image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Menuju Normal Baru, Bappenas Rumuskan Protokol Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19

Abdul Haris

Wabah Corona

Image

Sejumlah pengunjung yang akan menaiki lift mengantre di belakang garis batas tiap pengguna di Sun Plaza Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3/2020). Pihak mal tersebut memberlakukan disiplin saling menjaga jarak atau 'social distancing measures' bagi para pengunjung sebagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. | ANTARA FOTO/Septianda Perdana

AKURAT.CO, Kementerian PPN/Bappenas menggelar Konferensi Pers Perumusan Protokol Masyarakat Produktif dan Aman C-19 bersama WHO Representative to Indonesia, Dr. N. Paranietharan serta Tim Pakar Modeling Tim Pakar Gugus Tugas COVID-19, dr. Panji Fortuna Hadisoemarto.

Acara yang dipimpin oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa ini bertujuan untuk merumuskan protokol masyarakat produktif dan aman COVID-19, menyusun kriteria langkah-langkah kesehatan terhadap penyebaran COVID-19, serta menentukan kebijakan penyesuaian pembatasan sosial.

Berdasarkan pengalaman keberhasilan negara lain dalam menangani pandemi COVID-19, prasyarat utama yang diperlukan untuk menjamin produktivitas dan keamanan masyarakat adalah sebagai berikut:

1. Penggunaan data dan keilmuan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk penyesuaian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

2. Penyesuaian PSBB dilakukan melalui beberapa tahapan dan zona.

3. Penerapan protokol kesehatan yang ketat melalui disiplin dan pengawasan oleh aparat.

4. Review pelaksanaan penyesuaian PSBB yang dapat menimbulkan efek jera sehingga dimungkinkan adanya pemberlakuan kembali PSBB secara ketat apabila masyarakat tidak disiplin dalam beraktivitas.

Prasyarat ini digunakan untuk menentukan kriteria langkah-langkah kesehatan yang perlu dilakukan dalam menentukan kebijakan penyesuaian pembatasan sosial. Penyesuaian PSBB harus memenuhi tiga kriteria.

Kriteria pertama dan menjadi syarat mutlak adalah epidemiologi, yaitu Angka Reproduksi Efektif. Kriteria kedua adalah kapasitas sistem pelayanan kesehatan yang mensyaratkan kapasitas maksimal tempat tidur rumah sakit dan instalasi gawat darurat untuk perawatan COVID-19 lebih besar dari jumlah kasus baru yang memerlukan perawatan di rumah sakit.

Kriteria ketiga adalah surveilans, artinya kapasitas tes swab yang cukup. Sesuai dengan kriteria tersebut, beberapa daerah yang telah memenuhi kriteria dapat melakukan penyesuaian PSBB.

Namun demikian, penerapan protokol COVID-19 sebagai New Normal atau menuju Normal Baru harus tetap diterapkan secara ketat. Pemantauan pelaksanaan protokol harus dilakukan secara rutin dan evaluasi terhadap dampak kebijakan juga dilakukan.

Jika kemudian kasus kembali meningkat, maka pelaksanaan PSBB dapat diterapkan kembali. Menteri Suharso mengatakan jika penurunan kasus yang diikuti dengan pengurangan PSBB bukan berarti virus sudah hilang akan tetapi penyebaran dapat dikendalikan.

"Oleh karena itu, masyarakat akan menuju Normal Baru beberapa bulan ke depan atau setidaknya sampai tersedia vaksin dan obat COVID-19 atau kasus COVID-19 dapat ditekan menjadi sangat kecil," ujar Menteri Suharso.

Penerapan Normal Baru antara lain mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer secara rutin, pemakaian masker dan jaga jarak (physical distancing), penyediaan tes COVID-19, serta tetap dilakukannya penelusuran kontak (tracing), pemeriksaan (test) dan isolasi secara sistematis.
 
Menteri Suharso melanjutkan bahwa ada beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian masyarakat bersama. Pertama, beberapa minggu ke depan merupakan masa kritis yang berpotensi dapat meningkatkan penyebaran kasus COVID-19 karena memasuki masa Idul Fitri, salat Ied berjamaah, berkumpulnya masyarakat untuk silaturahmi, dan potensi arus mudik juga arus balik. 

Kedua, penerapan disiplin tinggi dalam implementasi protokol kesehatan COVID-19 seperti hidup bersih dan sehat (cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer dan penggunaan masker), physical distancing, pelaporan kasus secara mandiri, dan kontrol sosial. 

Ketiga, proses adaptasi dengan kehidupan Normal Baru, terutama perubahan kebijakan dan aturan sesuai perkembangan COVID-19, optimalisasi teknologi digital, dan pelaksanaan protokol COVID-19 secara konsisten.

"Kementerian PPN/Bappenas juga berencana meluncurkan Dashboard Angka Reproduksi Efektif atau Rt yang diperbaharui secara harian untuk memantau perkembangan kasus sehingga dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi berkala terkait efektivitas pelaksanaan kebijakan COVID-19," pungkas Menteri Suharso.[]

baca juga:

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Proses Adaptasi New Normal Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

ODP Corona per 29 Mei Ada 49.212 dan PDP 12.499

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

5 Jenis Makanan yang Mampu Beri Imunitas Kuat untuk Anak

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Hasil Pemeriksaan Spesimen, 25.216 Positif COVID-19 dan 179.949 Negatif

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Sebaran 25.216 Kasus COVID-19 dari 34 Provinsi Indonesia

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Kasus Positif Corona Tembus 25.216, Kematian Turun ke 6,02 Persen

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Tips Menjaga Kebugaran Saat Work Form Home

Image

News

Wabah Corona

Tanggapan Dahnil Anzar Soal New Normal yang Diperdebatkan

Image

News

Wabah Corona

Tidak Miliki SIKM, 256 Pengendara Dipaksa Putar Balik di Wilayah Jakarta Barat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Teh Pucuk Harum Bantu Usaha Kuliner yang Kena Dampak Pandemi Covid-19

Teh Pucuk Harum menyiapkan tempat jualan 'Teh Pucuk Harum Food Street'.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Proses Adaptasi New Normal Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Kesehatan mental itu tentang kemampuan berpikir yang rasional

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

ODP Corona per 29 Mei Ada 49.212 dan PDP 12.499

Telah terjadi penambahan jumlah ODP sebanyak 463 orang dalam sehari

Image
Gaya Hidup

Paras Cantik dan Berprestasi, Siapa Sangka 5 Artis Bollywood Ini Mantan Ratu Kecantikan

Siapa saja?

Image
Gaya Hidup

Tak Malu Akui Kesalahan, 5 Shio Ini Paling Berani Meminta Maaf Lebih Dulu

Tanpa rasa malu dan takut, berbagai shio ini akan dengan tulus meminta maaf atas kesalahan yang diperbuatnya

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

5 Jenis Makanan yang Mampu Beri Imunitas Kuat untuk Anak

Salmon adalah makanan lain yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak-anak

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Hasil Pemeriksaan Spesimen, 25.216 Positif COVID-19 dan 179.949 Negatif

Data tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, dr. Achmad Yurianto

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sebaran 25.216 Kasus COVID-19 dari 34 Provinsi Indonesia

Total pasien sembuh dari virus Corona di Indonesia sampai saat ini menjadi 6.492 orang

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Kasus Positif Corona Tembus 25.216, Kematian Turun ke 6,02 Persen

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tips Menjaga Kebugaran Saat Work Form Home

Peregangan membantu menghilangkan stres dan mengencangkan otot

terpopuler

  1. Doa Setelah Tasyahud Akhir Sebelum Salam, Melindungi Diri dari Fitnah Dajjal

  2. Nasib Benih Lobster Diberikan ke 9 Perusahaan, Susi: Masa Depan Bangsa?

  3. Cerai Karena Orang Ketiga, Cathy Sharon Butuh 2,5 Tahun Bisa Memaafkan Mantan Suami

  4. Sahkah Salatnya Perempuan yang ketika Sujud Tangannya Terhalang Mukena?

  5. Tanggapi Menko Perekonomian Soal New Normal, Said Didu: Harusnya Mengutamakan Penyelamatan Rakyat bukan Coba-coba

  6. Berbahaya bagi Jantung, WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Obat Antimalaria pada Pasien Corona

  7. Demonstrasi di AS Ricuh, Massa Jarah Toko dan Bakar Pusat Kota

  8. Berbalut Cerita Mistis, Ini 5 Jalan di Jawa yang Sering Terjadi Kecelakaan

  9. Kritik Kebijakan New Normal, Ferdinand Sindir Mardani Ali Sera

  10. Penyebaran Corona di Jakarta: Satu Pasien Covid-19 Tularkan Satu Orang Lainnya

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton