Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Berpori Renggang, Scuba dan Buff Tak Bisa Tangkis Corona

Bonifasius Sedu Beribe

Wabah Corona

Berpori Renggang, Scuba dan Buff Tak Bisa Tangkis Corona

Masker scuba dan buff | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Setelah pekan lalu mengeluarkan statemen resmi mengenai pelarangan penggunaan scuba dan buff sebagai masker penangkal Covid-19, hari ini Kementerian Kesehatan kembali mengulang himbauan yang sama. Mengingat, masyarakat masih tak sedikit yang tetap memakai penutup hidung dan mulut dengan harga murah dan sangat banyak dijajakan di pinggir jalan itu.

Kemenkes melalui Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Achmad Yurianto, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, (22/9), mengulang kembali bahwa scuba dan buff bukanlah alat penangkal Covid-19 yang direkomendasikan pemerintah.

Pekan lalu, Yuri menegaskan bahwa scuba dan buff bukan masker. Hal itu tak dibantah lagi karena tidak memenuhi syarat sebagai pencegah virus Corona. Apalagi, scuba dan buff cenderung mudah ditarik ke arah dagu dan leher sehingga akan sangat percuma.

baca juga:

"Tak ada masker buff atau masker scuba. Karena begitu masker tersebut ditarik, pori-porinya akan terbuka lebar. Masker tersebut tidak memenuhi syarat," kata Yuri.

Perlu kamu ketahui bahwa untuk mencegah kamu dan keluarga terpapar virus Corona, masker tak hanya sekedar penutup hidung dan mulut semata. Tingkat kepadatan pori-porinya adalah salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi, selayaknya masker bedah dan masker medis yang sangat rapat.

"Covid-19 menyebar secara cepat melalui percikan droplet, baik saat bersin maupun batuk. Memakai masker adalah salah satu cara efektif untuk menahan droplet tersebut menyebar. Tingkat risiko penularan COVID-19 akan semakin menurun apabila seseorang memakai masker," sambung Yuri.

Kamu, para pengguna jasa KRL juga wajib mematuhi ini karena per Senin, (21/9) scuba dan buff sudah resmi dilarang untuk penumpang KRL. Kamu harus memakai masker kain berlapis 3 untuk meminimalisir persebaran virus Corona di transportasi umum ini.

Termasuk kamu yang bekerja dalam ruagan tertutup, scuba dan buff sama sekali tidak efektif dipakai karena cenderung ditarik atau dilepas saat mengobrol dengan teman sekantor.

Ingat bahwa saat kamu menarik maskermu, Corona makin mendekat ke arahmu. Jangan bandel![]

Editor: Erizky Bagus

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Kemenkes Kembali Larang Scuba dan Buff

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Perhatian Gaes, Scuba dan Buff Bukan Masker

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Penjelasan Ahli Mengapa Scuba dan Buff Tak Ampuh Tangkal Corona

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Ini Alasan Peneliti Tak Rekomendasikan Buff sebagai Pengganti Masker

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Gak Guna, Jangan Pakai Lagi Masker Scuba dan Buff

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Ramalan Zodiak tentang Kesehatan Minggu Ini, 26 Oktober - 2 November 2020: Rasa Malas Taurus Kambuh!

Stres yang terus meningkat memengaruhi kondisi tubuh Leo minggu ini. Segera jauhkan emosi negatif.

Image
Gaya Hidup

Penguatan Indeks Literasi Masyarakat Kota Tegal Didukung Penuh

Literasi tak sekedar rajin baca buku

Image
Gaya Hidup

Serangan Fajar! Seks Pagi Hari Tak Pengaruhi Peluang Hamil

Sebaiknya pastikan masa subur

Image
Gaya Hidup

6 Cara Agar Pria Gak Cepat Orgasme

Cobalah tukar posisi

Image
Gaya Hidup

Bangun Miniatur Pendopo Jadi Cara Pemkab Garut Tarik Wisatawan

Miniatur pendopo itu rencananya akan dibangun di perbatasan daerah selatan antara Garut dengan Kabupaten Cianjur

Image
Gaya Hidup

Ups! Ukuran Penis Terlalu Besar Bikin Vagina Kesakitan, Benarkah

Kebanyakan pria percaya bahwa ukuran penis akan memengaruhi kepuasan

Image
Gaya Hidup

Gembleng Mental Mahasiswa Baru, ISTN Jakarta Gelar Webinar PKKMB 2020

Kampus harus membimbing mahasiswa agar memiliki mental yang berkepribadian baik.

Image
Gaya Hidup

Ladies, Wajib Tahu Cara Membuat Alis yang Sempurna

Beberapa hal yang harus dilakukan untuk membuat alis yang sempurna

Image
Gaya Hidup

Libur Panjang, Walikota Tangerang Waspadai Klaster Baru COVID-19

Beberapa kali libur panjang di tahun 2020 yang menyebabkan angka COVID-19 di Kota Tangerang kembali meningkat

Image
Gaya Hidup

Literasi Budaya Sangat Penting untuk Milenial

Literasi bisa menghancurkan kebodohan dan membangun peradaban baru

terpopuler

  1. Usai Bela Penayangan Kartun Nabi Muhammad, Prancis Kesal Produknya Diboikot Timur Tengah

  2. Arsenal Kalah, Ini 5 Meme Kocak Ozil yang Bikin Ketawa Lepas

  3. Muncul Negara Federal Papua Barat, Jokowi Diminta Tarik Seluruh Pasukan Militer

  4. Kepoin Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Mingguan, Libra Waktunya Menabung!

  5. Kiwil Nikah dengan Venti Figianti, Meggy Wulandari: Mereka Sudah Temenan Lama

  6. 5 Potret Mesra Kevin Sanjaya dan Natasha Wilona, Pacaran Nggak ya?

  7. Momen Sedih Badut Teletubbies Dicueki Pengunjung, Warganet: Gak Tega Lihatnya

  8. Hasto Bantah Kader PDIP Jatim Membelot Dukung Machfud-Mujiaman

  9. 10 Tahun Berlalu, 7 Potret Kenangan Letusan Gunung Merapi 2010

  10. Moto2: Sam Lowes Cetak Hattrick Kemenangan, Andi Gilang Finis ke-21

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia

Image
Iptek

Lee Kun-Hee, Sosok Luar Biasa di Balik Kejayaan Samsung Meninggal Dunia

Image
News

5 Fakta Menarik Wali Kota Tasikmalaya, Bos Angkot hingga Jadi Tersangka KPK