Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Bun, Ahli Kesehatan Novi Maharani Beri Kiat ASI Lancar

Bonifasius Sedu Beribe

Bun, Ahli Kesehatan Novi Maharani Beri Kiat ASI Lancar

Praktisi kesehatan ibu dan anak, Novi Maharani | AKURAT.CO/Ambar Adi Winarso

AKURAT.CO, Air susu ibu (ASI) sudah diakui sebagai sumber nutrisi terbaik bagi bayi, khususnya bayi berusia 0-6 bulan.

Mengingat betapa besar manfaat ASI bagi tumbuh kembang bayi, maka setiap tanggal 1 hingga 7 Agustus diperingati sebagai Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week).

Ahli kesehatan ibu dan anak Malang, Novi Maharani, bilang bahwa ibu menyusui tentunya sudah tahu nutrisi yang terkandung dalam setetes ASI, yang merupakan perpaduan sempurna antara lemak, protein, karbohidrat, vitamin, serta mineral yang dibutuhkan oleh bayi.

baca juga:

"Berbeda dengan susu formula, nutrisi ASI lebih mudah dicerna dan diserap oleh sistem pencernaan bayi sehingga meminimalisasi terjadinya masalah dalam tubuh mungilnya," kata Novi, saat dihubungi Kamis, (6/8).

Menurut Novi, satu hal yang tak kalah penting adalah ASI juga mengandung zat-zat yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi sehingga si kecil tidak mudah terserang penyakit.

"Kandungan ASI juga diketahui efektif dalam mengurangi risiko bayi mati mendadak (SIDS), serta meningkatan kecerdasan anak," imbuh Novi.

Kendati demikian, masih banyak ditemukan ibu menyusui yang mengalami gangguan ASI, seperti puting lecet dan bendungan ASI.

Novi mengatakan gangguan puting lecet terjadi karena cara menyusui yang salah sehingga pelekatan tidak sempurna. Karena itu, cara menyusui harus benar dengan areola masuk ke mulut bayi.

Sementara itu, gangguan bendungan ASI merupakan pembengkakan payudara yang menyebabkan payudara terasa nyeri dan keras. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan aliran darah dan suplai ASI di payudara.

"Gangguan demikian oleh kebanyakan ibu menyusui dianggap bahwa produksi ASI sedikit dan tidak mampu mencukupi kebutuhan bayi. Maka seringkali ibu memilih menambahkan susu formula pada bayinya," terang Novi.

Supaya ada pemahaman komprehensif, Novi mendorong perlunya edukasi bagi ibu-ibu menyusui.

"Perlunya edukasi lebih luas bahwa produksi ASI bekerja berdasarkan prinsip supply and demand dimana produksi ASI justru semakin meningkat jika ibu sering menyusui bayi," katanya.

Yang tak kalah penting yang harus dilakukan ibu menyusui adalah konsumsi gizi seimbang, cairan cukup, dan menjaga kondisi mental tetap rileks dan nyaman.

"Usahakan menyusui setiap 2-3 jam sekali," kata Novi.

Diketahui, pekan ASI Sedunia ini pertama kali digelar pada 1992 oleh World Alliance for Breastfeeding Action (WABA) sebagai peringatan Innocenti Declaration yang dibuat oleh dua organisasi PBB, yaitu World Health Organization (WHO) dan United Nations Children’s Fun (UNICEF) pada Agustus 1990.

Deklarasi itu sendiri dibuat untuk melindungi serta mendukung ibu dalam memberikan ASI eksklusif bagi buah hatinya, khususnya selama enam bulan pertama kehidupan bayi, dan dilanjutkan hingga bayi berusia 24 bulan.

Sementara itu, tujuan globalnya adalah untuk mengoptimalkan kesehatan gizi dan kesehatan ibu beserta anak. WHO bersama American Academy of Pediatrics (AAP) menganjurkan pemberian ASI secara eksklusif terhadap bayi tanpa makanan pendamping lain hingga berusia 6 bulan. Setelah itu, bayi tetap disusui sambil menerima makanan yang sesuai dan memadai hingga berusia 2 tahun.

Hingga kini, Pekan ASI Sedunia diperingati di lebih dari 120 negara. WABA berharap peringatan ini bisa menciptakan lingkungan, kesadaran, dan dukungan tepat bagi para ibu menyusui di seluruh penjuru dunia.

Setiap tahun WABA menetapkan tema berbeda yang berkaitan dengan sistem kesehatan, wanita, pekerjaan, ekonomi, dan lain sebagainya. Tahun ini tema yang diusung WABA untuk merayakan Pekan ASI Dunia adalah “Support Breastfeeding for Healthier Planet”.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Bunda & Bayi

Mari Membuat Sendiri Susu Kedelai untuk Bunda dan Bayi

Image

Gaya Hidup

Bunda & Bayi

Bun, Ini Cara Benar Menyimpan ASI Perah

Image

Gaya Hidup

Bagaimana Pemberian ASI Eksklusif Bebaskan Ibu dari Kanker Payudara?

Image

Gaya Hidup

Posisi Memerah yang Tepat Agar ASI Mudah Keluar

Image

Gaya Hidup

Sangat Berhaya, 5 dari 10 Wanita Pekerja Indonesia Memerah ASI di Toilet

Image

Gaya Hidup

Duh, Kualitas Pengetahuan dan Perilaku Laktasi Ibu Indonesia Tidak Membaik

Image

Gaya Hidup

Proses Pasteurisasi Harus Dilalui Sebelum Donor ASI Dilakukan

Image

Gaya Hidup

Bayi Lahir Prematur Bisa Bikin ASI Sulit Keluar

Image

Gaya Hidup

Opa dan Oma Wajib Dukung Ibu Beri ASI ke Cucu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Cara Brawijaya Hospital Peduli Ketersediaan Pasokan Darah di Saat Pandemi

Brawijaya Hospital menggelar gerakan Ayo Ikut Donor Darah

Image
Gaya Hidup

Jadi Ikon D'Queena, Nita Thalia Ungkap Masalah Flek dan Kerutan Wajah

Nita Thalia belum lama ini kunjungi pabrik pembuatan kosmetik.

Image
Gaya Hidup

Kalani Salon & Spa, Sajikan Kenyamanan Wanita di Puncak Tertinggi

Salon dan Spa menjadi tempat yang akan selalu dirindukan banyak wanita untuk memanjakan diri

Image
Gaya Hidup

5 Manfaat Tak Terduga Jahe bagi Kesehatan, Tingkatkan Imunitas hingga Kurangi Risiko Kanker

Kandungan pada jahe seperti zingerones, shogaols, dan gingerols, juga berfungsi sebagai antioksidan yang baik bagi tubuh.

Image
Gaya Hidup
Bunda & Bayi

Bunda Harus Pelajari, Ini Panduan Lengkap Pemberian MPASI si Kecil

Amankah MPASI instant?

Image
Gaya Hidup

Perhatikan Asupan Garammu Tuk Cegah Penyakit Berbahaya

Jumlah garam yang dikonsumsi tak boleh berlebihan, yakni sekitar lima gram atau satu sendok teh per hari.

Image
Gaya Hidup
Bunda & Bayi

Mari Membuat Sendiri Susu Kedelai untuk Bunda dan Bayi

Cara ini sangat simpel untuk dipraktekan dj rumah

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Pergantian Cuaca Pengaruhi Penyebaran COVID-19? Begini Penjelasannya

Baik itu di musim hujan maupun panas terlebih di masa pandemi COVID-19 saat ini, tetap waspada menjaga kondisi kesehatan tubuh.

Image
Gaya Hidup
Bunda & Bayi

Buah atau Sayuran Bukan Menu MPASI yang Tepat

Berikan asupan yang lengkap akan lebih baik

Image
Gaya Hidup
Bunda & Bayi

Kenali Gumoh pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Sendawakan bayi jika sering gumoh

terpopuler

  1. Kwik Kian Gie Kutip Pernyataan UAS Soal Penanganan Covid-19

  2. Pembangunan Trotoar Biang Kerok Banjir Jakarta, Anies Baswedan Kena Omel DPRD 

  3. Hukum Menahan Kentut saat Salat

  4. 5 Fakta Lika Liku Hidup Benyamin Sueb, dari Pengamen hingga Raih Piala Citra

  5. Habis Pamer Program Andalan, Wagub Riza Malah Minta Warga Bersiap Hadapi Banjir

  6. Demi Anak Istri, Driver Ojol Ini Tak Pernah Tolak Orderan Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

  7. 5 Bintang Sepak Bola dengan Gaji Termahal di Liga Inggris, Ada yang Makan Gaji Buta

  8. KPK Lanjutkan Penyidikan Perkara Pinangki, Jampidsus Enggan Spekulasi

  9. 360 Karyawan Kesehatan di DIY Terkonfirmasi COVID-19

  10. 5 Koperasi Terbesar di Dunia, Ada yang Beromzet Rp1,42 Kuadriliun!

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!