image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up
Image

Elpa Hermawan

Dosen Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika

Quo Vadis Perpusnas di Era Industri 4.0

Kolom

Image

Ayudia Bing Slamet dan suaminya Ditto Percussion, menghibur para pengunjung Perpustakaan Nasional RI, di Kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (4/8/2019) | AKURAT.CO/Agussalim

AKURAT.CO, Laju perkembangan Revolusi Industri 4.0 kini menghadapi berbagai tantangan, khususnya bidang teknologi dan informasi. Kemajuan pesat ini mengubah segala sendi kehidupan masyarakat pada dunia fisik dan digital, termasuk di Tanah Air. Hal ini tentunya positif terhadap bangsa Indonesia.

Perpustakaan senantiasa memegang peranan penting sebagai sumber ilmu pengetahuan, terlebih lagi di era Industri 4.0. Perpustakaan Nasional (Perpusnas) yang memasuki usia ke-40 tahun, di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) harus memiliki kemampuan untuk terus berinovasi dengan menciptakan ide dan peluang baru.

Revolusi Industri 4.0 merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan, namun menjadi peluang baru, sehingga Indonesia perlu mempersiapkan diri. Perubahan ini mempercepat dan seakan “memaksa” pengunjung Perpusnas memakai dan menerapkan teknologi secara terintegrasi dan komprehensif.

baca juga:

Sebagai “jendela dunia” di era terkini, perpustakaan harus bisa menumbuhkan semangat digitalisasi. Ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia sebenarnya sudah siap untuk masuk ke Industri 4.0 yakni sektor teknologi yang serba digital.

Hal itu pelan-pelan sudah terlihat pada pengunjung dan pengguna layanan digital Perpusnas yang mengalami kenaikan sebesar 130 persen di tengah pandemi Covid-19 ini lewat berbagai perangkat elektronik. Layanan digital seperti iPusnas yang merupakan aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial, menjadi pilihan masyarakat.

Penerapan industri 4.0 bisa dilihat pada human machine interface, internet of things (IoT), machine learning dan teknologi 3D. Kondisi ini, dinilai sebagai disruptif atau sesuatu yang mampu menciptakan peluang baru dan merombak tatanan kehidupan sebelumnya.

Kehadiran teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas Literasi termasuk pendidikan yang merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tentu hal ini akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang unggul.

Kita akui sejumlah catatan positif telah mewarnai kinerja Perpusnas. Dimulai dari kepuasan layanan publik terhadap pengguna perpustakaan (pemustaka) yang terus terus membaik, inovasi dan modernisasi pelayanan yang terus ditingkatkan serta partisipasi publik yang kian terlibatkan.

Pengembangan aplikasi online yang mempercepat akses informasi dan diseminasi informasi pun disajikan lebih lengkap dan berkualitas. Angka kunjungan dan pemanfaatan layanan perpustakaan meningkat tinggi bila dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Namun Perpusnas tidak boleh cepat berpuas diri karena masih banyak kinerja yang terus dibenahi, dikembangkan, dan dioptimalkan. Apalagi pada tahun 2020 ini, adanya pemotongan anggaran Perpusnas sebesar 30,9 persen (Rp202,2 miliar) dari anggaran sebelumnya. Perpusnas pun dituntut terus mengembangkan kreativitas di tengah masyarakat terkini.

Penguatan Literasi masyarakat melalui perpustakaan online juga harus dibarengi dengan sosialisasi dan publikasi, agar jenis layanan perpustakaan online yang dimiliki Perpusnas seperti iPusnas, Indonesia OneSearch (IOS) dan Khastara lebih diketahui masyarakat.

Pasca mendapat arahan dan masukan dari lembaga legislatif, Perpusnas harus bisa berkolaborasi dengan provider teknologi informasi (TI) atau institusi lain, seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ataupun Kementerian Pariwisata (Kemenpar) serta swasta.

Kerjasama itu dimaksudkan agar Perpusnas tahu kebutuhan bahan bacaan yang diperlukan, termasuk jika dimungkinkan buku-buku pelajaran dialihkan ke dalam bentuk digital, masuk ke dalam platform iPusnas. Selain itu juga buku-buku ringan yang kreatif dan menggugah semangat perlu dimunculkan.

Perpusnas pun bisa mengembangkan pemakaian fasilitas layanan yang memanfaatkan media konferensi dengan mengundang partisipan banyak sehingga menarik bagi komunitas Literasi.

Perpusnas memang sudah berencana menghubungkan seluruh konten buku-buku digital yang telah dibuat oleh pemerintah daerah. Misal menciptakan jaringan yang terkoneksi dengan daerah-daerah yang sudah melakukan upaya serupa, seperti iKaltim, iRiau, iJakarta, dan sebagainya.

Namun tantangan lain yang harus dijawab adalah semua kreasi tersebut sampai dan terjangkau hingga ke daerah-daerah bahkan pelosok-pelosok desa yang terpencil, sehingga semua masyarakat bisa mendapatkan hak membaca dan mengembangkan dunia literasinya.

Jadi Revolusi Industri ini menjadi teramat penting agar akses informasi mudah dicapai dan bukan hanya di perkotaan saja, tetapi di pelosok-pelosok desa pun bisa meraihnya, sehingga memberikan kontribusi yang positif bagi generasi penerus bangsa.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

News

Kolom

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Image

News

Kolom

Idulfitri Sebagai Instrumen Kritik Sosial

Image

News

Kolom

Matinya Reformasi

Image

News

Kolom

Manajemen Krisis Pilkada di Tengah Covid-19

Image

News

Hikmah Ramadan

Puasa itu Menyuburkan Ruhiyah

Image

News

Kolom

Mau Dibawa Kemana Pemilu Kita?

Image

News

Hikmah Ramadan

Lebih Dekat dengan Allah SWT di 10 Hari Terakhir Ramadan

Image

News

Kolom

Republik Waras

Image

News

Essai

Lailatul Ambyar: Tadabbur Malam Terakhir Bersama Ramadan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Idulfitri2020

Agar Nutrisi Tak Berkurang, ini 4 Tips Aman Panaskan Makanan Sisa Lebaran

Perlu memperhatikan beberapa hal supaya nutrisi yang terkandung tidak berkurang dan tidak menimbulkan penyakit

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Belanja Kebutuhan Pokok Tak Dilarang, Tapi Jangan Lupakan Protokol Kesehatan

Saat hendak belanja, catat kebutuhan yang akan dibeli agar tidak memakan banyak waktu di luar rumah.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Taman Hiburan Universal Studios Orlando Kembali Buka

Terdapat beberapa kebijakan yang nantinya akan diberlakukan.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Museum dan Pusat Budaya di Eropa Siap Buka Kembali Pasca Tutup Sementara

Setiap museum tetap menjalankan peraturan kesehatan dan keselamatan bagi para pengunjung.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Hindari Menggunakan Masker Saat Berolahraga

Jika kamu menggunakannya saat berolahraga akan memiliki efek buruk pada kesehatan.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

ODP di Indonesia yang Masih Dipantau per 24 Mei Ada 42.551, PDP 11.389

Telah terjadi pengurang ODP sebanyak 7.407 orang dalam sehari

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Spesimen 179.864 orang di RI Telah Diperiksa, 22.271 Positif COVID-19 dan 157.593 Negatif

Mari tetap patuhi anjuran dan protokol kesehatan dari pemerintah

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sebaran 22.271 Kasus Positif COVID-19 di 34 Provinsi Tanah Air

Kasus sembuh pasien COVID-19 bertambah 153 orang

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Kasus Baru Positif COVID-19 di RI Tembus 22.271, Total Sembuh 5.402 Orang

Kasus meninggal pada pasien COVID-19 masih ada penambahan sebanyak 21 orang

Image
Gaya Hidup
Idulfitri 2020

Kalap Makan Saat Lebaran? Ini 5 Makanan untuk Turunkan Kolesterol

Kolesterol tinggi adalah faktor risiko utama untuk serangan jantung, stroke, dan sirkulasi darah yang buruk

terpopuler

  1. Tengku Zul: Orang Kaya Arab Borong Saham Facebook, Semoga Tulisan Sinis 'Jangan Pakai Produk Kafir' Bisa Lenyap

  2. KKB Tembak Dua Petugas Medis Covid-19, Salah Satunya Tewas di Tempat

  3. Puji Siti Fadilah, Mbah Mijan: Terblow Up-nya Beliau Ancaman Sekaligus PR Berat Mereka Dimasa Mendatang, Selangkah Lagi, Jualan Virus Udah Nggak Pakai Sense

  4. Ustaz Abdul Rahman: Obat Paling Ampuh Penangkal Virus Corona, Kesabaran dan Iman

  5. Beli Rumah di Usia 21 Tahun, Irsyad Raharjo Ungkap Rahasia Miliki Properti Sejak Dini

  6. Nicholas Saputra Beberkan Rencana Rayakan Idulfitri di Tengah Pandemi Covid-19

  7. Kisah Maryam Younarae, Selebgram Korea Selatan yang Jadi Mualaf Setelah Terpikat dengan Ajaran Islam

  8. Lebaran di Rumah, Raffi Ahmad Gelar Salat Id Dipimpin Syekh Ali Jaber

  9. Pakar Hukum: Perppu 1/2020 Tak Bisa Diterima Karena Sudah Jadi Undang-undang

  10. Duka 12 Keluarga yang  Berlebaran di TPU Pondok Ranggon 

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Image
Achmad Fachrudin

Idulfitri Sebagai Instrumen Kritik Sosial

Image
Achsanul Qosasi

Berlebaran Secara New Normal

Image
Ujang Komarudin

Matinya Reformasi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Idulfitri2020

Sederhana, 7 Momen Anies Baswedan Rayakan Lebaran dengan Keluarga di Tengah Pandemi

Image
News

Intip Gaya 6 Istri Kepala Daerah yang Hits Abis!

Image
News

Wabah Corona

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, 7 Potret Prabowo Subianto Bertugas di Tengah Pandemi COVID-19