image
Login / Sign Up

Glintung Water Street Kini Jadi Model 40 Kampung Tematik di Malang

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Spot di Glintung Water Street, Kampung Tematik di Malang | Dok. GWS

AKURAT.CO, Kota Malang memang tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA), seperti Kabupaten Malang atau Kota Batu. Namun hal tersebut bukanlah suatu halangan untuk melahirkan suatu destinasi wisata.

Banyak kampung-Kampung Tematik bermunculan yang notabene merupakan wisata buatan. Tidak kalah menarik, meskipun buatan, namun kampung-kampung yang diinisiasi oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Malang mampu bertumbuh dan berkembang mengenalkan potensi wisatanya dengan tema yang berbeda-beda. Salah satunya Glintung Water Street (GWS) Kampung Tematik  yang mengusung konsep urban farming.

Gaung urban farming yang mampu mengaplikasikan pertanian di tengah perkotaan merupakan suatu yang perlu diapresiasi, karena ketahanan pangan dalam kampung sudah dapat dilakukan secara swadaya.

baca juga:

Bagaimana tidak, di ruang perkotaan yang sarat dengan permukiman penduduk itu mampu disulap dengan mengkolaborasi perikanan dan pertanian.

Kampung yang berlokasi di Jalan Letjen S Parman Gang 1 Kota Malang ini dapat membudidayakan terong, lombok, lele dan tomat secara hidroponik yang biasa disebut Telolet.

Jauh sebelum lahir Kampung Tangguh, kampung yang diketuai ole Ageng Wijayakusuma ini masyarakatnya sudah bahu-membahu dengan membentuk lumbung pangan. Tak mengherankan jika kampung yang menerapkan mlijo gratis ini menjadi jawara dalam penilaian kampung tangguh beberapa pekan yang lalu.

Belajar dari keberhasilan yang sudah diraih Kampung Glintung Water Street (GWS), para pembakti Kampung Tematik yang terdiri dari 20 Kampung Tematik ber-Pokarwis dan 20 Kampung Tematik rintisan melaksanakan studi banding.

Studi banding Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang me Glintung Water Street, Malang. Dok. GWS

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat GWS sekaligus menimba ilmu, kiat dan tips yang diberikan. Tidak hanya itu, kegiatan yang dilaksanakan di Balai RW 05 ini juga untuk membicarakan kelanjutan program kerjasama bersama Universitas Brawijaya yang sudah ditandatangani dalam bentuk nota kesepakatan (MoU).

Selain itu juga, mereka membahas syarat-syarat yang harus dipenuhi bagi kampung-kampung rintisan untuk menjadi kampung yang ber-pokdarwis.

"Pokdarwis merupakan suatu kelompok masyarakat yang memiliki kesadaran, sebagai penggerak dalam mendukung terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan serta mewujudkan Sapta Pesona" ujar Isa Wahyudi, Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang yang menjadi pembicara pada Selasa, (14/7), sebagaimana isi keterangan tertulisnya kepada AkuratTravel.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Ki Demang ini mengatakan bahwa tidak perlu kampung yang luas untuk menjadi suatu Kampung Tematik, namun harus ada aktivitas yang mendukung keberdayaan masyarakat dan memiliki potensi wisata untuk menarik wisatawan.

Kegiatan sore itu berjalan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Sesi perkenalan dari kampung rintisan menambah keakraban suasana. Untuk mencairkan dan menambah pengetahuan, para undangan diajak berkeliling kampung. Banyak objek menarik yang memang layak untuk dikenalkan.

"Ini adalah aquaponik, tanaman yang ditanam di atas botol air mineral. Harusnya pipa, namun pipa masih belum tersedia. Tak ada rotan akar pun jadi. Aquaponik ini memanfaatkan kotoran ikan untuk pupuk dan air kolam" cerita Ketua RW, Ageng Wijayakusuma, saat para tamu diajaknya berkeliling kampung.

Pria yang suka mengenakan udeng ini mengatakan bahwa kelebihan dari GWS adalah memanfaatkan lahan sempit di tengah perkotaan untuk menjadi destinasi wisata. Tak pelak, mata dibuat kagum karena adanya kolam ikan lele, nila berada di dalam drainase. Bahkan ada drainase yang khusus menghasilkan lele jumbo sebagai bahan pangan bakso lele.

Sudut kecil spot hijau hasil buatan warga di Glintung Water Street, Malang. Dok. GWS

Tidak hanya itu, berjajar akuarium-akuarium dari berbagai ukuran menambah kecantikan kampung yang terdiri dari 5 Rukun Tetangga ini.

Perlu kerja keras dan strategi untuk mewujudkan persamaan visi, misi dalam mencapai tujuan. Pendekatan secara humanis dengan menggandeng para tokoh dan mengikuti alur karakter merupakan salah satu keberhasilan GWS.

"Awal dari GWS bermula dari kelompok Sumber Mili yang merupakan kelompok bentukan masyarakat dan berbadan hukum. Banyak kelompok-kelompok yang terbentuk. Ada kelompok ikan, kelompok pertanian yang pada akhirnya dijadikan satu dalam satu wadah Pokdarwis.

Perlu diketahui, Pokdarwis Glintung Water Street yang diadopsi dari Bahasa Inggris berarti jalan air ini dibentuk pada Bulan Juli 2019. Itu artinya tepat 1 tahun keberadaan Kampung Tematik yang dulunya dikenal dengan kampung kumuh. Semoga dalam perjalanannya selalu mengalir tanpa henti, penuh inovasi dan kreasi.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Jelajah Koeboeran Londo, Makam Belanda yang Bikin Bulu Kuduk Bergidik

Image

Gaya Hidup

Storyline Sejarah Kayutangan, Gambaran Epik Wisata Kota Malang

Image

Gaya Hidup

5 Destinasi Wisata Keluarga Ramah Anak di Malang

Image

Gaya Hidup

HUT ke-72 RI

Menengok Koeboeran Soekoen, Situs Makam Belanda yang Terlupa

Image

Gaya Hidup

Punya Kopi Tulang, Kuburan Belanda di Malang Segera Jadi Destinasi Heritage

Image

Gaya Hidup

Serunya Siswa Belajar Bikin Keramik di Kampung Dinoyo

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Rekomendasi 4 Klinik Kecantikan Terkini yang Bikin Kamu Makin Cantik dan Glowing

Dermaster Clinic sudah cukup populer dengan penanganan dokter ahli yang kompeten

Image
Gaya Hidup

Resep Gampang Bikin Japanese Pancake yang Enak dan Super Fluffy

Si kecil pasti suka

Image
Gaya Hidup

Resep Nanas Belimbing Cuka Merah, Segarnya Bikin Ngiler!

Cocok jadi kudapan di saat cuaca panas

Image
Gaya Hidup

3 Jenis Alat Bantu Seks Pria, Bikin Fantasi Makin Liar!

Dengan alat bantu, fantasi seks akan semakin liar

Image
Gaya Hidup

Begini Cara Kementan Ajak Milenial Terjun ke Pertanian

Kementan mengingatkan petani untuk meninggalkan pola berpikir pertanian yang lama, yaitu tanam, petik, jual.

Image
Gaya Hidup

Marchella NKCTHI: Perempuan Punya Peluang yang Sama Tuk Wujudkan Mimpinya

Melalui karya-karya tulisannya, Marchella banyak menginspirasi para perempuan untuk menyuarakan isi hati dan pikirannya.

Image
Gaya Hidup

Terapkan Protokol CHSE, Wishnutama Optimis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Melesat Pascavaksin

Kemenparekraf juga meluncurkan kampanye Indonesia CHSE yang merupakan komitmen bersama para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Image
Gaya Hidup

Resep Mendol Tempe Khas Jawa Timur, Gurihnya Bikin Ketagihan

Mendol merupakan makanan yang berasal dari Jawa Timur yang nikmat untuk dikonsumsi

Image
Gaya Hidup

5 Hotel Termahal di Dunia, Tembus Rp2,2 Miliar per Malam!

Memberikan fasilitas serta kenyamanan bintang 5, hotel-hotel ini memasang tarif menginap paling mahal di dunia

Image
Gaya Hidup

Traveloka Dorong Penerapan Protokol CHSE dan Percepatan Pemulihan Sektor Pariwisata

Traveloka meluncurkan Kampanye Traveloka Clean Partners.

terpopuler

  1. Viral Muslim Bantu Prosesi Pemakaman Tetangga Beda Agama, Warganet: Ini Indonesia

  2. Anggaran Pilkada Rp20 T, Rizal Ramli: Sebaiknya Dibelikan 30 Juta HP untuk Anak-anak Kurang Mampu

  3. Politikus PKS Beri Kritikan 'Pedas' ke Anies Baswedan

  4. Ahli Waris Gugat Dik Doank Rp5,5 Miliar Atas Kepemilikan 'Kandank Jurank Doank'

  5. Mengenal Pulau Kundur, Penghasil Durian Kelas Wahid yang Ditetapkan Zona Merah COVID-19

  6. Gaduh Beasiswa Veronica Koman, Stafsus Sri Mulyani: Penuhi Saja, Tanpa Perlu Playing Victim

  7. Video Jerinx di Tahanan Viral, Kenakan Celana Pendek dan Tangan Terborgol

  8. Efek Dahsyat Berbakti Kepada Orang Tua

  9. Hamil Barengan, 5 Potret Kompak Kakak Beradik Citra Kirana dan Erica Putri

  10. Xi Jinping Kesal Banyak Warganya Bikin Konten Buang-buang Makanan di Tengah Isu Krisis Pangan

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Afriadi, S.Fil.I, M.IKom

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Image
Arli Aditya Parikesit

Jadilah Insan Cemerlang dalam Menghadapi COVID-19

Image
Egy Massadiah

Doni Menengok Putaran Roda Zaman

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Tarian Sufistik Mengalun di Antara Agama

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain