breaking news: Pencipta Lagu Anak, Papa T Bob Meninggal Dunia

image
Login / Sign Up

Wow! Kain Tenun Sumba Ini Dibuat Setahun Lebih

Abdul Haris

Image

Kain tenun ikat khas Sumba yang dijual dalam pameran Ethnic on the Go di Piazza Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu, (18/5/2019). | AKURAT.CO/Abdul Haris

AKURAT.CO, Indonesia begitu kaya dengan beragam kerajinan tangan di masing-masing daerah, salah satunya Kain Tenun. Kain Tenun menjadi sebuah seni untuk sebuah pakaian yang mengangkat kearifan lokal, biasanya terbuat dari serat, kayu, kapas, sutra, dan lainnya. 

Setiap daerah di Indonesia memiliki kain tenunnya masing-masing dengan berbagai nama dan motif. Tenun Ikat Sumba merupakan salah satu jenis kain yang berasal dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Kain Tenun Ikat Khas Sumba. AKURAT.CO/Abdul Haris

Keindahan kain dari daerah Timur ini memanglah sangat cantik dengan motif gambar berbeda-beda yang menceritakan kisah tradisi masyarakat Sumba itu sendiri.

baca juga:

Namun tahukah kamu jika proses pembuatan Kain Tenun ikat Sumba ada yang bisa memakan waktu satu tahun lebih? Hal itu disampaikan oleh penjual kain asli Sumba, Ibu Echa Pahikung Umalulu kepada AkuratTren dalam pameran 'Ethnic on  the Go' di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu, (18/5).

"Kalau ini Kain Tenun ikat bentang besar. Pembuatannya satu tahun lebih dengan panjangnya 4 meter, lebar 1 meteran lebih," ungkapnya.

Begitu lamanya kain tersebut dibuat karena proses pembuatannya yang benar-benar manual dari awal.

Kain Tenun Ikat Khas Sumba. AKURAT.CO/Abdul Haris

"Sebelum langsung buat kainnya, kita buat benangnya dulu. Dari kapas dipilah, dibersihkan dipintal, baru jadi benang. Untuk warna-warnanya pakai perwarna alam dari tumbuhan; kalau misalnya biru itu dari indigo atau daun nila, warna merah pakai mengkudu dan kemiri pencelupan warna bisa sampai 6 kali celupan. Jadi setelah itu, benang dijemur dan baru mulai menenun," tambahnya.

Selain pengerjaannya yang manual, pembuatan Kain Tenun ikat Sumba ini harus dilakukan oleh satu orang saja.

"Karena bentang besar ini, kainnya diikat. Satu orang saja yang mengerjakan. Karena harus satu tangan, supaya tidak beda-beda secara ikat dan motif. Pengerjaannya juga gak bisa setiap hari, kalau ada kematian tidak ada yang boleh mengikat (menenun). Yang buat orang-orang yang sudah berumur memang, kalau anak-anak muda belum terlalu bisa," lanjutnya.

Ada makna tersirat pada setiap gambar yang dihadirkan yang mana pakaian ini dipakai layaknya sarung.

"Kalau di Sumba itu dikelambung namanya. Dipakai hanya untuk laki-laki, biasa dipakai untuk upacara adat, pemakaman, ke undangan. Motif gambarnya ini namanya papanggang, orang yang menunggang kuda untuk mengantar jenazah," kata Echa.

Terkait harganya, satu buah kain ikat tenun ikat bentang besar ini dibanderol puluhan juta rupiah.

"Kalau kain yang ini 30 jutaan, ada yang 80 juta. Bahkan pernah ada yang sampai 150 juta dan itu dibeli, jadi rekor untuk kain Sumba, tergantung motifnya," tutupnya.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Lurik, Incaran Baru Busana Milenial

Image

Gaya Hidup

Yudhistira dalam Keindahan Tenun Baduy yang Kharismatik

Image

Gaya Hidup

Adrie Basuki Ungkap Eksistensi Tenun dalam Industri Fashion Tumbuh Positif

Image

Gaya Hidup

Koleksi Tenun Masalili Digelar di Hutan Bakau

Image

Gaya Hidup

Agar Tidak Terlihat Kuno Saat Pakai Kain Tradisional

Image

Gaya Hidup

Kamu Punya Kain Tenun? Jangan Simpan di Lemari Terlalu Lama

Image

Gaya Hidup

Punya Kain Tenun? Begini Cara Merawatnya

Image

Gaya Hidup

Cantiknya! Yuk Kenali Kain Tenun Ikat Asal Kabupaten Sikka

Image

Gaya Hidup

Ada Pasar Kain Tenun Ikat Khas Sikka di Jakarta

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Penyandang Diabetes Boleh Berolahraga, Asal...

Olahraga dapat membantu insulin bekerja lebih baik

Image
Gaya Hidup

4 Pilihan Tempat Wisata yang Sudah Kembali Buka di Puncak Bogor

Ada sekitar 2.000 jenis anggrek di Taman Bunga Nusantara

Image
Gaya Hidup

Benar Gak Sih Penyandang Diabetes Diharamkan Konsumsi yang Manis-manis?

Mitos atau fakta mengenai ini?

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Pemeriksaan Uji Spesimen di Indonesia Telah Lampaui Angka 1 Juta

Pemeriksaan spesimen untuk hari ini sebanyak 23.609

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tanggapan Jubir Soal Virus Corona Bisa Menyebar Melalui Udara

Berhabaya jika dalam ruangan yang sirkulasi udaranya buruk

Image
Gaya Hidup

Saling Dukung dan Penuh Perhatian, Ini 3 Pasangan Shio Paling Menyenangkan

Pasangan shio ini saling melengkapi dan membuatnya menjadi pasangan yang begitu kuat dan menyenangkan

Image
Gaya Hidup

Dijuluki Superfood, Ini 5 Manfaat Tak Terduga Daun Kelor untuk Kesehatan

Daun kelor punya khasiat segudang

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

4 Sajian Kuliner Kekinian yang Naik Daun di Tengah Pandemi Corona

Kopi literan dibuat agar orang tetap mengopi meski tak bisa ke kafe

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sederet Tantangan Orangtua Hadapi Anak di New Normal

Lakukan tips 9M

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Corona Belum Usai, Kemenkes Sebut Flu Babi Jenis Baru Bisa Menjadi Pandemi

Belum ada penularan dari manusia ke manusia

terpopuler

  1. Tolak RUU HIP, Tengku: Nggak Dicabut, Kami Akan Lawan Sampai Mati!

  2. Rieke Diah Pitaloka Buka Suara Usai Dicopot dari Pimpinan Baleg DPR

  3. Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo

  4. Duh Merinding! Ternyata 5 Benda Gaib Ini Masih Banyak Peminatnya dan DijualĀ Online

  5. Resmi Lamaran, 7 Potret Romantis Ali Syakieb dan Margin Wieheerm yang Beda Usia 13 Tahun

  6. Profil Komjen Pol M Nurdin, Pengganti Rieke di Pimpinan Baleg DPR

  7. Ahli Waris Lahan Central Park Minta Ganti Rugi ke Agung Podomoro Rp900 Miliar

  8. Awas Terkecoh, 5 Bukti 'Ampuhnya' Filter Foto Kekinian

  9. Bakal Dibangun Simbol Keagamaan, KIARA Minta Reklamasi Ancol Tak Dijadikan Dagangan Politik

  10. Gelandang asal Belanda Selangkah Lagi Resmi Gabung Timnas!

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun

Image
News

Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo