image
Login / Sign Up

Teluk Uf di Maluku Tenggara Diusulkan jadi KEK Pariwisata

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Teluk Uf di Kepulauan Kei, Maluku Tenggara | Dok. Kemenpar

AKURAT.CO, Teluk Uf di Kepulauan Kei, Kabupaten Maluku Tenggara diusulkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata agar pengembangan wilayah bisa berjalan lebih cepat dan dinamis.

Usulan tersebut disampaikan oleh Bupati Maluku Tenggara M. Taher Hanubun di hadapan perwakilan Dewan Nasional KEK, OPD Kabupaten Maluku Tenggara, perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, dan perwakilan pengusaha pariwisata Maluku Tenggara di Hotel Grand Villa, Maluku Tenggara, Kamis, (25/4). M. Taher menjelaskan pihaknya melakukan pembangunan KEK untuk mempercepat pembangunan pariwisata di Kabupaten Maluku.

Keberadaan KEK dianggap sebagai solusi untuk permasalahan yang ditemui dalam pembangunan pariwisata.

baca juga:

"Kami senang karena niat untuk membangun KEK di Kabupaten Maluku Tenggara mendapat sambutan baik dari Kemenpar," kata M Taher.

Diakui M Taher, salah satu tantangan dalam pembangunan KEK yakni mengenai pembebasan lahan. Pihaknya telah melakukan pendekatan terbuka dengan masyarakat. Sementara itu, Kabid Investasi Destinasi Pariwisata Khusus Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Rudy P Siahaan, menjelaskan bahwa pihaknya akan mendorong pemda di seluruh Indonesia untuk membangun 100 KEK.

Teluk Uf di Kepulauan Kei, Maluku Tenggara. Dok. Kemenpar

Nantinya, akan ada paling tidak 3 KEK di setiap provinsi. Langkah ini ditempuh untuk mempercepat pembangunan pariwisata.

"KEK merupakan kawasan yang diberi kemudahan fiskal dan non fiskal secara khusus. Dalam KEK, akan diberlakukan regulasi yang mempermudah izin investasi bagi para investor" jelas Rudy lebih lanjut.

Dia melanjutkan, berdasarkan RPJMN 2014-2019 target nasional penetapan kawasan ekonomi khusus yaitu sebanyak 25 kawasan. Dari target nasional ditetapkan 12 KEK melalui peraturan pemerintah, 4 di antaranya merupakan KEK Pariwisata yakni KEK Tanjung Lesung, KEK Tanjung Kelayang, KEK Morotai, dan KEK Mandalika.

Selain itu ada 3 KEK yang sedang dalam proses penetapan yakni KEK Tanjung Gunung, KEK Mandalika, dan KEK Singhasari.

"Tujuan pembangunan KEK ada empat, yakni meningkatkan penanaman modal, optimalisasi kegiatan industri, percepatan perkembangan daerah, serta penciptaan lapangan pekerjaan. KEK dibentuk agar menjadi kawasan terintegrasi pariwisata," sambung Rudy.

Terkait kinerja pariwisata Maluku Tenggara, dia menilai lokasinya yang strategis dan berpotensi untuk dikembangkan karena berasa di jalur Alki 3 di Laut Banda yang merupakan jalur pelayaran internasional. Ini merupakan salah satu keunggulan daerah ini, yakni kemudahan akses.

Bicara keunggulan daerah, kekayaan alam di Maluku Tenggara pun sangat mempesona. Sebut saja Pantai Pasir Panjang yang memiliki pasir putih terhalus kedua di dunia.

"Melihat kekayaan alamnya, kiranya berinvestasi di Maluku Tenggara akan menguntungkan. Oleh karena itu kami mengajak para investor untuk berinvestasi di sini sehingga bisa ikut menggerakkan perekonomian Maluku Tenggara," tambahnya lagi.

Teluk Uf di Kepulauan Kei, Maluku Tenggara. Dok. Kemenpar

Pada kesempatan yang sama, Plt. Sekda Maluku Tenggara, Teslatu, mengatakan bahwa infrastruktur di Teluk Uf sudah memadai dan siap untuk pembangunan kawasan KEK Pariwisata.

"Akses jalan, persediaan air, selain itu lokasinya juga dekat dengan pelabuhan. Kami sudah mempersiapkan agar wisatawan yang datang ke sini merasa nyaman. Saat ini, luas tanah yang siap digarap yakni 70 hektare. Bisa jadi jumlahnya akan terus bertambah seiring perkembangan pariwisata di Maluku Tenggara," sambung Teslatu.

Rizali Nurcahya Nararya selaku Perwakilan Sekretariat Dewan Nasional KEK menyatakan bahwa kawasan KEK Teluk Uf sudah memenuhi syarat-syarat daerah pembangunan KEK. Syarat yang dimaksud antara lain tidak berada pada kawasan hutan lindung, mendapat dukungan pemerintah, berada dalam jalur perdagangan baik bandara maupun terminal, serta memiliki batas yang jelas.

"Pembangunan KEK diberikan waktu selama 3 tahun, jika hal itu tidak berjalan baik maka akan ada penambahan waktu yang akan diputuskan Dewan KEK Nasional dan akan diberikan penambahan waktu maksimal 2 tahun,” kata Rizali.

Namun demikian, pembangunan KEK sebaiknya dilakukan selama kurang dari 3 tahun sehingga lokasinya bisa segera digunakan untuk menggerakkan roda perekonomian daerah, tambah Rizali.[]

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Iptek

Bantu Pelaku Wisata Miliki Daya Saing, Kemenparekraf Gandeng Cakap Bikin Pelatihan

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Libatkan Pelaku Industri Fesyen Tanah Air, Kemenparekraf Edukasi Masyarakat Lewat #GerakanMaskerKain

Image

Gaya Hidup

Jaga Ketahanan Industri Pariwisata, Kemenparekraf Gandeng Grab sebagai Penyedia Transportasi Tenaga Medis

Image

Gaya Hidup

Kemenparekraf Fokus Melakukan Mitigasi Penurunan Kunjungan Wisman Selama Pandemi COVID-19

Image

Iptek

Gandeng Cakap, Kemenparekraf Dukung Pelaku Kreatif Tembus Pasar Global Lewat Digital English Course

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Koordinasi dan Pertukaran Informasi, Kunci Sukses Pulihnya Pariwisata ASEAN

Image

Gaya Hidup

5 Skema Program Perlindungan dan Pemulihan Ekonomi Pemerintah, UMKM Parekraf Jadi Prioritas

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Indonesia dan Sejumlah Negara ASEAN akan Kembangkan Kemitraan dan Pariwisata Digital Baru

Image

Gaya Hidup

Mitigasi Dampak COVID-19, Realokasi Anggaran Dipastikan Menyasar Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

komentar

Image

1 komentar

Image
Raflypuhi 23

Indah pemandangannya

terkini

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Awal Juli, Museum Louvre Paris Prancis Siap Dibuka Kembali

Pengelola berencana membuka kembali musuem pada 6 Juli.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Per 31 Mei: OPD 49.934 Orang dan PDP 12.913 Orang di Indonesia

Sebelumnya, pada Sabtu, 30 Mei 2020, kasus ODP sebanyak 47.714 orang dan PDP sebanyak 12.832 orang.

Image
Gaya Hidup

5 Manfaat Meditasi Berjalan ala Buddha, Efektif Mengurangi Kecemasan

Saat kita berjalan dengan pikiran yang penuh dan sadar, ternyata bisa dijadikan sebagai salah satu cara bermeditasi.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Update COVID-19 Per 31 Mei: Penambahan Sembuh 293 Orang

Walaupun kasus positif terus meningkat, pasien yang sembuh juga tak kalah meningkat.

Image
Gaya Hidup

Percepatan Tanam, Penyuluh di Tolitoli Tetap Dampingi Petani

Kegiatan ini tetap dilangsungkan meski dalam pandemi COVID-19, namun tetap mengikuti protokol pencegahannya.

Image
Gaya Hidup

Tips Mewarnai Rambut di Rumah Agar Maksimal

Ketika mewarnai rambut di rumah, tentu ada perasaan takut pewarna tidak maksimal dan tidak sesuai dengan ekspektasi.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Akibat Imbauan di Rumah Saja, Angka Kehamilan Tak Diinginkan Dikhawatirkan Naik

Kehamilan tidak dikehendaki ini juga berpengaruh pada jumlah stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB).

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sempat Tutup Sementara, Tokyo Tower Jepang Kembali Dibuka

Tokyo Tower menerapkan langkah pencegahan dengan memeriksa temperatur wisatawan.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tarik Turis Berwisata, Siprus Janji Berikan Berobat Gratis Bila Terkena Virus Saat Berlibur

Negara tersebut tak segan membiayai pengeluaran medis untuk siapa saja yang positif saat berlibur di pulau tersebut.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Per 30 Mei, Lebih dari 6 Juta Orang Positif COVID-19 di Dunia

Mesiki demikian, total sembuh dari COVID-19 terus meningkat.

terpopuler

  1. Perubahan Drastis Fisik Gelandang Bayern Muenchen Ini Bikin Melongo

  2. Kerusuhan Terus Meluas, Meutya Hafid Minta Perwakilan Indonesia Pastikan Keselamatan WNI di AS

  3. Siapkan Transisi Menuju New Normal, Khofifah Tidak Perpanjang PSBB di Malang Raya

  4. Soal Diskusi di UGM, Mahfud MD: Calon Pembicaranya Orangnya Tidak Aneh-aneh

  5. Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa dalam Peristiwa Tanah Longsor di Ruas Tol Semarang-Solo

  6. 5 Fakta Sandy Pradana, Pesinetron yang Dituduh Telantarkan Istrinya

  7. Kemendagri Tegaskan Tak Larang PNS Gunakan Ojek Konvensional dan Ojol di Tengah Covid-19

  8. 5 Ekspresi Pesepakbola Dunia saat Kompetisi Berputar Lagi, Senyum Ronaldo Bikin Adem

  9. Tukang Parkir Meninggal Mendadak di Kawasan Monas, Pedagang Lenggang Jakarta Dilarang Masuk

  10. Pesawat R80 Ditarik dari Proyek Strategis Nasional, Ustaz Hilmi: Pak BJ Habibie Pasti Sedih

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memaknai Silaturahim Virtual

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton