image
Login / Sign Up

Indikator Kesehatan Masyarakat Tentukan Penilaian Risiko Penularan COVID-19

Abdul Haris

Wabah Corona

Image

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Profesor Wiku Adisasmito dalam diskusi COVID-19 di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu (15/4/2020). | Tangkapan Layar Live Youtube BNPB

AKURAT.CO Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menggunakan indikator kesehatan masyarakat untuk membantu pemerintah daerah dalam penilaian tingkat risiko penularan di wilayahnya masing-masing.

Ketiga indikator kesehatan masyarakat tersebut yakni epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan. Indikator epidemiologi merujuk pada kecenderungan kasus positif, meninggal dunia, orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Surveilans kesehatan masyarakat menyangkut kemampuan sistem kesehatan masyarakat untuk melakukan pemantauan, seperti deteksi kasus atau testing, pemantauan mobilitas penduduk serta pelacakan kontak. 

baca juga:

Indikator terakhir, pelayanan kesehatan berfokus pada ketersediaan tempat tidur dan fasilitas rumah sakit untuk penanganan COVID-19 dan alat pelindung diri (APD). 

Ketiga indikator tersebut sesuai dengan rekomendasi Badan PBB untuk Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa setiap negara perlu menerapkan indikator kesehatan masyarakat untuk menentukan suatu daerah siap untuk melakukan kegiatan atau aktivitas sosial ekonomi berikutnya. 

“Jadi indikator kesehatan masyarakat ini berlaku untuk semua daerah (di Indonesia) tetapi gambarannya setiap daerah berbeda-beda,” kata Prof. Wiku dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (26/5).

Prof. Wiku mencontohkan indikator epidemiologi, apabila suatu wilayah terjadi penurunan jumlah kasus selama 2 minggu sejak puncak terakhir ini sangat baik. Jumlah kasus ini tidak hanya pada kasus positif COVID-19 tetapi juga kasus ODP dan PDP atau kasus probable yang ada di wilayah itu.

Menurut Prof. Wiku, tren waktu yang digunakan untuk mengetahui pasti penurunan kasus COVID-19 di Indonesia adalah dalam dua mingguan dan bukan harian. 

“Bukan prestasi naik-turun naik-turun, kalau kita melihatnya per hari bisa naik-turun naik-turun. Tapi kalau kita lihatnya perminggu, nanti bisa kelihatan, ini akan turun atau datar atau naik. Melalui ketiga indikator, kita dapat melihat tingkat risiko penularan COVID-19 suatu wilayah. Jadi, kalau kita mengukur tadi dengan indikator kesehatan masyarakat maka kita akan dapat peta risiko,” ujar Prof. Wiku.

Dengan penilaian berdasarkan indikator kesehatan masyarakat, masyarakat dapat mengetahui tingkat risikonya. Gugus Tugas Nasional memetakan tiga tingkatan risiko, yaitu tinggi dengan warna merah, sedang berwarna kuning, rendah berwarna hijau, sedangkan warna biru merupakan wilayah yang tidak terdampak.

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Jubir COVID-19: Masyarakat Bisa Kembali Beraktivitas Untuk Hal yang Produktif

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Ajarkan Si Kecil Laksanakan Protokol Kesehatan Melalui Gerakan Tangan ABC

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

38.767 Orang di Indonesia Jadi ODP Per 3 Juli, Pemeriksaan Uji Spesimen Capai 871.436

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Per 3 Juli, 6 Provinsi Indonesia Tak Ada Penambahan Kasus Baru COVID-19

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Cara Agar Si Kecil Tetap Sehat di Masa Pandemi COVID-19

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Pandemi COVID-19, Dokter Sarankan Si Kecil Untuk Tetap Selalu Aktif

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Selain Jeruk, Ini Buah yang Kaya Vitamin C Tuk Tingkatkan Imunmu

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Berpotensi Terinfeksi Lagi, Pasien COVID-19 yang Sembuh Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Menkes Terawan Terbitkan Protokol Kesehatan Perjalanan Dalam Negeri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

You Ditantang Tak Beli Baju 3 Bulan, Siap?

Industri tekstil merupakan salah satu penyumbang polusi terbesar di dunia

Image
Gaya Hidup

Makanan Kaleng atau Bikin Sendiri, Mana yang Pas untuk Kucing?

Kucing sehat bisa berusia hingga 17 tahun

Image
Gaya Hidup
Kemenparekraf

Mau Ditampar Saat Makan? Coba Saja Nasi Tempong Banyuwangi

Sambalnya dibuat dadakan

Image
Gaya Hidup

Cobalah Malam Ini Tidur Tanpa Busana

Ampuh atasi stres dan cemas, loh!

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Dokter Reisa Kembali Ingatkan Kamu Lagi Tentang Pentingnya Masker

Dokter Reisa: Mari berupaya agar pandemi dapat segera kita lalui. Kita pasti bisa!

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

5 Kecerdasan Anak yang Bisa Digali Orangtua Saat Sedang Bareng di Rumah

Mengajak anak bercocok tanam, kenapa tidak?

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Anak Butuh Contoh dan Gambar untuk Pahami New Normal

Boleh gunakan gambar atau foto anak sendiri

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tertinggi, Jawa Timur Kembali Ungguli Jakarta untuk Kasus Corona

18 provinsi melaporkan penambahan kasus di bawah 10

Image
Gaya Hidup
Kemenparekraf

Insentif Pemerintah Talangi Corona Belum Dimanfaatkan Pelaku Parekraf

Dana sektor Parekraf untuk penanggulangan dampak Corona belum terserap maksimal

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Dokter Sarankan Jangan Nongkrong Usai Bersepeda

Corona masih begitu bahaya

terpopuler

  1. Warga Perlu Waspada, Gempa di Blitar Pagi Tadi Sangat Dekat Sumber Gempa Agustus 1896

  2. Pendukung PDIP Sudah Tak Panas Lagi, Ruhut: Bukti Partai yang Dewasa, Patuh Perintah Megawati

  3. Dikabarkan Dekat dengan Susan Sameh, 5 Fakta Menarik Arysah Rasyid Mantan Pacar Maudy Ayunda

  4. 7 Petuah Sunan Kalijaga, Filofosi Hidup yang Penuh Makna

  5. Denny Siregar: Mau Dilaporin Balik Gak?

  6. Dibully dan Disuruh Hengkang dari Tonight Show, Begini Curhatan Marshel Widianto

  7. Pria Asal Kulon Progo Positif COVID-19, Ada Riwayat Perjalanan ke Semarang

  8. Dukung Kalung Antivirus Corona, Akademisi UGM: Saya Kira untuk Gejala COVID-19 Inovasi Ini Sangat Bagus

  9. Viral, Begini Kronologi Driver Ojol Ditendang hingga Terjengkang dari Motor

  10. China Wanti-wanti Daging Beku Bisa Simpan Virus Corona

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

Jadi Pengusaha Daging, 6 Potret Terbaru Mantan Istri BTP Veronica Tan

Image
News

Lewat YouTube Daniel Mananta, BTP Ungkap Usahanya Pertahankan Rumah Tangga dengan Veronica Tan

Image
News

6 Potret Lawas Kenangan Presiden Soeharto Bersama Keluarga