image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Jangan Tunda Makan Siang, Itu Berdampak Buruk

Nur Hofifah

Image

Ilustrasi perempuan makan siang | THESUN.CO.UK

AKURAT.CO Demi karier yang cemerlang, banyak orang kerap menunda Makan Siang. Apakah kamu termasuk salah satunya?

Jangan dong. Jangan korbankan kesehatanmu. Makan teratur masih menjadi saran utama dari para pakar Kesehatan agar kesehatanmu tetap baik.

Berikut adalah dampak jika kamu kehilangan kesempatan Makan Siang secara teratur. Bukan hanya faktor Kesehatan, tetapi ada kesempatan untuk memperbaiki kehidupanmu.

baca juga:

Olahraga

Menunda Makan Siang justru menghalangi kesempatan tubuh untuk bergerak. Menurut Jenny Francis, editor fitness The Sun, menunda Makan Siang akan menjadikan otot tidak aktif, terutama kaki, dan punggung.

Padahal ketika kamu Makan Siang, maka kamu akan pergi ke restoran dengan berjalan kaki. Itu menjadi kesempatan untuk berolahraga.

Selain itu, cobalah angkat kakimu saat istirahat beberapa kali. Cobalah gerakan bahumu. Itu bisa dilakukan sebanyak 20 kali setiap kali kamu beristirahat.

Kebahagiaan

Makan Siang dan keluar dari kantor ternyata menjadi hal esensial bagi Kesehatan. Itu juga mendorong produktivitas.

“Mereka tertekan dengan menunda Makan Siang karena harus menyelesaikan pekerjaan justru akan menjadi tubuh merasa stres berlebihan,” ujar motivator kehidupan, Louise Cartwright.

Hidup, saran Louise, adalah mengombinasi waktu untuk duduk, mengatur waktu agar tidak berlebihan di depan komputer sehingga kamu terjebak dengan hal negatif, terutama Kesehatan.

“Kita akan semakin produktif jika bisa beristirahat dengan teratur. Itu akan meningkatkan motivasi,” sarannya.

Menganggu Diet

Pakar nutrisi ternama Rhiannon Lambert mengungkapkan menunda Makan Siang akan merusak pola diet. Dia tidak pernah menganjurkan penundaan Makan Siang.

Menurut dia, makan teratur bisa mengatur glikemik yang bisa mengurangi kenaikan berat badan dan mencegah rasa lapar.

“Makanan yang mengandung sayuran dan protein akan mengatur kadar gula darah. Dengan menikmati Makan Siang teratur, itu akan berdampak pada pencernaan. Jika kita menunda Makan Siang, maka kita cenderung makan tidak teratur,” ujar Rhiannon, dilansir The Sun pada Minggu (21/4).

Dengan menunda Makan Siang, menurut dia, juga akan menjadikan perut tidak nyaman. Itu disebabkan banyak udara yang menguasai perut.

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Hindari 4 Makanan Ini

komentar

Image

1 komentar

Image
Muhamad Wahyudi

Harus tepat waktu nih mulai dari sekarang

terkini

Image
Gaya Hidup

5 Makanan Untuk Rambut Yang Lebih Panjang dan Lebih Kuat

Perlu diketahui, kesehatan rambut tergantung pada makanan yang kita makan.

Image
Gaya Hidup

Ladies, Ini Manfaat Kecantikan dari Oatmeal yang Tidak Bisa Kamu Sepelekan

Oatmeal kaya akan antioksidan dan sifat anti-inflamasi.

Image
Gaya Hidup

Ini Penyebab Krim Anti Aging-mu Tidak Bekerja

Bahkan, beberapa krim anti penuaan yang ada di pasaran hanya krim perawatan kulit biasa.

Image
Gaya Hidup

Apel Bisa Jaga Keindahan Rambutmu Lho, Begini Caranya

Apakah Kamu menderita banyak masalah rambut? Jangan buang-buang uang untuk produk-produk berbasis kimia.

Image
Gaya Hidup

Jangan Kaget, Bun! Ini Bagian Tubuh yang Akan Berubah Usai Melahirkan

Selain payudara, ini bagian tubuhmu yang akan berubah usai melahirkan.

Image
Gaya Hidup

Keramas Terlalu Sering Itu Berbahaya, Ini Alasannya

Sampo terdiri dari banyak sekali bahan kimia, satu bahan utama adalah Sulfat seperti Sodium Lauryl Sulfate atau Sodium Laureth Sulfate.

Image
Gaya Hidup

Ini Alasan Kamu Harus Gunakan Bunga Melati dalam Perawatan Kulitmu

Bunga ini secara tradisional digunakan dalam mengobati beberapa gangguan seperti demam, muntah, sakit kepala, gangguan mata, dll.

Image
Gaya Hidup

Hobi Lari? Penelitian Terbaru Ungkap Manfaat Garam untuk Gerak Larimu

Jika Anda ingin berlari kencang, Anda harus mengkonsumsi sesuatu yang asin lebih banyak.

Image
Gaya Hidup

Berburu Kuliner hingga Wisata Belanja, Ini 6 Shopping Market Ramah Muslim di Thailand

Berbelanja dan berburu kuliner tanpa takut meninggalkan sholat karena mushola di shopping market Thailand mudah untuk ditemukan

Image
Gaya Hidup

Memotret Toleransi Bangka Belitung dari Klenteng Jaya Bhakti Desa Rebo

Latar sejarah itulah yang menjadaikan Bangka Belitung sebagai salah satu provinsi paling toleran di Indonesia

terpopuler

  1. Noor Ali: Persija adalah Salah Satu Raksasa Asia

  2. Sebut Para Pengebom Umumnya Muslim, CEO Ryanair Dikecam Keras

  3. Dianggap Bermain Mata Dengan Bupati Bima, Bawaslu Kabupaten Bima Dilaporkan Ke DKPP dan Bawaslu RI

  4. Seluruh Korban Siswa SMP N 1 Turi Terseret Arus di Sleman Perempuan, Ini Analisa Basarnas

  5. Sejumlah Palung Disinyalir Jadi Lokasi Hilangnya Korban Siswa SMP N 1 Turi

  6. Dibungkam Levante, Real Madrid Kehilangan Puncak Klasemen

  7. Greysia/Apriyani Hadapi Stoeva Bersaudara di Final

  8. Unggah Foto Rumahnya yang Baru Pertama Kali Banjir, Yunarto Wijaya Ngadu ke Anies Baswedan

  9. Ditahan, Tersangka Penyebab Hanyutnya Siswa SMPN 1 Turi Diduga Gagal Paham Manajemen Risiko

  10. Semasa Hamil Tantri Kotak Selalu Diingatkan Sang Anak Untuk Minum Vitamin

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 10 Potret Romantis Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Istri

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212