Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kepak Sayap Kampung Qur'an di Pelosok dan Lokasi Bekas Bencana

Bonifasius Sedu Beribe

Kepak Sayap Kampung Qur'an di Pelosok dan Lokasi Bekas Bencana

Public Expose Kaji Dampak Kampung Quran oleh PPPA Daarul Qur'an di Melawai, Jakarta Selatan, Senin, (24/2). | AKURAT.CO/Bonifasius Sedu Beribe

AKURAT.CO, Program Pembibitan Penghafal Al-Qur'an (PPPA) Daarul Qur'an adalah lembaga yang sudah mendapatkan izin sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) yang sudah selama sewindu ini menjalankan program Kampung Qur'an, dengan cita-cita besar; yaitu ingin membangun masyarakat madani berbasis Tahfidzul Qur'an untuk mencapai kemandirian ekonomi, sosial, budaya, serta pendidikan yang bertumpu pada sumber daya lokal, dan berorientasi pada pemuliaan Al-Qur'an.

Sejauh ini, sudah 174 ribu jiwa penerima manfaat yang dijamah, tersebar di banyak titik pelosok, pedalaman dan lokasi bekas bencana alam di Indonesia.

PPPA Daarul Qur'an berjalan dengan rekayasa sosial yang adalah campur tangan gerakan ilmiah dari visi ideal tertentu yang ditujukan untuk mempengaruhi perubahan sosial.

baca juga:

Dalam rekayasa sosial ini, terdapat gagasan atas perubahan taraf kehidupan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan dan kemandirian; karena pada dasarnya masyarakat sebenarnya menginginkan sebuah perubahan sosial ke arah yang lebih baik.

Perubahan itu diharapkan dapat difasilitasi melalui upaya rekayasa sosial yang terencana. Sementara untuk mencapai perubahan sosial, hal yang harus dilakukan pertama adalah mengubah cara pandang masyarakatnya.

Hal ini seperti yang tengah dilakukan PPPA Daarul Qur'an melalui Kampung Qur'an, dengan sebuah upaya rekayasa sosial lembaga ini untuk menciptakan sebuah peradaban baru yang dipenuhi oleh para penghafal Al-Qur'an. 

Kampung Qur'an sendiri merupakan program dakwah Al Qur'an berbasis kawasan, lingkungan, dan komunitas yang berada di wilayah marginal, terpencil, minoritas, bekas terdampak bencana, dan jauh dari akses peradaban.

Bergulir sejak 2011, program ini telah melahirkan 11 Kampung Qur'an yang tersebar di Nusantara. Kampung Qur'an pertama yang berdiri adalah Kampung Qur'an Merapi. Kampung Qur'an Merapi berdiri sebagai bentuk bantuan pemulihan pascabencana setelah erupsi dahsyat Gunung Merapi pada akhir 2010, yang telah melenyapkan beberapa perkampungan di kakinya, dan menewaskan Mbah Maridjan.

Lalu disusul 10 Kampung Qur'an lainnya, yaltu Kampung Qur'an Oe Ue di NTT, Kampung Qur'an Rukem di Purworejo, Kampung Qur'an Bromo di Jawa Timur, Kampung Qur'an Jailolo di Halmahera Barat, Kampung Qur'an Melempo di Lombok Timur, Kampung Qur'an Dasan Lekong di Lombok Utara, Kampung Qur'an Lembanna di Sulawesi Selatan, Kampung Qur'an Sipelot di Malang, Kampung Qur'an Sadaunta di Sulawesi Tengah, dan Kampung Qur'an Sebatik di Nunukan, Kalimantan Utara.

Sewindu keberadaan Kampung Qur'an dianggap telah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Untuk itu, PPPA Daarul Qur'an bekerja sama dengan Pusat Studi Bisnis dan Ekonomi Syariah (CI-BEST) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di bawah naungan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mengkaji manfaat dari keberadaan program.

Penelitian ini dilakukan pada 2019 selama tiga bulan, dan bertujuan untuk melihat sejauh mana respon kepuasan masyarakat lokal mengenai program rekayasa sosial dengan konsep Kampung Qur'an ini.

Sementara itu, hanya empat sampel penelitian yang diambil, yaitu Kampung Qur'an OeUe, Kampung Qur'an Bobanehena, Kampung Qur'an Rukem, dan Kampung Qur'an Dasan Lekong.

"Yang pertama sesuai dengan tujuan kita adalah untuk mendapatkan potret program Kampung Qur'an di beberapa sampel wilayah di OeUe, Jailolo, Lombok, dan Rukem. Kami melihat pelaksanaan program dari persepsi para penerima manfaat mulai dari fase tanggap darurat awal, fase pemulihan, hingga pemberdayaannya. Ternyata memang apa yang dilakukan ini boleh dikatakan angkat jempol ya, bagus, sangat baik, walaupun ada beberapa catatan perbaikan," ujar Kepala Cl-BEST, Lukman Mohammad Baga, dalam sesi Public Expose Kaji Dampak Kampung Quran di Melawai, Jakarta Selatan, Senin, (24/2).

Meski masih memiliki beberapa catatan dan ada proses penyempurnaan terhadap laporannya, Lukman mengaku takjub program ini mendapatkan apresiasi sangat baik dari masyarakat sekitarnya. Penilaian sangat baik ini dilihat dari kecepatan pemberian bantuan, kecukupan bantuan yang diberikan, ketepatan pemberian bantuan kepada sasaran, keterampilan petugas, dan sikap petugas.

"Apresiasinya sangat baik karena program Kampung Qur'an PPPA Daarul Qur'an ini berkelanjutan pascabencana, ada program pembinaan, pendampingan, segala macam, sehingga orang bisa menilai bahwa ini jauh lebih baik," lanjutnya.

Sementara itu, GM Pendidikan, Kemanusiaan, dan Pemberdayaan PPPA Daarul Qur'an, Ustadz Sholehuddin, menyambut positif hasil temuan penelitian CI-BEST yang berjudul "Analisis Dampak dan Keragaan Program Kampung Qur'an" itu.

la bahkan memberikan masukan terhadap penelitian ini agar basilnya makin maksimal.

"Menurut saya, sangat bagus sekali. Hasil penelitiannya bisa menjadi bahan evaluasi atas program kita. Tinggal beberapa poin masukan saya, misalnya wilayah tahfidz," katanya.

la melanjutkan, karena sebenarnya pokok daripada Kampung Qur'an itu sebenarnya adalah Al-Qur'an itu sendiri.

"Karena dari Al-Qur'an kita akan membawa masyarakat kepada keagamaan yang bagus. Kita bina Al-Qur'annya dengan program tahfidz, sehingga pelan-pelan nanti akan memberikan dampak positif secara spiritual bagi masyarakat," paparnya.

Hasil penelitian tersebut, menurutnya, dapat membantu memberi masukan untuk program Kampung Qur'an ke depan.

"Hasil penelitiannya positif dan sangat-sangat membantu. Insya Allah kita akan bikin lagi Kampung Qur'an, tapi yang terpenting adalah bagaimana memaksimalkan terlebih dahulu Kampung Qur'an yang sudah ada," pungkasnya.

Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an, Abdul Ghofur, menyambut positif hasil penelitian ini. Menurutnya, hasil penelitian ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab PPPA Daarul Qur'an terhadap publik, khususnya para donaturnya.

"Alhamdulillah, hasil penelitian menunjukkan efek yang sangat positif atas kehadiran program Kampung Qur'an di beberapa daerah. Insya Allah, penelitian ini dapat menjadi bentuk tanggung jawab kita kepada masyarakat," ujarnya.

Oleh karenanya, ia menggelar kegiatan Public Expose ini sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaganya kepada publik dan para donatur atas program- program yang dilaksanakannya.

"Penyelenggaraan Public Expose ini dimaksudkan sebagal salah satu bentuk pertanggungjawaban PPPA Daarul Qur'an terhadap publik, khususnya para donatur yang telah mempercayakan zakat infak sedekah dan wakafnya (Ziswaf) kepada kami untuk program-program yang dijalankan selama ini, khususnya program Kampung Qur'an," katanya.

Selain memaparkan hasil kaji dampak, PPPA Daarul Qur'an juga akan meluncurkan beberapa inovasi digitalnya, seperti aplikasi KPl untuk mendukung tercapainya target lembaga yang bekerja sama dengan Havara Consulting ada pula aplikasi pembayaran yang bekerja sama dengan PT. OORTH SKYNOSOFT dan tampilan website PPPA Daarul Our'an dengan domain anyar PPPA.id.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Iptek

MAI Foundation Kembangkan Cara Digitalisasi Berzakat

Image

Iptek

Platform Digital Zakat Dorong Transparansi Penerimaan Dana Masyarakat

Image

Hiburan

Chiki Fawzi Sebut Zakat Indonesia Bisa Tembus 216 Triliun Pertahun

Image

News

Bawaslu-Baznas Sepakat Awasi Netralitas Penyalur Zakat di Daerah

Image

News

Ramadan 1439 H

Cara Sandiaga Atasi 'Manusia Grobak' Jelang Idul Fitri 1439 H

Image

News

Ramadan 1439 H

Soal Edaran Zakat, Sandiaga: Itu Sudah Berlangsung Beberapa Tahun

Image

News

Surat Pungutan Zakat Viral di Medsos, Anies: Itu Bukan Kewajiban Gubernur

Image

News

Ketua DPR Dorong Umat Islam Salurkan Zakat Melalui BAZNAS

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Bahayanya Foreplay Pakai Jari ke Vagina

Lalu bagaimana jika pasangannya suka?

Image
Gaya Hidup

Jangan Pernah Pakai Air Liur sebagai Pelumas Penetrasi Seks

Air liur sebagai pelumas bisa mempengaruhi jumlah produksi sperma

Image
Gaya Hidup

Parade Jajanan Lawas Kampung Heritage Kajoetangan Geliatkan Wisata Malang

Artis Malang, Yudi Pratan menghibur warga

Image
Gaya Hidup

ISEF 2020 Konsisten Persembahkan Sustainable Fashion Muslim Hingga Seremoni Penutupan

ISEF 2020 menggaungkan tentang gaya hidup berkelanjutan

Image
Gaya Hidup

Saudi Kembali Buka Umrah, Jannah Firdaus Berangkatkan 150 Jamaah

Ratusan jamaah sempat ingin diberangkatkan pada awal November 2020

Image
Gaya Hidup

Bahaya Pakai Masker Basah Saat Olahraga

Dokter mengingatkan untuk selalu membawa masker cadangan saat berolahraga

Image
Gaya Hidup

Mengoleskan Minyak Kayu Putih Pada Masker Mencegah Corona, Benarkah?

Mengoleskan minyak kayu putih atau minyak esensial dengan aroma tertentu pada masker tidak memberi dampak apapun

Image
Gaya Hidup

Termasuk Bisa Tekan Depresi, Ini Dia Manfaat Hebat Kopi

Mengopi bisa tekan nyeri menstruasi

Image
Gaya Hidup

ISEF 2020 Akselerasi 325 Pelaku Usaha Fashion Muslim Indonesia

Sandiaga Uno: Inilah kesempatan UMKM untuk berkolaborasi dengan ISEF dan pihak pemangku kepentingan

Image
Gaya Hidup

Sandal Motif Mie Instan Ala Si Juki dan Maximall

Si Juki berkolaborasi dengan Maximall meluncurkan sandal bermotif mie instan.

terpopuler

  1. Syarif Hasan: Kartun yang Menistakan Nabi Muhammad Bukan Kebebasan Berekspresi

  2. Tak Terima Disanksi Ringan, PDIP Minta Anies Tindak Tegas Guru SMAN 58 Jakarta

  3. Anies Dapat Penghargan Jakarta Kota Terbaik Dunia, Gilbert: Saingannya Sekelas Kota Kabupaten

  4. Novel Bamukmin: Presiden Perancis Telah Buat Kegaduhan di Dunia

  5. Gerindra: Kalau Projo Mau Jabatan Minta Saja Sama Presiden

  6. DKI Terpilih Jadi Kota Terbaik di Dunia, Anies Baswedan: Ini Kemenangan Kedua Warga Jakarta

  7. Novak Djokovic Kandas di Perempat Final Vienna Terbuka

  8. Kasus Guru SMAN 58 Jakarta, DPRD DKI: Sekolah Negeri Basisnya Pancasila

  9. Denny Siregar: Bang Refly, Sugi Gak Mau Dipenjara Sendirian Katanya

  10. Mau Bisnis Frozen Food Banjir Cuan? Coba Deh 6 Tips Ini!

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok