image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Protokol Perlindungan Anak dalam Situasi Pandemi Corona

Abdul Haris

Wabah Corona

Image

Anak-anak belajar di pusat komunitas setelah sekolah ditutup di Tokyo, Jepang pada 2 Maret. Perdana Menteri Shinzo Abe meminta agar sekolah-sekolah Jepang tetap ditutup hingga akhir bulan ini, sebagai langkah darurat untuk menahan penyebaran virus corona | CNN

AKURAT.CO, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bekerjasama dengan United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF), kementerian/lembaga terkait, serta Civil Society Organization (CSO) telah menyusun Protokol Lintas Sektor untuk Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus dalam Situasi Pandemi COVID-19.

Protokol perlindungan anak lintas sektor ini secara khusus bertujuan untuk mempercepat penanganan COVID-19 pada anak. Hal ini tidak terlepas pada upaya agar anak-anak dan remaja aman, dengan memerhatikan dan mencegah risiko, serta menangani dampak kekerasan, perlakukan salah, eksploitasi dan penelantaran.

"Selama pandemi COVID-19, anak juga mengalami risiko keterpisahan dengan orangtua atau pengasuh utama apabila anak harus menjalani isolasi karena terpapar COVID-19, atau sebaliknya apabila pengasuh utamanya menjalani isolasi, bahkan meninggal karena terpapar COVID-19,” ujar Deputi Bidang Perlindungan Anak KemenPPPA, Nahar.

Protokol yang sudah siap saat ini adalah tiga protokol terkait pencegahan penyebaran COVID-19 dengan mengurangi risiko keterpisahan anak dari orangtua, pengasuh atau keluarga; pencegahan dan penanganan anak-anak dari kekerasan, perlakuan salah, stigma, dan diskriminasi; dan tindak lanjut dari layanan asimilasi dan integrasi anak yang berkonflik dengan hukum.

Protokol ini akan terus dilengkapi dengan protokol anak yang membutuhkan perlindungan khusus lainnya sesuai kebutuhan di lapangan. Ketiga Protokol ini telah disetujui oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pedoman pelaksanaan oleh masing-masing kementerian/lembaga. Ketiga protokol tersebut adalah:

1. Protokol Tata Kelola Data Anak

2. Protokol Pengasuhan bagi Anak Tanpa Gejala, Anak dalam Pemantauan, Pasien Anak dalam Pengawasan, Kasus Konfirmasi, dan Anak dengan Orangtua/Pengasuh/Wali Berstatus Orang dalam Pemantauan, Pasien dalam Pengawasan, Kasus Konfirmasi, dan Orangtua yang Meninggal karena COVID-19; dan 
 
3. Protokol Pengeluaran dan Pembebasan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi, Pembebasan Tahanan, Penangguhan Penahanan dan Bebas Murni.

KemenPPPA selaku koordinator penyelenggara perlindungan anak memastikan sistem rujukan dan layanan bagi anak yang disediakan oleh kementerian-lembaga dapat terhubung dalam berbagai protokol penanganan COVID-19.

KemenPPPA juga akan mengagendakan seri webinar untuk melakukan sosialisasi protokol bagi para pemangku kepentingan yang akan melaksanakan protokol ini. Dengan protokol ini, Nahar mengatakan bahwa diharapkan tidak ada anak yang telantar, mengalami kekerasan, eksploitasi, stigma dan pengucilan di lingkungan masyarakat.

"Sebaliknya, selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), anak-anak tetap dapat menerima layanan kesehatan dan pendidikan yang diperlukan, serta tetap terpenuhi hak bermain, berkreasi, berekreasi dan menyatakan pendapat sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Perlindungan Anak,” tutup Nahar.

baca juga:

Terkait dengan protokol yang telah dikeluarkan, masyarakat bisa mengunduhnya pada portal covid19.go.id: https://covid19.go.id/p/protokol/protokol-pengasuhan-bagi-anak-dan-orangtua-otg-pdp-terkonfirmasi-dan-meninggal-karena-COVID-19.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Persekutuan Gereja: Idulfitri Momentum Anak Bangsa Perkuat Silaturahmi

Image

News

Wabah Corona

Jubir Penanganan Covid-19: Bapak Presiden Sendiri Mengatakan, Kita Harus Bersabar

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

ODP di Indonesia yang Masih Dipantau per 24 Mei Ada 42.551, PDP 11.389

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Spesimen 179.864 orang di RI Telah Diperiksa, 22.271 Positif COVID-19 dan 157.593 Negatif

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Sebaran 22.271 Kasus Positif COVID-19 di 34 Provinsi Tanah Air

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Kasus Baru Positif COVID-19 di RI Tembus 22.271, Total Sembuh 5.402 Orang

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Kasus ODP yang Masih Dipantau Ada 49.958 dan PDP 11.495

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Pemeriksaan Spesimen 176.035 Orang, 21.745 Positif dan 154.290 Negatif Corona

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Peta Sebaran 21.745 Kasus Positif Corona di 34 Provinsi Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

ODP di Indonesia yang Masih Dipantau per 24 Mei Ada 42.551, PDP 11.389

Telah terjadi pengurang ODP sebanyak 7.407 orang dalam sehari

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Spesimen 179.864 orang di RI Telah Diperiksa, 22.271 Positif COVID-19 dan 157.593 Negatif

Mari tetap patuhi anjuran dan protokol kesehatan dari pemerintah

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sebaran 22.271 Kasus Positif COVID-19 di 34 Provinsi Tanah Air

Kasus sembuh pasien COVID-19 bertambah 153 orang

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Kasus Baru Positif COVID-19 di RI Tembus 22.271, Total Sembuh 5.402 Orang

Kasus meninggal pada pasien COVID-19 masih ada penambahan sebanyak 21 orang

Image
Gaya Hidup
Idulfitri 2020

Kalap Makan Saat Lebaran? Ini 5 Makanan untuk Turunkan Kolesterol

Kolesterol tinggi adalah faktor risiko utama untuk serangan jantung, stroke, dan sirkulasi darah yang buruk

Image
Gaya Hidup
Idulfitri 2020

Lakukan Ini Sebelum Minta Maaf dengan Mantan Saat Lebaran

Dijamin kamu bisa move on setelah Lebaran

Image
Gaya Hidup
Idulfitri 2020

Agar Foundation Tahan Lama untuk Silaturahmi Virtual di Rumah Aja

Tahan foundation yang sudah menempel di wajah dengan menggunakan bedak

Image
Gaya Hidup
Idulfitri 2020

Niat Makan Banyak Kue Nastar Saat Lebaran? Ketahui Kalorinya Biar Gak Kaget

5 gram mentega diketahui mengandung 50 kalori

Image
Gaya Hidup
Idulfitri 2020

Cara Kontrol Nafsu Makan Berlebih di Hari Lebaran

Cobalah makan pakai piring kecil

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Corona Bikin Program Imunisasi Tersendat

Kampanye campak telah ditangguhkan di 27 negara

terpopuler

  1. Tengku Zul: Orang Kaya Arab Borong Saham Facebook, Semoga Tulisan Sinis 'Jangan Pakai Produk Kafir' Bisa Lenyap

  2. 5 Ucapan Idulfitri dari Klub Eropa Ini Bikin Fans Tersentuh

  3. Sebelum Kembali ke Jakarta, Perhatikan Dulu Titik-titik Penyekatan Jalur Balik, Argo: Jangan Sampai Kita Jadi Korban Ya

  4. KKB Tembak Dua Petugas Medis Covid-19, Salah Satunya Tewas di Tempat

  5. Meski Pandemi, 7 Keluarga Artis Ini Rayakan Lebaran di Rumah Saja dengan Sukacita

  6. Puji Siti Fadilah, Mbah Mijan: Terblow Up-nya Beliau Ancaman Sekaligus PR Berat Mereka Dimasa Mendatang, Selangkah Lagi, Jualan Virus Udah Nggak Pakai Sense

  7. Ustaz Abdul Rahman: Obat Paling Ampuh Penangkal Virus Corona, Kesabaran dan Iman

  8. Beli Rumah di Usia 21 Tahun, Irsyad Raharjo Ungkap Rahasia Miliki Properti Sejak Dini

  9. Nicholas Saputra Beberkan Rencana Rayakan Idulfitri di Tengah Pandemi Covid-19

  10. Lebaran di Rumah, Raffi Ahmad Gelar Salat Id Dipimpin Syekh Ali Jaber

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Image
Achmad Fachrudin

Idulfitri Sebagai Instrumen Kritik Sosial

Image
Achsanul Qosasi

Berlebaran Secara New Normal

Image
Ujang Komarudin

Matinya Reformasi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Intip Gaya 6 Istri Kepala Daerah yang Hits Abis!

Image
News

Wabah Corona

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, 7 Potret Prabowo Subianto Bertugas di Tengah Pandemi COVID-19

Image
News

Dari Komandan KRI hingga Jadi KSAL, 5 Fakta Penting Laksdya TNI Yudo Margono