Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Terus Putar Otak, Pemerintah Tak Berhenti Kampanye Pariwisata Selama Masa Pandemi

Bonifasius Sedu Beribe

Kemenparekraf

Terus Putar Otak, Pemerintah Tak Berhenti Kampanye Pariwisata Selama Masa Pandemi

Dalam upaya memitigasi dampak COVID-19, Kemenparekraf pastikan realokasi anggaran di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tepat sasaran | DOK. KEMENPAREKRAF

AKURAT.CO, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengoptimalkan kampanye pariwisata secara daring di sosial media selama masa pandemi COVID-19 sebagai upaya awareness bagi wisatawan mancanegara (wisman) di negara fokus pasar wisata Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat, (17/7) menjelaskan, para pelaku pariwisata di Indonesia selama masa pandemi lebih banyak yang mengoptimalkan kampanye dan promosi secara online bagi pasar wisman.

“Kami sebelumnya menggelar Indonesian Sellers Meeting (ISM) yang memfasilitasi pelaku industri kita melakukan pertemuan virtual business to business dengan para pelaku industri pariwisata di luar negeri sehingga mereka dapat memberikan informasi terkait situasi wisata terkini di Indonesia, membuka peluang, dan berbagi strategi menarik dalam upaya menjaring calon wisatawan di tengah pandemi COVID-19,” kata Nia, dalam keterangan tertulis Kemenparekraf kepada AkuratTravel, Sabtu, (18/7).

baca juga:

ISM dilaksanakan selama tiga hari pada 14-16 Juli 2020 dengan bertujuan untuk memberikan informasi terkait situasi terkini pasar dari VITO dan menggali peluang bisnis langsung dari buyer/wholesaler/asosiasi dari negara originasi untuk sellers di Indonesia.

Pada pembukaan rangkaian acara ini, hadir pula Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Desra Percaya, menggiring diskusi ke arah menyikapi dampak new normal bagi industri pariwisata.

Menurutnya, new normal pariwisata agar fokus pada negara tertentu, turis tertentu, obyek tertentu dan yang terpenting sekarang mengutamakan pariwisata domestik sambil paralel membangun trust kepada masyarakat dunia.

“Kegiatan ini berbentuk rangkaian pertemuan daring, sebagai upaya untuk bisa mendukung para sellers di destinasi agar bisa mendapatkan gambaran dan update terkini situasi di originasi sehingga dapat mempersiapkan langkah-langkah bisnis yang akan diambil ke depan,” lanjut Nia Niscaya.

Para pelaku usaha pariwisata tersebut kata Nia sebagian besar menyatakan siap untuk melakukan virtual business to business dengan mitra di negara fokus pasar untuk menggarap peluang wisata pada periode Juli-September 2020.

“Dan faktor yang paling penting untuk menyambut wisman adalah pembukaan border sehingga kita semua berharap pandemi ini segera berlalu agar aktivitas pariwisata dapat kembali bergairah dengan adaptasi kebiasaan baru,” katanya.

Ia juga menjelaskan, dalam ISM industri pariwisata Indonesia dapat berinteraksi dengan mitra dari pasar India, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Indochina. Kemudian pada hari kedua meliputi pasar Korea Selatan, China dan Hongkong, Timur Tengah, Prancis, dan Jerman. Hari ketiga untuk pasar Jepang, Taiwan, Rusia, Belanda, dan United Kingdom (UK).

“Diharapkan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat mengetahui kondisi masyarakat dan menjalin komunikasi dengan negara originasi khususnya antar pelaku industri (sellers, buyers, government) dengan mempertemukan pelaku industri inbound dan wholeseller/buyers sebagai langkah persiapan menuju kegiatan business to business,” katanya.

Sebelumnya ISM 14 Juli 2020 mengambil tema “Market Updates and Business Opportunities for India Market”, hadir VITO New Delhi, Sanjay Sondhi dan Senior Vice President Thomas Cook India, Suzanne Pereira.

Sanjay Sondhi membagikan informasi terkini terkait COVID-19 di India. Ia mengatakan, di India angka kasus COVID-19 masih cukup tinggi dengan kasus aktif 311.422 orang, recovery rate 63 persen, dan diperkirakan peak pada Agustus 2020.

“Namun penerbangan domestik di India sudah mulai beroperasi sejak 25 Mei 2020 dengan kapasitas 60 persen, sementara penerbangan internasional diperkirakan akan mulai dibuka kembali pada Agustus 2020,” ujarnya.

Sanjay Sondhi juga menjelaskan mengenai Travel Bubble dimana untuk sekarang agreement antara Indonesia dan India belum ada, namun pemerintah India sedang mengusahakan agar dapat membuat kesepakatan tersebut dengan lebih banyak negara lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Suzanne Pereira menjelaskan bahwa wisatawan India sebagian besar adalah pemburu diskon atau discount seeker. Mereka akan sangat tertarik dengan promo yang diberikan oleh penyedia jasa wisata. Menurutnya, kolaborasi antara Indonesia dan India sangat penting dalam hal ini dan dapat menjadi kesempatan bisnis yang potensial untuk menarik wisatawan India agar kembali bepergian ke Indonesia.

Terkait segmentasi pasar wedding, Suzanne menjelaskan pernikahan khas India yang besar-besaran belum dapat dilakukan pada masa normal baru. Meskipun begitu, TA/TO tetap dapat membuat paket wedding yang lebih kecil yang menarik dan aman untuk para tamu.

“Selain itu kami juga perlu fokus pada segmen yang tidak kalah penting, yaitu menyediakan paket menarik untuk para honeymooners,” ujarnya.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Hari Pariwisata Sedunia, Momentum Perkuat Protokol Kesehatan

Image

Gaya Hidup

Cara Mudah Pelaku Parekraf Dapat Modal

Image

Gaya Hidup

Derawan Rebound Bisa Pulihkan Pariwisata Kaltim

Image

Gaya Hidup

Angela Tanoe Minta UMKM Go Online

Image

Gaya Hidup

Menparekraf: Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif

Image

Gaya Hidup

Inilah 6 Finalis Lomba Rayakan Kemerdekaan 2020, Juaranya dari Surabaya

Image

Gaya Hidup

Adaptasi Kebiasaan Baru, BISA Kini Sampai Lampung

Image

Gaya Hidup

Virtual Festival Indonesia Perth Kuatkan Citra Pariwisata Indonesia

Image

Gaya Hidup

DKI Terapkan PSBB, Menparekraf: Pelaku Parekraf Harus Tetap Mendapat Ruang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Masak Yuk!

Amunisi Tambahan, Yuk Bikin Bandrek Jahe Homemade

Perlu amunisi tambahan untuk memperkuat daya tahan tubuh

Image
Gaya Hidup

Suami Kecantol Gadis Club Malam yang Jago di Ranjang

Kini Bang Akur sudah punya gadis langganan yang menemaninya di club malam

Image
Gaya Hidup

Bangkit Ditengah Pandemi, Malang Rilis 15 Festival Kampung Tematik

Event ini difasilitasi oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Malang

Image
Gaya Hidup
Bunda dan Bayi

Panduan IDAI soal Screen Time Anak di Rumah

Hindarkan anak dari konten kekerasan

Image
Gaya Hidup

Petani Gunungkidul Pakai Kartu Tani untuk Tebus Pupuk Bersubsidi

Dengan Kartu Tani, pendistribusian pupuk lebih maksimal

Image
Gaya Hidup
Bunda dan Bayi

Mengapa Lidah dan Mulut Bayi Sering Ada Selaput Putih?

Apakah si kecil minum ASI atau susu formula?

Image
Gaya Hidup

5 Rekomendasi Angkringan di Jogja, Enak dan Murah!

Image
Gaya Hidup
Masak Yuk!

Akhir Pekan, Yuk Masak Tumis Teri Rawit Asam

Caranya gampang banget, kok!

Image
Gaya Hidup

Hari Pariwisata Sedunia, Momentum Perkuat Protokol Kesehatan

Hari Pariwisata Sedunia tahun ini mengusung "Tourism and Rural Development"

Image
Gaya Hidup
Bunda dan Bayi

Bun, Ketahui Penyebab Keluar Darah Saat Hamil

Bisa karena hormom tidak seimbang

terpopuler

  1. Kisah Ketika Abu Nawas Mengaku Lebih Kaya Daripada Tuhan

  2. Janggal, Nasrul Abit Gunakan Dua Ijazah di Jenjang Pendidikan yang Sama

  3. Menko PMK: Penerima Beras Bantuan PKH Tak Boleh Jemput Beras Sendiri

  4. Istri Menderita Batin Karena Keahlian Suami Hanya Mengumbar Janji

  5. Kualifikasi Moto2 Emilia Romagno: Andi Gilang Start Dua Terbawah

  6. Lowongan Kerja September 2020, Smartfren Buka Posisi bagi Fresh Graduate Semua Jurusan

  7. Tunda Pergi Haji Demi Temani Valentino Rossi, Komeng: Dia Itu Anak Tongkrongan

  8. Wabup Mabuk dan Tabrak Polwan Hingga Tewas, Fahira Idris: Hancur Hati Ini

  9. Polling Soal Vaksin Covid-19, Netizen: Saya Ingin Sehat, Halal-Haram Biar Urusan Saya dan Tuhan

  10. Catat! Ini Tata Cara Dapatkan KJP Plus dan KJMU

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!