breaking news: Bill Gates: Prioritas Obat COVID-19 untuk yang Membutuhkan, Bukan Orang Kaya

image
Login / Sign Up

Mengenal Lebih Dekat Topeng Patih Kembar Mbah Reni dan Jejak Topeng Senggreng

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Pencarian jejak Topeng Malang | Dok. KBP

AKURAT.CO, Kampung Budaya Polowijen kembali menelusuri jejak Topeng Malang di Kecamatan Sumberpucung. Dari sana didapat keterangan bahwa jauh sebelum Alm. Mbah Karimun (Kedungmonggo Pakisaji) mempopulerkan Topeng Malang, ternyata di Desa Senggreng, Jatiguwi, Sambigede dan Turus Ternyang telah lebih dulu ada perkumpulan atau kelompok Wayang Topeng.

Menurut penuturuan Ki Soroso, salah satu tokoh seniman Topeng Malang asal Kedungmonggo Pakisaji, cucu sang Mastro Topeng Malang Mbah Karimun, Topeng Senggreng kurang lebih semasa dengan topeng Polowijen. Karena pada saat itu, Bupati Malang Ke-4, Kanjeng Adipati Ario Surodinirat, memang mewajibkan tiap lurah/petinggi desa membuat kesenian topeng. Hal ini dijelaskan Ki Suroso saat menerima kunjungan KBP dalam acara 'Sonjo Deso Halal Bi Halal ke Kantong Topeng Malang' di Sanggar Asmoro Bangun, Minggu, (23/6).

Setelah dari Kedungmonggo, rombongan KBP melanjutkan perjalanan ke Senggreng mengunjungi Sanggar Topeng Bayu Candra Pimpinan Ririn Ari Santi. Perempuan cantik berusia 30 tahun ini adalah murid terakhir Mbah Seno, peritis topeng Senggreng.

baca juga:

Ririn Ari Santi mengajarkan Tari Topeng kepada anak-anak KBP. Dok. KBP

Ririn yang berasal dari Jatiguwi kemudian menikah dengan pemuda Senggreng bernama Hadi yang dikaruniai 2 anak.

"10 tahun yang lalu saat Almarhum Mbah Seno terbaring di tempat tidur dan di kursi roda, mengajarkan semua gerakan topeng khas Senggreng pada saya, meskipun saya sudah menguasai bebeapa Tari Topeng lainnya," Kenang Ririn Arisanti yang kini punya murid tari ratusan orang di sekolah; di Senggreng dan Sumberpocung.

Topeng Senggreng jika ditelisik sejak tahun 1890 terdapat tokoh bernama Tuan Kusen dan Tuan Yansen warga Belanda. Mereka bertempat tinggal di Dusun Jatimulyo (Kebon Klopo), Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung. Mereka ahli menari Tari Topeng. Pada saat itu, Tuan Kusen ketika menari menjadi Tokoh Gunungjati, dan Tuan Yansen membawakan tokoh Potrojoyo.

Mereka mempunyai dua orang kacung (pembantu) yaitu Pak Seno dan Pak Madrim yang berasal dari Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung.

Lama menjadi pembantu pada kedua orang tersebut, Pak Seno dan Pak Madrim turut belajar menari Topeng sampai keahliannya bahkan melebihi gurunya. Karena keahlian itulah, istri dari Tuan Kusen bernama Supiani jatuh hati kepada Pak Seno. Yang kemudian oleh Pak Seno dan Ny. Supiani kawin lari meninggalkan Desa Senggreng dan Jatiguwi. Mereka bersembunyi di daerah Sundeng, Malang (sebelah timur Rampal).

Ririn Ari Santi menceritakan sejarah jejak Topeng Malang. Dok. KBP

Dalam pelariannya itu, mereka membawa 16 karakter topeng, dan karena situasi yang tidak memungkinkan, maka Pak Seno menitipkan topeng-topeng tersebut kepada Ki Tjondro Suwono atau Mbah Reni di Polowijen, Malang.

Kemudian, Pak Reni menambahkan karakter topeng menjadi 62 karakter wajah, yang nantinya dibuatkan juga koreografi tarian oleh Pak Seno dan salah satunya adalah Patih Bolodewo; kembar satunya di Polowijen dan satunya lagi di Senggreng.

Setelah keadaan kondusif, Pak Seno kembali ke Desa Senggreng yang selanjutnya melestarikan seni Tari Topeng ini. Ia sebagai generasi pertama mengajarkan Tari Topeng tersebut. Menjelang akhir hayat Mbah Seno, topeng Senggreng mengalami beberapa regenerasi.

Generasi Kedua dilanjutkan oleh Pak Sakup, Pak Tro Karun dan Pak Setro Saman yang berasal dari Kedungmonggo, Pakisaji. Beliau adalah ayahanda dari Mbah Karimun, sang Maestro Topeng Malang yang sudah terkenal.

Generasi Ketiga dipimpin oleh Pak Parsan, sedangkan generasi keempat dipimpin oleh Pak Watiru. Generasi Kelima oleh Pak Jari, termasuk Mbah Karimun (Kedungmonggo) masuk generasi ini. Setelah generasi Pak Samuri, murid Mbah Seno, topeng Senggreng mengalami titik jenuh dan hampir vakum 40 tahun.

KBP dalam Pencarian jejak Topeng Malang. Dok. KBP

Kini ditangan Ririn Arisanti, topeng Senggreng bangkit kembali. Ririn juga menujukkan topeng patih Mbah Reni yang masih tersimpan di Senggreng, dan menunjukan foto Mbah Seno. Penjelasan itu semua disampaikan saat rombongan KBP dijamu makan siang setelah usai latihan menari topeng bersama sengan berbagai ragam gerak dan gaya.

Ki Demang, Penggagas KBP yang memimpin rombongan ini sangat mengapresiasi pertemuan ini.

"Topeng Mbah Reni biarlah ada di Senggreng, meskipun hanya tersisa satu yaitu topeng Patih Baladewa Kembar. Yang perlu dipelajari adalah karakter topeng, ragam gerak serta filosofi topengnya," ungkap Ki Demang dalam acara ramah tamah bersama anak-anak penari Topeng Bayu Candra dan KBP.[]

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Hari Ibu

Hari Ibu, KBP Gelar Hatur Agung Kagem Biyung di Situs dan Taman Ken Dedes

Image

Gaya Hidup

Spons bukan Kayu, Cara Akademisi Kenalkan Topeng Panji ke Generasi Milenial

Image

Gaya Hidup

HIMPSI Malang Beri 6 Manfaat Dongeng dalam Festival Dolanan Panji Milenial

Image

Gaya Hidup

Keren! Kampung Budaya Polowijen Jadi Jujugan Riset Wisata Halal Mahasiswa Universitas Putra Malaysia

Image

Gaya Hidup

Polowijen Makin Serius: Usai Gagrak Semeru, Penelusuran Jejak Topeng Lanjut Gagrak Gunung Kawi

Image

Gaya Hidup

Unik! Para Penari Cilik Telusuri Jejak Topeng Malang Gagrak Semeru

Image

Gaya Hidup

Disbudpar Latih Pokdarwis Kampung Tematik Kota MalangĀ 

Image

Gaya Hidup

Hari Tari Sedunia, Anak-anak Polowijen Menari 5 Jam

Image

Gaya Hidup

Ritual Doa Topeng Nusantara, Cara Kampung Budaya Polowijen Peringati Hari Tari Sedunia

komentar

Image

1 komentar

Image
cristian malok

Mantab, semoga orang indonesia bisa lebih menjaga budaya negeri sendiri...

terkini

Image
Gaya Hidup

Pria di Sumbar Ubah Gudang Jadi Kamar Instagrammable, Detailnya Memikat

Dengan biaya renovasi mencapai Rp7 jutaan, ia berhasil merenovasi gudang menjadi ruangan yang indah, hijau, estetis dan bikin betah.

Image
Gaya Hidup

Bro, Gampang Banget! Ini 5 Cara Bikin Pacarmu Bahagia

Padahal, wanita sebenarnya menyukai hal-hal sederhana yang seringkali terlewat di benak kaum Adam.

Image
Gaya Hidup

Bawang Putih Tuk Perawatan Rambut Panjangmu, Why Not?

Rambut panjang membutuhkan perawatan dan perhatian.

Image
Gaya Hidup

5 Alasan Mengapa Tahun Pertama Pernikahan Akan Terasa Sangat Sulit

Pada tahun pertama, Kamu mungkin merasa bahwa tidak dapat menyesuaikan diri dengan gaya hidup, selera, pilihan, opini, dll dari pasangan.

Image
Gaya Hidup

Jangan Terlewat! 6 Buah yang Harus Kamu Makan Setiap Hari

Apa pun yang Kamu makan sebagai bagian dari diet harianmu, mencerminkan kesehatanmu secara keseluruhan.

Image
Gaya Hidup

Hey Boy, Ini 4 Perhatian dan Penilaian Wanita Saat Kencan Pertama

Tujuan menjalin hubungan memang salah satunya menemani hingga ke jenjang yang lebih serius.

Image
Gaya Hidup

Terlalu Lama Depan Layar Bisa Sebabkan Mata Panda, Ini Cara Atasinya

Sayangnya kegiatan tersebut akan menyebabkan mata lelah yang berakibat munculnya lingkaran hitam.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Protokol Kesehatan Terus Dijalakan, Dokter Reisa Sebut Udara Lebih Biru dan Segar

Ketika protokol kesehatan dilakukan dengan baik akan ada 5 sisi positif yang akan dirasakan.

Image
Gaya Hidup

Mencukur Bulu Kemaluan, Baik atau Buruk?

Sebentar, apakah kamu tahu bahwa bulu di area kemaluan ternyata memiliki banyak manfaat?

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Stresor Interpersonal Terkait Isolasi Diri Dapat Tingkatkan Kerentanan Terhadap COVID-19

Berada di rumah ternyata dapat memengaruhi secara psikologis, dan pada akhirnya dapat meningkatkan risiko banyak penyakit.

terpopuler

  1. Wacana Bangun Museum Nabi, Trubus: Hanya Rayuan Gombal Anies Supaya Masyarakat Setuju Reklamasi

  2. Pembobol Data Denny Siregar Ditangkap, Zara: Kaya Gini Cepat, Giliran Harun Masiku Lemot

  3. Anies Baswedan: Reklamasi Era Ahok Langgar Amdal dan Bikin Jakarta Banjir

  4. Momen Haru Orang Tua saat Anaknya Raih Beasiswa Kedokteran Rp500 Juta dari UMY

  5. 4 Ilustrasi Adu Kekar Pesepakbola Dunia, Lucu Nih Pamer Otot Gede

  6. Membahayakan Pasien, Apoteker Indonesia Gugat Permenkes Nomor 3 Tahun 2020 ke MA

  7. Bak Pasangan Muda, 6 Momen Kebersamaan Menag Fachrul Razi dan Istri

  8. Anies Akui Penimbunan Laut di Ancol Disebut Reklamasi, Tapi Beda dengan Reklamasi 17 Pulau Era Ahok

  9. 5 Vila Ala Ubud Bali di Jogja, Wajib Masuk List Wisatamu setelah Pandemi Berakhir

  10. Gus Sahal: Jadilah Pendukung Jokowi yang Kritis dengan Sikap Objektif

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi

Image
News

Bak Pasangan Muda, 6 Momen Kebersamaan Menag Fachrul Razi dan Istri

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi