penting Tentukan Punya Anak Perempuan Atau Laki-Laki

Seorang pria punya kecenderungan mewarisi lebih banyak anak laki-laki atau perempuan dari orangtuanya.

Image
Gaya Hidup

Manfaat Rontgen Gigi 3D yang Masih Jarang Diketahui

Salah satu perkembangan yang sangat membantu dalam dunia kedokteran gigi adalah adanya rontgen tiga dimensi.

Image
Gaya Hidup

Mengapa Bayi Baru Lahir Menangis Tanpa Air Mata?

Tangisan yang dikeluarkan bayi saat dilahirkan adalah tanda bahwa sistem pernapasannya berfungsi dengan baik.

Image
Gaya Hidup

Kuliner Khas Indonesia Back to 90's Akan Jadi Tren Baru 2020

Pada 2020 makanan tradisional diprediksi akan menjadi tren bagi masyarakat Indonesia.

Image
Gaya Hidup

Kemenkes Belum Bisa Pastikan Pemulangan WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess

Sampai saat ini sudah ada 9 WNI yang bekerja sebagai ABK positif virus corona COVID-19 dari hasil pemeriksaan.

Image
Gaya Hidup

Tips Senyum Indah Eva Celia Ada di Kesehatan Gigi

Untuk perawatan gigi sehari-hari, Eva sangat mengusahakan untuk sikat gigi, paling tidak dua kali sehari.

Image
Gaya Hidup

Chef Rendy Berikan Tips Bikin Nasi Goreng yang Lezat di Rumah

Chef Rendy menyarankan nasi yang baik untuk dimasak menjadi nasi goreng yaitu setelah satu hari disimpan.

Image
Gaya Hidup

Beberapa Cara Simpel yang Bikin Vagina Tetap Kencang

Jangan sampai kamu menjaga wajah tampak kenyal, tetapi vagina dibiarkan begitu saja.

Image
Gaya Hidup

Alasan Mengapa Kamu Perlu Menjaga Rambut Tubuhmu

Rambut tubuh adalah salah satu dari banyak hal yang mematikan seorang wanita dan bahkan seorang pria juga.

terpopuler

  1. Ruhut: Mau Hujan dan Banjir Berakhir? Segera Batalkan Penyelenggaraan Formula E!

  2. 7 Fakta Menarik Ryan Angkawijaya, Sukses Raup Omzet Rp250 Juta Per Bulan dari Arum Manis

  3. Minta Kado Ultah Rakyatnya Tanam Pohon dan Adopsi Anjing, 5 Fakta Raja Bhutan Jigme Khesar Namgyel Wangchuck

  4. Dari Kuli Bangunan hingga Bergelimang Harta, 8 Fakta Menarik Sosok Akbar 'Ajudan Pribadi'

  5. Setelah Dikritik Soal Selfie di Lokasi Banjir, Anies Larang Anak Buah Sebar Foto Seremonial

  6. Basuki: Istana Mana? Mana? Tidak Ada Banjir, Saya Pukul 06.00 WIB di Sini

  7. China Bakal Larang Konsumsi Satwa Liar, Rugikan Industri Rp1,02 Kuadriliun

  8. Terkuak! NASA Berhasil Ungkap Temuan Mengejutkan di Bawah Permukaan Planet Mars, Ada Apa?

  9. Dua Kali Diterjang Banjir, Anak Buah Anies Sebut Drainase RSCM Tak Sempurna

  10. Tembus Rp20 T! Ini 10 Kapal Pesiar dengan Biaya Produksi Termahal di Dunia

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Politik Dinasti, Oligarki dan Anomali Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Tewas Saat Luncurkan Roket Buatannya, Ini 6 Fakta Menarik Penganut Bumi Datar Mike 'Mad' Hughes

Image
Ekonomi

7 Fakta Menarik Ryan Angkawijaya, Sukses Raup Omzet Rp250 Juta Per Bulan dari Arum Manis

Image
News

Masuk 30 Under 30 Forbes, 10 Pesona Cucu Luhut Pandjaitan Faye Simanjuntak