Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Bunda Perlu Beri ASI Eksklusif untuk Tangani Stunting di Masa Pandemi

Erizky Bagus

Bunda Perlu Beri ASI Eksklusif untuk Tangani Stunting di Masa Pandemi

Ilustrasi ibu menyusui | FREEPIK.COM

AKURAT.CO Kementerian Kesehatan mendorong para orangtua untuk memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan kepada bayinya sebagai salah satu langkah penanggulangan stunting yang bisa dilakukan di masa pandemi.

Direktur Gizi Masyarakat Dhian Probhoyekti dalam bincang-bincang mengenai pekan ASI di Kemenkes Jakarta, Senin (10/8), menerangkan bahwa pemberian ASI eksklusif kepada bayi pada usia nol sampai enam bulan dan dilanjutkan hingga dua tahun merupakan salah satu upaya menekan angka stunting di Indonesia yang bisa dengan mudah dilakukan di saat pandemi.

"Stunting punya sasaran 1.000 hari pertama kehidupan sejak hamil sampai dua tahun setelah dilahirkan. Menyusui jadi bagian prioritas untuk kesehatan ibu dan anak," kata dia.

baca juga:

Dhian menjelaskan bahwa anak yang mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan akan tidak mudah sakit dikarenakan zat-zat yang dikandung ASI juga mencakup imunoglobulin yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh bagi bayi. Anak yang tidak mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya memiliki risiko sakit lebih besar dibandingkan dengan yang mendapatkan ASI.

Pada saat anak mengalami sakit, kata Dhian, tubuh bayi beserta dengan organ-organ di dalam tubuhnya ikut terhenti perkembangannya sehingga bisa menghambat tumbuh kembang anak yang bisa berakibat pada stunting.

"Dengan menyusui, mengurangi risiko sakit dan akan mengurangi risiko stunting, anak jadi tidak mudah sakit, anak tidak mengalami gagal tumbuh dan anak akan berkembang normal," kata Dhian.

Berdasarkan data Survey Demografi Kesehatan Tahun 2017 disebutkan baru separuh anak dengan usia kurang dari enam bulan yang mendapatkan ASI eksklusif. "Pemerintah memiliki target agar ASI eksklusif dapat diberikan kepada sebanyak 60 persen bayi pada 2024," katanya.

Dia mengakui bahwa pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama pada bayi saat ini masih kurang dikarenakan berbagai faktor.

Selanjutnya apabila anak sudah mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan maka dilanjutkan dengan pemberian ASI hingga usia dua tahun disandingkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Dhian juga menyayangkan pemberian ASI dan MPASI ini masih kurang pada bayi di atas enam bulan hingga dua tahun.

"Dari penelitian yang ada memperlihatkan masih banyak pemberian ASI sampai enam bulan belum diberikan dengan baik. Selain itu MPASI yang diberikan kualitas zat gizinya pun belum memenuhi kebutuhan gizi anak," kata Dhian.

Oleh karena itu Dhian mendorong bagi para ibu yang memiliki bayi di bawah dua tahun agar dapat memberikan ASI eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan dengan MPASI hingga usia anak dua tahun.[]

Editor: Erizky Bagus

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

INFOGRAFIS Mengenal Gamaras

Image

News

FOTO Pembeli Mainan di Pasar Gembrong Menurun Drastis

Image

Olahraga

BWF Tour Asia 2020

Tur Bulutangkis Asia Mundur Hingga Tahun Depan

Image

News

Politisi Golkar: Kepatuhan Terhadap Prokes Kunci Sukses Pilkada Serentak

Image

News

FOTO Tes Usap Massal di Berbagai Daerah

Image

News

Curhat Perawat Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet

Image

News

Melki Laka Lena: Korea Selatan Sukses Jalankan Pemilu, Kuncinya Pelaksanaan Prokes

Image

News

Kerap Diberi Dana, Komisi A DPRD DKI Sarankan Anies Baswedan Libatkan Ormas Tangani Corona

Image

News

RUU Ciptaker Sektor Pertanian Harus Perhatikan Masalah Perlindungan Lahan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Kuatnya Indonesia di Archipelago Tourism dan Marine Tourism

Indonesia mendapat predikat terbaik dalam kategori marine tourism

Image
Gaya Hidup
Wawancara Seksolog dr. Haekal Anshari

Tak Ada Posisi Seks yang Aman dari Corona

Test swab PCR dulu, ya!

Image
Gaya Hidup

Desa Wisata Pemo di Ende Makin Dikembangkan

Ende bisa saling topang dengan Labuan Bajo

Image
Gaya Hidup

3 Daerah ini Punya Selokan yang Jernih dan Berisi Ikan Warna-warni, Mirip di Jepang!

Di indonesia, ada selokan irigasi yang jernih, berisi ikan warna-warni, dan tak kalah keren dari Jepang lho

Image
Gaya Hidup

5 Kuliner Khas Gunungkidul yang Patut Dicoba, Belalang Goreng hingga Mata Lembu

Ada yang pernah coba?

Image
Gaya Hidup

Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 26 September 2020, Kesempatan Emas Menunggu Cancer!

Pekerjaan Aries sedang bergerak dengan begitu cepat

Image
Gaya Hidup

5 Varian Jus Buah Mix yang Sehat dan Kaya Nutrisi, Bikin Badan Segar

Jika dibuat dengan resep dan takaran yang tepat, jus buah bisa menjadi obat alami yang sekaligus menyehatkan lho

Image
Gaya Hidup

Dorong Kuliner Lokal dengan Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging

Langkah ini dilakukan sebagai upaya penguatan identitas produk kuliner lokal bagi pelaku usaha industri rumah tangga

Image
Gaya Hidup

Ups! Mencabut Penis Sebelum Ejakulasi Ternyata Masih Bisa Sebabkan Kehamilan

Bukan cara efektif untuk mencegah kehamilan

Image
Gaya Hidup

Cream Soup Simple Ala Yackikuka Tuk Hangatkan Tubuh di Musim Hujan

Udara yang menjadi lebih dingin membuat tubuh seringkali lapar dan juga mencari kehangatan.

terpopuler

  1. Mahfud MD: Ada yang Nanya, Apa Penting Film G30S/PKI Disiarkan? Saya Jawab...

  2. Ustaz Hilmi: Shalat Jumat Aja Ditiadakan, Pake Dalil Apalagi Meneruskan Pilkada ?

  3. Doa Agar Orang yang Kita Sukai Menjadi Cinta

  4. 5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan

  5. Vaksin China Dinilai Efektif, WHO Optimis Pandemi COVID-19 Akan Segera Berakhir

  6. Arief Poyuono: Saya Dukung Gatot Nurmantyo Ikut Pilpres 2024

  7. Wanita yang Disayat Perutnya karena Suami Tak Mau Anak Perempuan di India Ternyata Hamil Bayi Laki-laki

  8. Pernah Berjaya, 5 Artis India Ini Jatuh Miskin di Akhir Hayat

  9. 7 Potret Adu Gaya Nella Kharisma dan Via Vallen, Mana Paling Kece?

  10. Jokowi Ngotot Pilkada, Epidemiologi UI: Senangnya Menyelesaikan Pandemi Dengan Tambal Sumbal!

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Pakai Kebaya, Memesona!

Image
News

Ulang Tahun Pernikahan ke-35, KSP Moeldoko Beri Kejutan Manis Kepada Istri

Image
News

5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan