Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Periksa Gigi Saat New Normal, Teledentistry Jadi Amat Penting

Bonifasius Sedu Beribe

Periksa Gigi Saat New Normal, Teledentistry Jadi Amat Penting

Webinar dengan tema 'New Normal Dental Practice' yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti | Dok. GIGI.ID

AKURAT.CO, Era pandemi Covid-19 yang kini membawa masyarakat Indonesia ke masa transisi normal baru membuat banyak kebiasaan harus dirubah, itu termasuk tata cara pemeriksaan gigi.

Dua pembicara pada acara Webinar sesi 5 FOKUS 2020 menyampaikan hal yang sama terkait hal-hal yang perlu di lakukan pada saat memulai praktek layanan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut di era new normal.

Bahwa untuk menghindari penyebaran Covid-19, dokter gigi wajib melakukan screening pasien secara teledentistry, bisa melalui fitur aplikasi whatsapp atau yang lainnya.

baca juga:

Kondisi pandemi Covid-19 memaksa dokter gigi untuk menutup praktek pelayanan kesehatan gigi sementara, mengingat sumber utama penyebaran virus Covid-19 ini melalui droplet. Selain itu, tingginya permintaan APD membuat harga APD melambung tinggi sehingga dokter gigi juga kesulitan memperoleh APD tersebut.

Tanggal 28 Mei 2020 lalu, Presiden Jokowi melihat bahwa wabah ini tidak bisa dihindari, dan harus memikirkan bagaimana bisa melanjutkan kehidupan dan perekonomian masyarakat. Oleh karenanya, masyarakat dihimbau agar dapat berdamai dengan virus ini, namun tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penyebaran virus ini.

Diterbitkannya buku panduan untuk dokter gigi pada era new normal oleh PBPDGI sangat membantu para dokter gigi memberikan pelayanannya kembali.

“Salah satu hal penting yang harus dilakukan sesuai buku panduan dalam melakukan perawatan adalah melakukan screening pasien secara teledentistry, pastikan pasien yang hendak dirawat dalam keadaan sehat,” ujar Dr. drg. Jeddy, Sp. KGA, yang bertugas sebagai kepala Bagian Pedodonti FKG Universitas Trisakti, sekaligus sebagai pembicara pada sesi pertama di Webinar dengan tema 'New Normal Dental Practice', baru-baru ini.

Menurut dr. Jeddy, ada 6 hal yang perlu diperhatikan pada saat memulai praktek kembali dengan menyesuaikan kondisi new normal ini, diantaranya:

1. Staf dan dokter gigi yang terlatih menyesuaikan panduan protokol kesehatan baru. Bagaimana berinteraksi dengan pasien, setup klinik yang baik, menggunakan APD, mensterilisasi ruangan dan peralatan.

2. Mengadopsi protokol kesehatan baru sebagai hal wajib untuk menghindari penyebaran virus.

3. Selalu terhubung dengan pasien secara teledentistry adalah hal yang wajib dilakukan, khususnya melakukan screening terhadap pasien. Lakukan anamnesis, pastikan pasien dalam kondisi sehat dan selalu utamakan pelayanan pasien hanya dalam kondisi darurat saja.

4. Social media marketing memberikan pengetahuan mengenai Covid-19 dan protokol baru, sehingga pasien juga memahami perubahan prosedur layanan.

5. Fleksibilitas opsi pembayaran, untuk membantu meringankan pasien karena masa pandemi yang terjadi mengakibatkan krisis kesehatan dan ekonomi. Klinik dapat memberikan keringanan pembayaran dengan cicilan 0 persen dan asuransi.

6. Manajemen keuangan yang baik secara efisien dan efektif untuk pelayanan pasien sesuai dengan kebutuhan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh drg. Iwan Dewanto, MMR, PhD, Wakil Sekretaris Jenderal PBPDGI, pada sesi kedua webinar ini, dengan tema 'Quality Cost Delivery (QCD) in dental Practice in the New Normal'.

Ia menyampaikan bahwa sebagai dokter gigi mendapat imbas yang luar biasa dari kondisi pandemi ini. Dan sebagai bagian untuk keselamatan pasien serta tenaga medis yang memberikan pelayanan, maka perlu dilakukan penyesuaian dalam praktek melayani pasien merujuk pada panduan new normal yang dikeluarkan PDGI.

"Pemberian pelayanan kepada pasien (delivery) berhubungan dengan kualitas pelayanan (quality) yang berdampak kepada biaya yang dikeluarkan (cost)”. Layanan harus bersifat terbuka, dan sebisa mungkin dapat memberikan rasa nyaman kepada pasien. Lakukan teledentistry untuk screening pasien sebelum memberikan pelayanan, dan pastikan pasien tidak menunggu lama di klinik dengan mengatur jadwal kunjungan pasien secara teledentistry," saran dia.

Sebagai dokter gigi, katanya, kepercayaan dari pasien merupakan kunci untuk suksesnya seorang dokter dalam memberikan pelayanan. Kunci meraih kepercayaan adalah kompetensi dan karakter.

Acara webinar sesi 5 FOKUS 2020 ini merupakan rangkaian series webinar, yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti dari 10 series yang direncanakan.

Ada sebanyak 700 peserta dengan latar belakang akademisi dan dokter gigi yang mengikuti kegiatan ini. Bertindak sebagai moderator acara pada kegiatan ini adalah Prof.Dr. drg. Tri Erri Astoeti M.Kes, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, dan disponsori oleh GIGI.ID sebagai penyedia layanan teledentistry pertama di Indonesia.

“Kami sangat apresiasi kegiatan ini. Terima kasih untuk FKG Universitas Trisakti atas kesempatannya, antusiasme dokter gigi yang ikut serta pada kegiatan ini sangat tinggi, dan sebagai wujud dukungan kami untuk peningkatan skill dan pengetahuan dari dokter gigi, kami telah berhasil mengajak 120 dokter gigi yang mewakili 16 provinsi di Indonesia untuk dapat mengikuti kegiatan ini,” ujar Muhamad Soleh selaku Chief Marketing Officer dari GIGI.ID, dalam keterangan tertulisnya kepada AkuratHealth.

GIGI.ID yang merupakan startup digital social enterprise yang berfokus pada kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia. Startup ini sendiri merupakan bagian dari alumni Gerakan 1.000 Startup Digital Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia. Dan kini aplikasi GIGI.ID sudah dapat di download di Play Store.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Ketahui Bahaya Menggunakan Behel dan Veneer dari Tukang Gigi Abal-abal

Image

Gaya Hidup

Peringati BKGN 2020 di Tengah Pandemi, Yuk Jadi Pahlawan Senyum

Image

Gaya Hidup

Hati-hati, Gigi Berlubang Bisa Menular Lho

Image

Gaya Hidup

Indonesia 75, Pepsodent Pakai Baju Merah Putih

Image

Gaya Hidup

Pentingnya Teledentistry dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Era New Normal

Image

Gaya Hidup

Periksa Gigi Makin Mudah, Aplikasi Teledentistry Pertama di Indonesia Sudah Hadir

Image

Gaya Hidup

Yuk Gabung GIGI.ID Sebagai Teledentistry Pertama di Indonesia

Image

Gaya Hidup

Bahayanya Pakai Tusuk Gigi Terlalu Sering

Image

Gaya Hidup

Bukan Hanya Genetik, Anak dengan Gigi Rusak Bisa Disebabkan Pola Asuh yang Buruk

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Simpel dan Praktis, 4 Pilihan Jumpsuit Kece Tahun Ini

Kamu bisa menggenakan jumpsuit saat kencan ataupun saat hangout bareng teman

Image
Gaya Hidup

25 Tahun Berkiprah, Rumah Belajar Daniel Siap Antar Siswa Masuk ‘Gerbang’ Peguruan Tinggi Negeri

Rumah Belajar Daniel telah membuktikan komitmennya menghantarkan para siswanya masuk keperguruan tinggi negeri

Image
Gaya Hidup

5 Powder Sunscreen Terbaik untuk Semua Jenis Kulit

Dalam jangka pendek, sinar UV dapat menyebabkan hiperpigmentasi, bintik hitam, dan bahkan jerawat

Image
Gaya Hidup

Sajiku Luncurkan TVC Terbaru, Sajikan Olahan Nasi Goreng Sehat dan Praktis di Masa Pandemi

Produk-produk Sajiku® Bumbu Praktis Nasi Goreng sudah dapat dengan mudah didapatkan karena telah hadir di berbagai tempat

Image
Gaya Hidup

Pocari Sweat Run Indonesia 2021, Event Lari Terbesar di Indonesia

Image
Gaya Hidup

Salah Diet, Ini Bahayanya

Pola makan dan penurunan berat badan dapat mempengaruhi siklus menstruasi

Image
Gaya Hidup

Ramalan Zodiak tentang Cinta Hari Kamis 4 Maret 2021, Rasa Curiga Libra Berbahaya!

Perbedaan pendapat Aquarius dengan kekasih juga dapat menyebabkan konflik berkepanjangan

Image
Gaya Hidup

Boleh Sering Cuci Tangan, Asal...

Menjaga kebersihan tangan bisa mencegah penyebaran virus covid 19

Image
Gaya Hidup

4 Tanda Kamu Seorang Eccedentesiast

Ia adalah orang yang memilih untuk tidak memperlihatkan perasaan sedih, trauma, maupun depresi

Image
Gaya Hidup

Jangan Buru-buru! Ketahui Waktu Terbaik Berhubungan Seks Setelah Melahirkan

83 % wanita menghadapi masalah seksual pada 3 bulan pertama setelah melahirkan

terpopuler

  1. Terjadi Fenomena Alam Langka di Venesia, Kanalnya Tiba-tiba Surut

  2. Polisi Temukan HP Anggota KKB Ferry Ellas yang Berisi Video Baku Tembak

  3. KPK Buka Penyidikan Kasus Dugaan Suap Pajak yang Libatkan Anak Buah Sri Mulyani

  4. Cukup Sambungkan ke Smartphone, Perangkat Kecil ini Mampu Diagnosis Covid-19

  5. Ngotot Jual Saham Bir di Delta, Wagub DKI: Kalau Dilepas Kita Dapat Uang

  6. Pesan Gus Baha Ketika Ada Orang yang Sedikit-sedikit Tanya Dalil

  7. PBB Laporkan Aktivitas di Laboratorium Pendukung Nuklir Korea Utara, Pentagon Waspada

  8. Ayus Sabyan Tak Hadiri Sidang Cerai, Istri: Padahal Sudah Diinformasikan

  9. Teddy Syach Ungkap Kondisi Anak Usai Ditinggal 'Pergi' Rina Gunawan

  10. Haji Lulung: Terima Kasih Pak Jokowi, Bangsa Ini Diselamatkan dari Bahaya Miras

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga

Image
News

7 Potret Santai Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Berbagai Kesempatan, Panen Buah hingga Mancing