image
Login / Sign Up

Gawat! Penyakit Tidak Menular Mulai Serang Usia 10-14 Tahun

Abdul Haris

Image

Ilustrasi orang mengalami serangan jantung | CHANNELNEWASIA.COM

AKURAT.CO, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Cut Putri Arianie, MH.Kes, mengungkapkan bahwa Penyakit Tidak Menular kini menyerang kelompok usia 10-14 tahun.

dr. Cut mengatakan kalau Penyakit Tidak Menular sering disebut dengan katastropik, yang mana penyakit-penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, gagal ginjal, stroke, kanker, penyakit paru kronik dan lain sebagainya adalah kelompok Penyakit Tidak Menular itu.

"Jadi Penyakit Tidak Menular ini memang sangat memprihatinkan, karena kalau dulu anggapannya ini kan pada orang tua, tapi sekarang mulai trennya naik pada usia 10 sampai 14 tahun," ungkap dr. Cut dalam dialog live Youtube BNPB, Sabtu, (4/7).

baca juga:

dr. Cut Putri Arianie, MH.Kes . Tangkapan Layar Live Youtube BNPB

Sebelum masa pandemi, dr. Cut mengatakan kalau Penyakit Tidak Menular merupakan penyakit dengan penyebab kematian tertinggi.

Ia mengatakan bahwa jantung koroner masih merupakan penyebab kematian yang tertinggi, diikuti kanker, diabetes dengan komplikasi, Tuberkulosis (TB) dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Kemudian Penyakit Tidak Menular juga menjadi penyakit dengan pembiayaan kesehatan yang terbesar. Selain menguras biaya perawatan, seseorang yang menderita Penyakit Tidak Menular akan kehilangan sumber penghasilan.

Berdasarkan survei yang dilakukan Balitbangkes Kemenkes, Penyakit Tidak Menular juga begitu mendominasi dibandingkan penyakit menular, penyakit gizi dan cedera.

"Jadi Penyakit Tidak Menular itu mulai trennya naik di usia 10 sampai 14 tahun. Penyakit Tidak Menular ini sebenarnya sangat mungkin untuk dicegah, tapi itu terkait dengan perubahan perilaku individu," tambah dr. Cut.

Penyebab Penyakit Tidak Menular yang mendominasi dan bisa menyerang kelompok usia 10-14 tahun dikarenakan pola hidup yang tidak sehat, termasuk merokok.

Faktor risiko yang harus dicegah untuk menghindari Penyakit Tidak Menular, dikatakan dr. Cut adalah menjaga pola makan yang sehat.

Ia menyarankan kamu untuk tidak mengonsumsi gula, garam, lemak yang berlebihan, yang diikuti kaidah gizi seimbang. Karena prinsip ketika seseorang mengonsumsi gula, garam, lemak berlebihan akan sangat berpotensi terkena Penyakit Tidak Menular.

"Kedua; kurang aktivitas fisik, kurang gerak, sugertary life. Jadi perilaku kita itu tidak makin baik karena dipengaruh teknologi jadi malas-malasan. Merokok juga memengaruhi. Negara kita ini menjadi negara dengan tingkat perokok termuda. Ini yang jadi banyak perhatian," pungkas dr. Cut.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Penyakit Tidak Menular Serang Usia Muda, Penerus Bangsa Terancam

Image

Gaya Hidup

Perubahan Perilaku yang Tak Disadari, Tingkatkan Prevelensi Penyakit Tidak Menular

Image

Gaya Hidup

Malas Bergerak Potensial Kena Penyakit Mematikan

Image

Gaya Hidup

Aktifitas Fisik Orang Indonesia Masih Rendah, Yuk Latih Anak Sejak Dini

Image

Gaya Hidup

Duh, Penyakit Tidak Menular Mulai Banyak Diderita Anak-anak

Image

Gaya Hidup

Ini Tantangan Pemerintah dalam Menekan Penyakit Tidak Menular

Image

Gaya Hidup

Penyakit Tidak Menular di Gorontalo Naik Signifikan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Duh, COVID-19 Juga Bisa Sebabkan Rambut Rontok

“Setelah mengalami stress fisiologis, ada kondisi yang berdampak pada siklus pertumbuhan folikel rambut," ujar Adalja.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Setelah Dibuka Kembali, Walt Disney World Kurangi Waktu Operasional

Perubahan jam ini akan dimulai pada 8 September hingga Oktober.

Image
Gaya Hidup

Jus Jeruk untuk Sembelit, Yay or Nay?

Jeruk adalah salah satu buah paling populer di dunia dan sebagai gudang nutrisi yang dapat bermanfaat bagi kesehatanmu

Image
Gaya Hidup

Ketua Lembaga Eijkman: Idealnya Vaksin Covid-19 Disuntik Sekali Seumur Hidup

Vaksin yang sedang dikembangkan oleh lembaga Eijkman idealnya dari sudut imunitas bisa disuntik sekali seumur hidup

Image
Gaya Hidup

Dijuluki Sexercise, Ternyata Segini Jumlah Kalori yang Dibakar Ketika Berhubungan Seks

Berhubungan seks memiliki banyak manfaat salah satunya untuk kebugaran tubuh.

Image
Gaya Hidup

Ternyata Kamu Bisa Kendalikan Kebahagiaan Lebih dari yang Dipikirkan Lho

Orang-orang menjadi semakin sadar bahwa pencapaian materialistik sebenarnya bukanlah tujuan akhir.

Image
Gaya Hidup

Ups, Ini Kesalahan Umum dalam Perawatan Wajah di Rumah

Kamu mungkin membuat beberapa kesalahan yang tidak disengaja.

Image
Gaya Hidup

Setelah 40 Tahun, Taman Kastil Windsor Dibuka untuk Umum

Terdapat 3500 semak mawar yang ditanam di sekitar air mancur di tengah-tengah taman.

Image
Gaya Hidup

Budidaya Padi di Lahan Contoh Jajar Legowo Sukses Lewati Fase Panen Perdana

Sistem tanam jajar legowo tengah menjadi andalan petani untuk tingkatkan produksi.

Image
Gaya Hidup

Kenali Virus Tick-Borne yang Mulai Meresahkan di Cina

Virus yang dapat ditularkan melalui gigitan kutu ini telah diidentifikasi sebagai Severe Fever with Thrombocytopenia Syndrome (SFTS).

terpopuler

  1. Viral karena Konten Porno Connel Twins, Apa Itu Aplikasi Onlyfans?

  2. 16 Jam Diperiksa Bareskrim, Anita Kolopaking Akhirnya Dijebloskan Penjara

  3. Mahasiswa Minta Polisi Usut Oknum Dokter yang Gunakan Gelar Palsu di RS Graha Kedoya

  4. Santunan Pemerintah ke Karyawan Swasta, Komisi IX: Pertanyaannya, Untuk Karyawan Sektor Apa Saja?

  5. Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Cek Dulu Caranya!

  6. Enggan Jadi Relawan Vaksin COVID-19, Erick Thohir: Rakyat Dulu, Menteri Disuntiknya Belakangan!

  7. Banyak Disepelekan Manusia, Ini Tiga Perkara yang Jadi Penyebab Azab Kubur

  8. Ditangkap hingga Akui Perbuatannya, 5 Fakta Penting Kasus Gilang 'Bungkus'

  9. 7 Potret Transformasi Deddy Corbuzier yang Bikin Melongo, Sekarang Kekar Banget!

  10. Kejagung: Banyak Industri Dalam Negeri Gulung Tikar

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid