image
Login / Sign Up

Kisah Bangkitnya Guntur, Altet Renang yang Kehilangan Tangan

Afrizal Abdul Rahman

Image

Guntur atlet renang difabel | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Guntur lahir sebagai lelaki normal pada umumnya, di Balikpapan, Kalimantan Timur, tahun 1983.  Ia lahir dari keluarga yang sederhana dengan mata pencaharian sebagai nelayan. Sejak kecil guntur sudah dikenalkan bernelayan oleh orang tuanya. Menginjak umur 17 tahun, ia mencoba mengikuti jejak orangtuanya sebagai nelayan. Ia suka berenang, sambil membantu orangtuanya mencari tangkapan.

Aktivitas yang disukainya itu berubah diam pada tahun 2000 silam. Guntur mengalami hal yang tidak ia sangka sebelumnya. Ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kehilangan tangan kirinya yang hancur akibat hempasan mesin kapal yang ia gunakan melaut setiap hari. Tentu, kecelakaan itu membuat dirinya kehilangan kepercayaan diri dan sempat mempunyai berpikir bahwa ia sudah tak berguna lagi. 

"Sejak kecil saya suka ikut bernelayan sama orangtua saya, sampai pada akhirnya saya melanjutkan tradisi keluarga tersebut. Saya gak nyangka karena bernelayan saya bisa kehilangan anggota tubuh saya,  tangan kiri saya hancur akibat kecelakaan mesin kapal waktu itu. Hal tersebut membuat saya benar-benar sangat terpukul dan kehilangan percaya diri" ucapnya saat bercerita kepada AkuratHealth di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.

baca juga:

Seiring berjalanya waktu, Guntur terus diberikan motivasi dari kedua orangtuanya agar ia tetap harus bangkit dari keterpurukan ini.

"Saya salut sama keluarga, nggak pernah capek kasih motivasi kepada saya semenjak kehilangan tangan saya yang membuat saya tidak punya motivasi hidup lagi,"katanya.

Berkat motivasi itu, ia lalu berfikir kembali menekuni renang, aktivitas yang sejak kecil ia sukai.

Ia lalu berlatih renang dengan porsi sebagai seorang disabilitas. Terus berlatih setiap hari, momen bahagia akhirnya datang. Tahun 2011 ia menjadi atlet renang.

Puncaknya, ia berhasil memecahkan rekor atas namanya sendiri di ASEAN Para Games 2017, Kuala Lumpur, dengan cacatatan waktu 01:20.53 detik pada nomor renang 100 meter gaya dada SB8 yang berlangsung di National Aquatic Centre, Bukit Jalil Sports City.

Belum berhenti, ia juga memecahkan rekor lain di ASEAN Para Games 2017 saat turun di nomor 50 meter gaya dada SB8 putra. Guntur mematahkan rekor sebelumnya yang diciptakan oleh perenang Vietnam, Nguyen Quang Vuong yang tercipta pada tahun 2011 dengan cacatan waktu 37,33 detik. Guntur hanya butuh waktu 36,78 detik saja untuk mencatatkan namanya sebagai yang terdepan.

Masih belum selesai, ia turun juga pada nomor estafet 4x100 meter gaya bebas putra, bersama Jendi Panggabean, Musa Mandan Karuba dan Suriansyah, yang akhirnya menyabet medali emas.

"Awal mula saya mempunyai mimpi untuk menjadi atlet renang dan terwujud ditahun 2011. Saya terus berlatih, sampai pada puncaknya tahun 2017 saya mendapat kepercayaan membela Indoneisa di ajang Asian Para Games di Malaysia. Di sana saya berhasil membawa pulang emas ke Indoneisa, dan berhasil memecahkan rekor di beberapa perlombaan renang,” lanjutnya.

Dalam gelaran Asian Para Games Jakarta baru ini, Guntur berhasil memberikan mendali perak untuk Indonesia dari nomor renang 100 meter gaya dada putera, meski pelatih tak menargetkan medali darinya.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

News

FOTO Reklame Asian Para Games Disegel

Image

News

Polemik Budek dan Buta, Ma'ruf Amin: Apa Aja Dipolitisasi

Image

News

Menuju Pilpres 2019

TKN: Tak Ada Niat Ma'ruf Amin Singgung Kaum Difabel

Image

Olahraga

Persib Bandung

Berpartisipasi di Hari Disabilitas Internasional, Persib Gelar Lelang Jersey

Image

News

Kota Bandung Kini Punya Dua Puskesmas Ramah Disabilitas

Image

News

Heboh Ucapan Buta dan Budek, Ruhut: Pendukung Prabowo dan Sandi Hanya Bisa Marah

Image

News

Kekurangan Fisik Tak Menyurutkan Impian, Bocah Melissa Menulis Pakai Kaki

Image

News

Ingin Angkat Disabilitas Jadi Stafsus, Jokowi: Namanya Surya, Anaknya Mbak Dewi Yull

Image

Olahraga

Asian Para Games Jakarta 2018

Berkat Kemenpora, INAPGOC Sukses Menghelat Asian Para Games

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Air Tebu Ternyata Sangat Baik Melawan Kanker

Bisa juga untuk tangkal infeksi

Image
Gaya Hidup

Casa Living, Terasa Nginap di Berbagai Negara

Murah dan unik di pusat jantung Jakarta

Image
Gaya Hidup

Baru Tahu, Melon Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara!

Penelitian dilakukan pada 7.000 wanita

Image
Gaya Hidup

Es Kopi Susu Pakai Daun Mint Kayak Apa Rasanya?

Ada ekstra gula, kalau kamu suka lebih manis

Image
Gaya Hidup

Sobat AkuratTravel, Kamu Dapat Resep Persiapkan Liburan dari Joe Taslim

"Jangan terburu-buru"

Image
Gaya Hidup

3 Cara Wanita Dapat Meningkatkan Klimaksnya Saat Bercinta

Orgasme hanyalah proses darah mengalir.

Image
Gaya Hidup

Nongkrong Asik di Atap Rumah, Bisa Lihat Pemandangan Kota Jakarta

Rasakan sensasi menikmati makanan sambil lihat pemandangan hiruk pikuk Ibu Kota.

Image
Gaya Hidup

Tips Hindari Kendala Penginapan Saat Traveling Ala Joe Taslim

Jangan sembarang lihat tempat penginapan hanya dari foto!.

Image
Gaya Hidup

Sandwich Favorit Anda Menentukan Bagaimana Kehidupan Seks Anda

Kehidupan seks tiap pasangan bisa terbaca melalui makanan sandwich yang dipilihnya.

Image
Gaya Hidup

Hati-hati, 8 Kesalahan Saat Cuci Muka Ini Bisa Bikin Kulit Cepat Tua

Mencuci muka lebih dari dua kali sehari bisa mengiritasi kulit. Parahnya lagi, hal ini memicu produksi berlebih minyak di wajah.

trending topics

terpopuler

  1. Makin Religius, 5 Artis Ini Dinikahi Ustaz

  2. 10 Potret Adem Squad Hijab Mulan Jameela

  3. Makin Ganteng, 10 Transformasi si Kembar Nakula dan Sadewa

  4. Faizal Pesimis Reuni 212 Dihadiri Jutaan Jiwa, Warganet Malah Pilih Reuni SMA

  5. Polemik Gerindra Vs Demokrat, Kak Dul: Andai Gua Jadi Prabowo, Gua Akan...

  6. 3 Cara Wanita Dapat Meningkatkan Klimaksnya Saat Bercinta

  7. Habib Novel: Reuni Aksi 212 Bakal Dihadiri 3-4 Juta Jamaah

  8. Ini Maksud di Balik Selebrasi Khas Wayne Rooney, Bikin Haru

  9. Mama Rock n Roll, Inilah 10 Potret Chua ‘Kotak’ Momong Anak

  10. Ingat Kosin Hathairattanakool? Ini Kabarnya Sekarang

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Ancaman Pemilu Serentak, Kekhawatiran Yusril yang Belum Menemukan Jawaban

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer

Image
Gaya Hidup

Sibuk Banget, Bagaimana Soal Olahraga dan Liburan Arzeti Bilbina?

Image
Ekonomi

Tragedi Lion Air

Cerita Rusdi Kirana, Sosok di Balik Terbangnya 'Singa Merah' ke Angkasa