image
Login / Sign Up

'Perupa Jangan Lemas karena Corona'

Bonifasius Sedu Beribe

Kemenparekraf

Image

Pelukis kursi roda, Rodhi Mahfur dalam acara Pesta Inklusif di M Bloc Space, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019). | AKURAT.CO/Abdul Haris

AKURAT.CO, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendorong para pelaku ekonomi kreatif agar tetap kreatif berkarya dan memanfaatkan peluang berkreasi di tengah pandemi COVID-19.

Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Dr. Frans Teguh, MA saat Virtual Talkshow Seri Obrolan Seru (seni rupa) dengan tema 'Rupa-rupa tantangan Perupa Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru' dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis, (2/7) mengatakan bahwa di masa pandemi COVID-19, para pelaku ekonomi kreatif harus tetap membangun harapan, semangat, dan menjadikan momentum ini untuk selalu berkreasi.

“Era normal baru bukanlah batasan terhadap produktivitas, kreativitas, dan daya cipta para pelaku ekonomi kreatif. Beberapa bulan belakangan ini memang banyak kegiatan yang harus ditunda, tetapi era normal baru yang akan kita jalani mempersilakan kembali kita untuk mewujudkan harapan dan menyelesaikan segala sesuatu yang telah direncanakan,” kata Dr. Frans Teguh, dalam keterangan tertulis Kemenparekraf kepada AkuratTren.

baca juga:

Dr. Frans Teguh, MA juga menjelaskan bahwa industri seni rupa sangat berkesinambungan dengan Kemenparekraf/Baparekraf untuk saling bekerja sama menghasilkan produk-produk pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkualitas dan memiliki kompetensi dengan kekuatan dan kearifan lokal sehingga bisa mendatangkan kesejahteraaan bagi pelakunya.

Virtual Talkshow Seri Obrolan Seru (seni rupa) diselenggarakan untuk membantu pelaku ekonomi kreatif di industri seni rupa dalam mengahapi tantangan pandemi COVID-19. Kondisi setelah pandemi sangat berdampak pada industri seni rupa seperti hilangnya tempat pameran, ditutupnya gallery dan art shop, berkurangnya pesanan karya seni rupa, dan pembatalan pameran.

Pelaku ekonomi kreatif dituntut untuk berpikir kembali bagaimana untuk bertahan dalam masa pandemi dan mencari upaya terbaik yang harus dilakukan agar tetap produktif dan kreatif.

Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif (Direktur PSDM EKRAF), Muhammad Ricky Fauziyani, pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa sebagai pelaku ekonomi kreatif, seniman dituntut untuk meningkatkan kompetensi dan kreativitas yang nantinya akan membangun citra positif di mata masyarakat.

"Dukungan kongkrit bagi pelaku seni adalah diberikannya panggung bagi para pelaku seni di setiap kegiatan webinar yang kali ini menggandeng musik jalanan (musisi tunanetra) dan ini akan menjadi bahagian disetiap webinar yang kami selenggarakan," katanya.

Itu senada dengan yang disampaikan Kurator Galeri Nasional Indonesia dan Dosen seni rupa Institut Kesenian Jakarta, Citra Smara Dewi, yang mengatakan bahwa seorang seniman harus memiliki citra diri yang positif.

“Artinya, membuat potensial kolektor atau pembeli semakin besar, karena mereka melihat karya seniman yang memang sudah teruji kualitas dan kompetensinya,” kata Citra.

Ia pun menambahkan, di masa pandemi COVID-19 ini, bidang seni rupa seperti lembaga pendidikan dapat berkreasi, misalnya membuat konten melalui video tutorial seperti drawing yang dilakukan antara dosen dengan mahasiswa. Konten tersebut pada hari biasanya hanya ada di ruang akademis dan menjadi kurikulum namun di masa pandemi kemudian dapat diakses oleh publik dan mendatangkan manfaat lebih luas.

Virtual Talkshow Seri Obrolan Seru (seni rupa) diharapkan bisa membangkitkan semangat para pelaku ekonomi kreatif khususnya industri seni rupa di masa pandemi untuk meningkatkan kompetensi serta mengidentifikasi potensi-potensi yang dapat dikembangkan untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Kemenparekraf

Masamo, Kursus Masak Online Gratis Datang Lagi

Image

Gaya Hidup

Yeay, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia Pilihan Wisatawan

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Bali Sudah Deklarasi Siap Sambut Wisatawan Nusantara

Image

Gaya Hidup

Besok Kemenparekraf Gelar Indonesian Sellers Meeting Untuk Pasar Australia

Image

Gaya Hidup

Kemenparekraf

Gerakan BISA Kemenparekraf Sasar 3 Lokasi Sekaligus di Jakarta

Image

Gaya Hidup

Kemenparekraf

Gerakan BISA Kini Sudah Sampai di Destinasi Kepulauan Riau

Image

Gaya Hidup

Kemenparekraf

'Mandalika Rebound', Cara Pulihkan Pariwisata Lombok

Image

Gaya Hidup

Kemenparekraf

Terus Putar Otak, Pemerintah Tak Berhenti Kampanye Pariwisata Selama Masa Pandemi

Image

Gaya Hidup

Kemenparekraf

Semangat 'Indonesia Care' Bisa Lawan COVID-19 Loh!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Resep Gampang Bikin Japchae Ala Korea, Santapan Lezat Sambil Nonton Drakor!

Yuk masak sendiri biar nggak ngiler pas nonton drakor!

Image
Gaya Hidup

Kaya Biotin, Makanan Ini Harus Ditambahkan ke Menu Dietmu

Biotin biasa juga disebut dengan vitamin B7 atau vitamin H.

Image
Gaya Hidup

5 Fakta Menarik Penis, Hati-hati Bisa Patah Lho!

Rata-rata penis orang Indonesia memiliki ukuran 10,5-12,9 sentimeter dan masuk ke urutan 78 dari 88 sampel.

Image
Gaya Hidup

4 Zodiak Paling Eksperimental di Atas Ranjang, Adrenalin Tinggi hingga Berfantasi Liar!

Zodiak ini mungkin terlihat tertutup, tapi mereka bisa sangat eksperimental di atas ranjang

Image
Gaya Hidup

Jelajah Koeboeran Londo, Makam Belanda yang Bikin Bulu Kuduk Bergidik

Ada Makam Freemason yang perlu ditelisik

Image
Gaya Hidup

Dari Kasus The Connell Twins, Ketahui Penyakit Akibat Incest

The Connell Twins terlibat incest?

Image
Gaya Hidup

Warak Kayu, Daya Tarik Wisata Baru Wisata Semarang

Lokasinya strategis di pusat kota, tepatnya di Taman Kasmaran

Image
Gaya Hidup

Kenali Incest, Typo The Connell Twins yang Jadi Viral

Apa sebenarnya incest?

Image
Gaya Hidup

Tak Suka Daging Kodok? Yuk, Coba Bikin Swike dengan Daging Ayam

Selamat mencoba!

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Rentan Kena Corona, Penyandang Diabetes Wajib Pastikan Gula Darah Aman

Protokol kesehatan Covid-19 juga wajib ketat dipatuhi

terpopuler

  1. Kocak Abis, 5 Salah Ketik Info di Televisi ini Bikin Nggak Bisa Mingkem

  2. Polisi: Tersangka Pencemaran Nama Baik Ahok Sempat Berusaha Hilangkan Jejak

  3. Siapa Bilang Meroket? Ekonomi Indonesia Sudah Alami Tren Penurunan Sejak 2018

  4. Jawaban 'Kocak' Kaesang Ketika Ditanya Soal Investasi Saham, Bikin Warganet Ngakak!

  5. 3 Amalan yang Pahalanya Mengalir Deras Sampai Alam Kubur

  6. Bela Ibas, Hinca Bilang Begini ke PDIP

  7. Rizal Ramli: Rakyat Sudah Resesi, Kalau Pejabat Mah Kebal Resesi!

  8. Bencana Beirut: Politisi Lebanon Tuding Hizbullah Jadi 'Biang Kerok' Ledakan

  9. Viral Besan Menikah, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Ini Penjelasannya

  10. Ekonomi Indonesia Anjlok, Rustam: Paling Parah DKI Jakarta Minus 8,22 Persen

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid