image
Login / Sign Up

[FOTO] Gedung Stovia, Saksi Sejarah Hari Kebangkitan Nasional

Dharma Wijayanto

Pengunjung melintasi diaroma R.A Kartini saat mengajar membaca di Museum Kebangkitan Nasional (eks Gedung Stovia) Jakarta, Sabtu (19/5). Gedung yang dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1899-1901 ini merupakan bekas sekolah kedokteran bagi orang-orang pribumi dan kini menjadi museum untuk belajar sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia yang diperingati setiap 20 Mei. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Pengunjung melintasi foto Perhimpunan Indonesia yang diprakarsai oleh Mohammad Hatta koleksi Museum Kebangkitan Nasional (eks Gedung Stovia) Jakarta, Sabtu (19/5). Gedung yang dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1899-1901 ini merupakan bekas sekolah kedokteran bagi orang-orang pribumi dan kini menjadi museum untuk belajar sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia yang diperingati setiap 20 Mei. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Pengunjung melintasi diorama sekolah kedokteran Budi Utomo di Museum Kebangkitan Nasional (eks Gedung Stovia) Jakarta, Sabtu (19/5). Gedung yang dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1899-1901 ini merupakan bekas sekolah kedokteran bagi orang-orang pribumi dan kini menjadi museum untuk belajar sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia yang diperingati setiap 20 Mei. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Pengunjung melintasi alat peraga sekolah kedokteran Boedi Oetome di Museum Kebangkitan Nasional (eks Gedung Stovia) Jakarta, Sabtu (19/5). Gedung yang dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1899-1901 ini merupakan bekas sekolah kedokteran bagi orang-orang pribumi dan kini menjadi museum untuk belajar sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia yang diperingati setiap 20 Mei. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Pengunjung melihat diorama sekolah kedokteran Boedi Oetomo, di Museum Kebangkitan Nasional (eks Gedung Stovia) Jakarta, Sabtu (19/5). Gedung yang dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1899-1901 ini merupakan bekas sekolah kedokteran bagi orang-orang pribumi dan kini menjadi museum untuk belajar sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia yang diperingati setiap 20 Mei. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Pengunjung melihat ruang asrama sekolah kedokteran di Museum Kebangkitan Nasional (eks Gedung Stovia) Jakarta, Sabtu (19/5). Gedung yang dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1899-1901 ini merupakan bekas sekolah kedokteran bagi orang-orang pribumi dan kini menjadi museum untuk belajar sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia yang diperingati setiap 20 Mei. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Pengunjung melintasi diorama asrama kedokteran Budi Utomo di Museum Kebangkitan Nasional (eks Gedung Stovia) Jakarta, Sabtu (19/5). Gedung yang dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1899-1901 ini merupakan bekas sekolah kedokteran bagi orang-orang pribumi dan kini menjadi museum untuk belajar sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia yang diperingati setiap 20 Mei. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Pengunjung melihat replika patung Dr Wahidin Soedirohoesodo di Museum Kebangkitan Nasional (eks Gedung Stovia) Jakarta, Sabtu (19/5). Gedung yang dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1899-1901 ini merupakan bekas sekolah kedokteran bagi orang-orang pribumi dan kini menjadi museum untuk belajar sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia yang diperingati setiap 20 Mei. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Warga mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional (eks Gedung Stovia) Jakarta, Sabtu (19/5). Gedung yang dibangun pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1899-1901 ini merupakan bekas sekolah kedokteran bagi orang-orang pribumi dan kini menjadi museum untuk belajar sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia yang diperingati setiap 20 Mei. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Abdul Aziz Prastowo

komentar

Image

0 komentar

terpopuler

  1. Maria Ozawa Beri Imbauan Khusus untuk Masyarakat Indonesia: Jangan Keluar... Tetap di Dalam

  2. Imbauan Buat Muslim, Khususnya Anggota PA 212 dan Laskar FPI, Jelang Bulan Puasa di Tengah Wabah Corona

  3. Puji Luhut, Ruhut Sitompul: Yang Menggonggong Hanya Cari Panggung

  4. Dikabarkan Bangkrut Akibat Narkoba, Begini Penjelasan Keluarga Roro Fitria

  5. Ridwan Kamil Unggah Tabel Nama Pria 'Tukang Selingkuh', Ada Namamu?

  6. Politisi Gerindra: Kalau Mau Wajibkan Warga Pakai Masker, Pastikan Dulu Maskernya Ada

  7. Bisnis Tutup Karena Corona, Anang Hermansyah Terancam Rugi Miliaran Rupiah

  8. Said Didu Belum Minta Maaf ke Luhut, Rustam: Lanjutkan ke Ranah Hukum

  9. Polda Metro Kerahkan Pasukan Jaga Pemakaman Korban Covid-19: Sekali Lagi, Jenazah yang Sudah Dikubur Tak Menularkan Virus

  10. Apa Sih yang Ada di Kepala Para ABG Itu Ketika Tawuran di Tengah Wabah Corona

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Analisis Komunikasi Penanganan Covid-19

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Harta Kekayaan Capai Rp3,6 M, 5 Fakta Menarik Muhammad Syarifuddin, Ketua MA 2020-2025

Image
News

5 Fakta Menarik Ahmad Riza Patria, Ketua OSIS di SMA sampai Peraih Master Bisnis ITB

Image
Ekonomi

Harta Kekayaan Naik Rp66 Triliun dalam 3 Bulan! Ini 7 Fakta Menarik Pendiri Zoom Eric Yuan