Tech

Gawai Memengaruhi Kemampuan Digitalisasi Seseorang

Gawai Memengaruhi Kemampuan Digitalisasi Seseorang
Ilustrasi anak memainkan ponsel. (Thesun.co.uk)

AKURAT.CO Digitalisasi yang tak terhindarkan membuat Individu saat ini dituntut untuk menjadi cakap digital. Apalagi saat ini kehidupan nyata dan dunia maya sudah saling berhimpitan terhubung hampir tak ada bedanya.

"Tidak heran data menunjukkan 73,7 persen pengguna internet juga menggambarkan penetrasi yang sangat signifikan," kata Dosen Universitas Brawijaya, Bayu Indra Pratama saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Selasa (27/9/2022).

Ia melanjutkan, cakap bermedia digital meliputi beberapa aspek, mulai dari mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras, perangkat lunak dalam lanskap digital. Serta kemampuan dalam hal menggunakan mesin pencarian informasi, aplikasi percakapan, media sosial, loka pasar, dan dapat melakukan transaksi digital.

baca juga:

Secara garis besar sebenarnya penggunaan gawai sangat berpengaruh pada kecakapan individu pemiliknya saat menggunakannya. Kecakapan digital juga akan berdampak pada ekosistem internet yang sehat, karena penggunanya memahami beragam fungsi dan bisa memaksimalkan fitur-fitur yang ada. Pengguna juga dituntut bisa menyaring informasi yang beredar di media sosial, jangan sampai ternyata memercayai hoaks.

Selanjutnya untuk penggunaan software pun pengguna bisa memilah sesuai kebutuhannya. Misalnya untuk bekerja, mengedit video melalui ponsel, membuat konten lewat reels, ataupun hanya sekadar menggunakan fungsi penerjemahan dan mencari referensi melalui Google.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya antara lain Dosen Universitas Brawijaya, Bayu Indra Pratama dan Dosen Fikom Universitas Dr. Soetomo, Nur'annafi Farni Syam serta Komite Komunikasi Digital Jawa Timur, dan Humas Universitas Bhayangkara, Fitria W Roosinda.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi