image
Login / Sign Up

Dokter Reisa Ingatkan Langkah Penting Menuju Zona Aman COVID-19

Abdul Haris

Wabah Corona

Image

Wisatawan dan pedagang saat meramaikan kawasan wisata Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (4/7/2020). Sejumlah tempat wisata dibuka kembali setelah pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) memasuki masa transisi menuju new normal pandemi COVID-19. Namun sejak dibuka kembali, banyak pedagang dan pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona seperti memakai masker dan menjaga jarak. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Sampai saat ini, penularan virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit COVID-19 masih terus terjadi di banyak wilayah Indonesia. Gugus tugas nasional dan daerah bersinergi untuk mengajak semua komponen bangsa untuk menjadikan wilayah-wilayah aman COVID-19.

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Gugus Tugas Nasional, dr. Reisa Broto Asmoro, menyampaikan bahwa dinamika perubahan zonasi berdasarkan tingkat risiko sangat dipengaruhi berbagai indikator.

Gugus Tugas Nasional menetapkan pemetaan zonasi dengan warna hijau, kuning, oranye dan merah. Kategorisasi warna tersebut mewakili pencapaian indikator epidemiologi dan data kesehatan masyarakat. Warna hijau menunjukkan wilayah tanpa penularan COVID-19, sedangkan warna lain menunjukkan tingkat risiko penularan sedang hingga tinggi.

baca juga:

“Namun mesti diingat, perubahan atau dinamika zonasi kabupaten/kota sangat tinggi. Bisa saja sebuah wilayah berpindah dari zona risiko rendah menjadi zona risiko tinggi. Biasanya, apabila ada yang tidak lagi disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujar dr. Reisa pada konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin, (6/7).

Reisa Broto Asmoro. Dokumentasi BNPB

dr. Reisa mengatakan, minggu lalu, ada 53 kabupaten/kota dengan risiko kenaikan kasus yang tinggi. Sedangkan 177 kabupaten/kota berisiko sedang dan 185 kabupaten/kota dengan risiko rendah.

“Serta ada 99 kabupaten/kota tidak terdampak atau tidak ada kasus baru,” tambah dr. Reisa.

Ia menyampaikan bahwa angka-angka itu dapat berubah dan data terkini akan diumumkan oleh Tim Pakar Gugus Tugas Nasional. Data gugus tugas mencatat perubahan peta zonasi risiko rendah dan tidak terdampak per akhir bulan lalu.

Jumlah wilayah tersebut pada 31 Mei 2020 berjumlah 46,7 persen sedangkan per 28 Juni 2020 bertambah menjadi 55,3 persen. Ini merupakan kabar baik dalam penanganan COVID-19 di Tanah Air.

Selanjutnya dr. Reisa menjelaskan tiga langkah kunci untuk menuju zona aman COVID-19. Yang pertama adalah pengawasan ketat oleh pemerintah daerah. Kedua, kedisiplinan seluruh masyarakat, mulai dari para tokoh agama dan budaya, akademisi, dunia usaha, serta media massa.

Ketiga, visi bahwa daerah yang lebih sehat akan membuat masyarakat lebih produktif, dan wilayah tersebut jauh lebih kompetitif. Baik dari sisi kualitas sumber daya manusia, maupun dari sisi persepsi positif citra daerah tersebut.

Dokter Reisa menekankan bahwa keberhasilan bersama melalui pandangan tersebut hanya dapat diraih melalui gotong royong.

“Bekerja bersama mendisiplinkan diri, melakukan perubahan, menerapkan adaptasi kebiasaan baru. Ingat, jaga jarak aman 1 sampai 2 meter, pakai masker dengan benar, cuci tangan minimal 20 detik, dan menjalankan perilaku hidup bersih dan gaya hidup sehat,” pesan dr. Reisa.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

News

Kunci Pondok Pesantren Bebas Covid-19

Image

News

Seorang Dokter dan 19 Perawat di RSUP Fatmawati Diduga Positif Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Gulkarmat DKI Kerahkan 9 Mobil Pemadam 'Jinakkan' Covid-19 di Gedung DPR/MPR RI

Image

News

Wabah Corona

Kasus Positif Covid-19 Belum Melandai, Panglima TNI Sebut Inpres 6/2020 Sangat Diperlukan

Image

News

Wabah Corona

Survei, Pemerintah Dinilai Lambat Sampaikan Info Soal Covid-19

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Bungkam Anji-Hadi Pranoto, Video Dokter Wisma Atlet Bikin Terenyuh

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

IDI Minta Polisi Periksa Hadi Pranoto, Anji Juga Wajib Tanggung Jawab

Image

News

Tompi: Ada Klaim Taik Kambing Jadi Obat pun Akan Digadang Sebagai Penemuan

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Hadi Pranoto Klaim Pelajari Covid-19 Sejak 20 Tahun Lalu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Ramalan Zodiak Kamis 13 Agustus 2020: Scorpio, Nyatakan Perasaanmu Hari Ini!

Bagi Aries yang jomblo, undangan dari teman dapat menjadi kesempatan tidak terduga untuk bertemu dengan orang yang selama ini kamu cari.

Image
Gaya Hidup

5 Manfaat Kondom yang Perlu Kamu Ketahui, Bikin Tahan Lama!

Selain mencegah kehamilan, kondom juga mampu mengurangi risiko penularan penyakit menular seksual. Salah satunya HIV.

Image
Gaya Hidup

Pencemaran Limbah Minyak di Pulau Pari Memprihatinkan, WALHI Turun Tangan

Walhi desak pengambil kebijakan tangani limbah minyak di Pulau Pari

Image
Gaya Hidup

Jepang Punya Es Krim dengan Rasa Sushi Paling Bau di Dunia, Tertarik Mencoba?

Es krim anti mainstream ini terbuat dari funazushi, yakni salah satu jenis sushi yang memiliki bau yang menyengat

Image
Gaya Hidup

Peran Perempuan Bagi Lingkungan di Mata Soraya Cassandra

“Seharusnya alam itu bukan sesuatu yang terpisah dari rutinitas keseharian kita," ujar Soraya.

Image
Gaya Hidup

Sandra Dewi: Siapkan Bangsa yang Baik Melalui Anak-anak Kita

Pada masa awal kehamilan terutama dalam pemberian ASI, jangan berpikir bahwa hanya ibulah yang lebih tahu apa yang terbaik untuk anak.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tak Hanya Musik, Festival Sneakers Juga Digelar Online karena Pandemi

Kick Avenue Fair 2020 akan digelar secara online pada 27-30 Agustus mendatang.

Image
Gaya Hidup

Diisengin Mikha Saat Menyusui, Sandra Dewi: Kalau Digigit Gak Mommy Susuin

Menyusui menjadi tantangan besar yang dihadapi hampir seluruh ibu di dunia, tak terkecuali Sandra Dewi.

Image
Gaya Hidup

25 Tahun Wardah, Gandeng 4 Wanita Inspiratif Tuk Hadapi Dunia

Keempat wanita inspiratif Wardah yaitu Marchella Febritrisia Putri, Soraya Cassandra, Tasya Khalida, dan Nadhira Afifah.

Image
Gaya Hidup

Resep Hakau Isi Ayam dan Udang, Gampang dan Enak Banget

Hakau biasanya disajikan dengan isian udang. Namun, ada juga yang membuat hakau dengan isi daging ayam lho.

terpopuler

  1. 5 Fakta Menarik Kamala Harris, Anak Imigran India-Jamaika yang Kini Dampingi Bidden di Pilpres AS

  2. Cawagub Indra Catri Tersangka, Mulyadi Memaafkan dan Mendoakan

  3. Resmi Tersangka Kasus Ujaran 'IDI Kacung WHO,' Jerinx SID Ditahan Polisi

  4. Sambil Menangis, Saksi Nie Swe Hoa Minta Jaksa Kembalikan Uang Rp 20 Miliar

  5. Pelecehan Seksual Kasat Reskrim Polres Selayar terhadap Tiga Polwan Tak Bisa Ditolerir

  6. Atalanta Memiliki Kemampuan untuk Bikin PSG Kecewa

  7. Resmi, Tottenham Boyong Hojbjerg dari Southampton

  8. Prediksi: Kuda Hitam Atalanta Mencari Celah Raksasa Kaya PSG

  9. Berkandang di Malang, Persipura Pilih Gajayana atau Kanjuruhan

  10. Dakwah sebagai Jalan Hidup

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk