image
Login / Sign Up

Belanja Online Makin Murah, SiCepat Kirim Barang Cuma 5 Ribu Rupiah

Bonifasius Sedu Beribe

Image

SiCepat rilis HaLu (Kiri-kanan) Imam Sedayu, GM Sales SiCepat; Murwanto, Chief Operational Officer SiCepat; The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat; Aditya Maulana, Public Relation Lead Shopee Wiwim Dewi Herawati, Chief Marketing Officer SiCepat | AKURAT.CO/Bonifasius Sedu Beribe

AKURAT.CO, Aktivitas belanja online belakangan ini sudah kian melekat dengan gaya hidup masyarakat kekinian. Murah, mudah, tak merepotkan, tinggkal klik, bisa bayar di tempat, barang bisa ditukar, tak pakai uang cash, dan segudang kemudahan lainnya membuat belanja online makin diminati.

Aktivitas belanja online ini juga tentu melibatkan perusahaan ekspedisi, paket pengiriman barang. Salah satu yang eksis dan memiliki pertumbuhan sangat cepat adalah SiCepat.

Setelah menjadi pelopor ‘pick up’ paket di awal tahun berdirinya yaitu 2014, SiCepat langsung melakukan terobosan-terobosan layanan seperti SMS resi, Pengiriman 15 Jam Sampai untuk Jabodetabek dan Bandung, layanan cargo untuk berat paket minimal 5 (lima) kilogram, dan H3Lo (Heboh Tiga Kilo).

baca juga:

Kini, pada kuartal pertama 2020 SiCepat Ekspres menghadirkan produk terbaru yaitu HaLu (Harga Mulai Lima Ribu). Produk HaLu ini hanya tersedia di Shopee dan beberapa e-commerce yang sudah bekerja sama dengan SiCepat Ekspres.

Peluncuran produk terbaru ini dilakukan oleh Chief Executive Officer (CEO) SiCepat Ekspres, The Kim Hai, serta perwakilan dari e-commerce Shopee pada hari Selasa, (18/2) di Lounge XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, yang dihadiri AkuratTren.

Produk HaLu adalah tarif baru dengan harga lebih ekonomis dari harga regular yang berlaku mulai 13 Februari 2020. The Kim Hai mengungkapkan bahwa produk HaLu ini diluncurkan untuk mengapresiasi seller maupun buyer yang menunjukkan antusiasme atas kualitas pengiriman SiCepat Ekspres sehingga mengalami lonjakan kenaikan paket pada tahun 2019 lalu sebesar 400%.

Angka ini bahkan melebih ekspektasi, karena tahun lalu SiCepat menargetkan kenaikan jumlah paket hanya pada angka 98 persen. Tapi ternyata, bisa sampai menyentuh lonjakan berkali lipat, sampai 400 persen.

Untuk kenaikan revenue, mereka mencapai angka 197 persen, padahal hanya targetkan 117 persen saja.

“Produk HaLu dapat dinikmati di Shopee dan beberapa platform e-commerce lainnya. Namun untuk kesiapan secara system, saat ini Shopee lebih siap, sehingga kita lakukan ceremonial produk HaLu dengan Shopee,” kata The Kim Hai.

Jika ditotal sesuai kontribusi e-commerce rekanan, Shopee memberi sumbangsih sejauh 40 persen.

“Ini karena Shopee punya banyak kampanye antara lain 9-9, 10-10, 11-11, dan 12-12, jadi sangat membantu kami mendongkrak penjualan,” jelas Wiwim Dewi Herawati, Chief Marketing Officer dalam kesempatan yang sama.

Sampai saat ini, produk yang paling banyak dikirim menggunakan jasa SiCepat adalah produk fashion, aksesoris dan baauty. Sejauh ini masih didominasi paket yang menjadi kesukaan perempuan.

Tapi seiring mewabahnya Virus Corona, produk-produk murah dari China saat ini sedang kosong. Tak seperti biasanya lalu-lalang dengan begitu masif di pasar online nasional. SiCepat merasakan itu. Tapi, Wiwin bersyukur bahwa ada hikmah dibalik kejadian ini, karena barang-barang hasil produksi UMKM lokal akhirnya banyak diburu pembeli.

“Setahu kami, pemerintah juga gencar menggiatkan produk-produk dari UMKM lokal, supaya kita tidak banyak bergantung ke produk luar. Kami mendukung itu,” timpalnya.

Dukungan itu datang dari ketersediaan gerai SiCepat yang kini sudah menembus pelosok, dan sudah banyak tersedia di wilayah timur Indonesia. Jangkauan SiCepat untuk wilayah Indonesia Timur yang biasanya agak lama dalam durasi pengiriman juga kini makin dipermudah dan dan lebih terjangkau karena SiCepat terus menambah jumlah gerainya.

Jika tahun lalu mereka finish dengan 700 gerai, terakhir mereka sudah memiliki total 817 gerai. Dengan target akhir tahun 2020 mencapai 1.000 gerai se-Indonesia.

“Sekarang saya lihat kalau peningkatan jumlah traffic ke Indonesia Timur juga semakin baik dan bertambah. Ke Ambon, Papua dan Sulawesi semakin oke,” rincinya. Meski tak dipungkiri, intensitas pengiriman masih tetap didominasi di Pulau Jawa.

Terkait dengan produk HaLu yang lebih murah dari tarif reguler, SiCepat memastikan tidak akan mengurangi servis yang diberikan dan tetap akan memberikan pelayanan yang maksimal.

“Komitmen kami adalah tetap memberikan service experience yang positif kepada customer dengan memberikan pelayanan yang maksimal sehingga customer yang menggunakan layanan SiCepat akan merasakan manfaatnya” tambah Kim Hai.

Beberapa program dan penawaran menarik senantiasa diluncurkan SiCepat Ekspres sebagai perwujudan perusahaan ekspedisi yang lebih dinamis, responsif dan inovatif dalam memberikan kualitas layanan dan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna jasa pengiriman barang.[]

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Iptek

Tak Ingin Kena Tipu Kala Belanja Online? Ini Kiatnya!

Image

Gaya Hidup

Perbedaan Kebiasaan Pria dan Wanita Saat Belanja Online

Image

Iptek

Facebook dan Ebay Janji Berantas Review Palsu Penjualan Produk

Image

Gaya Hidup

Kecanduan Belanja Online Bisa Jadi Gangguan Mental Jenis Baru

Image

Iptek

Harbolnas

Ikuti Langkah ini agar Belanja Online Aman dari Phishing dan Spam

Image

Iptek

Harbolnas

Hari Belanja Online, Penjualaan Alibaba Sentuh 22,63 Miliar Dolar dalam 9 Jam

Image

Iptek

5 Faktor Penyebab Generasi Milenial Lebih Memilih Belanja Online

Image

Gaya Hidup

Belanja Produk Kecantikan Secara Online Meningkat Serius

Image

Gaya Hidup

Sering Belanja Online, Ini Tips Billy Davidson Agar Tak Kena Tipu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Corona Paksa AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April

Yang punya kebutuhan mendadak, disarankan segera berangkat

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Lawan Virus Corona di Rumah dengan Disinfektan Buatan Sendiri, Mudah!

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Please, Tak Perlu Tambah Materi Belajar Anak di Rumah Saat Corona!

"Saya harap, semua sekolah dan bagian pendidikan memberikan tugas secukupnya"

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Update Corona Per Sabtu, 28 Maret: 1.155 Positif, 102 Meninggal, 59 Sembuh

Jika Jumat, (27/3) kemarin total kasus positif COVID-19 adalah 1.046, maka ada kenaikan sebanyak 10,42% sampai hari ini

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sepi Pengunjung, Kemenparekraf Ajak Jaringan Hotel Jadi Tempat Istirahat Tenaga Medis dan Gugus Tugas Corona

Kemenparekraf membiayai cost pelaksanaan dengan harga yang dibawah harga pasar

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Peduli Sesama Saat Corona, Ezeelink Beri Makanan pada Driver Ojol

Bantuan makanan ini diberikan dalam bentuk voucher digital

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tips Simpel Agar Bebas Infeksi Corona Saat Tak Bisa WFH

Jangan malas konsumsi buah-buahan

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Bahan Makanan yang Penting Dipenuhi Selama Isolasi Corona di Rumah

Chef Degan menyarankan untuk membeli sayuran dalam keadaan beku

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Surati Jokowi, Dewan Guru Besar FKUI Sarankan Ambil Opsi Lockdown

"Tenaga kesehatan garis depan pun satu per satu akan berguguran. Sungguh tragis"

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tak Jaga Pola Belajar Anak Selama Karantina Corona, Ini yang Akan Terjadi

Pastikan si kecil tetap disiplin, ya!

terpopuler

  1. Bantah Hoax, SOHO Buktikan Imboost & Imboost Force Baik untuk Imun Tubuh

  2. Telkomsel Berikan Kuota Gratis kepada Pelanggan untuk Akses ke Situs Resmi Informasi COVID-19

  3. Kelebihan Kapasitas, Sebagian Tenaga Medis yang Diinapkan di Hotel Grand Cempaka Dipindahkan

  4. Daerah-daerah Mulai Lakukan Isolasi, Pemerintah Pusat Godok Aturan Mainnya

  5. Tak Kuat Lawan Corona, Wakil Ketua DPD PDIP Jabar Meninggal

  6. Mengenal Muezza, Kucing Peliharaan dan Kesayangan Rasulullah

  7. Pasien Positif Corona Sembuh: Jangan Percaya Berita Hoaks, Nyatanya Bisa Sembuh

  8. Makin Mengkhawatirkan, Komnas HAM Desak Jokowi Berlakukan Karantina Wilayah

  9. Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut Bantah Gubernur Edy Rahmayadi di Isolasi

  10. Nasib TKI Saat Malaysia Lockdown, Kades: Ada Keluarga yang Jual Ternak sampai Perhiasan untuk Dikirim Agar Tetap Bisa Makan

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image
Reza Fahlevi

Gotong Royong Melawan Covid-19

Image
Azhar Ilyas

Video Call Jadi Komunikasi ‘Normal’ Sejak Pandemi Covid-19

Image
Ujang Komarudin

Pilkada di Tengah Corona

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

Image
News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image
News

Wabah Corona

Sri Mulyani hingga Retno Marsudi, 8 Potret Menteri Srikandi Jalani WFH