breaking news: Glenn Fredly Tutup Usia

image
Login / Sign Up

Bangunan Layak Huni untuk Warga Desa Babakan Madang

Afrizal Abdul Rahman

Image

Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian, bersama beberapa warga dalam pembangunan 20 Rumah Layak Huni, di Desa Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat | AKURAT.CO/Afrizal Abdul Rahman

AKURAT.CO Di Indonesia pemukiman Layak Huni dan minimnya kesejahteraan, berbanding lurus dengan tingkat kemiskinan. 

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 15,15 juta penduduk miskin di Indonesia yang tinggal di area pedesaan. Bahkan, mengakibatkan rendahnya edukasi serta minimnya infrastruktur pendukung. 

Hal ini sangat terasa di Kecamatan Babakan Madang, lebih tepatnya di RT01/07, Desa Bojong Koneng. Dimana, masih banyak rumah yang memang tak Layak Huni

baca juga:

"Memang di tempat kita masih banyak yang tidak Layak, seperti kamar mandi dipakai untuk tujuh kepala keluarga," kata Badrudin, ketua RT setempat, kepada AkuratHealth di Desa Bojong Koneng, Bogor, Jawab Barat, Senin (24/2). 

Menyikapi hal tersebut, Amar Bank bersama dengan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia, melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berkelanjutan dengan bertemakan "Amar Bank Bangun Senyum".

Dalam kegiatan tersebut, mereka memulai pembangunan 20 rumah Layak Huni. Dimana, dalam kegiatan tersebut melibatkan 300 karyawan Amar Bank yang menjadi relawan. 

"Kita berfokus dan memiliki komitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kami berusaha untuk mengetahui dan menjawab kebutuhan masyarakat. Di Desa Babakan Madang kondisi tempat tinggal dan sanitasi buruk ada, serta kurangnya pengetahuan tentang kebersihan umum," kata Presiden Direktur Amar Bank, Vushal Tulsian, kepada AkuratHealth. 

Kegiatan CSR berkelanjutan ini menjadi salah satu komitmen Amar Bank sebagai perusahaan yang bergerak di lembaga keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang diwujudkan melalui pembangunan rumah Layak Huni dan juga program keuangan berkelanjutan. 

Program tersebut juga sejalan dengan 17 Sustainable Development Goal yang memiliki tujuan untuk mengatasi berbagai masalah yang ada. 

"Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mendorong tujuh dari 17 program yang ada. Tidak ada dorongan lain yang membuat kegaiatan ini berjalan," tambahnya. 

Hari ini, Senin (24/2), beberapa rumah sedang dibangun untuk menjadi hunian Layak, seperti dua kamar tidur, kamar mandi, hingga ruang tamu dengan luas yang beragam. 

Salah satunya rumah dari Diah yang tinggal di Desa Bojong Koneng. Dimana, Diah merupakan warga yang masih kekurangan, tinggal di rumah yang tak Layak, dan sanitasinya buruk. 

Dengan pemberian bantuan berupa pembangunan rumah, Diah sangat berterima kasih kepada semua pihak. Karena, sudah membangun rumah yang Layak untuk dijadikan tempat tinggal. 

"Bersyukur, sudah terpilih," ucapnya. 

Diah sendiri merupakan ibu rumah tangga yang kini memiliki lima anak. Akibat sanitasi yang tidak baik, sering sekali ia dan keluarga mengalami sakit. 

Memang, sanitasi sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Terlebih, salah satu faktor penyebab terjadinya stunting pada anak. 

"Baru-baru ini anak sakit. Memang sanitasi juga masih tidak baik," tambahnya. 

Badrudin berharap kegiatan ini terus berjalan. Ditambah, ia juga berharap agar pemerintah bisa banyak membantu, terutama terkait sanitasi air di Babakan Madang

"Semoga lebih diperhatikan. Karena, dari Desa kita untuk menuju puskesmas itu jaraknya 5 kilometer lebih," tambahnya.

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Olahraga

Israel Adesanya vs Yoel Romero

Kalahkan Romero, Israel Adesanya Pertahankan Sabuk Kelas Menengah UFC

Image

Gaya Hidup

Tren Denim Akan Terus Booming di 2020

Image

Gaya Hidup

Hey Pasangan Muda, Ini Cara Simpel Beli Rumah Idaman

Image

Gaya Hidup

Tarik Minat Turis Asing, Bantul Fokus Garap Desa Wisata

Image

Hiburan

Main Film KKN di Desa Penari, Tissa Biani Harap Aktingnya Sesuai Ekspektasi Pembaca

Image

Gaya Hidup

Pakai Cara Asyik, Mahasiswa Bisa Bangun Bangsa dari Karya Desain

Image

Iptek

Urai Permasalahan Desa, Menteri Abdul Gelar Teleconference Langsung ke Desa-desa

Image

Gaya Hidup

Percantik Tampilan Rumah dengan Pilihan Cat Terbaik

Image

Gaya Hidup

Roseville Interior Gallery, Perlengkapan Rumah Idamanmu Komplit Disini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Serang 1,2 Juta Orang Tiap Tahun, Ini 6 Fakta Penting Meningitis

Meningitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh peradangan cairan membran yang menutupi bagian otak dan sumsum tulang belakang

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Ketahui Soal Ventilator, Alat Penting Bagi Pasien COVID-19

Hanya 41,3 persen orang yang tetap menggunakan ventilator dengan periode rawat inap rata-rata 12 hari

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sebaran 218 Kasus Baru Positif COVID-19 di Indonesia per 8 April

Untuk kasus baru positif COVID-19 yang paling banyak masih berasal dari DKI Jakarta

Image
Gaya Hidup

Mobilisasi Wisnus, Upaya Kemenparekraf dalam Me-recovery Ambruknya Industri Pariwisata

Pandemi COVID-19 telah menghancurkan industri pariwisata tanah air. Sebagai upaya pemulihan, Kemenparekraf akan memobilisasi wisnus.

Image
Gaya Hidup

Kemenparekraf Siapkan Tiga Langkah Strategis Bagi Pelaku Parekraf Terdampak COVID-19

Tiga langkah yang diambil Kemenparekraf dalam menanggulangi dampak COVID-19 tanggap adalah; darurat, pemulihan (recovery), dan normalisasi.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Lakukan Kencan Virtual di Tengah Pandemi Covid-19? Ikut Tips Ini Agar Menyenangkan

Salah satunya, kamu harus selalu berpakaian rapi.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

COVID-19 di Indonesia Jadi 2.956, Naik 7,96% Lebih Dalam Sehari

Untuk pasien yang berhasil sembuh dari COVID-19 ada pertambahan 18 kasus.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Indonesia Sudah Miliki 20 PCR Tuk Tes Kilat COVID-19 Bagi Masyarakat

Alat tersebut terdiri atas dua buah RNA Extractor Automatic dan 18 Detector PCR.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Lawan Corona, Jumlah Tempat Tidur Rumah Sakit Rujukan di DKI Jakarta Terus Ditambah

Setengah kasus Corona di Indonesia ada di DKI Jakarta

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Mual Hingga Diare, Bahaya Mencuci Buah dan Sayuran Saat Pandemi Corona

Banyak orang mulai mencuci hampir semua yang mereka bawa dari luar rumah dengan sabun.

terpopuler

  1. Diminta Dibebaskan dari Penjara untuk Tangani Corona, 5 Fakta Menarik Siti Fadilah Supari Mantan Menkes RI

  2. PSI Pertanyakan Sasaran Bansos yang Dibagikan Anies Jelang Penerapan PSBB

  3. 5 Fakta Bakso Corona di Surabaya, Bentuknya Unik Abis!

  4. Kisah Penjual Bakso Bakar Lamar Pacarnya yang Mahasiswa di Hari Wisuda

  5. IHSG Tak Menentu dan Cenderung Lemas, Pilih Saham-saham Ini

  6. Cassano Ungkap Rahasia Kenapa Van Nistelrooy Tak Sukses di Madrid

  7. Erick Siap Beli Ventilator Guna Kebutuhan RS BUMN Tangani COVID-19

  8. Tito Karnavian Sebut Seluruh Daerah Masih Kekurangan Alat Kesehatan Tangani Covid-19

  9. Modal Congor, Pria Setengah Ganteng ini Perdayai 80 Janda dan Wanita Bersuami

  10. Di Tengah Pandemi Covid-19, 5 Makanan ini Dapat Tingkatkan Kekebalan Tubuh

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Perppu Corona, Ujungnya Dimana?

Image
Prakoso Permono

Bayang-bayang Ancaman Teror di Tengah Pandemi

Image
Reza Fahlevi

Atas Nama Kemanusiaan, Stop Politisasi Covid-19

Image
Abdul Aziz SR

PKS dan Sindiran Partai Oposisi

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Wabah Corona

Diminta Dibebaskan dari Penjara untuk Tangani Corona, 5 Fakta Menarik Siti Fadilah Supari Mantan Menkes RI

Image
Ekonomi

Besarkan Go-Life hingga Diakui Forbes, Ini 5 Fakta Menarik Windy Natriavi, Pendiri AwanTunai

Image
Hiburan

Resmi Diperistri So Ji-Sub, 5 Fakta Menarik Presenter Cantik Jo Eun-jung