breaking news: 97 Pedagang Pasar Cempaka Putih Jalani Swab Test, 41 Positif Corona

image
Login / Sign Up

Punya Kopi Tulang, Kuburan Belanda di Malang Segera Jadi Destinasi Heritage

Bonifasius Sedu Beribe

Image

TPU Sukun Nasrani, Malang | Dok. KBP

AKURAT.CO, UPT Pengolahan Pemakaman Umum (UPT PPU) yang berada dibawah bendera Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DISPERKIM) Kota Malang mendapat undangan untuk menjadi peserta Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata Tahun 2019. Kegiatan ini dihadiri oleh 40 peserta yang terdiri dari pengelola tempat wisata, sejarawan, budayawan, akademisi, biro travel serta komunitas pelengkap atraksi wisata dan kreatifitas.

Tujuan dari pelatihan ini adalah bagaimana mengelola tempat wisata agar digemari masyarakat, bagaimana menjadi pemandu wisata (guide) yang baik yang mampu mengaplikasikan sapta pesona dan potensi pariwisata Kota Malang serta dapat membangun potensi wisata/kampung/tempat pemakaman sebagai destinasi wisata.

Dalam diskusi ini, dipaparkan tempat wisata yang sudah dibina oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang yang meliputi kampung tematik, kawasan heritage dan kreatif industri.

baca juga:

Patut disayangkan bahwa TPU Sukun Nasrani yang notabene adalah kawasan heritage masih belum tercatat sebagai aspek wisata yang dibina oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang. Beruntung, melalui pelatihan ini, TPU Sukun Nasrani bisa memperkenalkan diri baik potensi, sumber daya maupun kreatifitas.

TPU Sukun Nasrani merupakan TPU khusus karena mayoritas jasad yang dimakamkan adalah orang-orang Nasrani. Konon, TPU Sukun Nasrani bernama Europese Begraafplaats Soekoen te Malang (Kuburan Orang Eropa di Sukun Nasrani) atau arek Malang kala itu menyebutnya Bong Londo.

Menariknya, TPU Sukun Nasrani masih menyimpan jasad-jasad orang Belanda maupun Eropa, sebut saja Rob van de Ven Renardel de Lavalette (pendiri Lavalette), Letnan Georges Lodewijk Gouvels (Tentara KNIL), Th A.M Gout (Kontroles Surabaya-Bangil), Dolira Advonso Chavid (diyakini sebagai pendiri Dolly), Pieter A Allries (Arsitek Belanda). Tidak hanya itu, data yang berupa buku kematian sejak tahun 1922 masih tersimpan rapi, walaupun sudah usang termakan usia.

Komplek Pemakaman yang dibangun pada Masa Bouwplant III dibawah Pemerintahan H I Bussemaker I (Walikota Malang I tahun 1919-1929) ini memiliki bangunan yang cukup indah, kokoh dengan arsitektur bergaya Eropa. Penambahan jirat, tirai, kanopi, patung malaikat dan salib memiliki nilai estetika dan histori yang begitu tinggi.

"Untuk menarik para wisatan, tempat wisata harus memiliki aspek wisata berupa atraksi dan kreatifitas" ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made W, saat menjadi keynote speaker dalam acara itu pada Senin, (17/6), sebagaimana pernyatan tertulis yang diterima AkuratTravel, Rabu, (19/6).

TPU Sukun Nasrani, Malang. Dok. KBP

Wanita asli Bali ini juga menambahkan bahwa dengan adanya atraksi dan kreatifitas yang dimiliki oleh pengelola wisata akan menjadikan wisatawan berlama-lama di tempat wisata tersebut untuk mempelajari kearifan lokalnya.

Ida Ayu, panggilan akrab wanita yang pernah menjabat Kepala Seksi di Dinas Perdagangan itu mengatakan bahwa tahun 2019 triwulan ketiga, TPU Sukun Nasrani akan ditetapkan sebagai cagar budaya.

"TPU Sukun Nasrani merupakan kawasan heritage yang kami daftarkan sebagai cagar budaya di tahun ini. Kemungkinan triwulan ketiga. Untuk itu, perlu dibentuk Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang nantinya akan dibina oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata dan kita akan membantu pemasarannya juga" jelas dia.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), Gaguk S Prawiro bahwa sebagai pengelola wisata harus mampu menarik wisatawan.

"Kita harus menarik wisatawan mancanegara dulu, baru wisatawan domestik mengikuti. Keunikan budaya atau keunikan heritage adalah sesuatu yang dapat menarik, apalagi ada souvenir yang menjadi buah tangan dan dapat dibawa pulang. Dapat menjadi magnet," ujar dia di hadapan peserta.

Selain itu, Gaguk juga menjelaskan bahwa penerapan story talking, sapta pesona dan potensi pariwisata adalah hal mutlak yang harus dimiliki sebagai pengenalan destinasi wisata.

"Story talking adalah sejarah yang perlu diungkap dan akan menjadi magnet untuk menarik wistawan. Apalagi, ada souvenir yang dapat dijadikan oleh-oleh akan menjadi nilai tersendiri. Kopi menjadi viral dan sesuatu yang menjadi daya tarik. Roasting coffee serta acara minum kopi adalah sensasi yang menggelitik wisatawan untuk datang ke tempat itu," ujar pakar bidang pariwisata ini memberikan tips.

Berbicara kopi, UPT Pengelolaan Pemakaman Umum memiliki produksi kopi. Kopi Cap Tulang, begitu namanya. Sengaja pemberian merek kopi ini membuat bulu kuduk merinding. Hal ini dimaksudkan agar ada keunikan tersendiri pada sensasi kopi yang ditanam di sela-sela area lahan makam itu. Selain itu, Kopi Tulang menjadi filosofi bahwa kopi ini ditanam di antara tulang-belulang.

Angin segar bagi TPU Sukun Nasrani yang diberi kesempatan mengembangkan pariwisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang dapat dipromosikan melalui 'Malang Menyapa'. Kopi Tulang yang menjadi buah tangan dari UPT PPU dapat menjadi kenangan tersendiri sesuai kategori Sapta Pesona.[]

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Storyline Sejarah Kayutangan, Gambaran Epik Wisata Kota Malang

Image

Gaya Hidup

5 Destinasi Wisata Keluarga Ramah Anak di Malang

Image

Gaya Hidup

HUT ke-72 RI

Menengok Koeboeran Soekoen, Situs Makam Belanda yang Terlupa

Image

Gaya Hidup

Serunya Siswa Belajar Bikin Keramik di Kampung Dinoyo

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Peneliti Temukan Bakteri Usus Baik dapat Kurangi Risiko Sakit Jantung

Aktivitas bakteri baik dalam usus mengurangi produksi bahan kimia yang terkait dengan pengembangan arteri yang tersumbat.

Image
Gaya Hidup

Balenciaga Hingga Louis Vuitton, 4 Gaya Mewah Hana Hanifah yang Dituding Kasus Prostitusi

Nama Hana Hanifah tengah menjadi buah bibir warganet lantaran diduga terlibat prostitusi online.

Image
Gaya Hidup

Menjadi Bagian dari UNESCO Global Geopark, Ini Fakta Menarik Danau Toba

Penetapan ini dilaksanakan dalam sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Prancis, pada Selasa, 2 Juli 2020.

Image
Gaya Hidup

5 Potret Bukti Cinta Ayah dan Anak, Antara Ivan Gunawan dan Mendiang Bambang Gunawan

Kehilangan sang ayah, tentunya menjadi pukulan telak bagi Ivan Gunawan yang begitu dekat dengan sosok almarhum.

Image
Gaya Hidup

Kenali Faktor Risiko Penyakit Jantung yang Diduga Penyebab Ayah Ivan Gunawan Tutup Usia

Beberapa faktor ternyata bisa menjadi penyebab penyakit jantung.

Image
Gaya Hidup

Hedonisme Membuat Artis Terjerat Prostitusi, Psikolog: Teknologi Membuat Value Berbeda

Beredar kabar bahwa HH merupakan salah satu pemeran FTV yang diduga terjerat kasus prostitusi.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

WHO Ungkap Kasus Baru COVID-19 Tembus 230 Ribu Lebih dalam Sehari

Kematian global akibat virus korona, menurut Guardian, tetap rata-rata 5.000 setiap hari.

Image
Gaya Hidup

Nikmati Zona Nyaman, 4 Zodiak Ini Dikenal Paling Konservatif

Berbagai zodiak ini lebih memilih untuk jadi sosok konservatif dan mematuhi peraturan yang berlaku dengan sebaik-baiknya

Image
Gaya Hidup

5 Fakta Menarik Hagia Sophia yang Kini Diubah Menjadi Masjid

Meskipun mendapatkan protes oleh sebagian kalangan, lantunan suara azan pun kembali berkumandang dari sana.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Virus Corona Menyebar Melalui Udara Mungkin Terjadi, Protokol Kesehatan Tetap Jadi Kunci

Jika orang di ruang tertutup itu menggunakan masker dan menjaga jarak, maka potensi aktivitas transmisi virus akan jauh lebih rendah.

terpopuler

  1. Kekasih Yodi Prabowo: Aku Rindu Sayang, tapi Allah Lebih Sayang Kamu

  2. Telkomsel Digugat Rp15 Triliun, Muannas: Ini Bukan dari Pihak Denny Siregar

  3. Misteri Kematian Editor Metro TV Yodi Prabowo, Ceweknya Ungkap Kesaksian Hari-hari Terakhir

  4. Ditanya Refly Harun Alasan Mengapa Sering Ikut Demo, Ini Jawaban Neno Warisman

  5. Tak Hanya Ancol yang Seret Anies, Proyek-proyek Reklamasi Ini Juga Tuai Polemik

  6. Gagahnya Prabowo Saat Kemudikan Rantis 4X4 Bernama Maung

  7. Ayahanda Meninggal Dunia, Ivan Gunawan Minta Awak Media Jangan Menghubunginya

  8. Jadi Biang Kesialan Ferrari, Leclerc: Saya Tahu, Maaf Saja Tidak Cukup

  9. Setelah Masvidal, Kamaru Usman Sebut Beberapa Calon Penantang Potensial

  10. Susunan Klasemen Liga Primer Inggris Setelah Kekalahan yang Diterima Leicester dan Arsenal

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Ketua DPRD hingga Jadi Pengasuh Pondok Pesantren, 4 Fakta Penting Gus Kamil

Image
News

Gagah! 5 Momen Menhan Prabowo Jajal Rantis Bernama 'Maung'

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi