image
Login / Sign Up

Deteksi Dini Kanker dapat Kurangi Beban BPJS Kesehatan?

Winnie Fatmawati

Image

Prof.dr.H.Abdul Kadir, Ph.D.,Sp.THT- KL(K).MARS, Direktur utama Rumah Sakit Kanker Dharmais | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO, Kanker kita ketahui bersama sebagai salah satu peyumbang kematian terbesar di Indonesia. Itu ada karena keterlambatan penanganan.

"Beberapa data, dan termaksud yang datang ke Rumas Sakit kita Dharmais, sekitar 65 sampai 70 persen sudah stadium 3 dan 4 baru terdiagnosa. Gimana  gak ikut menyumbangkan kematian terbesar?," kata Prof.dr.H.Abdul Kadir, Ph.D.,Sp.THT- KL(K).MARS, Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais, yang AkuratHealth temui di Gedung Kemenkes, Jakarta, Kamis, (8/11).

Dengan keadaan ini, deteksi dini sering dikemukakan sebagai solusi. Namun kenyataanya, tidak semudah itu. Karena untuk melakukan medical check up, membutuhkan biaya yang tidak sedikit, dan tidak di-cover BPJS bila tidak dengan rekomendasi dokter.

baca juga:

"Saya pingin sebenarnya bisa lebih fokus juga kepada deteksi dini. Ini bisa menurunkan pembiayaan JKN nantinya. Kalau semua masyarakat kita sadar melakukan deteksi dini, difasilitasi, melakukan pola hidup sehat, maka kita harapkan bahwa kanker ditemukan dalam stadium awal. Kalau kanker masih dalam stadium awal, itu bisa sembuh 100 persen, dengan operasi lho," tambahnya.

Jika hanya secara sporadis saja melakukan pemeriksaan di lokasi tertentu pada momen tertentu, analoginya sama seperti pemadam kebakaran. Abdul berharap, seharusnya ada undang-undang yang mengatur tentang deteksi dini ini.

"Harusnya misalnya mewajibkan semua perempuan berumur 35 tahun, dan sudah aktif berhubungan sex, harus minimal satu kali satu tahun melakukan papsmear, kemudian untuk pria 30 tahun wajib melakukan rontgen misalnya untuk melihat kanker parunya. Jadi kata wajib itu harus ada dan dibuat undang-undang," jelasnya.

Dirinya berkeyakinan, jika ditindak pada stadium, justru biaya yang di keluarkan pemerintah akan jauh lebih murah, dibandingkan tinggal mengobati orang yang sudah sakit dengan stadium lanjut. Abdul juga menginformasikan bahwa sudah ada penelitian tentang kebijakan ini di Belanda yang berhasil menurunkan biaya 61 persen.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Demi Kesehatan Masyarakat, Daging Sebaiknya Diberikan Pajak Khusus

Image

Gaya Hidup

Catat! Berikut Manfaat Buah Kiwi

Image

Gaya Hidup

Bedak Bayi Sebabkan Kanker Ovarium, Mitos atau Fakta?

Image

Gaya Hidup

Oh, Ternyata Merendam Teh Celup Jangan Lebih dari 5 Menit

Image

Gaya Hidup

Ini Manfaat Buah Nangka untuk Kesehatan

Image

Gaya Hidup

Penting! Cegah Kanker Serviks Ternyata Tak Cukup Hanya Vaksin

Image

Gaya Hidup

Berpotensi Kanker, Singkirkan Beberapa Benda Ini dari Rumah Anda

Image

Gaya Hidup

Ledies, Cegah Kanker Prostat Pasanganmu dengan Teratur Berhubungan Seks

Image

Gaya Hidup

Penderita Kanker Payudara Bisa Sembuh, Ini Penjelasannya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Duh! 161 Warga Rejang Lebong Terserang DBD

Belum ada yang meninggal dunia

Image
Gaya Hidup

Twerk Fitness Bisa Tingkatkan Performa di Ranjang, Ini Logikanya

Bokong kencang, tubuh sehat dan suami puas, coba Twerk Fitness!

Image
Gaya Hidup

Mataram Masih Punya Kasus Gizi Buruk, Orangtua Diminta Maksimalkan Posyandu

Puskesmas sangat berperan penting deteksi gizi buruk

Image
Gaya Hidup

Orang Depok, Pak Wali Minta Mulailah Hidup Sehat

Makan makanan bergizi juga sangat penting

Image
Gaya Hidup

Ada Pie Isi Daging Ayam, Gimana Rasanya Ya?

Cemilan ini bisa bikin kenyang ternyata!

Image
Gaya Hidup

Jalan-jalan ke Medan, Jangan Lupa Icip Mie Sop

Mie sop ini juga sering disebut mie sop kampung

Image
Gaya Hidup

Wow! Turun Berat Badan Jadi 54 Kg Secara Alami ala Vlogger

Teman-teman sekolah, dulu membully wanita ini "si wantonio" (berat satu ton)

Image
Gaya Hidup

Lembutnya Pie Pisang Susu, Pas jadi Teman Ngemil Soremu

Kami sudah coba. Kamu kapan?

Image
Gaya Hidup

Ladies, Yuk Bikin Toner Apel Sendiri untuk Perawatan Kulit

Jerawat juga bisa dibasmi pakai Toner Apel.

Image
Gaya Hidup

Mel Ahyar Terjemahkan Petani Kopi NTT dalam Gaunnya

"Gaun tersebut menceritakan tentang proses penanaman kopi sampai panen"

trending topics

terpopuler

  1. Kepala Forensik RS Polri: Luka Tusukan di Tubuh Diperum Nainggolan Tak Terhitung

  2. Sandi Ngaku Salah dan Minta Maaf, Budayawan NU: Terimakasih, Mari Saling Memaafkan

  3. Iniesta Restui Neymar "Berkhianat" ke Madrid

  4. AS Sebut Upaya Uni Eropa Lindungi Iran dari Sanksi, Sia-Sia

  5. PM Malaysia: Perselisihan Perang Dagang Ciptakan Efek Domino di ASEAN

  6. Makin Meradang, AS Tingkatkan Tekanan Sanksi untuk Iran

  7. Pengaruhi Produksi Minyak, Trump Picu Ketegangan Baru dengan Saudi

  8. Disebut 'Pelacur' oleh Partai M5S, Pers Italia Ngamuk

  9. Adira Finance Berkomitmen Tumbuhkan Usaha Jasa Pembiayaan di Indonesia

  10. Di KTT ASEAN, Jokowi Ajak ASEAN Bantu Selesaikan Krisis Rohingya

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Ancaman Pemilu Serentak, Kekhawatiran Yusril yang Belum Menemukan Jawaban

Image
Achmad Fachrudin

Paradigma Baru Kampanye Pemilu 2019

Image
Ujang Komarudin

Masih Adakah Pileg untuk Kita?

Wawancara

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Image
Hiburan

Indonesia Kedatangan YI Cloud, Tawarkan Penyimpanan Data Berbayar

Sosok

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer

Image
Gaya Hidup

Sibuk Banget, Bagaimana Soal Olahraga dan Liburan Arzeti Bilbina?

Image
Ekonomi

Tragedi Lion Air

Cerita Rusdi Kirana, Sosok di Balik Terbangnya 'Singa Merah' ke Angkasa