image
Login / Sign Up

Hari Tanpa Tembakau Sedunia Abu-abu Soal Isu Tembakau, Mohamad Sobary Bilang Media Tidak Ideologis

Bonifasius Sedu Beribe

Ruang Akurat

Image

Budayawan Mohamad Sobary saat diskusi 'Selamatkan Petani Tembakau, Selamatkan Indonesia' di Cagar Budaya Tuk Budoyo, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (28/5/2019). Diskusi 'Selamatkan Petani Tembakau, Selamatkan Indonesia' memperbincangkan nilai positif dari penjualan tembakau di Indonesia. Acara ini pun turut dihadiri para petani tembakau di Desa Losari, Kabupaten Temanggung. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Usai menyentil para dokter militan yang tak berhenti melarang konsumsi tembakau (rokok) tanpa mempertimbangkan nasib jutaan petani tembakau, Budayawan Mohamad Sobary berpendapat bahwa masyarakat tak perlu bergantung penuh pada obat dokter.

Menurutnya, manusia dipersilakan oleh alam untuk menentukan tembakau sebagai sumber kesehatan, sumber penghidupan dan sumber kekuatan negara.

Kali ini, ketidakpuasannya kepada pemerintah sebagai regulator juga dilampiaskannya. Ia membandingkan cara pandang Presiden Jokowi dengan presiden terdahulu soal keberpihakan rezim pada petani tembakau.

baca juga:

"Pak Jokowi tidak perlu dikasih saran, nggak perlu dikasih usul. Karena dia sudah tahu. Beda kayak presiden yang dulu itu. Budeg!," umpatnya.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi untuk menolak kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang digelar Ruang Akurat dari Akurat.co bersama Asosiasi Petani Tembakau Indonedia (APTI), Selasa, (28/5).

Diskusi yang digelar di Cagar Budaya Tuk Budoyo, Dusun Tempuran, Desa Losari, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, Jawa Tengah ini juga mengajak serta Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Temanggung, Masrik Amin Zuhdi.

Diskusi Selamatkan Petani Tembakau, Selamatkan In. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Mereka bersama-sama secara tegas dan terbuka menolak kriminalisasi petani tembakau yang diserang dari berbagai sisi.

Kalimat di atas keluar dari mulut Sobary karena ia melihat sendiri suatu ketika masyarakat Temanggung pernah melakukan sebuah ritual adat untuk meminta petunjuk dan perlindungan dari leluhur dan nenek moyang mereka yang juga adalah petani dan pengrajin tembakau.

Banyak masyarakat Temanggung yang menangis saat itu karena merasa mereka sangat terjepit dari berbagai arah. Posisi pengrajin dan petani tembakau benar-benar tergencet karena regulasi pemerintahan saat itu.

"Kita menangis dan meminta kepada leluhur kita saja karena pemimpin kita tidak peduli," singgungnya.

Sikap meminta pertolongan kepada leluhur itu menurutnya adalah mitologi masyarakat Temanggung yang dianggapnya sah dan menjadi tempat pengaduan terakhir saat suara mereka tak lagi didengar pemerintah. Ini bentuk perlawanan budaya.

Maka, sebuah sendratari yang digalakkan oleh masyarakat tembakau di Temanggung didorongnya agar harus selalu dilakukan sebagai bentuk perlawanan. Dan sendratari ini tak boleh hanya nyaring terdengar di Temanggung atau di masyarakat tembakau saja, namun harus bisa tersampaikan ke semua stakeholder tidak hanya di Indonesia, tapi didengar hingga ke seluruh dunia.

"Bisa direkam dan dibagikan lewat YouTube supaya seluruh dunia bisa mengakses dan semua orang bisa tahu," ajaknya.

Dalam hal keberpihakan kepada petani tembakau ini, Sobary juga memberi kritik keras kepada media. Ia menganggap bahwa banyak media cetak, online maupun televisi tidak ideologis dalam penentuan sikapnya membela masyarakat tembakau. Media lebih cenderung menyorot bahaya tembakau pada kesehatan, tanpa menimbang kontribusi petani tembakau pada kekuatan negara.

Tercatat, pada tahun 2018, setoran cukai rokok ke kas negara adalah sebesar 153 triliun rupiah. Angka ini sudah dipastikan terus naik setiap tahunnya.

Media dianggap abu-abu dalam bersikap. Salah satu yang paling sederhana adalah mengeruk untung dari iklan rokok, tanpa pernah bersuara membela para petani tembakau.

"Semua pemberitaan yang disikapi media harus ideologis. Jika Anda mau terlibat menyikapi keberpihakan kepada petani tembakau, membela Indonesia, harus ideologis," kritiknya.[]

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Prevelensi Perokok Anak dan Remaja Naik, Bagaimana dengan Perokok Dewasa?

Image

Gaya Hidup

Ihtiar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Temanggung Tingkatkan Kualitas Tembakau Lokal

Image

Gaya Hidup

Niat Berhenti Merokok Setelah Puasa Ramadan? Konsumsi Makanan Ini Lebih Membantu

Image

Gaya Hidup

Hari Tanpa Tembakau Internasional

'Petani Makmur jika Pemerintah Lindungi Sektor Tembakau'

Image

Gaya Hidup

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Sumbang 153 Triliun, APTI Apresiasi Kontribusi IHT Bagi Penerimaan Negara

Image

Gaya Hidup

Hari Tanpa Tembakau Internasional

Segudang Manfaat Merokok Menurut Dokter Spesialis Jantung, Simak Baik-baik!

Image

Gaya Hidup

Hari Tanpa Tembakau Internasional

Kretek Tabuh Genderang Perang Lawan Rokok Mild

Image

Gaya Hidup

Wawancara Khusus

Tak Ada Hari Tanpa Rokok di Temanggung

Image

Gaya Hidup

Ruang Akurat

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 'Merokoklah Walau Hanya Tegesan'

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Orangtua Wajib Tahu Ini Agar Anak Tidak Obesitas

Anak usia dini memiliki lidah yang 20 kali lipat lebih peka dari orang dewasa

Image
Gaya Hidup

Makin Diminati, Begini Serunya Tur Wisata Susur Sungai di Eropa dengan Kapal Pesiar

Kapal ini memiliki 3 lantai dan tiga jenis kabin atau kamar. Ada deluxe staterom, panorama suite dan royal suite

Image
Gaya Hidup

Dokter Tompi Kuak 5 Mitos Perawatan Pria

Topmi: Masa ceweknya udah cakep, cowoknya buluk?

Image
Gaya Hidup

3 Item Make Up, Senjata Andalan Wajib Fenita Arie

Jika ke-3 item make up ini tidak dibawa, istri Arie Untung ini bahkan sampai panik tak karuan

Image
Gaya Hidup

Humoris Secara Alami, 5 Zodiak Cerdas Paling Cocok jadi Komedian

Sagitarus ada nih!

Image
Gaya Hidup

Apa Serunya Wisata Kapal Pesiar Sungai dengan Kapal Pesiar di Laut?

Untuk wilayah Asia, rutenya meliputi Vietnam, India, dan Myanmar

Image
Gaya Hidup

Gempa di Nusa Dua Bali, Kegiatan Pariwisata Tetap Normal

Kegiatan oprasional di Bandara Ngurah Rai tetap berjalan normal

Image
Gaya Hidup

Segudang Manfaat Saat si Kecil Tahu Passion Dirinya Sejak Belia

Passion musik apalagi, harus sesegera mungkin difasilitasi

Image
Gaya Hidup

Bisa Hilangkan Sakit Kepala, Ini Segudang Manfaat Es Batu untuk Tingkatkan Kesehatanmu

Es batu memberikan bantuan untuk rasa sakit, hipertensi, mengontrol asma, mengurangi stres serta meningkatkan suasana hati

Image
Gaya Hidup

Tampil Makin Cantik Jadi Lebih Mudah dengan Cairan Alami Untuk Kulit dan Tubuh ini

Cairan alami MCCM memberikan kemudahan seorang perempuan untuk bisa cantik

trending topics

terpopuler

  1. Perubahan di Diri Salmafina, Sunan Kalijaga Yakin Hasil Doktrin Temannya

  2. KPPU Mengendus Adanya Indikasi Kartel pada Bisnis OVO

  3. Pemkot Bandung Bicara Soal Kondisi Mengenaskan Stadion GBLA

  4. Dua Minggu Minggat, Sunan Kalijaga Temukan Salmafina Dalam Keadaan Sehat

  5. Keluarga Rey Utami-Pablo Benua akan Minta Maaf ke Fairuz A Rafiq

  6. Ketua PA 212 Akan Berjuang Sekuat Tenaga Terlaksananya Ijtima Ulama ke-4 di Jakarta

  7. Menang Telak Atas Persija U-20 Tak Membuat Fakhri Husaini Puas

  8. Sakit Hati Mantan Istri Dipacari Orang Lain, Pria Asal Palembang Lakukan Pembunuhan

  9. Kinerja Terminal Peti Kemas Tanjung Emas Merosot Gara-gara Kapal Seruduk Crane

  10. Pemerintah Akan Lelang 9 Bendungan Selama 2019

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Image
Hasan Aoni

Puzzle Kehidupan Puisi Tiyo

Image
UJANG KOMARUDIN

Bagi-bagi Jatah Menteri

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik