image
Login / Sign Up
Image

Nur Hofifah

Terungkap, Ini Tujuan Generasi Milenial Menabung

Nur Hofifah

Image

Ilustrasi menabung | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Generasi milenial selalu menyita perhatian. Mereka memiliki gaya hidup yang unik dan berbeda dibandingkan orang tuanya. Termasuk dalam melihat arti kesenangan dan membangun masa depannya.

Traveling ke luar negeri dan nonton konser memang menjadi identitas bagi sebagian generasi milenial. Mereka merasa ada kebanggaan tersendiri ketika bisa melakukan kedua hal itu. Gengsi. Dan tentunya, pamor. Semakin sering traveling dan nonton konser, Instagram mereka akan semakin penuh dengan foto-foto menarik.

Deba Pratiwi, mahasiswi salah satu perguruan swasta di Jakarta Selatan, memiliki impian untuk bisa pergi ke Korea Selatan. Ia ingin melihat jajaran selebritas yang biasa ditontonnya di YouTube atau drama Korea di laptopnya. Segala upaya Deba lakukan untuk mewujudkan impian bersafar ke Negeri Ginseng itu.

baca juga:

Untuk menggapai impian, salah satu cara yang ditempuh Deba adalah menabung. Ya, setiap hari ia menyisihkan sebagian uang sakunya. Setelah terkumpul beberapa banyak, ia masukan ke bank. Selain itu, Deba juga berjuang keras untuk bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Salah satunya bekerja freelance.

“Sekarang atau nanti, kalau sudah kerja tetap, saya ingin menabung untuk traveling sama nonton konser bintang-bintang K-Pop. Sisanya buat orang tua saja,” ucapnya kepada AKURAT.CO beberapa waktu lalu.

Hal yang sama juga dilakukan Siti Fathiayah, 28. Fath, panggilannya, adalah seorang guru homeschooling di Tangerang Selatan. Destinasi yang paling diidamkannya adalah Turki dan Korea Selatan. Mimpi berlibur ke Turki sudah berhasil diwujudkan dari hasil menabung. Dia berlibur ke Turki pada tahun ini bersama kawan-kawannya.

“Saya menyisihkan sebagian besar gaji dan honor mengajar untuk ditabung. Sebagai anak kost, saya makan seadanya saja. Yang penting bisa menabung agar bisa ke Turki dan Korea,” ungkapnya.

Kini, Fath masih fokus untuk menabung agar bisa pergi ke Korea. Dia menjadikan menabung sebagai gaya hidupnya.

“Ketika berpikir traveling, maka saya akan selalu ingat menabung!” tuturnya.

Siti Fathiayah berpose saat berlibur di Turki pada. AKURAT.CO/Nur Hofifah

Lain dari Fath dan Deba, Fadhilah Habibah, mahasiswi salah satu kampus di Jakarta Selatan, justru memilih investasi dibandingkan harus bersenang-senang dengan traveling.

“Bagi saya, menabung itu investasi. Nanti, uangnya bisa dibelikan untuk membeli tanah, rumah, atau pun apartemen,” katanya.

Kenapa harus menabung? Menabung, kata Habibah, merupakan persiapan menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Di dalam persaingan tersebut, generasi milenial membutuhkan keuangan yang kuat untuk menghadapinya.

“Untuk itu, generasi milenial harus menabung!” tegasnya.

Stigma generasi milenial yang boros dan konsumtif agaknya tidak lekat pada diri Habibah. Ia berbeda.

“Banyak generasi milenial melihat peluang bisnis melalui media sosial. Mereka bisa menjadi YouTuber dan selebgram yang bisa mendapatkan banyak uang untuk bisa ditabung,” katanya.

Dawai, mahasiswi semester akhir di sebuah kampus ternama di Jakarta, memiliki pekerjaan lepas. Senada dengan Habibah, Dawai selalu menyisihkan penghasilannya untuk persiapan masa depan.

"Saya menabung agar bisa membeli rumah. Itulah yang membuat saya selalu antusias untuk menabung,” ungkapnya.

Rupanya, ia merasa harus bisa membeli rumah agar bisa mandiri dan tidak tergantung pada orang lain.

“Selain beli rumah, saya juga ingin beli mobil sendiri,” tambahnya.

Satu hal yang menarik dari Dawai. Ia punya prinsip bahwa menabung adalah bagian dari hidup. Dan menabung adalah salah satu pendidikan yang baik baginya. Dawai juga ingin menghilangkan kesan konsumtif dan boros yang selama ini lekat di kalangan generasi milenial.

“Saya menjadikan menabung sebagai gaya hidup. Saya selalu menyisihkan 30-50 persen dari penghasilan kerja freelance saya untuk menabung. Itu sebagai pendidikan bagi saya sendiri agar tidak konsumtif, tetapi selalu produktif,” kisahnya.

Iliustrasi buku tabungan dan ATM. AKURAT.CO/Nur Hofifah

Menabung Meningkatkan Nilai Kapital

Dalam pandangan Danny Arya Putra, bankir bank milik pemerintah, generasi milenial lebih banyak menilai bahwa bank hanya menyediakan produk jasa keuangan atau alat bayar saja. Padahal, menabung dapat meningkatkan nilai kapital bagi pelaku usaha yang membutuhkan kredit berupa modal kerja dan investasi.

“Mereka tanpa mempertimbangkan bahwa dana yang tersimpan dalam tabungan digunakan sebagai sebagai modal usaha bagi kreditor. Edukasi peran bank terhadap sektor keuangan dan riil perlu didapatkan oleh generasi milenial karena saving sama dengan investation. Itu bisa menjadi modal kekuatan ekonomi kita,” ungkapnya kepada AKURAT.CO.

Agar minat menabung anak milenial meningkat, industri perbankan harus mempermudah prosedur menabung. Selain itu, industri perbankan juga harus menggunakan teknologi agar kaum milenial tidak merasa repot atau konvensional dalam cara menabung.

“Tentunya proses itu tanpa melupakan unsur kehati-hatian dalam perbankan,” jelasnya.

Pentingnya menabung khususnya bagi generasi milenial juga ditegaskan oleh Syukri Ghozali, praktis finansial berbasis di Jakarta. Dia menegaskan bahwa kaum milenial sudah harus menyisihkan setidaknya 30 persen dari penghasilan bulannya.

“Dana tersebut terdiri dari, 10 persen untuk jangka panjang (pensiun), 20 persen untuk alokasi jangka menengah, misalnya lima atau 10 tahun ke depan, termasuk juga dana darurat,” paparnya.

Cara sederhana agar generasi milenial menabung, menurut Syukri, salah satu cara untuk membiasakan generasi milenial untuk menabung adalah dengan selalu menyisihkan sebagian dari pendapatannya lebih dahulu.

“Setelah itu, lalu membelanjakan yang tersisa,” ucapnya.

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Yuk, Ajari Anak Menabung Sejak Usia Dini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Gangwon Sajikan Sensasi Musim Dingin ala Film Korea

"Indonesia menjadi pasar yang sangat penting untuk kami"

Image
Gaya Hidup

2 Bulan Kabut Asap, 11.268 Orang Pekanbaru Kena ISPA

Dominan terdampak adalah bayi, balita, ibu hamil, dan lansia

Image
Gaya Hidup

Australia Nyatakan Travel Advice, Kemenpar Nyatakan RUU KUHP Belum Disahkan

80 persen wisatawan Australia ke Bali

Image
Gaya Hidup

Benarkah Brown Sugar Lebih Baik daripada Gula Putih?

Gula merah memiliki faktor risiko kesehatan yang sama seperti gula putih

Image
Gaya Hidup

Tak Ada Imbas Masalah RKUHP Pada Pariwisata di Bali

Kementerian Pariwisata menanggapi perihal RKUHP meminta untuk tetap tenang, karena belum disahkan.

Image
Gaya Hidup

Rama Dauhan x Alleira Batik Angkat Koleksi Batik Kekinian di Opening PIMFW 2019

Hadir dengan judul “PURNA” yang berasal dari bahasa Hindi memiliki arti “kesempurnaan”.

Image
Gaya Hidup

Pelari 5K Minang Geopark Run 2019 Dinilai Dongkrak Perekonomian Masyarakat

Menurut Ketua Pelaksana Minang Geopark Run (GPR) 2019, YV Tri Saputra, peserta lomba lari di Indonesia ini mempunyai ciri yang unik-unik.

Image
Gaya Hidup

Kemenpar Dorong Tour Guide Ikut Pelatihan Perkenalkan Geopark Melalui Cerita

Kementerian Pariwisata selalu meyakini suatu daerah harus mempunyai cirinya masing-masing.

Image
Gaya Hidup

Minang Geopark Run 2019 Harapkan Geopark di Sumbar Raih Gelar UGG

Dengan diselenggarakan lomba lari ini nantinya tidak hanya mengenalkan dan menaikan kunjungan wisatawan.

Image
Gaya Hidup

Bisnis Menswear Berkembang Pesat, Bukti Pria Makin Peduli dengan Fashion

Bisnis menswear atau pakaian pria sendiri terus mengalami perkembangan positif dalam beberapa tahun ke belakang.

trending topics

terpopuler

  1. Mantan Sesmenpora Bakal Beberkan Cara Imam Nahrawi Memperkaya Diri Sendiri

  2. Jokowi Kumpulkan Para Menteri, Jansen: Inilah Akibat Semua Masalah Tumpuk Jadi Satu

  3. Pengakuan Tjahjo Kumolo, Satu-satunya Menteri Jokowi yang Tidak Pernah ke Luar Negeri

  4. Lebih Cepat dari Barbie Kumalasari, Arief Muhammad Ngaku Bisa ke Amerika Hanya dalam 3 Jam

  5. Denny Siregar: Pemberian Gelar 'Putera Reformasi' untuk Jokowi adalah Kecentilan Politik

  6. Rachel Maryam: Kalau Merasa RKUHP Bermasalah, Batalkan Saja Bukan Hanya Menunda

  7. Ganjar Pecat 7 Kepsek Terindikasi Radikal, Teddy Gusnaidi Mention Anies Baswedan

  8. Dukung Aksi #ReformasiDikorupsi, Putri Gus Dur: The Game Has Changed Tuan Puan Penguasa

  9. Gubernur Papua: Saudara, Hentikan Seluruh Kegiatan yang Berbau Kejahatan!

  10. Romy Minta Dakwaannya Gugur Usai Kembalikan Uang Suap Jual-beli Jabatan

fokus

Bencana Lingkungan
Abortus
BJ Habibie Tutup Usia

kolom

Image
Abdul Aziz SR

DPR dan Parlemen Modern

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

Dikabarkan Hengkang dari PAN, 7 Fakta Menarik Faldo Maldini

Image
News

8 Potret Hangat Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri bersama Keluarga, Ayah Idaman!

Image
News

Jadi Plt Menpora Gantikan Imam Nahrawi, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Hanif Dhakiri