image
Login / Sign Up

Rokok Bakar, Vape dan Elektrik, Mana Lebih Bahaya?

Winnie Fatmawati

Rokok Membunuhmu!

Image

dr. Ario Soeryo Kuncoro, SpJP(K), | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO, Gaya merokok sudah mengalami perubahan, salah satunya dari bentuknya. Rokok tak hanya dibakar dan menghasilkan bau yang tidak enak. Kehadiran Vape menambah variasinya. Ini salah satu alasan penyebab jumlah perokok semakin tinggi, terutama di kelompok usia muda.

"Sekarang sudah makin beragam bentuk Rokok; kayak vaping yang dihisap, bukan dibakar. Walaupun asapnya lebih banyak tapi baunya wangi, vanila, stroberi, dll, Membuat orang yang menghisap dan yang disekitarnya juga nyaman. Sehingga membuat rasanya penerimaan akan merokok menjadi semakin meningkat," kata dr. Ario Soeryo Kuncoro, SpJP(K), kepada AkuratHealth, di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

"Menurut saya itu juga menjadi faktor bahwa anak-anak muda itu menerima Rokok menjadi sebuah hal yang biasa-biasa saja, keren, dan tidak menganggu orang. Kemudian ada lagi elektrik Rokok, lebih bahaya lagi sebetulnya. Karena ini bentuk Rokok yang sama sekali tidak ada bau, tidak ada asap, tidak terlihat," lanjutnya.

baca juga:

Dengan hanya membawa alat berukuran kecil, merokok menjadi lebih simpel. Luar biasanya, tak ada bunyi, tak ada asap, tak ada bau. Tapi Ario mengatakan, Rokok elektrik dapat memberikan kadar Nikotin yang jauh lebih berbahaya karena tidak berbau dan molekulnya lebih kecil.

Sehingga, sangat mudah masuk dalam saluran pernafasan paru-paru yang paling kecil. Efeknya bisa ke seluruh tubuh, dampaknya lebih cepat, lebih berbahaya.

Untuk para perokok pasif, harus lebih berhati-hati. Terkadang dalam ruangan ber-AC ada yang menghisap Rokok jenis ini.

"Penerimaan terhadap Rokok menjadi berubah, yang sialnya yang tidak merokok diberi faktor risiko banyak penyakit, terutama jantung. Karena kita mendapatkan paparan yang tak diinginkan sebagai perokok pasif. Saya sebenarnya tidak bisa bilang mana yang lebih buruk antara ketiga jenis Rokok ini karena itu terkait jumlah banyaknya berapa, frekuensi pemakaian, dan sebagainya," tambahnya.

Frekuensi merokok sangat mempengaruhi dampak ke depannya, terutama pada Penyakit Kardiovaskular. Tapi karena ketiganya mengandung Nikotin, ketiganya tetap membahayakan.

Perlu diingat, Nikotin bisa merusak pembuluh darah pada seluruh bagian tubuh, diawali dari kerusakan pada lapisaan pembuluh darah, sampai menimbulkan peradangan. Pada jangka panjang, ini akan menimbulkan gangguan fungsi sel dari pumbuluh darah.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Saran Dokter Ketika Anak Sudah Kecanduan Rokok

Image

Gaya Hidup

Berhenti Merokok Dekatkan Orang pada Miras dan Narkoba? Alamak!

Image

Gaya Hidup

Prevelensi Perokok Anak dan Remaja Naik, Bagaimana dengan Perokok Dewasa?

Image

Gaya Hidup

Niat Berhenti Merokok Setelah Puasa Ramadan? Konsumsi Makanan Ini Lebih Membantu

Image

Gaya Hidup

Rokok Membunuhmu!

Sekali Lagi, Merokok Sangat Berbahaya bagi Ibu Hamil

Image

Gaya Hidup

Sering Duduk Sama Bahayanya dengan Merokok!

Image

Gaya Hidup

Rokok Membunuhmu!

Nikmatnya Merokok di Udara Dingin! Mau Paru-parumu Keriput?

Image

Gaya Hidup

Kak Seto Bicara Soal Rokok Elektrik

komentar

Image

3 komentar

Image
Juno Arifin

mendingan rokok bakar lah, apalagi roko lokalnya

Image
Andika Eka Wardana

ohh jadi sama aja ya bahayanya

Image
normalita vinska

aduhhh lebih baik tidak usah dehh, karena semuanya itu ada efek sampingnya semua jadi tidak baik

terkini

Image
Gaya Hidup

Bikin Plong, Ini 5 Cara Membersihkan Paru-paru Secara Alami

Tanpa disadari, ada beberapa faktor yang membuat paru-paru menjadi kotor sehingga fungsinya kurang optimal.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Awal Juli, Museum Louvre Paris Prancis Siap Dibuka Kembali

Pengelola berencana membuka kembali musuem pada 6 Juli.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Per 31 Mei: OPD 49.934 Orang dan PDP 12.913 Orang di Indonesia

Sebelumnya, pada Sabtu, 30 Mei 2020, kasus ODP sebanyak 47.714 orang dan PDP sebanyak 12.832 orang.

Image
Gaya Hidup

5 Manfaat Meditasi Berjalan ala Buddha, Efektif Mengurangi Kecemasan

Saat kita berjalan dengan pikiran yang penuh dan sadar, ternyata bisa dijadikan sebagai salah satu cara bermeditasi.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Update COVID-19 Per 31 Mei: Penambahan Sembuh 293 Orang

Walaupun kasus positif terus meningkat, pasien yang sembuh juga tak kalah meningkat.

Image
Gaya Hidup

Percepatan Tanam, Penyuluh di Tolitoli Tetap Dampingi Petani

Kegiatan ini tetap dilangsungkan meski dalam pandemi COVID-19, namun tetap mengikuti protokol pencegahannya.

Image
Gaya Hidup

Tips Mewarnai Rambut di Rumah Agar Maksimal

Ketika mewarnai rambut di rumah, tentu ada perasaan takut pewarna tidak maksimal dan tidak sesuai dengan ekspektasi.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Akibat Imbauan di Rumah Saja, Angka Kehamilan Tak Diinginkan Dikhawatirkan Naik

Kehamilan tidak dikehendaki ini juga berpengaruh pada jumlah stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB).

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sempat Tutup Sementara, Tokyo Tower Jepang Kembali Dibuka

Tokyo Tower menerapkan langkah pencegahan dengan memeriksa temperatur wisatawan.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tarik Turis Berwisata, Siprus Janji Berikan Berobat Gratis Bila Terkena Virus Saat Berlibur

Negara tersebut tak segan membiayai pengeluaran medis untuk siapa saja yang positif saat berlibur di pulau tersebut.

terpopuler

  1. 102 Wilayah Sudah Boleh Beraktivitas Seperti Sediakala, Doni: Saya Ulangi Sekali Lagi, Sangat Tergantung Kedisiplinan Masyarakat

  2. Perubahan Drastis Fisik Gelandang Bayern Muenchen Ini Bikin Melongo

  3. Kerusuhan Terus Meluas, Meutya Hafid Minta Perwakilan Indonesia Pastikan Keselamatan WNI di AS

  4. Siapkan Transisi Menuju New Normal, Khofifah Tidak Perpanjang PSBB di Malang Raya

  5. Soal Diskusi di UGM, Mahfud MD: Calon Pembicaranya Orangnya Tidak Aneh-aneh

  6. Kasus COVID-19 di Jatim Naik, Sedangkan Jabar Walau Angkanya Masih Tinggi Cenderung Turun

  7. Anggota DPR Kutuk Keras Ancaman dan Intimidasi Terhadap Diskusi di UGM

  8. Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa dalam Peristiwa Tanah Longsor di Ruas Tol Semarang-Solo

  9. 5 Fakta Sandy Pradana, Pesinetron yang Dituduh Telantarkan Istrinya

  10. Kemendagri Tegaskan Tak Larang PNS Gunakan Ojek Konvensional dan Ojol di Tengah Covid-19

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memaknai Silaturahim Virtual

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton