Ekonomi

Gawat! Utang Indonesia Bakal Tembus Rp8,669 Triliun di 2022


Gawat! Utang Indonesia Bakal Tembus Rp8,669 Triliun di 2022
Petugas menata tumpukan uang dollar di Cash Pooling Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (28/11/2019). Kementerian Keuangan mencatat posisi utang pemerintah per akhir Oktober 2019 senilai Rp4.756,13 triliun atau naik sebesar Rp277,56 triliun dibandingkan Oktober 2018 yang tercatat sebesar Rp4.478,57 triliun. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan mengatakan utang luar negeri pemerintah Indonesia bakal melonjak naik dari Rp6.076 Triliun menjadi sekitar Rp8,669 triliun pada tahun 2022 atau sekitar 55 persen dari PDB Indonesia.

"Kami memperikarakan utang luar negeri Indonesia bakal naik hingga 55 persen mendekati batas dari UU yakni sebesar 60 persen," katanya dalam acara Webinar, Kamis (4/2/2021).

Ia juga mengatakan kenaikan juga terjadi pada rasio beban bunga dari 1,2 persen menjadi 2,3 persen di tahun 2020. Dimana hal tersebut berbanding dengan pendapatan negara hanya 10,6 persen.

"Ini sudah tak sehat lagi jika 2,3 persen hanya untuk membayar bunga hutang saja," katanya.

Ia mengatakan penyebabnya adalah kerapuhan ketahan fiskal Indonesia dan besarnya defisit anggaran membuat pendapatan turun namun terpaksa rasio hutang terus meningkat.

Untuk itu ia memprediksikan rasio utang bakal terus meningkat tajam terlihat dari kondisi fiskal belum kunjung membaik ditambah dengan defisit transaksi berjalan

"Utang luar negeri kita ini terkait dengan kurs rupiah, sehingga jika jika ini tergelinci terus maka bisa membawa krisis," katanya.

Ia juga mengkritisi kebijakan moneter Indonesia yang saat ini masih terjebak dengan suku bunga acuan yang terlampau tinggi Sementara Bank Indonesia malah diminta untuk membeli surat utang negara (SUN) di pasar primer. []

Denny Iswanto

https://akurat.co