breaking news: Roket Besutan SpaceX-NASA Meluncur Pukul 22.00 WIB

image
Login / Sign Up

Ketika Donasi Kacamata Bekas Berefek Besar untuk Kualitas Hidup

Abdul Haris

Image

Kegiatan Share Sight Forward di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Rabu, (12/6/2019). | AKURAT.CO/Abdul Haris

AKURAT.CO, Memberikan Donasi berupa Kacamata bekas mungkin tidak pernah terpikirkan bagi seseorang yang rutin memberi Donasi. Sebab, kebanyakan donatur biasanya hanya memberikan Donasi berupa uang, makanan, dan lain sebagainya.

Kebutuhan Donasi seperti uang dan makanan memang jadi hal yang terlihat sangat penting. Tapi nyatanya, hal itu hanya bersifat sementara saja. Dengan mendonasikan sebuah Kacamata bekas, tanpa disadari ada keberlangsungan manfaat bagi seseorang yang lebih panjang.

"Jadi Kacamata bekas daripada gak dipakai dan dibiarkan begitu saja, mari kita donasikan. Hal itu sangat baik untuk literasi (kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara) orang-orang pra sejahtera, artinya memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi orang yang memiliki permasalahan pada penglihatan," ungkap pendiri Gerakan Sejuta Kacamata untuk Indonesia, HB Denny, dalam acara Share Sight Forward di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Rabu, (12/6).

Permasalahan penglihatan yang diderita orang-orang pra sejahtera sendiri akan memperburuk kualitas hidup mereka. Maka itu, kebutuhan Kacamata dirasa amat sangat perlu.

"Orang yang pra sejahtera jangankan mau mikirin bisa beli Kacamata, untuk menuhi kebutuhan pokok makan, minum aja terasa sulit. Banyak anak-anak sekolah pedesaan jauh dari kota yang sudah kesulitan melihat papan tulis, ini mengganggu aktivitas belajar anak-anak kita dalam rangka menimba ilmu di sekolahnya masing-masing. Gerakan ini hadir untuk itu, karena penglihatan jadi sesuatu yang sangat berharga," tambahnya.

Indonesia sendiri diketahui sebagai negara peringkat 60 dari 61 negara dalam urusan malas membaca. Rendahnya minat baca di Indonesia sendiri disebabkan banyak faktor, dan penglihatan jadi salah satu masalah besar.

"Minat baca di negara kita begitu rendah karena kemampuan untuk membaca tulisan sudah sulit, khususnya di Lansia (lanjut usia). Tapi, keinginan mereka membaca itu sebenarnya cukup tinggi untuk mengisi hari tua mereka. Sayangnya udah gak mungkin karena masalah penglihatan, beli Kacamata gak bisa," lanjut Denny.

Semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif dapat dirangsang melalui Kacamata yang didonasikan untuk mereka yang mengalami gangguan penglihatan ini.

"Jadi dengan Kacamata bekas pun memberikan kebahagian lain yang berarti. Mereka senang bisa melihat dengan jelas, lebih terang, semangat produktivitas mereka juga jadi bertambah. Meskipun ada Lansia yang buta huruf, setelah diberikan Kacamata mereka mau untuk merajut, memasukan benang karena sudah bisa lihat dengan baik. Jadi tujuan kami adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan hal sederhana ini kita gerakan," tutupnya.

Program ini sendiri didukung oleh sebuah optik ternama yang akan memberikan lensa Kacamata baru sesuai dengan masalah mata yang dialami setiap individu yang jadi terget Donasi untuk dipasangkan pada frame Kacamata bekas yang terkumpul.[]

baca juga:

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Iptek

Wabah Corona

Petugas Medis Wajib Punya, Kacamata Pengukur Suhu Tubuh

Image

Iptek

Wabah Corona

Startup Tiongkok Tawarkan Kacamata Pendeteksi COVID-19 ke AS

Image

Gaya Hidup

Benarkah Tak Pakai Kacamata Bikin Minus Makin Bertambah?

Image

Iptek

Gerhana Matahari

Kacamata ND5, Kurangi 1/100.000 Kekuatan Matahari

Image

Gaya Hidup

Jangan Khawatir, Kacamata Lensa Murah Tetap Aman Tuk Dipakai

Image

Gaya Hidup

Himpunan Dokter Mata Imbau Masyarakat Tak Percayai Klaim Kacamata Ion

Image

Gaya Hidup

Jangan Mudah Percaya, Penggunaan Kacamata Ion Tak Dapat Sembuhkan Penyakit Mata

Image

Gaya Hidup

Di Jepang, Pekerjaan Ini Larang Wanita Memakai Kacamata

Image

Gaya Hidup

Fix! Kacamata Tak Bisa Turunkan Minus Mata

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Peta Sebaran COVID-19 Per 30 Mei: 10 Provinsi Tak Ada Penambahan Kasus Positif

Jawa Timur terjadi penambahan kasus positif paling banyak yaitu 199 orang.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Kembali Rutinitas di New Normal, Barang-barang Ini Harus Ada di Tasmu

Beragam benda penunjang kesehatan harus ada di tas kamu ketika ingin kembali rutinitas.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Update Covid-19: Dalam Sehari, Kasus Sembuh Bertambah 532 Orang

Penambahan pasien sembuh terus meningkat tajam.

Image
Gaya Hidup

Viral Dekorasi Kamar Estetis Low Budget, Sulap Sarung Bekas Bapak jadi Taplak!

Menarik untuk dicoba nih

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Per 30 Mei, Total OPD 49.361 di Indonesia dan PDP 12.342

Sebelumnya, pada Jumat 29 Mei 2020, kasus ODP sebanyak 49.212 orang, dan PDP sebanyak 12.499 orang.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Akibat Pandemi COVID-19, Perjalanan Udara Internasional Baru Kembali Normal di 2023

Para pelancong akan cenderung memilih perjalanan domestik dibandingkan internasional.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Duh, Diperkirakan Angka Kehamilan di Indonesia Meningkat Akibat Corona

Hal ini terlihat pada bonus demografi di Indonesia.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sebelum Kembali ke Kantor, Ini Tips Pencegahan COVID-19 di Tempat Kerja

Ada batasan umur yang boleh bekerja yakni di bawah 45 tahun.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Jubir COVID-19: Bepergian Keluar Rumah Harus Menjadi Sebuah Pertimbangan

Kalaupun terpaksa harus keluar rumah untuk suatu keperluan, protokol kesehatan wajib dilakukan.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Begini Penerapan New Normal Saat Bekerja di Kantor Menurut Jubir COVID-19

Saat norma new normal diberlakukan nanti, masyarakat kelompok usia 45 tahun ke bawah akan bisa kembali produktif untuk bekerja dari kantor.

terpopuler

  1. 13 Juli 2020 Hari Pertama Masuk Sekolah, Orang Tua Siswa: Gimana Cara Mereka Social Distancing Sama yang Lain?

  2. Lama Tak Terlihat, Ini 5 Gaya Rambut Baru Para Pemain Persik Kediri

  3. MS Kaban: Presiden Jokowi untuk Pertahankan Kekuasaan Gak Perlu Main Tangkap Orang yang Berbeda

  4. Dari Wasit FIFA Hingga Legenda Serie A, Ini 5 Potret Rendra Soedjono Bersama Para Bintang Sepak Bola

  5. Banyak ART Ingin Kembali ke Jakarta, Pengajuan SIKM Ditolak Mentah-mentah Pemprov DKI

  6. 5 Modifikasi Sepatu Atlet American Football yang Kreatif dan Meriah

  7. Tetap Bekerja Meski Berumur 100 Tahun! Ini 5 Fakta Menarik Biliuner Tertua di Dunia, Chang Yun Chung

  8. 3 Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan di Bulan Syawal untuk Menggapai Keistimewaannya

  9. KPK Didesak Periksa Achsanul Qosasi dan Adi Toegarisman dalam Kasus Dana Hibah KONI

  10. Heboh Mobil PCR BNPB Dialihkan, Warganet ke Khofifah: Jangan Diboikot Bu!

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memaknai Silaturahim Virtual

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton