image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Lawan Corona, Perkuat Daya Tahan Tubuhmu dengan Temulawak

Bonifasius Sedu Beribe

Wabah Corona

Image

Sejak pemerintah mengumumkan pasien corona positif di Indonesia, penjualan jahe, sereh dan temulawak meningkat di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2020). | ANTARA/Laily Rahmawaty

AKURAT.CO, Jumlah pasien positif Virus Corona (COVID-19) per Senin, (30/3), bertambah menjadi 1.414 orang. Menurut keterangan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, sebanyak 122 orang di antaranya meninggal dunia, dan 75 orang dinyatakan sembuh.

Presiden Jokowi sudah memerintahkan untuk mempercepat deteksi dini pasien yang kemungkinan terpapar COVID-19 dan mendatangkan alat rapid test, memperkuat tracing kontak pasien, serta mendatangkan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 9 ton yang siap didistribusikan untuk tenaga medis.

Pemerintah juga telah mentransformasi Wisma Atlet Kemayoran menjadi rumah sakit darurat COVID-19 dan juga sebagai rumah isolasi. Presiden Jokowi juga telah meminta masyarakat untuk serius menerapkan social distancing dan hal preventif lainnya seperti menjaga pola hidup bersih sehat, demi menekan penyebaran wabah Virus Corona. 

baca juga:

Menurut dr. Erlina Burhan, M. Sc, SpP (K), Konsultan Paru Sub Infeksi RSUP Persahabatan, orang yang terkena COVID-19 akan mengalami demam, batuk, dan pilek. Bila infeksinya sudah sampai ke paru, orang bisa mengalami pneumonia (radang paru) hingga mengalami kesulitan napas atau sesak yang bisa berujung pada kematian.

Namun pada beberapa kasus, seorang yang mengidap Virus Corona tidak menunjukkan gejala apapun. dr. Erlina mengatakan bahwa Virus Corona sangat pintar. Virus ini mungkin tidak membuat seseorang sakit karena memiliki daya tahan tubuh yang baik, namun ia bisa bersembunyi di tubuh seseorang. Kemudian, virus pun akan ditransfer kembali kepada orang-orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Virus Corona juga bisa menyerang anak-anak. Merujuk pada laporan Business Insider, peneliti menyatakan bahwa 90% anak-anak yang mengidap Virus Corona menunjukkan gejala ringan atau sedang, 39% berkembang menjadi pneumonia tanpa menunjukkan gejala yang jelas, 50% lainnya mengalami demam, batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, kelelahan sementara 4% lainnya tidak menunjukkan gejala apapun. Maka dr. Erlina menyarankan agar masyarakat menjaga asupan gizi seimbang, cukup istirahat, minum suplemen, dan vitamin.

“Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, karena Virus Corona bisa menular bila terjadi kontak langsung dengan orang yang sudah lebih dulu mengidap Corona. Namun bila seseorang memiliki antibodi yang kuat, maka virus Corona tidak bisa melumpuhkan tubuh,” ujar dr Erlina.

Prof. Dr. Chairul A. Nidom, Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF) adalah salah satu sosok yang terlibat langsung saat penanganan wabah flu burung beberapa tahun lalu, menjelaskan bahwa COVID-19 seperti juga Flu Burung merupakan wabah internasional atau global.

Flu Burung tidak pandemi karena penularannya tidak secepat COVID-19. Resiko kematian flu burung di Indonesia bisa sampai 83,9 persen, tapi jumlah yang terinfeksi tidak terlalu banyak. COVID-19 lebih cepat penyebarannya karena bisa menular melalui kontak langsung antar sesama manusia. Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk selalu menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari ancaman virus COVID -19.

Salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk memelihara daya tahan tubuh adalah temulawak atau Curcuma Xanthorrhiza Roxb yang mengandung curcumin. Temulawak sudah lama digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan dan pengobatan penyakit, serta pada masa pemulihan.

Terkait dengan infeksi virus COVID-19, Prof. Nidom menjelaskan curcumin dalam temulawak mampu mengendalikan produksi sitokin akibat dari satu sel yang terinfeksi oleh virus, baik itu virus infuenza maupun Covid-19.

Sitokin adalah protein yang dihasilkan sistem kekebalan tubuh, bila terpapar virus terus menerus bisa terjadi badai sitokin yang membuat paru- paru padat dan kaku sehingga terjadi sesak nafas bahkan gagal nafas dan bisa berlanjut ke kematian. Prof. Nidom mengungkapkan, dalam penelitian yang ia lakukan pada 2008 curcumin pada temulawak mampu mengendalikan sitokin inflamatori sehingga tidak terjadi badai sitokin.

Hasil penelitian Prof Nidom ini sejalan dan memperkuat hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan, bahwa temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) yang mengandung curcumin memiliki efek terhadap daya tahan tubuh yaitu sebagai imunomodulator (Cattanzaro et al, 2018). Varalaksmi, et.al. (2008) melalui penelitian in vivo juga menyatakan bahwa curcumin dapat memodulasi sistem daya tahan tubuh dengan cara meningkatkan kemampuan proliferasi sel T. 

Penelitian bio-informatika yang dipublikasikan pada Maret 2020 dan kepustakaan terbaru telah menyebut bahwa curcumin merupakan salah satu kandidat antivirus SARS-CoV-2. Diharapkan curcumin yang terkandung di temulawak mampu meningkatkan ekspresi ACE2 bentuk soluble yang dapat menghambat terjadinya ikatan antara protein virus dengan ACE2 bentuk fixed pada permukaan sel inang, dimana ACE 2 merupakan sel inang bagi COVID-19 (Inggrid Tania, 2020).

Dr Inggrid Tania, M.Si., selaku Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisonal dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) mendukung hasil penelitian tersebut. Dr Inggrid menjelaskan, secara fungsional, ada dua bentuk ACE2 yaitu bentuk fixed (menempel pada permukaan sel) dan soluble (bentuk bebas dalam darah). ACE2 bentuk soluble diproyeksikan menjadi salah satu kandidat antivirus corona melalui mekanisme interseptor kompetitif yang mencegah ikatan antara partikel virus dengan ACE2 pada permukaan sel inang.

Menurut Dr. Inggrid, temulawak sudah dikonsumsi masyarakat Indonesia selama berabad-abad. Dr Inggrid menjelaskan, berdasarkan empirical experiental evidence, scientific evidence, dan clinical evidence temulawak terbukti aman dan memberikan manfaat daya tahan tubuh. Berbagai penelitian, terutama penelitian in-vitro dan praklinis di dunia terhadap curcumin menunjukkan bahwa curcumin bersifat antiperadangan, antivirus, antibakteri, antijamur, dan antioksidan.

DR. Raphael Aswin Susilowidodo, M.Si, VP Research and Development SOHO Global Health menganjurkan masyarakat untuk menggunakan temulawak yang telah diekstrak. Penggunaan temulawak yang telah diekstrak menurut DR Aswin lebih efektif menjaga kesehatan tubuh karena kadar curcuminnya lebih terukur sehingga sesuai dengan kebutuhan tubuh.

"Untuk mendapatkan ekstrak curcumin 20 mg diperlukan 7500 mg temulawak segar, sehingga produk Curcuma FCT sangat simple dan nyaman digunakan pasien tanpa harus repot membuat rebusan,” ungkap DR Aswin dalam keterangan tertulisnya kepada AkuratHealth, Selasa, (31/3).

Produk Unggulan SOHO yang berbasis temulawak adalah Curcuma FCT, Curcuma tablet dan dan Curcuma Plus. Untuk Anak, Curcuma Plus tersedia dalam bentuk Vitamin sirup dan tablet dan juga Susu Pertumbuhan. Untuk dewasa ada Curcuma FCT dalam bentuk tablet.

PT SOHO Global Health sebagai perusahaan farmasi yang memproduksi obat herbal modern yang terus fokus untuk mengembangkan potensi alam Indonesia konsisten menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan Temulawak. SOHO Centre of Excellence in Herbal Research (SCEHR) adalah fasilitas perkebunan dan penelitian milik SOHO yang fokus pada penelitian dan budidaya Temulawak.

Produk SOHO telah melalui uji toksisitas yang hasilnya menyatakan bahwa produk temulawak SOHO aman dikonsumsi. Selain itu, dengan konsep Seed to Patient, SOHO berinovasi agar temulawak yang digunakan terstandar mulai dari proses bibit hingga teruji praklinik dan uji klinik.

