image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Reiki Indonesia Terus Sosialisasikan Teknik Penyembuhan Corona dengan Bioantivirus

Bonifasius Sedu Beribe

Wabah Corona

Image

Pengurus Perkumpulan Reiki Indonesia (PRI) melakukan instalasi kemampuan terapi Bioenergi listrik statis (Bioantivirus) kepada masyarakat | Dok. PRI

AKURAT.CO, Sebagai perkumpulan profesi tenaga kesehatan tradisional (HatTra) berbasis keterampilan olah energi atau olah pikir yang berbadan hukum dan terdaftar resmi di Kementerian Kesehatan, Perkumpulan Reiki Indonesia (PRI) terus berupaya membantu penanganan pandemi virus Corona yang melanda Indonesia.

Seluruh jajaran kepengurusan PRI berjuang bahu membahu untuk sosialisasi instalasi kemampuan antivirus ke berbagai kalangan. Sosialisasi ini diterima dengan cukup baik oleh masyarakat, terbukti dengan total seluruh permintaan untuk mendapatkan instalasi energi antivirus telah melampaui angka 13.000.

Ketua Pelaksana Harian PRI, Irwan Effendi, mengatakan, permintaan berasal dari perorangan secara pribadi, perusahaan swasta, pengurus desa, kelompok penghayat, petugas dinas perhubungan, kepolisian, rumah sakit, bahkan dari dinas kesehatan. (data dapat dilihat http://pri.kestrad.id).

baca juga:

“Alhasil, PRI mendapat tanggapan yang sangat positif mengenai efektivitas terapi bioenergi listrik statis (bioantivirus) di lapangan dalam menyembuhkan demam berdarah, influenza, chikunguya, dan Covid-19,” kata Irwan dalam keterangan tertulisnya kepada AkuratHealth, Jumat, (22/5).

Tercatat, total 18 orang yang berstatus terkonfirmasi positif Covid-19 telah diterapi menggunakan energi antivirus ini. Hasilnya 17 orang dinyatakan negatif dalam waktu 3 hari setelah pertama kali diterapi.

Total lama dirawat sampai dinyatakan sembuh kurang dari 6 hari. Hal ini bisa dibandingkan dengan media perawatan dengan obat yang membutuhkan 14 hari untuk bisa dinyatakan negatif.

“Sementara ada 1 orang tidak berhasil disembuhkan karena kondisinya sudah terlalu parah dan dirawat selama seminggu sebelum PRI dihubungi. Dengan demikian, sejauh ini tingkat kesembuhan untuk orang berstatus terkonfirmasi positif Covid-19 adalah 94 persen,” ungkap Irwan yang juga Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan PRI itu.

Selain itu juga, ada 194 orang berstatus PDP, dengan 129 diantaranya dinyatakan negatif dalam 4 hari sejak pertama kali diterapi, 62 dinyatakan negatif antara 5-8 hari sejak pertama kali diterapi, sementara 3 orang tidak memberikan kabar lanjutan.

“Jadi tingkat keberhasilan di kalangan PDP adalah 98 persen dan jika digabung dengan yang berstatus positif, tingkat keberhasilan adalah 208 dari 212 atau 98 persen,” urai dia.

Sayangnya, tanggapan positif ini tidak mendapat respon dari lingkaran pembuat kebijakan dan pengambilan keputusan. PRI yang melakukan sosialisasi dan pendekatan ke beberapa pemerintah daerah (Pemda), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan lainnya, tidak direspon dengan baik.

“Bahkan surat yang kami ajukan ke Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris, tidak mendapatkan jawaban resmi dan hanya mendapatkan tanggapan lisan basa basi. Mereka menyatakan “Kami berterima kasih untuk usahanya. Silahkan saja dilanjutkan”,” ulang Irwan.

Namun, lanjut dia, ketika didesak untuk memberikan jalan untuk dapat diteliti dan diujicoba secara resmi, tanggapan yang diterima adalah “Layanan Kesehatan Tradisional adalah untuk komplementer, bukan untuk kuratif.”

Pengurus Perkumpulan Reiki Indonesia (PRI) melakukan instalasi kemampuan terapi Bioenergi listrik statis (Bioantivirus) kepada masyarakat. Dok. PRI

Menurut Irwan, hal ini sangat jauh dari harapan, mengingat Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah menyatakan sangat mendukung pemanfaatan kesehatan tradisional dan juga sudah menginstruksikan bahwa “dengan cara apapun” harus dapat menekan kurva peningkatan jumlah penderita Covid-19.

“Maka kami menghimbau para pembuat kebijakan, pengambil keputusan dan pihak-pihak terkait, agar jangan lagi bersikukuh dengan pola pikir bahwa “hanya keahlian dan produk impor yang layak dipertimbangkan”. Jangan juga hanya menyibukkan diri dengan mengumpulkan dana sumbangan dari masyarakat,” jelas dia.

Solusi efektif sudah ada di dalam negeri sendiri. Hal ini tinggal apakah para pengambil kebijakan dan putusan bersedia untuk benar-benar berpikir dan bertindak demi kepentingan seluruh bangsa serta membuka jalan untuk PRI dapat membuktikannya secara resmi.

“Perlu kami ingatkan bahwa kalaupun bapak dan ibu sekalian teramat yakin bahwa PRI “pasti gagal”, sebenarnya sudah merupakan kewajiban bapak dan ibu sebagai pengayom rakyat untuk memberikan kesempatan kepada kami untuk dapat gagal secara resmi, karena tugas pengayom adalah untuk memimpin, membina dan mengarahkan, bukan memilah dan mengabaikan,” ungkap Irwan.

“Kita tidak perlu hidup berdamai dengan Sars Co-V2 karena kita memiliki senjata pemusnahnya yang dapat dilakukan secara massal. Jangan lagi meneruskan mengeluarkan kebijakan dan keputusan berdasarkan pemikiran bahwa kita tidak mampu,” tutup dia.

Untuk pertanyaan tentang teknis, metoda serta isi pers release ini, dapat menghubungi Ketua Pelaksana Harian PRI, Irwan Effendi via WA chat +628129592695 / email [email protected][]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Proses Adaptasi New Normal Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

ODP Corona per 29 Mei Ada 49.212 dan PDP 12.499

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

5 Jenis Makanan yang Mampu Beri Imunitas Kuat untuk Anak

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Hasil Pemeriksaan Spesimen, 25.216 Positif COVID-19 dan 179.949 Negatif

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Sebaran 25.216 Kasus COVID-19 dari 34 Provinsi Indonesia

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Kasus Positif Corona Tembus 25.216, Kematian Turun ke 6,02 Persen

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Tips Menjaga Kebugaran Saat Work Form Home

Image

News

Wabah Corona

Tanggapan Dahnil Anzar Soal New Normal yang Diperdebatkan

Image

News

Wabah Corona

Tidak Miliki SIKM, 256 Pengendara Dipaksa Putar Balik di Wilayah Jakarta Barat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Teh Pucuk Harum Bantu Usaha Kuliner yang Kena Dampak Pandemi Covid-19

Teh Pucuk Harum menyiapkan tempat jualan 'Teh Pucuk Harum Food Street'.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Proses Adaptasi New Normal Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Kesehatan mental itu tentang kemampuan berpikir yang rasional

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

ODP Corona per 29 Mei Ada 49.212 dan PDP 12.499

Telah terjadi penambahan jumlah ODP sebanyak 463 orang dalam sehari

Image
Gaya Hidup

Paras Cantik dan Berprestasi, Siapa Sangka 5 Artis Bollywood Ini Mantan Ratu Kecantikan

Siapa saja?

Image
Gaya Hidup

Tak Malu Akui Kesalahan, 5 Shio Ini Paling Berani Meminta Maaf Lebih Dulu

Tanpa rasa malu dan takut, berbagai shio ini akan dengan tulus meminta maaf atas kesalahan yang diperbuatnya

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

5 Jenis Makanan yang Mampu Beri Imunitas Kuat untuk Anak

Salmon adalah makanan lain yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak-anak

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Hasil Pemeriksaan Spesimen, 25.216 Positif COVID-19 dan 179.949 Negatif

Data tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, dr. Achmad Yurianto

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sebaran 25.216 Kasus COVID-19 dari 34 Provinsi Indonesia

Total pasien sembuh dari virus Corona di Indonesia sampai saat ini menjadi 6.492 orang

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Kasus Positif Corona Tembus 25.216, Kematian Turun ke 6,02 Persen

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tips Menjaga Kebugaran Saat Work Form Home

Peregangan membantu menghilangkan stres dan mengencangkan otot

terpopuler

  1. Doa Setelah Tasyahud Akhir Sebelum Salam, Melindungi Diri dari Fitnah Dajjal

  2. Nasib Benih Lobster Diberikan ke 9 Perusahaan, Susi: Masa Depan Bangsa?

  3. Cerai Karena Orang Ketiga, Cathy Sharon Butuh 2,5 Tahun Bisa Memaafkan Mantan Suami

  4. Sahkah Salatnya Perempuan yang ketika Sujud Tangannya Terhalang Mukena?

  5. Berbahaya bagi Jantung, WHO Desak Indonesia Setop Gunakan Obat Antimalaria pada Pasien Corona

  6. Tanggapi Menko Perekonomian Soal New Normal, Said Didu: Harusnya Mengutamakan Penyelamatan Rakyat bukan Coba-coba

  7. Demonstrasi di AS Ricuh, Massa Jarah Toko dan Bakar Pusat Kota

  8. Berbalut Cerita Mistis, Ini 5 Jalan di Jawa yang Sering Terjadi Kecelakaan

  9. Kritik Kebijakan New Normal, Ferdinand Sindir Mardani Ali Sera

  10. Penyebaran Corona di Jakarta: Satu Pasien Covid-19 Tularkan Satu Orang Lainnya

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton