image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Prof. Purnawan: Guru PAUD Tak Perlu Panik Bila Anak Alami Gangguan Kesehatan

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Tim pengabdian masyarakat UI bersama anak-anak PAUD | Dok. UI

AKURAT.CO, Tim pengabdian masyarakat, Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) yang dipimpin oleh Prof. dr. Purnawan Junadi, MPH, PhD, berpandangan, aplikasi Kesehatan yang bersifat nirkabel sebelumnya sudah diimplementasikan di berbagai wilayah dengan memperhatikan kondisi masyarakat.

Beberapa studi membuktikan, keunggulan alat bantu ini di tengah-tengah meningkatnya kebutuhkan masyarakat akan Kesehatan serta informasi yang cepat, efektif dan tepat guna. Alat ini tidak hanya membantu mendeteksi tanda-tanda fisiologis, namun juga dapat membuat rekaman Kesehatan pasien sehingga mudah diakses oleh praktisi Kesehatan dari lokasi manapun.

“Walaupun masih terdapat banyak ruang pengembangan dari aplikasi yang ada, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu pengembangan aplikasi ini berangkat dari kebutuhan pemahaman yang utuh terhadap treathment rumahan (homecare) pada anak,” kata Prof. Purnawan di Depok, baru-baru ini.

baca juga:

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI itu mengatakan, dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim berupaya untuk menghadirkan konten panduan bagaimana mendiagnosa dan solusi terhadap 9 gejala penyakit pada anak.

Sasaran edukasi audiens yang dituju salah satunya adalah PAUD yang terdiri dari guru, orangtua dan anak sendiri. Setelah sebelumnya telah melakukan pada kader Posyandu. Tujuannya adalah sasaran target yaitu stakeholder pada PAUD dapat mengalami peningkatan pemahaman terhadap pengobatan pada anak yang dapat dilakukan di rumah.

“Media dari edukasi ini adalah melalui dongeng sambil bernyanyi, pemaparan oleh dokter serta pembuatan video singkat yang diperankan oleh anak–anak PAUD,” ujarnya.  

Tim pengabdian masyarakat UI melakukan kegiatan edukasi di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cendrawasih B, kelurahan Tirta Jaya, Kota Depok. Edukasi ini berfokus pada bagaimana menangani kondisi gawat darurat pada anak didik dengan target utama adalah para pengajar PAUD serta orangtua.

“Jadi, anak-anak ini kan menghabiskan waktu 4-5 jam tiap harinya di PAUD. Tentu ada risiko mereka selama di PAUD seperti terjatuh saat bermain ataupun ada gejala lain seperti muntah, demam, dan batuk,” ujar Prof. Purnawan.  

Prof. Purnawan menambahkan, banyak guru PAUD mudah panik bila terjadi kondisi gawat darurat. Daripada heboh ke dokter, lebih baik diatasi dahulu dengan penanganan awal, sehingga semua pihak bisa lebih tenang dan anak merasa nyaman.

Edukasi ini, lanjutnya, menekankan penanganan awal gawat darurat pada 9 gejala yakni muntah, batuk dan sesak, demam, luka dan memar, pucat, diare, nyeri, gatal, dan nyeri telinga.

Acara yang sarat dengan nilai-nilai edukasi ini berlangsung menarik dan dialogis. Para guru PAUD serta orang tua sangat antusias. Acara serupa juga diadakan di PAUD Cendrawasih A 1 pekan berikutnya.  

Kegiatan pengabdian masyarakat kemudian dilanjutkan dengan pengambilan video edukasi pada 22 November 2018 lalu. Video ini berisi demonstrasi guru PAUD dalam melakukan penanganan awal kondisi gawat darurat dengan aktor utama peserta didik PAUD. Video ini kemudian akan disebarkan di media sosial dan terutama di forum guru PAUD agar terasa manfaatnya.

Video ini juga akan tersedia pada aplikasi P3KIDS yang akan segera hadir di layanan aplikasi berbasis android. Salah satu guru PAUD Cendrawasih B, Bu Mastinah, mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut yang sangat bermanfaat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya untuk guru PAUD di sini saja,” ujarnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berawal dari tim SKSG UI yang dikoordinatori oleh Prof Purnawan menggulirkan ide mengenai self diagnose anak termasuk bagaimana solusi tahapan treathment yang bisa dilakukan oleh orangtua (caretaker) di rumah.

Gagasan ini diterjemahkan dengan munculnya aplikasi P3KIDS tahun 2017. Namun pada implementasinya, aplikasi ini perlu ada pengembangan lanjutan seperti penambahan alur untuk gejala penyakit pada anak termasuk penambahan fitur yang lebih dapat menjelaskan tujuan dari aplikasi ini.

Salah satu fitur tambahan adalah video edukasi langkah/tahapan tindakan untuk sakit pada anak yang dilakukan di rumah oleh awam. Tentunya hal ini harus dilakukan secara benar dan menurut kaidah medis yang tepat.

“Kehadiran video yang diperagakan oleh anak PAUD Cendrawasih, Kelurahan Tirtajaya, Depok menjadi salah satu tools dalam memperkaya aplikasi P3KIDS yang sudah dirancang dan terbangun tahun lalu,” pungkas Prof. Purnawan.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Pulse Bikin Konsultasi Kesehatan Jadi Makin Mudah, Cuma dengan Ujung Jari

Image

Gaya Hidup

Mengapa Tidak Membuat Pasta Gigi Sendiri di Rumah? Begini Caranya

Image

Gaya Hidup

5 Makanan yang Mendetoksifikasi Tubuh Kamu

Image

News

FOTO Iriana Jokowi Berikan Bantuan Fasilitas Kesehatan Lingkungan di Serang

Image

Gaya Hidup

Berbagai Manfaat Daun dan Akar Sawi Putih

Image

Gaya Hidup

6 Manfaat Kesehatan Daun Salam

Image

Gaya Hidup

Ketahui Penyebab Kulitmu Berminyak

Image

Gaya Hidup

Sedot Lemak Sangat Aman untuk Dapatkan Tubuh Ideal, Asalkan..

Image

Gaya Hidup

Cara Mudah Mendapatkan Kulit Siku yang Lembut

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Alasan Mengapa Kamu Perlu Menjaga Rambut Tubuhmu

Rambut tubuh adalah salah satu dari banyak hal yang mematikan seorang wanita dan bahkan seorang pria juga.

Image
Gaya Hidup

Begini Cara Alami Untuk Menyembuhkan Pigmentasi Kulit

Akar penyebab pigmentasi bervariasi dari orang ke orang.

Image
Gaya Hidup

5 Manfaat Kecantikan Biji Rami

Apakah Kamu sadar akan keajaiban biji rami pada kulit dan rambut?

Image
Gaya Hidup

Kesalahan yang Kamu Buat Saat Mencukur Bulu Kaki

Seberapa sering Kamu mencukur kaki?

Image
Gaya Hidup

Soal Wanita Bisa Hamil Saat Berenang, Sitty Hikmawatty Bikin KPAI Bentuk Dewan Etik

Ketua KPAI: Apa yang disampaikan Ibu Sitty Hikmawatty merupakan sikap pribadi dan bukan sikap KPAI secara kelembagaan

Image
Gaya Hidup

Trik Membuat Parfum Tahan Lama di Kulit

Ikuti tips sederhana ini dan hindari menyemprotkan parfum favorit Kamu sepanjang hari.

Image
Gaya Hidup

Ini Hal-hal yang Dapat Merusak Senyum Kamu

Jika Kamu ingin menenangkan seseorang dengan penampilanmu, Kamu harus memperhatikan senyummu.

Image
Gaya Hidup

Yuk Buat Lip Gloss Sendiri yang Aman dengan Bahan Alami

Menerapkan lip gloss berbahan dasar kimia pada bibir akan membuatnya gelap dan kering.

Image
Gaya Hidup

5 Trik Kecantikan Cepat Saat Kamu Kehabisan Waktu

Wanita selalu butuh waktu untuk bersiap-siap, namun ini bukan kesalahan mereka.

Image
Gaya Hidup

Ladies, Intip Manfaat Kecantikan Terselubung dari Selada

Selada digunakan di seluruh dunia untuk manfaat kesehatan dan kecantikannya yang unik.

terpopuler

  1. Didakwa Bersalah dalam Kasus Penganiayaan, Nikita Mirzani Terancam Dua Tahun Penjara

  2. Dibuka Kembali Setelah 40 Tahun, 5 Fakta Menarik Rumah Bordil Kuno 'House of Lovers' di Pompeii

  3. Pengakuan Pembina Pramuka Tersangka Susur Sungai, Ada yang Tinggalkan Siswa untuk Transfer Uang

  4. Kawasan Istana Negara Terendam Banjir, Anak Buah Anies: Nggak Sampai Masuk ke Dalam

  5. Yunarto Lapor Anies Gegara Rumah Kebanjiran Lagi, Fadjroel: Ya Allah, Hampir Tenggelam Rumahmu Bro? Hati-hati Bro

  6. Sebelum Alisson Becker, 3 Kiper Liverpool Era Klopp Ini Suka Blunder

  7. Pengunduran Diri Diterima, Mahathir Tetap Jadi PM Sementara

  8. Survei Median: Kelompok 212 Lebih Pilih Anies di Pilpres 2024 Ketimbang Prabowo

  9. Peneliti Temukan Obat Hipertensi yang Lebih Efektif Turunkan Tekanan Darah

  10. 5 Kisah Cinta Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Penuh Perjuangan dan Air Mata

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Politik Dinasti, Oligarki dan Anomali Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Tewas Saat Luncurkan Roket Buatannya, Ini 6 Fakta Menarik Penganut Bumi Datar Mike 'Mad' Hughes

Image
Ekonomi

7 Fakta Menarik Ryan Angkawijaya, Sukses Raup Omzet Rp250 Juta Per Bulan dari Arum Manis

Image
News

Masuk 30 Under 30 Forbes, 10 Pesona Cucu Luhut Pandjaitan Faye Simanjuntak