Proses penanaman sampai dengan pengolahannya pun telah mendapatkan sertifikasi pertanian organik dari Inofice, sebuah badan sertifikasi tanaman organik.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Museum dan Pusat Budaya di Eropa Siap Buka Kembali Pasca Tutup Sementara

Image

News

Wabah Corona

Persekutuan Gereja: Idulfitri Momentum Anak Bangsa Perkuat Silaturahmi

Image

News

Wabah Corona

Jubir Penanganan Covid-19: Bapak Presiden Sendiri Mengatakan, Kita Harus Bersabar

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

ODP di Indonesia yang Masih Dipantau per 24 Mei Ada 42.551, PDP 11.389

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Spesimen 179.864 orang di RI Telah Diperiksa, 22.271 Positif COVID-19 dan 157.593 Negatif

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Sebaran 22.271 Kasus Positif COVID-19 di 34 Provinsi Tanah Air

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Kasus Baru Positif COVID-19 di RI Tembus 22.271, Total Sembuh 5.402 Orang

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Kasus ODP yang Masih Dipantau Ada 49.958 dan PDP 11.495

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Pemeriksaan Spesimen 176.035 Orang, 21.745 Positif dan 154.290 Negatif Corona

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Per 25 Mei, Total OPD 49.361 Orang dan PDP 12.342 Orang di Indonesia

"Penambahan masih terus terjadi, ini yang menjadi beban kita," ujar Yurianto.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Peta Sebaran COVID-19 per 25 Mei: Beberapa Provinsi Tak Ada Penambahan Kasus

Jawa Timur terjadi penambahan kasus positif paling banyak yaitu 223 orang.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Update COVID-19 25 Mei: Total Kasus Sembuh 5.642 Orang

Sedangkan yang meninggal bertambah sebesar 19 orang. 

Image
Gaya Hidup
Idulfitri 2020

Ketahuilah Efek Berlebihan Konsumsi Makanan Bersantan Saat Lebaran

Makanan bersantan memang tak luput dikonsumsi saat lebaran.

Image
Gaya Hidup
Idulfitri 2020

Pengganti Gula yang Lebih Sehat saat Lebaran, Kamu Suka yang Mana?

Untuk menghindari risiko akibat asupan glukosa berlebih, kamu bisa mengganti gula dengan pemanis lain.

Image
Gaya Hidup
Idulfitri2020

Agar Nutrisi Tak Berkurang, ini 4 Tips Aman Panaskan Makanan Sisa Lebaran

Perlu memperhatikan beberapa hal supaya nutrisi yang terkandung tidak berkurang dan tidak menimbulkan penyakit

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Belanja Kebutuhan Pokok Tak Dilarang, Tapi Jangan Lupakan Protokol Kesehatan

Saat hendak belanja, catat kebutuhan yang akan dibeli agar tidak memakan banyak waktu di luar rumah.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Taman Hiburan Universal Studios Orlando Kembali Buka

Terdapat beberapa kebijakan yang nantinya akan diberlakukan.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Museum dan Pusat Budaya di Eropa Siap Buka Kembali Pasca Tutup Sementara

Setiap museum tetap menjalankan peraturan kesehatan dan keselamatan bagi para pengunjung.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Hindari Menggunakan Masker Saat Berolahraga

Jika kamu menggunakannya saat berolahraga akan memiliki efek buruk pada kesehatan.

terpopuler

  1. Pemerintah akan Terapkan Herd Immunity Setelah PSBB Gagal, Hoaks!

  2. Denny Siregar ke AHY dan Annisa Pohan: Mohon Maaf Lahir Batin Kalau Ada yang Menyinggung Kemarin

  3. Info COVID-19 di Indonesia Berakhir 6 Juni, Hoaks!

  4. Studi Corona di Singapura Sebut Pasien COVID-19 Tak Menular Setelah 11 Hari

  5. Belanja Kebutuhan Pokok Tak Dilarang, Tapi Jangan Lupakan Protokol Kesehatan

  6. Cerita Tukang Mandikan Jenazah selama Pandemi Covid-19

  7. Ungkap Perpisahan Rumah Tangga, dr Tirta Ingatkan Warganet Tak Usik Mantan Istrinya

  8. Berfoto Pakai Masker, Zaskia Adya Mecca Ingin Kenang Lebaran di Tengah Pandemi

  9. Rayakan Idulfitri Perdana di Tengah Pandemi COVID-19, Deddy Corbuzier: Kena PSBB, Gak Masalah

  10. Roy Suryo Komentari Foto Lebaran Jokowi, Warganet: Kalau Ada Panci Cepat Sekali Reaksinya

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image
Zainul A. Sukrin

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Idulfitri2020

Sederhana, 7 Momen Anies Baswedan Rayakan Lebaran dengan Keluarga di Tengah Pandemi

Image
News

Intip Gaya 6 Istri Kepala Daerah yang Hits Abis!

Image
News

Wabah Corona

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, 7 Potret Prabowo Subianto Bertugas di Tengah Pandemi COVID-19